
Sign up to save your podcasts
Or


Selama enam bulan terakhir, saya bersama tim konsultan mengembangkan alat bantu asesmen kapasitas organisasi khususnya organisasi masyarakat sipil. Mengukur kapasitas organisasi tidaklah mudah karena setiap alat ukur tentunya memiliki kelebihan dan keterbatasan. Karena itu, saya dan tim mencoba mengkombinasikan berbagai alat ukur untuk dikontekstualisasi pada kekhususan setiap organisasi. Saya berbagi bagaimana saya menafsirkan alat ukur yang ada dengan cara berfikir ekosistem.
Organisasi masyarakat sipil dihadapkan pada situasi yang kian kompleks, tidak menentu dan ambigu dewasa ini. Organisasi sipil yang ingin bertahan dan berkembang harus mengembangkan ekosistem organisasi. Bagaimana cara membangun ekosistem organisasi supaya menjadi organisasi yang gesit, lincah dan terus berubah? Kolaboraya ingin menjadi ajang belajar membangun ekosistem organisasi untuk perubahan jangka panjang.
Organisasi sebagai sasana. Sasana itu gelanggang tempat berlatih, bertarung dan berkembang. Saya menyandingkan dengan ekosistem. Tempat hidup bagi siapa saja yang sedang membangun komunitas perubahan.
Apasaja komponen penting organisasi masyarakat sipil? Lebih kurang ada 15 komponen yang perlu diperiksa untuk melihat kesehatan organisasi. Edisi kali ini disenaraikan komponen-komponen yang perlu dilkihat saat kita mengukur kapasitas organisasi/
Minggu ini, saya dan teman-teman diminta mengukur kapasitas organisasi di Yogyakarta dan Makassar. Alat ukur apa saja yang bisa dipakai untuk mengukurnya? Apakah sudah memadai alat ukur yang ada? Bagaimana kalau kita alat ukur yang dicampur? Pertanyaan-pertanyaan yang muncul saat kita melakukan pengukuran kapasitas organisasi.
Organisasi tidak bisa bekerja sendirian. Seperti juga sebuah pohon, organisasi perlu komunitas dan ekosistemnya. Sebuah tatanan kehidupan yang membutuhkan dukungan, relasi dan koneksi dengan banyak pihak untuk keberlanjtuan dan dampak perubahan sosial yang dicanangkan,
Saya membiasakan setiap hari bikin konten. Semula sulit dan membuat putus asa, semakin sering bersiniar, saya makin menikmati membuat proses yang sederhana. Siniar itu berbagi yang kita miliki bisa pengetahuan atau pengalaman sendiri.
Apa tipe Anda sebagai fasilitator? Karakter fasilitator juga bermacam-macam. Setiap karakter memiliki kekuatan masing-masing. Fasilitator yang mengakui kekuatannya akan mudah membantu interaksi yang sesusai dengan tipologinya.
Mengapa penting mengembangkan organisasi sebagai ekosistem? Organisasi itu bukan hanya mesin melainkan sebuah sistem yang adaptif, mirip mahluk hidup. Organisasi harus belajar bertahan, lincah bergerak dan senantiasa berinovasi. Ketrampilan teknis dan manajemen yang baik tidak cukup untuk melakukan perubahan yang berarti. Menjadi ekosistem adalah keniscayaan menjadi organisasi yang berdampak sesuai visi dan misinya.
Apa beda kata "fleksibel", "responsif", dan "adaptif"? Ketiga kata ini sering disandingkan saat kita melakukan perencanaan strategis atau perencanaan skenario. Apa impilikasi ketiga kata itu pada strategi organisasi?
From the publisher's feed