
Sign up to save your podcasts
Or


大人的休閒時光自煮生活與北鳥自然美學Saat Orang Dewasa Bersantai
伍佰 Wu Bai&China Blue【美麗新世界 Beautiful new world】 (電子版) 美麗新世界 作詞 伍佰 作曲 伍佰 滾石
Menikmati kesendirian adalah suatu anugerah, yang sulit digapai oleh orang-orang dewasa.
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. Ini menjadi suatu doa dan harapan kepada semua pendengar. Sehat selalu jiwa dan raga. Kalimat pembukaan tadi menyadarkan kita semua bukan bahwa semakin kita dewasa semakin sulit untuk menikmati kesendirian kita, sebab kita terlalu dilibatkan dalam kesibukan hidup.
Di masa kecil, kita bisa meghabiskan waktu hanya dengan beberapa pensil dan sehelai kertas saja menggambar, corat coret semaunya, namun semakin dewasa, yang dibutuhkan semakin banyak, tapi waktu sedemikian minim. Sampai-sampai kita lupa untuk berhenti sejenak untuk bersantap dengan santai dan nyaman, sambil duduk di dalam suasana alam hening menilik keindahan bunga dan rerumputan yang begitu memukau, tidak terhimpit kejaran waktu. Sebenarnya sangatlah mudah untuk menikmati makna kehidupan.
Orang-0rang Taiwan bisa mewujudkan impian tadi dengan mengikuti kursus masak di sanggar Cooking&Living yang berada di dekat pasar Binjiang Taipei, maupun menggambar seharian melarikan diri dari kesibukan rutinitas. yuk... simak deh!
孤兒背後的母愛 part 2
周杰倫 Jay Chou Song: 聽媽媽的話 Listen to Mom
Ia sejak kecil tidak menyukai hari Ibu, sampai suatu hari ia menemukan setumpuk karcis KA, barulah ia menemukan cinta seorang ibu di balik seorang yatim piatu.......
孤兒背後的母愛 part 1
Khaled - Song : C'est La Vie
曲詞Achraf Jannusi / Alex Papaconstantinou / Bilal Hajji / Bjorn Djupstrom / Nadir Khayat / Sam Debbie
Jalan cerita dari Kisah Nyata
Ia sejak kecil tidak menyukai hari Ibu, sampai suatu hari ia menemukan setumpuk karcis KA, barulah ia menemukan cinta seorang ibu di balik seorang yatim piatu.
古代就有城牆塗鴉藝術家
誰喜歡在長安城中到處塗鴉?
李榮浩 - 歌曲 : 李白【歌詞】Lyrics By Mr. Harrison 作詞:李榮浩
Siapa nyangka di zaman dinasti Tang ternyata sudah ada seniman graffiti, jadi bukan kreasi zaman anak-anak sekarang Siapa dia?......
Baca Buku 讀書會點燃原諒的勇氣,贏得健康,迎回享受豐盛的自己
Lagu : Rene劉若英 快樂天堂 Happy Paradise 作詞:呂學海作曲:陳復明滾石唱片
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. Ini menjadi suatu doa dan harapan kepada semua pendengar. Sehat selalu jiwa dan raga. Tidak boleh kurang. Betul bukan?! Untuk mengejar kesehatan, sebenarnya tidak hanya makan makanan sehat bergizi, yang sering identik dengan kurang enak. Entah kenapa kalau namanya healty food, selalu kalah di rasa haha...apakah anda sependapat dengan saya?
Ada sebuah kiat untuk hidup sehat yaitu memberanikan diri untuk mencoba memaafkan orang lain. Sebab kata peneliti di bidang ini, belajar memaafkan adalah cara untuk memperkaya diri dan memenangkan hidup yang sehat. Apakah betul? Mari kita praktekkan saja. Kalau kita kaji lebih jauh, memang masuk akal, sebab kalau kita masih terbenam dalam kesedihan, kemarahan akibat dibully orang, atau dikhianati. Maka kita teringat terus pada orang tsb atau hal tsb. maka bagaimana mungkin kita bisa hidup dengan nyaman. Pikiran selalu terbeban. Nah.... mari kita mengasah sebuah pedang untuk memotong tuntas kegundahan hati, agar kita semua sama-sama hidup tanpa beban galau.
Baca Buku : 讀書會釋放所有的「應該」和「不應該」,改用更強效的「我可以」
莫文蔚 Karen Mok -慢慢喜歡你 作曲:李榮浩 作詞:李榮浩 Sony music
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. Beberapa hari yang lalu saya ditanyai teman pemakaian kata mesti dan tidak mesti. Sebenarnya artinya sama dengan harus, tidak patut, tidak semestinya. Saya sarankan ganti saja dengan frasa aku bisa.... aku boleh.... bagaimana bagaimana... daripada aku harus aku pasti harus bagaimana... aku tidak semestinya begitu....
