Setelah Yati mengingat kejadian tentang ketiga kakak perempuannya, Yati masih terdiam. Ia masih bersikap sabar menghadapi kakak laki-lakinya yang berada di hadapannya. Ia mengharapkan kebijaksanaan dari kakak laki-lakinya karena ia tahu bahwa kakaknya itu bukanlah tak mengerti zaman, tetapi kakaknya hanya menuruti perintah keluarga. Yati bahkan mengutarakan ingatannya tentang Sul yang bunuh diri karena ditentang oleh Bunda dan keluarga.