Shalom, Good News People!
Good News masih mengajak kita untuk belajar Integritas melalui kehidupan Daniel dan Sadrakh, Mesakh serta Abednego
Di episode sebelumnya, kuasa Allah bekerja kepada Daniel dan kawan-kawannya yang merupakan pejabat negara yang dapat dipercaya di tanah pembuangan. Ini merupakan salah satu ciri integritas yang penting untuk dimiliki.
Kembali kepada diri kita, bahwa integritas kita di negeri pembuangan harus bisa berfungsi untuk menyatakan Kemuliaan Allah.
Yeremia 29:7 mengatakan Tuhan masih mengingatkan agar bangsa Israel tetap menjadi berkat di negeri pembuanngan.
Sama halnya dengan Daniel (Daniel 2:10-14), pada suatu ketika Raja Nebukadnezar gusar akan mimpinya, dan meminta para Ahli Nujum untuk menerjemahkan arti mimpinya, tanpa Raja memberitahukan kepada mereka apa isi mimpinya.
Para Ahli Nujum atau Orang Bijaksana ini menganggap kehendak Raja terlalu berat, sehingga karena ketidaktahuan mereka pada akhirnya mereka dibunuh. Ternyata hanya Daniel yang berhasil menyingkapkan rahasia tersebut.
Good News People, keberadaan Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego meski sebagai orang asing salalu tetap berperan berkat integritas sebagai bangsa pilihan Allah. Mereka takut akan Allah dan hidup dalam kebenaran serta memperoleh karunia untuk menjadi berkat bagi orang lain
Meski terjadi peristiwa pembunuhan kepada para Orang Bijaksana, tidak malah membuat Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego bersembunyi. Daniel hidup dalam saling membutuhkan dan dengan sehati untuk berdoa kepada Allah.
Orang yang memilili integritas selalu siap menerima resiko.