UMKM menjadi salah satu aktor penting dalam perekonomian Indonesia. Hal tersebut mengingat di Indonesia, pelaku usaha yang ada di Indonesia 99,99% merupakan para pelaku usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) dari tahun ke tahun. Kontribusi UMKM terhadap PDB atas dasar harga konstan sebesar Rp 7.034,1 triliun pada 2019, naik 22,9% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5.721,1 triliun.
Walaupun begitu, UMKM memiliki beberapa permasalahan untuk menjalankan usahanya. Salah satunya terkait dengan pencatatan keuangan yang masih belum rapi dan sistematis sehingga pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan tidak terdata dengan maksimal. Padahal, pencatatan keuangan menjadi sangat penting dalam menjalankan usaha dikarenakan sehat atau tidaknya suatu usaha dapat dilihat dari kinerja keuangannya.
Dalam Rangka Dirgahayu Republik Indonesia Ke-76 serta Hari UMKM Nasional, Fraksi PKS DPRD Kota Bogor akan membahas tuntas program 1000 Subsidi Aplikasi di PKS Legislative Corner bersama Narasumber dengan tema :