Tertarik pada kisah Mahabharata atau epos pewayangan? Mungkin cerita yang disulam Yanusa Nugroho satu ini bisa anda kudap dengan renyah. Kata kunci: Padang Kurusetra, Dorna, Yudhistira, Hoaks Jadul, Jujurtidakya. Wilujeng!
"Sampai berapa lama kita akan bertahan? Bukan soal untuk dibicarakan. Mengalirlah, mengalirlah, mengalirlah." Iwan Fals. Dalam foto, fp whatsapp Monsky yang diedit tanpa pertimbangan estetis lalalayeyeye
Masih dari kumpulan cerpen "Jodoh" gubahan pengarang asal tanah Minangkabau, A.A. Navis. Berpusat pada sosok perempuan bernama Maria, yang miliki pribadi terbuka dan lain dari kebanyakan. Ditulis Januari 65 tahun lalu, kisah ini. Selamat mendengarkan!
Cerpen ini ada catatan dibawahnya, yakni, "terinspirasi dari puisi Dwi S. Wibowo berjudul Maling Arloji". Pak bos, tukang parkir, gelandangan, sepertinya ini mengarah pada sesuatu.
Bertahun-tahun di kota dan abu-abunya situasi desa tak surutkan keinginan Nem buat pulang. Selalu ada sebuah titik di sanubari buat kampung halaman. Pokoknya lebaran harus pulang!
Selayang pandang Otsu akan kepulangan Takezo jadi impuls yang menggerakkan kejadian-kejadian. Ia rupanya memang tak bisa hanya sekadar hantarkan pesan. Kepala keluarga Hon'iden jadi salah satu yang memburunya.
Bagaimana rasanya punya kawan macam Arjuna yang digandrungi wanita tahun '65? Kiranya tak jauh berbeda dengan hari ini. Melalui sudut pandangnya, A.A Navis berbagi seciprat pengalaman itu via cerita ini.
22 min
About Jangan Dengerin
From the publisher's feed
Obrolan warung kopi; sebuah usaha membingkai keseharian yang banal, sedikit binal.
Diisi sepenuh hati oleh Xati Magalu, Momon Karman, Raka Langit, Henry Deaw, Ican Fauzi, Ade Sugih, dan Faisal Icon. Direkamin sama Pajar Ucok Jamaludin. Terima kasih tak kepalang buat Rumah KGW!