
Sign up to save your podcasts
Or


Saya menempakatan AI sebagai sahabat. Saya setiap hari ngobrol dengan Gemini (AI besutan Google) untuk bertanya dan berdiskusi tentang berbagai hal. Karena itu, INIKOPER akan fokus pada konten berbasis AI, sedangkan kanal Kelas Kreatif tetap biasa dengan manusia dan pernak perniknya.
Active Learning yang dikembangkan Wieman, menyatakan bahwa cara belajar yang paling seru, adalah belajar aktif melalui interaksi dan kolaborasi. Yang menarik untuk belajar hal baru, otak ternyata perlu pemanasan tidak serta merta bisa menerima sesuatu yang belum ada "data"nya di kepala. Dan, setelah persiapan dimulai, otak juga akan bertanya, apakah pengetahuan baru ini perlu disimpan? Jika, keduanya tidak bisa dijawab, makan otak akan membuat pengetahuan-pengetahuan baru itu.
Minggu lalu ada pesan Whatsapp berisi dunia kuantum. Saya sendri penyuka teori kuantum melalui buku buku New Science. Sebuah konsep atau teori yang melawan kuasa pemikiran Newtonian. Pemikiran yang kemudian membuat kita terjebak pada hukum besi Newton tentang gravitasi. Inilah bunda dari cara berfikir linear. Nah, Kuantum berpeluang menjadi jawaban untuk berfikir liminal.
INIKOPER akan memiliki penyiar baru. Sari, namanya. Ia perempuan virtual yang diciptakan untuk menyampaikan pemikiran-pemikiran baru dalam khasanah kefasilitasian, kebaruan dan kepelatihan. Selamat menikmati suara sari dalam edisi-edisi berikutnya.
Sebulan lalu, saya diundang Direktorat SMP, Kemendikbud untuk berbagi inspirasi pada Kawah Kepemimpinan Muda untuk para kepala sekolah, guru, penggiat pendidikan dan para siswa terpilih di tingkat sekolah menengah pertama. Pesertanya lebih dari 200 orang dan saya hanya memiliki waktu 60 menit. Pada waktu yang pendek tadi, saya bicara tentang Active Learning dan Accelerated Learning untuk membuat sekolah menengah pertama menjadi sekolah yang paling indah bagi belia Indonesia. Terima kasih telah diundang.
Dua minggu terakhir, kembali berbagi pengetahuan dan ketrampilan tentang tehnik melatih andragogi atau pendidikan orang dewasa. Pada tahun ini, tehnik melatih andragogi menggabungkan antara active learning, accelerated learaning process dan adapative facilitation. Konten yang menjadi tanggung jawab pelatih adalah memperkenalkan kerangka perencaaan dan pengelolaan kota berkelanjutan. Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Silakan disimak. Salam bahagia.
Pada bagian keempat VIbrat Facilitation 2024, kami memperkenalkan Fasilitasi Adaptif. Fasilitasi interaksi sosial yang bertumpu pada situasi yang kompleks. Pada situasi yang bergejolak dan tidak pasti, kita tidak mampu menemukan masalah yang ingin dicari solusinya. Kita hanya bisa melihat pola-pola tertentu, inilah situasi chaos. Chaos adalah situasi yang menumbuhkan inovasi-inovasi. Bagaimana menghadapi situasi yang seperti ini dalam perspektif fasilitasi kelompok atau organisasi.
Apa itu Vibrant Facilitator? Gagasan ini muncul 15 tahun lalu. Kami meramu antara Seni Fasilitasi dan Fasilitasi Dinamis dan Psikologi Positif. Ramuan ini telah menua dan kadang merasa tidak relevan dengan kondisi saat ini. Pada edisi ini, saya ingin mengenang bagaimana gagasn ini hadir dan berkembang selama dua dekadet terakhir.
Fasilitasi Dinamis salah satu teori yang mempengaruhi Vibrat Facilitation. Fasilitasi Dinamis fokus pada dinamika energi. Energi otak kanan dan otak kiri. Dengan memulai fasilitasi dengan aktiviasi otak kanan, kita akan mudah membangun apa yang disebut sebagai Trust Building. Bila saling percaya terbentuk, kita melaju pada PERCEPTION BUILDING, apa yang kita lihat atau apa makna dari yang kita rasakan bermasalah. Lantas, kita mulai meloncat ke otak kiri untuk aktivias MISSION BUILDING. Yakni, merumuskan tujuan yang ingin kita capai. Karena tujuan baru adalah sesuatu yang belum pernah terwujud. Kita harus melakukan inovasi, karena itu kita bisa membangun INNOVATION BUILDING. Disinilah muncul apa yang disebut ANTUSIASME. Silakan simak penjelasannya.
Dalam rangkaian Vibrant Facilitation Training Angkatan 36, kami memperkenalkan apa itu Seni Fasilitasi. Seni Fasilitasi mengandung tiga pengertian. Pertama, Seni mengelola dinamika kelompok. Kedua, Seni mengembangkan kapasitas fasilitasi. Ketiga, seni untuk melengkapi proses fasilitasi agar lebih hidup. Apa saja itu, silakan sima podcast kali ini.
From the publisher's feed