
Sign up to save your podcasts
Or


Ireland's membership in the European Union for half a century has fundamentally transformed the country's economic, social, and political influence both inside and outside Ireland. How satisfactory has the membership been for Irish people? What kind of role has Ireland played in the EU? And how does Ireland respond to the far-right parties in the EU? On this episode, Podcast Hubungan Internasional invites you to discuss Ireland in the EU with Tobias Thieler, an Assistant Professor at University College Dublin, and Muhadi Sugiono, a lecturer at The Department of International Relations from Universitas Gadjah Mada.#Ireland #eu #defense #nato #hiugm #ugm============================π YouTube
War, armed conflicts, and disasters inflict substantial costs upon civilians, compelling them to flee their residences to survive. This situation necessitates attention from the governments of all nations, as it is their duty to protect and ensure the livelihoods of their citizens. These people are known as Internally Displaced Persons (IDPs). However, some nations fail to implement adequate measures to assist them. This raises crucial questions: what should a government do when faced with this issue? How can the world support affected nations to ensure everyone can live in sufficiency?On this episode, Podcast Hubungan Internasional invites you to discuss IDP with Cecilia Jimenez-Damary, a Special Rapporteur on the Human Rights of Internally Displaced Persons; and Daniel Petz, a visiting lecturer to DIHI from the University of Graz.==============================================π YouTube
Pada seri ke-91 ini, Podcast Ilmu Hubungan Internasional membahas topik menarik seputar seni, budaya populer, dan hubungannya dengan politik global. Bersama Dewi, Irene, Nadya, dan Dhania, seri kali ini mengupas fenomena budaya populer yang kini semakin diminati, serta bagaimana musik, film, dan budaya tersebut bisa berhubungan dengan isu perpolitikan dunia dan hubungan internasional. Simak juga cerita seru tentang konferensi Popular Culture and World Politics v15 (PCWPv15) yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada pada 19-22 November 2024 lalu. Selengkapnya hanya di Podcast Ilmu Hubungan Internasional seri ke-91!
=============================
π YouTube
Revolusi digital sudah dimulai semenjak pertengahan abad ke-20. Transformasi digital mengalami akselerasi yang semakin cepat dengan penggunaan internet dan AI. Namun, apakah transformasi digital akan meninggalkan mereka yang belum siap akan perubahan layaknya revolusi industri lainnya? dan bagaimana Departemen ilmu hubungan Internasional UGM merespons hal ini?
#Buku #transformasi #digital #MAinDTC #HI #HIUGM #hiugm #ugm
===============================
Analisis komprehensif mengenai dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks. Mulai dari pengaruh kebangkitan ekonomi Tiongkok, implikasi perjanjian dagang CPTPP, peran Quad dalam menjaga stabilitas kawasan, serta posisi strategis ASEAN di tengah perubahan konstelasi politik global. Melalui kajian mendalam terhadap hubungan bilateral negara-negara kunci seperti Inggris, Jepang, Indonesia, dan negara lainnya. Siap untuk memahami peta politik dunia yang semakin rumit?
Impunitas adalah kekebalan hukum bagi pelaku pelanggaran HAM, sebuah masalah serius yang telah lama mengakar di Indonesia. Perkembangan penanganan HAM di negara kita menunjukkan upaya yang terus dilakukan untuk mengatasi impunitas, namun penyelesaian pelanggaran HAM masih menghadapi banyak tantangan. Pendapat para penyintas menjadi suara penting dalam mendesak adanya solusi dan perbaikan sistem hukum kita. Demokrasi yang sehat seharusnya menjamin tidak adanya impunitas, namun realitasnya seringkali berbeda. Pertanyaan besarnya adalah: Bagaimana memastikan keadilan bagi korban dan mencegah terulangnya pelanggaran HAM?
Daniel Petz memandu kita menelusuri alam pikiran Samsu Rizal Panggabean (SRP) Allahyarham, dari mendengar cerita-cerita Ihsan Ali-Fauzi, Sana Jefrey, dan Benjamin Smith. SRP membangun alam pikirannya tentang damai dari tiga fondasi. Pertama, pemahaman yang luas dan mendalam pada pemikiran Islam yang lalu mengantarnya menyelami berbagai pandangan dalam ilmu politik & studi perdamaian. Kedua, melakukan aktivisme perdamaian sebagai pribadi yang terbuka dan dermawan. Ketiga, sebagai seorang pendidik yang inovatif dan mau belajar dari siapa saja. Tidak heran bila tiga fondasi kokoh itu kemudian meledak dalam keyakinan SRP; Jika ingin damai, belajarlah tentang damai - bukan perang. Simak selengkapnya hanya di Podcast Ilmu Hubungan Internasional seri-87!
Sebagai negara yang menganut Bhineka Tunggal Ika, Indonesia menjadi negara yang mewadahi masyarakatnya yang memiliki ragam etnik dan kepercayaan. Islam sebagai salah satu identitas mayoritas di Indonesia seringkali digunakan dalam kepentingan politik atau berpolitik menggunakan identitas mereka sebagai umat Islam. Lalu bagaimana dinamika politik Islam di Indonesia? dan bagaimana moderasi beragama bisa tercapai?
This month, we celebrate the 57th anniversary of ASEAN. Have been trying to promote regional collaborations, ASEAN mechanisms are dominated by top-down approaches, relying upon initiatives from political leaders.
We need a more people-centered ASEAN. How can the people reclaim ASEAN? Phoo Wai Yan Myint, Shayna Nor Montaner Siawan, Luizinha Faria Faculto de Jesus, and Vu Minh Anh talk to Randy W. Nandyatama.
Dalam beberapa dekade terakhir, tren global menunjukkan kecenderungan negara menuju arah otokratisasi. Meskipun terdapat kemajuan demokratisasi di beberapa wilayah, banyak negara menghadapi tantangan berat dalam mempertahankan prinsip-prinsip demokrasi. Otokratisasi dan demokratisasi sering dianggap sebagai dua spektrum yang saling berlawanan. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan otokratisasi? Apakah otokratisasi bisa disebut sebagai kebalikan dari demokratisasi?
==========================================
From the publisher's feed