
Sign up to save your podcasts
Or


Sanna Ghotbi and Benjamin Ladraa have cycled around the globe to raise public awareness about conditions in Western Sahara, Africa's last colony. Their activism started one and a half years ago and has arrived in Yogyakarta, Indonesia. What happened to Western Sahara? Why is that? How do Sanna and Benjamin journey and educate the international community by cycling around the globe?
In this series, Kevin Abimanyu Jatmiko from the Department of International Relations, UGM, Sanna Ghotbi, and Benjamin Ladraa, Solidarity Rising Activists, invited HI Friends to examine the Moroccan Occupation of Western Sahara. Watch more on series 74 of the Podcast Hubungan Internasional!
---------------------------------------------------------------
Pemilihan Umum Indonesia sudah semakin dekat. Baliho, spanduk, poster dan sederet media kampanye lainnya sudah mulai menghiasi beberapa kota di Indonesia. Lalu bagaimana dengan sosial media? Terlebih, belajar dari Pemilu sebelumnya yang sarat akan kampanye hitam dan hoax, apakah hal serupa akan kembali menjadi isu hangat bagi masyarakat Indonesia? Bagaimana cara terbaik untuk menyikapi hal tersebut?
Instabilitas lingkungan dan politik yang berlarut-larut telah mempersulit produksi pangan dunia. Mulai dari peningkatan drastis suhu bumi hingga perang di berbagai kawasan yang terjadi dewasa ini turut serta mempengaruhi pasokan pangan dunia. Bagaimana kondisi pangan global saat ini? Bagaimana upaya-upaya yang telah diusahakan berbagai pihak dalam menghadapi krisis pangan? Lalu, apakah solusi terbaik untuk menghadapi isu keamanan pangan ini?
Pada Podcast Hubungan Internasional edisi spesial Hari Pangan Sedunia, Kevin Abimanyu J dan Maharani Hapsari dari Departemen Ilmu Hubungan Internasional UGM bersama dengan Maria Loretha dari Yayasan Pembangunan Sosial dan Ekonomi Larantuka mengajak HI Friends berdiskusi tentang tantangan keamanan pangan di Indonesia dan Dunia. Simak selengkapnya hanya di Podcast Ilmu Hubungan Internasional seri-71!
Selamat Hari Pangan Sedunia!
#hiugm #pangan #food #keamanan #ugm
----------------------------------------------------------------
Dalam negara demokrasi, suara masyarakat menjadi hal yang penting bagi perpolitikan bangsa. Berbagai macam aksi dilakukan masyarakat untuk menyuarakan, mengingatkan atau memprotes kebijakan/keputusan pemerintah yang berpotensi melukai masyarakat. Kehadiran internet memberikan warna baru dalam melakukan aktivisme. Bagaimana potret aktivisme masyarakat di dunia digital? Apa saja yang bisa kita lakukan supaya aksi kita lebih terdengar? lalu bagaimana dengan aktivisme konvensional?
Minyak Kelapa Sawit merupakan salah satu jenis minyak nabati yang sering digunakan. Disaat bersamaan minyak kelapa sawit memiliki sederet kontroversi, mulai dari tingkat kerusakan lingkungan yang dihasilkan hingga pembatasan ekspor ke negara-negara di Uni Eropa. Setelah beberapa tahun Pemerintah Indonesia berupaya mengikuti ketentuan-ketentuan internasional, ekspor minyak kelapa sawit masih sulit untuk memasuki pasar Eropa, mengapa demikian? Usaha apa saja yang telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi hal ini? lalu, bagaimana pendapat praktisi dan akademisi mengenai isu ini?
Working from home, or anywhere, is becoming more prominent recently. This new-normal boosts Gig Economy, as workers can custom their productive hours. However, this convenience is not perfect. It comes with defects such as data breaches and unfair pay.
Suci Lestari Yuana talks with Martjin Arets, an international expert in digital platforms and collaborative economy, to discuss how we make the most out of Gig Economy without sacrificing the Gig workers and whether there are any best practices to learn from.
Negara-negara middle power seperti Indonesia memiliki karakteristik yang unik. Mereka memiliki instrumen klasik seperti kekuatan ekonomi dan militer yang terbatas. Berangkat dari keterbatasan tersebut, bagaimana cara middle power menyiasati keterbatasan tersebut dan mencapai kepentingannya di tingkat global? strategi seperti apa yang umumnya digunakan, khususnya Indonesia baik di dalam maupun luar kawasannya?
---------------------------------------------------------------ย
Sebagai Negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sekilas kita dapat beranggapan bahwa politik Islam menjadi kekuatan hegemoni di Indonesia. Namun, Dr. Luqman-nul Hakim pada bukunya yang berjudul Islamism and the Quest for Hegemony in Indonesia, Politik Islam gagal menjadikan diri sebagai kekuatan Hegemoni. Mengapa demikian? Apakah konsekuensinya terhadap praktik demokrasi di Indonesia? khususnya terhadap pemilu?
Pada Podcast Hubungan Internasional kali ini, Rizky Alif Alvian, MIR dan Dr. Luqman-nul Hakim dari Departemen Ilmu Hubungan Internasional UGM mengajak HI Friends berdiskusi tentang Kegagalan Politik Islam dalam menjadikan diri sebagai kekuatan Hegemoni di Indonesia. Simak selengkapnya hanya di Podcast Ilmu Hubungan Internasional seri-66!
๐ YouTube
http://ugm.id/PodcastHI66Youtube
Tiongkok dan Russia tidak senang dengan hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 tahun ini. Selain anggota G7, Pertemuan yang diselenggarakan di Hiroshima Jepang tersebut juga mengundang beberapa negara seperti Kepulauan Komoro, Vietnam, Brazil, Korea Selatan, India, Indonesia, Kepulauan Hook, Australia, dan Ukraina. Melihat kritik dari dua negara besar dan jumlah undangan tidak sedikit, bagaimana cara Jepang melakukan navigasi kepentingan pada pertemuan G7, di tengah ombak politik yang cukup besar?
http://ugm.id/PodcastHI65Youtube
http://ugm.id/PodcastHI65Spotify
http://ugm.id/PodcastHI65Apple
http://ugm.id/PodcastHI65Google
http://ugm.id/PodcastHI65Anchor
From the publisher's feed