
Sign up to save your podcasts
Or


Apa yg menjadi kerinduan Tuhan itu lah yang harus kita kerjakan. Banyaklah berdoa dan memuji menyembah Tuhan
Dalam Filipi 4:6-9 dikatakan Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.
Apa yg kita pikirkan itulah identitas kita. Orang menyebutnya hal dunia yang mana manusia hidup dalam kekuatiran. Maka Tuhan membekali kita dengan pikiran2 sehat ini.
Kiya yang telah ditebus kita diajar oleh Firman Tuhan. Injil itu adalah kekuatan Allah yang tidak akan kembali dengan sia sia.
Firman Tuhan perlu diulang ulang diberitakan. Isi pikiran kita harus dibaharui.
Kptaini telah menjadi milik kepunyaanNya.
Jika kita menghadapi keperluan/kesulitan serahkan itu kembali pada Tuhan, dengan ucapan syukur. Dengan demikian kita akan memiliki damai sejahtera yang melampaui segala akal. Jangan sampai kita menjadi manusia duniawi karena apa yang kita pikirkan itu yang menjadi identitas kita.
Tuhan mengajarkan kita untuk memikirkan perkara-perkara di atas.
Hai, Salam Damai Sejahtera, Good News People!
Dalam Good News episode 13 yang lalu, dikisahkan bahwa Yesus berjumpa dengan Ahli-ahli Taurat dan Orang Farisi dimana mereka melakukan komplain kenapa murid-murid Yesus tidak mencuci tangan dahulu sebelum makan. Nah, setelah peristiwa itu, Yesus dan para murid bergerak ke daerah Tirus (Daerah ini bukan wilayahnya orang Yahudi). Kemudian tiba-tiba Ia didatangi seorang wanita Yunani bangsa Sirofenisia yang meminta agar Yesus mengusir roh jahat yang merasuki anak perempuannya di rumah. Wanita atau ibu ini tidak mengikuti hukum orang Yahudi dan tahu betul jika ia tidak mendapat tempat untuk berbicara dengan seorang Rabi Yahudi. Selengkapnya, mari kita simak Good News episode ke 16 kali ini. Selamat mendengarkan.
Salam Damai Sejahtera, Good News People!
Tuhan memiliki proyek yang besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa. Manusia yang telah yakin sudah diselamatkan harus memiliki langkah apa selanjutnya yang akan dilakukan. Kita yang telah diselamatkan ditetapkan untuk menjadi terang bagi bangsa. Saat ini kita harus menjaga kehidupam untuk tetap berkenan dihadapan Allah. Jangan lagi cemas akan pergumulan kebutuhan karena saat ini banyak umat Tuhan yang cinta uang. Sehingga sudah seharusnya setelah kita diselamatkan tidak lagi memikirkan diri sendiri, melainkan jiwa-jiwa .
Good News People, selama dua tahun bangsa Indonesia dan dunia telah diuji dengan Covid-19, hal ini membuat kehidupan manusia menjadi serba terbatas. Melalui peristiwa ini, umat manusia diuji ketaatannya. Melalui batu uji (Covid-19) tersebut apakah manusia mencari wajah Tuhan dan meningkatkan jam doa.
Ketaatan bisa juga diuji melalui persoalan-persoalan yang terjadi didekat kita, entah itu keluarga atau bisa juga kepentingan-kepentingan pribadi kita. Ketaatan Yesus Kristus dalam percaya akan rancangan Bapa telah membuat kita diselamatkan. Bahkan keselamatan yang dikerjakan Yesus memastikan menyediakan bagi kita untuk hidup dalam Surga Mulia.
Good News People, Injil Yesus Kristus menurut Markus pasal 7 ayat 1 sampai ayat 6 mengisahkan Yesus yang ditegor oleh Ahli Taurat karena murid-murid-Nya tidak mencuci tangan dulu sebelum makan. Jadi memang protokol kesehatan sepertinya sudah ada sejak dahulu kala.
Orang-orang Farisi dan Ahli Taurat selalu mengingat suatu hukum, tapi mereka melupakan perubahan hati.
