21 Oktober lalu Menteri Kabinet Merah Putih dilantik Presiden Prabowo Subianto. Tapi, belum genap seminggu menjabat beberapa Menteri sudah mengeluarkan statement yang kontroversial. Mulai dari penggunaan kop menteri untuk keperluan acara pribadi, gelar yang tidak sah, sampai meminta anggaran tambahan dengan jumlah yang fantastis. Kira-kira siapa saja menteri-menteri "blunder" ini?
Selain itu, Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan,Yusril Ihza Mahendra sempat menyebut peristiwa 98 bukanlah pelanggaran HAM berat. Sontak, pernyataan ini menggemparkan masyarakat. Bagaimana kebenaran dan gambaran kasus penyelesaian pelanggaran HAM 5 tahun ke depan? Selengkapnya akan dibahas bersama Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya.