
Sign up to save your podcasts
Or


Kemerdekaan Sejati Indonesia tidak dapat diraih, kecuali seluruh masyarakat dibebaskan dari sistem kolonial. Ketika membahas masyarakat, umumnya kita tidak mempertimbangkan penyandang disabilitas yang mengalami segregasi pada masa kolonial hingga hari ini. Penyandang disabilitas seringkali diobjektifikasi sebagai masyakarat pribumi kelas 2. Hingga saat ini narasi akan segregasi penyandang disabilitas dan "normal" masih sangat kuat beredar di masyarakat. Lantas mengapa narasi ini dapat berdiri kokoh? Apakah karena arsip arsip yang ada saat ini mengesampingkan kehadiran penyandang disabilitas? Lalu bagaimana cara terbaik untuk meningkatkan integrasi masyarakat?Berkolaborasi dengan Jay Afrisando dari University of California dan Broto Wijayanto dari Bawayang Production, Suci Lestari Yuana mengundang HI Friends untuk menaut waktu dan merekam jejak sejarah kontra arsip mengenai penyandang disabilitas.
Yuk simak diskusi selengkapnya hanya di Podcast Hubungan Internasional episode 113!
==========π YouTube
https://ugm.id/PodcastHI113Youtube
Is palm oil biodiesel a genuine climate solution or simply global greenwashing? The rise of biofuel exposes the deep fault lines of Sustainability Nationalism, where powerful global players benefit at the expense of the Global South. Trying to solve a climate crisis driven by infinite economic growth within strict ecological limits creates a low-carbon transition that ultimately fails to address systemic inequality. A transition that sacrifices vulnerable regions for green metrics elsewhere is no solution at all. Where do we go from here, and what better alternatives exist for our shared future?
In this episode, Gabriel Jovan Adidharma from the Institute of International Studies (IIS), International Relations, UGM, invites you to scrutinize the politics of sustainable development in Indonesia with Prof. Paul Gellert from the University of Tennessee. Tune in now to Podcast Hubungan Internasional, Episode 112.==========π YouTube
Ilmu hubungan internasional sering kali mengajak ilmuwan untuk meneliti dinamika politik diantara kekuatan-kekuatan besar di dunia. Hal ini menyebabkan analisa terhadap politik negara-negara di Asia tenggara lebih sedikit proporsinya. Seperti halnya perpolitikan di Tailan. Negara dengan kudeta terbanyak di dunia, setidaknya 13 kali dalam 100 tahun terakhir. Mengapa hal ini bisa terjadi? Bagaimana perpolitikan di Tailan dilaksanakan? Dan pelajaran apa yang dapat diambil?
Pada episode kali ini, Dr. Muhammad Rum berdiskusi dengan Dr. Priyambudi Sulistiyanto selaku Adjunct Senior Lecturer mengenai politik di Asia tenggara, khususnya di Tailan. Yuk simak diskusi selengkapnya hanya di Podcast Hubungan Internasional episode 111!
=========π YouTube
Throughout history, Southeast Asian communities have fought fiercely against oppression. Yet today, autocratic governments frequently abuse "ASEAN values" to silence and suppress marginalized voices. What kind of democracy actually exists in Southeast Asia? Can the people triumph over autocracy? And perhaps most importantly: how do we stop the region's democratic backsliding?
In this episode, Randy W. Nandyatama dives deep into the state of democracy in Southeast Asia with two incredible guests: Sol R. Dorotea Iglesias from the University of the Philippines and Thum Ping Tjin from New Naratif. Tune in now to Podcast Hubungan Internasional, Episode 110.
=============π YouTube
"Legitimacy in IR is about beliefs that various audiences have about an international organization to exercise authority, whether it is a justifiable action according to certain normative standards," states Prof. Anders Uhlin, an expert on global governance institutions from Lund University. Based on his previous research, ASEAN is one of the most captivating global governance institutions regarding its legitimation and delegitimation processes. How do legitimacy dynamics play out in ASEAN? Is ASEAN losing or gaining it? What can we learn from his research?