Bukankah dalam kehidupan kita, sering terhipnotis tanpa sadar oleh suatu kekuatan, yang mengatakan kamu harus segera menikah karena sudah besar sekali usiamu. Atau kita sering memotivasi diri dengan mengatakan aku harus lebih giat lagi bekerja.....atau Dia seharusnya mentaati perintah saya agar...... atau Kamu tidak sepatutnya berkata begitu.... Aku tidak semestinya pergi bermain sampai lupa membantu ibu di rumah.... atau ini Dia semestinya bisa tapi kok...... kadang kata mesti harus ini menjadi lebih kokoh berubah menjadi pasti harus begitu...Saya anak sulung, saya pasti harus mengemban tanggung jawab berbakti kepada orang tua. Aku harus menjadi kurus baru disukai orang. Aku pasti harus berperan sebagai orang baik agar tidak dikucilkan teman2. Nah teman-teman Jmers, kalimat-kalimat tadi itu sangat sering terdengar bukan? Mungkin kita sendiri yang mengatakannya..
nah.... terpikirkankah darimana datangnya galau? Tidak jatuh dari langit, juga tidak tumbuh dari bawah tanah. Rasa galau, rasa resah tumbuh dari kalimat2 mesti harus begini, pasti bisa, harus pasti bisa. Patut dan juga negatifnya yaitu tidak patut, tidak semestinya. Jadi rasa galau timbul dari ulah kita sendiri yang membuat batasan seperti mempigurai wawasan pemikiran kita.
Anda mengikat anda sendiri, kalau sudah demikian, bahagiakah jiwa Anda? Ibarat seseorang yang dulunya bebas berlari-lari di taman yang luas, tapi sekarang dia dikurung dalam kerangkeng, apakah dia bahagia? Kemungkinan ia merasa stress dan ingin menangis. Dan suatu hal yang lebih tragis adalah, tidak saja mempigurai diri sendiri dengan kata harus, dan tanpa sadar juga mempigurai semua orang di sekitar anda dengan dogma kamu harus kamu tidak patut. Fenomena ini sama dengan orang tsb. menggalang sangkar dalam sangkar, sel dan sel, membangun tembok berlapis-lapis, membuat gembok di setiap sangkar yang dibuatnya. Keadaan seperti ini anjing pun tidak bisa tahan apalagi manusia. Lalu bagaimana untuk menolong diri sendiri ketika kita tanpa sebab merasa gusar, merasa stress sekali, diri kita seperti terkunci dalam kamar sempit, kita terikat sampai tidak bisa bergerak? Bagaimana bisa melepaskan diri? Belajarlah untuk menghilangkan kata tidak, misalnya tidak tahu menahu, kita cabut kata tidaknya. Maka kita menjadi tahu, tidak menyadari menjadi menyadari. Dan lama kelamaan kita menjadi berhasil dan kita bisa melatih alam pikiran kita untuk berpikir ke arah itu. Mencabut semua kata tidak. Meninjau kembali keadaan alam pikiran kita yang tidak bebas, dan kita membebaskannya dengan kembali ke sedia kala yang tanpa kendala. Setiap orang tidak boleh membatasi kita termasuk kita sendiri.
Bukan Saya harus bagaimana, melainkan adalah saya ingin bagaimana, saya bisa bagaimana, saya dengan senang hati bagaimana. Mengubah kalimat saya harus membeli rumah menjadi saya bisa membeli rumah. Sebab tidak ada keharusan di sini, siapa bilang kita mesti membeli? Apakah tidak boleh sewa? Atau kita bertempat tinggal di sana dengan digantikan oleh tenaga saya yaitu saya bekerja membersihkan rumah dan upahnya diganti dengan biaya menginap. Semua bisa kita gulingkan satu persatu keharusan yang kita ciptakan.
Baca Buku 讀書會阿嬤每天到郵局領100元
Lagu : MAYDAY五月天 [因為你 所以我Because of You 作詞/作曲:阿 信 / A Xin 相信音樂
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. Apakah Anda percaya bahwa di atas dunia ini, banyak terdapat manusia yang berbaik hati, memberi secara diam-diam tanpa gembar gombor. Kalau saya, percaya sekali. hari ini saya berbagi sebuah cerita, bukan dari buku cetakan atau elektronik karya tulis orang, melainkan cerita dari buku kehidupan yang sesungguhnya.
