
Sign up to save your podcasts
Or


Setiap kali bisikan lembut cinta
Terdengar dari kanan dan kiri
Kami mi’raj ke langit, Siapa mau melihat?
Dulu kami adalah penghuni Surga
Kami adalah teman para malaikat
Biar kami semua kembali ke sana
Karena surga itulah kota kami
Ia berkata, “Kau belum nanar maka belum layak tinggal di rumah ini.”
Aku pergi dan menjadi nanar, aku terikat dalam belenggu cintanya.
Ia berkata, “Kau belum mabuk, pergilah, kau belum anggota kumpulan ini.”
Maka aku pergi dan menjadi mabuk, kemudian hanyut dalam kegembiraan.
Tanpa pengetahuan, tak mungkin kau bisa menyaring minyak dari gemuk
Pengetahuanlah yang membangunkan penglihatanmu, sehingga mampu membedakan minyak dari gemuk.
Tanpa pengetahuan, tak mungkin menunjukkan bayangan kolam air
Mana mungkin Pengetahuan lahir sebelum kau pandai dan sadar.
Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata
Kusimpan kasih-Mu dalam dada
Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu
Segera saja bagai duri, bakarlah aku Meskipun aku diam tenang bagaikan ikan.
Jika aku bisa tersucikan dan terbersihkan dari kotoran seterusnya tiada yang kucari kecuali Dia semata.
Ketika aku diciptakan, telah disediakan untukku semesta dan istana. Sungguh aku ingkar jika kuterima jabatan hanya sebagai seorang penjaga pintu.
Seluruh alam-dunia hanya senilai Sebelah sayap kutu
Tapi satu tamparan dapat memberimu ganjaran tak terperi
Cepatlah lepas lehermu dari rantai emas yaitu dunia ini dan terimalah tamparan dari Rabb.
Engkaulah yang menumbuhkanku
Ketika aku sebatang duri
Ketika aku sekuntum mawar
Ketika aku seharum mawar
Ketika duri-duriku dicabut
Jika seseorang ditempatkan bersama dengan lawannya itu adalah siksaan mematikan baginya
Karena alasan ini orang yang dekat dengan Allah berada dalam kondisi menderita di dalam jasadnya.
Karena burung jiwanya terikat dengan ego yang bukan jenisnya".
Wahai manusia!
Dari dunia ini, terdengar dua suara yang membawa pesan kontradiktif bagi telinga kita.
Mana di antara keduanya yang akan kaudengar?
Yang satu memancarkan kesadaran orang-orang yang dekat dengan Allah sementara suara yang lain menggemakan pemikiran orang-orang yang tertipu dunia.
Jika engkau bersikap bagaikan bulir gandum burung-burung akan menemukanmu dan memakanmu
Jika engkau menjadi seperti mawa anak-anak akan memetikmu seperti kuntum yang indah Lindungi gandummu dan sembunyikan dirimu di tempat-tempat yang jauh.
From the publisher's feed