
Sign up to save your podcasts
Or


Bila kalian Anda ingin menjadi Ecosystem Builders, Anda harus memperhatikan tujuah elemen yang harus selalu ada dalam sebuah ekosistem yang Anda kembangkan. Elemen ini menjadi ciri utama dalam sebuah ekosistem yang berkelanjutan dan resiliensi. Prinsip itu meliputi keragaman dan redundansi, interkonektivitas, sistem kompleks yang adaptif, partisipasi yang meluas, memperhatikan variabel yang lambat, pembelajaran dan eksperimentasi, dan proses pengambilan keputusan yang polisentris.
Roemah Inspirit adalah sebuah hub. Peran utama RRoemi, nama keren Roemah Inspirit, adalah sebagai Ecosystem Builder. Prinsip utama seabgai Pembangun Ekosistem adalah Arsitek Kolaborasi Inovasi. Cara bekerjanya dengan tiga strategi yakni Connect yaitu menemukan para kolaborator dan connector yang ingin melakukan perubahan sosial yang besar, Collaborate membangun platform kolaborasi seperti lokakarya, kelas-kelas online, podcast, pertemuan-pertemuan dan lain-lain agar para kolaborator punay ruang berkolaborasi. Change dengan cara memastikan dampak sosial yang dicita-citakan bisa terwujud dan bisa diukur.
Dua bulan terakhir ini memperoleh tantangan menulis sebuah memoar. Semula saya dan tim ingin menulis biografi atau autobiografi. Menulis biografi butuh waktu yang panjang. Dan proses bercerita sendiri harus berbasis data yang akurat. Sedangkan memoar adalah cerita peristiwa menarik dalam hidup seseorang. Kadang sang tokoh sendiri lupa, apakah peristiwa itu benar atau salah. Memoar lebih menarik untuk dibaca dibandingkan biografi, menurutku.
Minggu merasa nano-nano karena client lebih fokus pada energizer ketimbang tujuan pertemuan. Fasilitator lebih peduli pada tujuan pertemuan dibandingkan kegiatan energizer. Hanya saja kita semua sering salah kaprah karena energizer sering dilihat sebagai obat mujarab untuk menghilangkan kebosanan peserta. Benarkah?
Fasilitasi orang pemerintah itu gampang-gampang susah. Pertama, kadang kadang tujuan pertemuan tidak terlalu jelas. Kedua, peserta bisa berubah-ubah sesukanya. Ketiga, partisipasi peserta tidak optimal. Lalu, bagaimana kita situasi yang seperti itu.
Kali ini melanjutkan edisi sebelumnya tentang ekosistem atau mengelola situasi yang kompleks dan adaptif. Elemen ekosistem penting dipahami sebagai prinsip dalam mengelola situasi yang tidak sederhana. Elemen dan prinsip ini mengubah cara kita melihat, cara kita bekerja dan cara kita belajar.
Bagaimana kalian melihat situasi di sekitar kalian atau organisasi kalian? Apakah situasinya sederhana atau kompleks? Ciri situasi yang sederhana kalau kita berhasil menemukan masalah yang dari situasi itu. Sedangkan pada situasi yang kompleks, jangan pernah bisa menemukan masalah atau memahami situasinya. Situasi ini seperti ini disebut sistem yang kompleks dan adaptif. Jangan pernah berkeiningina mengendalikan sistem yang kompleks. Hasilnya, sia-sia. Pada kehidupan sosial, seperti organisasi, kita juga menghadapi situasi yang kompleks. Apa saja prinsip mengelola sistem yang kompleks?
Saat kita menulis artikel atau laporan, seringkali kita harus menyelesaikan dengan cepat. Saya berbagi kiat untuk menulis laporan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. Kita bisa menjadi punya ide ide yang lepas dan mesin kecerdasan buatan bisa merapikan apa yang telah kita susun kerangkanya. Selamat mencoba,
Setiap organisasi berada di dalam penjara pikiran masing-masing. Ia memiliki budayanya sendiri-sendiri. Ia juga punya ragam politik internal yang khas antara pendiri, pembina, pengawas, pelaksana dan komunitasnya. Ia juga memiliki sistem otak yang lain antar organisasi. Bahkan setiap organisasi memiliki daya adaptasi yang beaneka. Jadi, bagaimana membantu organisasi yang sangat diversitas seperti ini.
Saya kemarin dijebak berbagi dengan mahasiswa yang sedang memperoleh tugas podcastingan oleh professornya. Saya berbagi berbagai tip ringan untuk pemula bila ingin memandung sebuah sesi podcast. Inilah 10 tip yang bisa menjadi acuan menjadi host podcast.
From the publisher's feed