Ada seorang ibu tua yang telah berusia 80 tahun lebih, setiap hari akan mendatangi kantor pos untuk menarik deposito sebesar NT.100.- ohya bagi pendengar Indonesia, kantor pos Taiwan tidak hanya berfungsi sebagai tempat jasa pengiriman surat dan paket, juga mempunyai fungsi seperti bank. Di mana kita bisa mendepositokan uang tabungan, dan sifatnya sama dengan Bank yang tidak ada fungsi Bank devisanya. Jadi banyak orang terutama pegawai negeri, pasti mempunyai akun rek. Di kantor pos yang sama dengan Bank. Nah, ibu tua ini setiap hari membawa buku tabungan banknya ke kantor pos untuk mengambil uang NT.100.-
Cerita ini sampai tersebar viral karena ada seorang relawan yang bertugas membantu orang-orang yang ke kantor pos, sebab banyak orang tua yang masih kurang faham, bagaimana caranya mengambil nomer giliran, dan juga kadang mengoperasikan mesin yang diletakkan di pintu masuk, menekankan tombol ke bagian layanan yang diinginkan. Jadi pasti ada seorang relawan yang duduk atau berdiri di dekat pintu, yang sangat ramah bertanya kepada setiap orang yang masuk, apa jenis keperluannya. Atau kita kalau bimbang tidak tahu harus mengurus ke loket mana, juga bisa bertanya kepada relawan tsb. jadi relawan ini bercerita bahwa ia sudah tidak melihat kedatangan sang ibu tua itu selama setengah bulan lebih, sebab biasanya ibu tua itu datang setiap hari. Setelah relawan itu bertanya ke pegawai kantor pos, ternyata ibu tua itu sudah meninggal, begitu penjelasan dan kepala bagian kantor pos. Dan dari sini terkuak sebuah kisah yang menggugah hati setiap pembacanya. Dan saya harap Anda semua juga tergugah mendengarkannya.
Ternyata ibu tua itu bertempat tinggal di dekat kantor pos, ia mempunyai seorang anak laki-laki yang mengakhiri hidupnya 10 tahun lalu karena gagal bisnis. Maka tinggallah ibu tua itu hidup sebatang kara, dan kemungkinan besar ibu tua ini sangat terpukul oleh ketragisan yang menimpa putranya, sehingga menjadi terganggu daya ingatnya. Fenomena sang ibu tua mendatangi kantor pos setiap hari dengan menarik uang NT 100.- dimulai 5 tahun yang lalu, sang ibu tua itu datang dengan membawa buku tabungan yang bagian ujungnya telah digunting sedikit. Dalam kebiasaan kantor pos atau bank di Taiwan, menggunting sebuah sisi dari buku tabungan mengartikan buku tabungan itu sudah penuh dan sudah digantikan dengan buku baru dan tidak berlaku lagi. Pada awalnya, pegawai kantor pos memberikan penjelasan kepada sang ibu tua bahwa buku tabungan itu sudah kadaluwarsa, sebab setelah diperiksa ke komputer, ternyata no rek tsb. sudah tidak bersaldo. Alias sudah habis terpakai. Tetapi sang ibu tua itu ngotot mengatakan bahwa putranya setiap bulan memberinya uang saku NT 5000, ia tidak mau beranjak, karena ia ingin mengambil uang NT 100 untuk makan di hari itu. Pegawai kantor pos terpaksa menelpon polisi, 10 menit kemudian, polisi datang dan membawa sang ibu tua ke kantor polisi. Dan justru cerita baru saja dimulai....
Pada hari kedua, polisi yang kemarin membawa pergi sang ibu tua itu pagi-pagi menunggu di depan pintu kantor pos, begitu dibuka, ia segera masuk dan menyerahkan uang NT 3000.- kepada kepala bagian di kantor pos tsb, dengan pesan, kalau sang ibu tua itu datang mengambil uang lagi ke kantor pos, hendaknya Bapak kepala bagian menerimanya dengan hormat, dan memberi NT 100.- setiap hari kepada ibu tua, dan berpesan agar setiap kali ibu tua datang, bapak kepala bagian diminta untuk mengucapkan kalimat ini kepada sang ibu yaitu: “Anak ibu sungguh sangat berbakti ya.”
Begitulah rutin berjalan selama setengah tahun, setiap bulan pak polisi tsb. datang mengantar uang 3000. Sampai pada suatu hari polisi tsb. datang untuk berpamitan karena ia dipindahkan ke kota lain, sehingga ia tidak bisa datang lagi ke kantor pos ini.
