Hindu Channel

Hindu Channel

By Terima kasih atas dukungan umat Hindu Indonesia #LiterasiHinduIndonesiaEducation
Download on the App Store

Hindu Channel episodes

  • Makna Udeng dan Senteng Dengan Diri Kita

    Kali ini Hindu Channel menayangkan tentang Makna Udeng dan Senteng, Udeng merupakan suatu benda yang memiliki simbol filosfis dan nilai kearifan budaya khususnya bagi umat Hindu, selain itu senteng demikian sama halnya namun tiap benda tidak sembarang dibuat tentu semua memilki unsur spiritual agar tujuan yang dimaksud memiliki fungsi yang benar-benar baik dan luhur.  Kesempatan kali ini Hindu Channel melakukan bincang bersama Ajik Dewa Suratnaya, Wakil Ketua Sabha Walaka PHDI.

    21 min
  • Cuntaka Dalam Agama Hindu

    Cuntaka adalah suatu keadaan tidak suci menurut pandangan agama Hindu. Cuntaka juga disebut Sebel. Orang dikatakan Cuntaka karena ada penyebabbya seperti  karena kematian, karena haid, karena wanita melahirkan (bersalin), wanita keguguran kandungan, sebel karena sakit ( sakit kelainan), sebel karena perkawinan, sebel karena Gamia Gamana, sebel karena salah timpal ( bersetubuh dengan binatang), sebel karena wanita hamil tanpa upakara Beakaonan, sebel karena mitra ngalang ( nyolong samara, samara dudu ), sebel karena orang lahir dari kehamilan tanpa upacara, sebel karena melakukan Sad Atatayi. Semua jenis penyebab sebel atau cuntaka tersebut disebutkan dalam Himpunan Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu I-XV (1985).

    Setelah kita mengetahui dan memahami pengertian serta penyebabnya, maka kita sebagai umat manusia, umat Hindu khususnya, selalu meningkatkan kesucian diri kita, karena seseorang yang dalam keadaan cuntaka atau sebel tidak diperkenankan memasuki tempat suci ataupun melaksanakan pekerjaan yang dianggap suci sebelum dilakukan upacara Pemrayascita.

    24 min
  • Ajaran Sapta Timira

    Sapta Timira artinya tujuh Kegelapan atau Kemabukan. Yang dimaksud dengan tujuh kegelapan ialah tujuh hal yang menyebabkan tidak baik dan menimbulkan hal buruk. Kegelapan dapat menimbulkan tingkah laku yang jelek dan menyimpang dari ajaran agama. Ketujuh kegelapan itu adalah: 1. Surupa  2. Dhana 3.Guna  4. Kulina 5.Yowana 6. Sura 7. Kasuran

    10 min
  • Sejarah dan Perkembangan Pura Parahyangan Jagadkartta Gunung Salak, Bogor

    Pura Parahyangan Jagadkartta Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Tempat suci Pura Parahyangan Jagadkartta Gunung Salak merupakan sekian banyak pura-pura yang memiliki nilai Religius dan keindahan yang sangat dipercayai Umat Hindu. Seperti halnya tempat suci sembahyang lainnya Pura Parahyangan Jagadkartta Gunung Salak memilki Sejarah dan perkembangan yang sangat panjang dan penuh dengan akan pesan-pesan spiritual dan perjalanan pembangunan yang di lakukan bersama oleh Umat Hindu.

    26 min
  • Sejarah dan Makna Hari Raya Galungan

    Perayaan Hari Raya Galungan pada hari Rabu Kliwon Dungulan, setiap enam bulan sekali atau 210 hari. Pada hari inilah merupakan perayaan kemenangan dharma melawan adharma. Kemenangan dharma dapat berarti telah terlaksananya kewajiban dan pekerjan-pekerjaan yang baik itu merupakan suatu Yajna,sebab Yajna merupakan perbuatan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang harus diikuti oleh sedharma (umat Hindu). Oleh sebab itu dalam perayaan hari aray Galungan, maka persembahan Yajna mengandung tujuan yang utama yang telah umat laksanakan oleh setiap umat.

    34 min
  • Catur Paramita

    Upadesa kali ini menyampaikan tentang ajaran Catur Paramita. Catur Paramita merupakan ajaran empat sifat atau sikap utama dalam bertingkah laku atau susila. sikap atau sifat utama itu ialah Maitri, Karuna, Mudita dan UPeksa.