In this episode, Valenidha Sulafi from Universitas Gadjah Mada and Prof. Anders Uhlin from Lund University dive deep into the legitimacy dynamics, especially within ASEAN. Listen and watch only on the Podcast Hubungan Internasional Episode 109!=============================π YouTube
Pada awal tahun ini 2 Januari 2026, pemerintah resmi menerapkan KUHP dan KUHAP baru. Pembaharuan ini bertujuan untuk beralih dari hukum warisan kolonial menjadi hukum pidana dengan nilai-nilai dan moral bangsa Indonesia. Namun, KUHP dan KUHAP justru mendapat banyak kritikan akan adanya pasal yang justru mirip dengan aturan kolonial. Apakah benar demikian? Bagaimana perkembangan KUHP dan KUHAP di Indonesia? Dan apa yang dapat kita lakukan untuk mengawal proses peralihan hukum Indonesia menjadi lebih baik? Pada episode kali ini, Arindha Nityasari berdiskusi bersama Javier Maramba Pandin selaku Peneliti dari KontraS mengenai dampak perubahan KUHP dan KUHAP terhadap ruang-waktu sipil di Indonesia. Yuk simak diskusi mengenai demokrasi melalui perspektif hukum selengkapnya hanya di Podcast Hubungan Internasional episode 108!============================
π YouTube
On 18 April 2026, we celebrate the 71st anniversary of the Bandung Conference. It was a momentous event for all Global South states to stand apart from the Cold War between the United States and the Soviet Union and to establish their own standing in global politics. Reflecting on today's political situation, what can we learn from history? What was the role of Indonesia at that moment? And perhaps most importantly, where is Indonesia heading today?On this episode, Muhadi Sugiono from the Department of International Relations from Universitas Gadjah Mada invites you to disscuss a book titled "Non-Aligned Movement Summits: A History" directly with the writer, Dr. Jovan ΔavoΕ‘ki. Listen and Watch only on the Podcast Hubungan Internasional Episode 107!============================π YouTube
Ingatan publik terhadap banjir bandang Aceh Tengah pada November 2025 belum memudar, namun bencana serupa kembali terjadi. Pada Jumat (10/4/2026), banjir bandang dan tanah longsor kembali menerjang kawasan tersebut. Padahal sebelumnya, FISIPOL dalam program FISIPOL Mengajar telah mengirimkan relawan untuk mendukung rehabilitasi sektor pendidikan pascabencana pertama. Kejadian berulang ini memicu pertanyaan kritis: sejauh mana ketahanan warga menghadapi realita di lapangan? Lalu apa yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan kita sebagai masyarakat untuk meringankan beban saudara kita di Aceh?
Pada episode kali ini, Lamtiar dari IIS UGM berdiskusi bersama Dios dan Nisa selaku relawan FISIPOL Mengajar beberapa waktu lalu. Yuk simak cerita pengalaman dan refleksi relawan selama membantu proses belajar mengajar dan rehabilitasi korban banjir bandang di Aceh beberapa waktu yang lalu. Selengkapnya hanya di Podcast Hubungan Internasional episode 106!========================
π YouTube
Powerful voice isn't found in the volume of a shout or the force of a blow; itβs found in the unwavering resolve of a community that refuses to comply with injustice. Peaceful social resistance is more than just "playing nice". It is a strategic, courageous, and highly effective tool for lasting transformation. However, what is considered a peaceful resistance and what is not? When and why do people resist? and how does it work?
On this episode, Maurizka from the Institute of International Studies (IIS) UGM invites you to delve into a newly published book, Resistance is NOT Futile by Dr. Daniel Petz.
#nonviolence #resistance #civilsociety #podcast #hiugm #ugm
============================================
π YouTube
Di balik kewibawaan yang umumnya dimiliki para dosen, ternyata menyimpan sejumlah cerita perjuangan yang tidak kecil. Seringkali dianggap hanya bertugas untuk mengajar mahasiswa, dosen juga memiliki kewajiban untuk meneliti, dan juga melakukan pengabdian pada negeri dalam bentuk lain. Bagaimana sebenarnya cerita dibalik itu semua? Bagaimana upaya mereka untuk meningkatkan kapasitas diri guna memberikan pengabdian terbaik? Dan khususunya, apa visi para dosen HI untuk membangun Indonesia kedepannya?Pada episode kolaborasi ini, Muhammad Rum (HI UGM) bersama Karina Utami Dewi (HI UII) berdiskusi dengan Agus Haryanto (Ketum AIHII) dan Nibras Fadhlillah (HI UNILA), mengenai kehidupan dosen di luar kelas. Yuk simak cerita selengkapnya hanya di Edisi khusus Podcast Hubungan Internasional featuring NGALIR!
=======π YouTube
From the publisher's feed