
Sign up to save your podcasts
Or


Saudara-saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Dipersatukan Dengan Tuhan Dan Menjadi Anak Sulung. Roma 8:14-17 mengatakan bahwa kita dipimpin oleh Roh Allah. Apa yang kita terima bukan lagi roh perbudakan, tetapi Roh yang mengangkat kita sebagai anak-anak. Karena itu, kita dapat berseru dengan alami,
Saudara-saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Israel Adalah Anak Sulung Allah (Bagian 2). Yesaya pasal 60 mengatakan bahwa di Milenium nanti Israel akan
Saudara-saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Israel adalah Anak Sulung Allah (Bagian 1). Kitab Keluaran pasal 1 menceritakan bagaimana Firaun ingin membunuh semua anak laki-laki orang Ibrani. Di pasal ke 4, Allah secara pribadi menyatakan bahwa Israel adalah anak sulung-Nya. Di pasal 11 hingga 13, Allah menetapkan Paskah bagi orang Israel, untuk menebus anak sulung mereka dengan darah anak domba. Juga disebutkan bahwa segala yang pertama kali yang terbuka dari
Saudara dan saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Tuhan Menebus Kita Menjadi Anak Sulung (Bagian 2). Keluaran pasal 13 memerintahkan bangsa Israel untuk mempersembahkan kepada Allah semua anak sulung di antara Israel, dan setiap anak sulung keledai harus ditebus dengan seekor domba. Ini melambangkan bahwa kita akan menjadi milik Allah dan akan ditebus oleh-Nya. Demi menebus kita, maka Tuhan harus berjalan ke kayu salib, mengorbankan diri-Nya, dan mencurahkan darah-Nya bagi kita. Kitab Galatia mengatakan bahwa kita tidak hanya telah ditebus, tetapi kita juga telah menerima pengangkatan sebagai anak dan Roh Kudus telah diutus kepada kita. Menjadi anak sulung adalah yang berhubungan dengan imamat yang rajani. 1 Petrus pasal 2 mengatakan kita adalah imamat yang rajani. Kita tidak hanya melayani Tuhan, namun kita juga menjadi berkat bagi semua orang dari generasi ke generasi. Allah akan menerima kemuliaan-Nya di dalam jemaat dari generasi ke generasi untuk selama-lamanya.
Saudara dan saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Tuhan Menebus Kita Menjadi Anak Sulung (Bagian 1). Dalam Perjanjian Lama, Allah menetapkan bagi umat Israel hari raya Paskah, yang merupakan hari raya yang sangat penting dan yang bermakna. Keluaran pasal 12 berbicara tentang anak domba Paskah. Melambangkan bahwa Tuhan adalah Anak Domba Allah yang akan mempersembahkan dan mengorbankan diri-Nya bagi manusia. Keluaran pasal 4 mengatakan bahwa bangsa Israel adalah anak sulung Tuhan. Bangsa Israel adalah yang sangat diberkati. Di zaman Milenium hingga kekal nanti, mereka akan menjadi pemimpin segala bangsa, menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain di bumi. Namun kita adalah yang lebih diberkati karena kita adalah jemaat anak sulung. Kita akan memerintah bersama Tuhan di Yerusalem baru sepanjang kekal!
Saudara dan saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Berkat Dari Anak Sulung (Bagian 2). Kita harus menghargai identitas kita yang berharga sebagai anak sulung Allah. Pada zaman Perjanjian Lama, menurut kitab Ulangan 21, anak sulung menerima dua bagian warisan. Perjanjian Baru adalah yang berbicara tentang warisan kita. Wahyu 21 mengatakan bahwa kita, yang menang, akan memiliki warisan ini. Roma 4 mengatakan bahwa kita akan menjadi ahli waris dunia. 1 Korintus 3 mengatakan bahwa segala sesuatu adalah milik kita. Roma 8 mengatakan bahwa kita adalah ahli waris bersama dengan Kristus. Bersama Tuhan Yesus, Allah yang penuh dengan kemurahan akan memberikan segala sesuatu kepada kita. Apa yang kita warisi adalah yang lebih dari sekedar dua bagian warisan! Kenyataannya, kita adalah yang mewarisi berkat yang terbesar di seluruh alam semesta ini.
