KESELAMATAN adalah hal yang dikejar-kejar orang di masa pandemik ini. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, bekerja dari rumah, hindari kerumunan, dan vaksinasi, agar kebal terhadap serangan virus ini. Mengapa? Karena virus ini mematikan dan kematian yang dibawanya mengakibatkan keterpurukan dan kematian. Selain dari maut, manusia menjaga keselamatan dari banyak hal (musibah dan bencana alam, dll). Namun ada keselamatan lainnya lebih penting dari semua ini dan yang harus didapat setiap orang karena menyangkut hidup di kekalan nanti, yaitu keselamatan jiwa. Jadi keselamatan justru merupakan pendorong untuk hidup taat. Demikian Allah menghendaki agar bangsa Israel memisahkan diri dari pengaruh tingkah laku dan sistem peribadatan kafir yang bertentangan dengan kehendak Allah. Mereka harus melakukan kehendak Allah, yaitu taat hukum dan menegakkan keadilan, khususnya aturan Sabat dan perlakuan terhadap orang-orang yang dikebiri (kasim) dan orang-orang asing (ay.3-4), tanpa melihat latar belakang kebangsaan atau keberadaan fisik mereka. Yang penting, mereka percaya kepada Tuhan dan melakukan kehendak-Nya.
Ada anugerah keselamatan yang Kristus tawarkan kepada manusia, sangat sederhana (Yoh 3:16; 14:6) dan ditujukan bagi semua orang. Pastikanlah bahwa kita pun sudah menerimanya. Ingatlah bahwa setiap kita pun wajib untuk hidup dalam ketaatan terhadap kehendak Allah!