Tahukah anda jika Kekristenan tidak melakukan yang kelihatan tapi mengenai perubahan hati. Kita semua berdoa bukan karena apa yang kita perbuat kita lakukan tetapi dari hati. Kita berbuat jahat pun ada akarnya yaitu dari hati.
Murid – murid Yesus selalu bersitegang dengan Ahli-ahli Taurat karena melanggar Taurat. Sebagaimana kita ketahui jika Ahli-ahli Taurat ini selalu mencari-cari kesalahan.
Hallo, Good News People, semakin semangat dan sukacita ya... di episode kali ini, Good News akan memberkati anda dengan Firman Tuhan yang terambil dari Injil Yesus Kristus menurut Lukas pasal 9 ayat 57 sampai ayat 62. Kala itu Yesus diikut banyak sekali orang-orang dengan berbagai alasan dan motivasi, bahkan ada banyak diantaranya adalah mereka yang tidak bersungguh-sungguh mencari Kristus dan Ahli-ahli Taurat yang sering mencari cari kesalahan.
Hal Mengikut Yesus, judul perikop ini menjadi penekanan yang dikerjakan Tuhan selama ada di muka Bumi. Melalui perikop ini kita belajar bahwa Injil bukan hanya memanggil kita percaya tetapi mengubah hidup kita secara radikal.
Good News People, untuk memasuki tahun yang baru ini kita memerlukan Tuhan, setuju?
Episode kali ini, kita akan diberkati Firman Tuhan dengan tema Dicari Dan Ditemukan.
Lukas 19:1-10, adalah berkisah tentang seorang Pemungut Cukai bernama Zakheus. Sebagaimana diketahui bahwa fakta dari seorang Pemungut Cukai adalah pastinya kaya, orang yang bekerja untuk Romawi, mereka dikonotasikan negatif dan tahukah anda jika ternyata mereka mendapatkan jabatannya secara lelang. Pekerjaan menjadi Pemukut Cukai pasti diinginkan setiap orang kala itu karena mereka lebih kaya dari pada orang lain.
Cerita Zakheus ini menunjukkan bahwa status ekonomi selalu dikejar oleh setiap kita. Misalnya saja, hari-hari ini tidak jarang orang tua menyuruh anaknya untuk bekerja keras agar tidak diremehkan, karena status ekonomi saat ini menjadi ukuran sebuah keberhasilan, hal ini juga terjadi di gereja.
Kenapa Zakheus begitu penasaran dengan kepopuleran Yesus? Dan kenapa Yesus mau bertamu ke rumah seorang Pemungut Cukai?
Good News People, dalam Keluaran 17:9-11 dikisahkan bahwa Musa meminta Yoshua untuk memilih orang-orang yang berkompeten untuk melawan orang Amalek. Disana Musa pun juga berdoa kepada Tuhan agar bangsa Israel menang melawan Amalek. Melalui kitab ini kita dapat memetik pelajaran bahwa segala sesuatu memang harus dihadapi, maka ini saatnya kita untuk berdoa. Dan kuncinya adalah ketaatan.
Salam Sejahtera, Good News People... Kabar Baiknya masih seputar tahun baru, nih. Iya donk, karena kita sangat memerlukan bekal dan kekuatan untuk perjalanan di tahun 2023 ini, supaya kita tidak menjadi lemah. Bagaimana komitmen kita di tahun 2023 akan kita jalani? Apa yang dapat kita lakukan agar di tahun 2023 hidup kita menjadi terang bagi dunia ini? Temukan jawabannya dalam Good News episode kali ini.
Good News People, bersyukur ya kita sudah masuk di tahun yang baru... tapi sebagai Orang Percaya, apakah anda sudah siap untuk melangkah di tahun ini? Tentu saja kita sangat memerlukan tuntunan Tuhan. Bagaimana supaya kita siap menghadapi tantangan merasakan tuntunan Tuhan di tahun yang baru ini? Bagaimana mengalami tuntunan Tuhan? Temukan jawabannya dalam Good News episode kali ini.
From the publisher's feed