Saudara dan saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Berkat Dari Anak Sulung (Bagian 1). Anak sulung adalah konsep yang sangat penting bagi bangsa Israel. Ibrani pasal 12 menyebutkan tentang Esau, yang menjual hak kesulungannya demi sesuap makanan. Kisah lengkapnya bisa kamu temukan di Kitab Kejadian pasal 25, yang menyebutkan bahwa Esau meremehkan hak kesulungannya. Anak sulung akan mendapat bagian dua kali lipat dari harta warisan, serta berkat khusus dari ayahnya. Kejadian pasal 27 menceritakan bagaimana Yakub menipu Esau dan mencuri berkat dari anak sulung. Saat ini, kita harus dengan istimewa menghargai menjadi anak sulung Allah serta menghargai akan berkat-berkat yang ada didalamnya.
Saudara-saudara, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Mengetahui Bahwa Jemaat Adalah Anak Sulung. Ibrani pasal 12 menyebutkan bahwa jemaat adalah “kumpulan anak-anak sulung”, artinya bahwa jemaat adalah jemaat anak-anak sulung. Menjadi anak sulung menunjukkan bahwa kita mempunyai kedudukan yang penting dalam rencana dan kasih Allah yang kekal. Ini juga menunjukkan akan kehormatan, kemuliaan, berkat dan kenikmatan dari Jemaat. Tuhanlah yang digambarkan dalam Perjanjian Lama. Sangat berharga karena Ia telah datang. Dia menumpahkan darah-Nya bagi kita dan mempersembahkan diri-Nya satu kali untuk selama-lamanya. Oleh karena itu, saat ini kita tidak perlu lagi mempersembahkan korban, namun kita dapat menikmati perjanjian baru yang telah Dia tetapkan bagi kita. Tuhan adalah perantara perjanjian yang lebih baik.
Saudara dan saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang “Apakah Yang Ada Dalam Yerusalem surgawi (2)?” Pesan ini dengan jelas menerangkan apa yang ada di Yerusalem surgawi melalui Ibrani 12:22-24; khususnya tentang para malaikat dalam suatu kumpulan yang meriah dan pertemuan anak-anak sulung. Sungguh berharga karena para malaikat bergembira karena kita. Bahkan para malaikat pun begitu bersukacita, betapa lebihnya lagi kita harus bersukacita karena kita adalah anak-anak sulung Allah? Perkumpulan anak-anak sulung adalah jemaat. Wahyu pasal 5 menunjukkan kepada kita contoh yang jelas tentang bagaimana rasanya di surga. Ada takhta, keempat makhluk, dan dua puluh empat tua-tua. Kita begitu diberkati sehingga kita memerlukan kekekalan untuk menikmati berkat-berkat tersebut.
Saudara-saudara, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang “Apakah Yang Ada Dalam Yerusalem Surgawi (1)?” Yerusalem Baru adalah Mempelai Wanita, istri Anak Domba dan rumah Bapa. Ini adalah pencapaian dan penggenapan yang sempurna dari kehendak Allah. Kitab Wahyu memberitahu kita tentang Yerusalem Baru, disana terdapat sungai air kehidupan, takhta Tuhan, pelita Anak Domba, dan seterusnya. Ibrani 12:22-24 mengatakan kita adalah kumpulan anak sulung di Yerusalem Baru. TUHAN, hakim dari segalanya, adalah Bapa kita. Di dalam Dia ada penghakiman dan pengampunan yang adil dan yang tidak memihak. Dia membenarkan kita. Ada juga orang-orang kudus dari Perjanjian Lama, malaikat-malaikat yang tak terhitung jumlahnya, dan Yesus, perantara kita dalam perjanjian baru. Tuhan telah memberi kita nikmat dan kehangatan yang paling besar.
From the publisher's feed