Beda gaya bahasa bukan berarti hubungan antar manusia telah berubah sepenuhnya. Cerpen ini menunjukkan jika keintiman keluarga 50 tahun lalu cukup mirip dengan hari-hari kita sekarang. Gaya merajuk anak kecil, anak gadis yang beranjak matang dan dosis kasih ibu di bawah atap.
First showdown between The Eccentric Monk, Takuan Soho and The Wanted One, Shimmen Takezo. Behind them, Otsu played her treasure flute while still wounded by Matahachi's letter. The chilly night surrounded this fateful meeting.
Obrolan warung kopi; sebuah usaha membingkai keseharian yang banal, sedikit binal.
Diisi sepenuh hati oleh Xati Magalu, Momon Karman, Raka Langit, Henry Deaw, Ican Fauzi, Ade Sugih, dan Faisal Icon. Direkamin sama Pajar Ucok Jamaludin. Terima kasih tak kepalang buat Rumah KGW!