Seperti apa menemukan jodoh ketika hendak mandi di sebuah pemandian umum? Dan ia seorang perampok pula. Di selubung ramalan-ramalan, berujung bara dendam dalam dada.
Obrolan kali ini mengorek keberadaan kisah-kisah lampau yang berkembang di sekeliling, yang mengembang sampai kabur itu pangkal dan ujungnya. Tipis saja. Layaknya obrolan, kan?
Mungkinkah ini secuplik autobiografi sang pengarang dan ibunda? Relasi mesra tokoh utama dan induknya, sudut pandang kagum atas daya juang terpotret begitu dekat. Memang, ibu adalah salah satu manifesto dari ketangguhan. Selamat mendengarkan!
Bayangkan dua orang lelaki umur tengah 20an bertemu di angkringan atau warkop pinggir jalan, lalu ngalor-ngidul tentang anime remaja. Seperti ibu-ibu yang saling silang jika omong sesinetronan. Karya Ryohgo Narita ini punya magnet tersendiri bagi kami, meski nyebut judulnya aja masih salah (kurang 1 ra :)))
Agak menyinggung identitas sepertinya (sekaligus serba-serbi satu pemantik sohor). Saya menemukan cerpen Arif Senjaya di Basabasi.co. Gurih gurih lucu coba.
Mengisi ulang daya listrik sebuah jam jadi dinamika sendiri di jagad imaji Yanusa Nugroho. Dahlah jual aja di olshop jamnya, bang.
22 min
About Jangan Dengerin
From the publisher's feed
Obrolan warung kopi; sebuah usaha membingkai keseharian yang banal, sedikit binal.
Diisi sepenuh hati oleh Xati Magalu, Momon Karman, Raka Langit, Henry Deaw, Ican Fauzi, Ade Sugih, dan Faisal Icon. Direkamin sama Pajar Ucok Jamaludin. Terima kasih tak kepalang buat Rumah KGW!