    7 min
  • Makna Sudhi Wadani Dalam Agama Hindu

    Kali ini Hindu Channel membahas tentang Makna Sudhi Wadani Dalam Agama Hindu yang disampaikan Wakil Sabha Walaka Parisada Pusat, Ajik Dewa Suratnaya.   Sudhi Wadani yang merupakan suatu hal proses bagi manusia yang menginginkan untuk meyakini jalan Dharma Agama yakni Agama Hindu. sehingga dari hal tersebut tentu ada proses yang harus dilewati, serta ada pelaksanaan secara Skala dan Niskala. hal ini yang menjadi poin adalah bawasannya Sudhi Wadani tidak terlepas dari namanya Tiga Kerangka dasar Agama Hindu, Tattwa, Susila/Etika dan Upakara/ritual keagamaan. Sudhi Wadani memilki tujuan, fungsi, pelaksanaan dan dampak bagi yang tidak tulus melaksanakannya, dan sebaliknya bagi pemeluk Agama Hindu yang meninggalkan ajaran Agama Hindu maka Karma Wasana akan menjadi bumerang karena Hutang yang dimiliki dengan mudahnya meninggalkan ajaran Hindu.  Pesan-pesan dari subuah makna Sudhi  Wadani adalah salah satu jalan agar bagi pemeluk yang baru dan yang sejak lahir tetap ajeg/yakin bahwa ini bukan hanya sebuah lisan, konsep atau hasil pandangan pemikiran melainkan kenyataan yang terjadi dan patut dilakukan/dijalankan.

    16 min
  • Kerajaan Hindu Tertua di indonesia

    Sejarah Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia. Kerajaan tersebut diyakini berdiri tahun 130 M, tepatnya di Jawa Barat namanya Kerajaan Salaka Negara. Kerajaan ini lebih tua dari kerjaan pertama di Indonesia yaitu kerajaan Kutai.   Hal ini diperkuat dengan adanya bukti hasil dari penelitian yang dilakukan oelh Pemda Jawa Barat selama kurang lebih 20 tahun. Penelitian ini memaparkan toko-tokoh yang membangun awal mula kerajaan Salaka Negara yakni dikisahkan sesepuh di daerah itu namanya Aki Tirem atau Ki Aki Luhur Mulya memiliki putri bernama Poh Haci Larasati. 

    Seorang pedagang dari India, dari Dinasti Palawa datang berdagang tinggal di daerah Salaka Negara, kemudian dia menikah dengan Poh Haci Larasati jadi menantunya Aki Tirem namanya Dewa Warman Loka Phala Aji Raksanegara. Dewa Warman mendirikan perkampungan dan tambah besar menjadi kerajaan namanya Kerajaan Salaka Negara ibu kotanya Raja Tapura tahun 130 M. Kerajaan Salaka Negara ini bertahan sampai delapan generasi dengan berbegai dinamikanya, ada pemberontakan dan berbgai hal lainnya, sampai bertahan Raja Dewa Warman VII ini meMiliki anak dua Satu laki dan satu perempuan, yang laki-laki namanya Aswawarman, Aswawarman ini kemudian diangkat menantu oleh Kudungga dari kerajaan Kutai, kemudian dari pasangan Aswarman lahirlah Mulawarman raja Kutai yang terkenal populer yang menyumbang ribuan ekor lembu untuk para Pendeta.  Dari buku Yuga Ning Raja Kawasa ketika raja-raja masih berkuasa. Dari Kerajaan Salaka Negara ini baru muncul Tarumanegara, kemudian kerajaan Galuh, Pakuan, Pajajaran. Baru kemudian Jawa Tengah ada kerajaan Kalingga. Peradaban Nusantara lewat Jawa Barat yang bernuansa Hindu, membentuk bangsa tahun 130 M nanti berakhir tahun 1579 M, selama 14 abad Aroma Hindu dan Budha membangun atau membuat pondasi Negeri ini sehingga menjadi sebuah bangsa yang  dikenal namanya Bangsa Indonesia.

    13 min
  • Keberagaman Menurut Pandangan Hindu

    Kali ini Hindu Channel mempersembahkan video tentang Keberagaman Dalam Hindu. pembahasan keberagaman tujuannya untuk mengetahui seperti apa saja yang dinanamakan keberagaman itu baik secara internal maupun eksternal. Dengan harapan agar masyakat mengetahui keberagaman itu adalah keniscayaan yang memang mutlak ada dan patut dihormati, mengapa demikian perlu dilakukan agar bersama menyadari bahwa kehidupan ini nyatanya adalah hasil ciptaan kebaragaman ilahi atau kekuatan Tuhan Yang Maha Agung, sehingga sebagai manusia wajib menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman agar yang namanya gejolak permasalahan konflik karena ketidak percayaan terhadap adanya kebaragaman budaya, etnis, suku, aliran kerpecayaan, tradisi, agama, maupun adat-istiadat, maka keberagaman tidak sapatutnya saling menjelekkan, menghina, mencela, menindas, merasa paling benar atapun paling istimewa sebab keberagaman itu ada karena dianugrahkan untuk memperelok kehidupan di dunia ini.

    22 min

About Hindu Channel

From the publisher's feed

Hindu Channel hadir sebagai Literasi Hindu Indonesia, berwawasan nusantara dan mencerahkan.