Kantor pos ini hanya sebuah sub cabang kecil saja, dengan pegawai 4 orang saja, tetapi ke 4 pegawai termasuk bapak kepala bagian itu berkata kepada pak polisi bahwa bapak jangan kawatir akan nasib sang ibu tua, kami akan terus memberikan uang NT 100.- kepadanya. Maka selanjutnya, mereka berempat setiap hari bergiliran memberikan uang NT 100.- kepada sang ibu tua sampai ia wafat.
Teman-teman Jmers, dunia ini penuh dengan rasa cinta kasih, pak polisi, dan para pegawai di kantor pos termasuk sang relawan yang menceritakan kisah indah nan pilu ini. kebaikan, kebaijkan itu ada dua jenis yang kelihatan dan yang terselubung, yang kelihatan akan ramai diberitakan media, dan yang terselubung ini meniti pahala dengan diam-diam tanpa pamrih.
Tindakan pak polisi telah menggugah benih cinta kasih dan kepedulian orang-orang di sekitarnya, yang tadinya melaporkan sang ibu tua ke kantor polisi, akhirnya menjadi tergugah, turut andil membahagiakan seorang ibu tua yang sudah sakit karena mendapatkan pukulan berat ditinggal putra satu-satunya.
Cerita ini dibagikan, dengan tujuan agar para pendengar para pembaca jangan merasa sungkan untuk berbagi walau hanya sedolar saja, sebab di dunia ini masih begitu banyak orang-orang yang sengsara jiwa dan raganya, mungkin kita hanya memberinya sepiring nasi, tapi sudah bisa membahagiakan orang yang membutuhkannya.
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.
Hari ini anda saya ajak untuk mendengarkan cerita tentang kucing kesayangan Waluyo Ibn Dischman, judulnya Kucing Panda, dan kalau anda baru saja bergabung dengan acara ini, anda bisa mendengarkan acara JM pekan lalu yang berisi cerita asal usul kehadiran dewi kucing di keluarga Waluyo. Anda bisa ke situs Rtisi mencari acara ini ke bagian pedoman acara.
Demikian pula di acara Jelajah Kuliner, saya juga memperkenalkan kehadiran depot depot atau kafe kafe khusus untuk kucing, atau ramah kucing bahkan ada yang menerima tamu kucing untuk makan di sana. Demikian pula kalau Anda suka kucing, tapi tidak mampu memeliharanya di rumah, anda bisa makan siang atau makan malam di resto berkucing. Anda bisa makan sambil bermain-main dengan kucing. Nah... menarik sekali bukan.... ini menandakan banyak orang Taiwan mencintai kucing.... tapi juga banyak yang mencampakkannya sehingga muncul organisasi2 swasta yang menampung kucing dan anjing liar yang dibuang begitu saja oleh pemiliknya. Ada yang dengan alasan putus cinta, atau tidak ada uang lagi untuk memeliharanya. Nah.... mari kita simak cerita Kucing panda.
Kucing Panda
Sebut saja Panda, kucing betina yang cerewet. Jika dibandingkan dengan emaknya yang beradab dia termasuk 'orang' yang kurang sopan. Mungkin hasil didikan yang kurang baik atau terlalu dimanja, bisa jadi karena turunan dari bapaknya yang diduga Si Kucing Mandung (karena warna bulunya sama). Panda tipikal kucing cerewet, rewel soal makanan, dan sembrono. Kucing Panda dilahirkan pada hari Selasa Legi yang menurut weton Jawa sebagai orang yang pemarah. Primbon Jawa tersebut memang tak terlalu meleset, pesis sekali dengan karakter Kucing Panda saat ini. Kucing Panda dilahirkan bersama dua saudara lainnya yakni Kucing Sapi dan Kucing Loreng, namun sayang kedua saudaranya mati dengan keadaan damai.
Umur 5 bulan Kucing Panda adalah satu-satunya kucing yang selalu menemaniku, sementara ibunya lungo tuku trasi seperti Sri yang tak kembali pulang pada lagu Didi Kempot. Kaburnya ibunya bukan berarti hal yang cuma-cuma, melainkan ada misi tersendiri untuk menambah momongan. Kepercayaannya masih sama seperti masyarakat Indonesia lainnya, bahwa banyak anak banyak rezeki. Misinya begitu menjijikkan bagiku, berhubung beban anggaran keuangan yang semakin meningkat.
Kucing Panda selalu tidur di atas dadaku selama lima menit, mungkin inilah bahasa cintanya padaku. Sekali aku bangun untuk hal-hal yang tidak terlalu penting, dia pun ikut bangun mengawasi. Berjalan ke WC untuk sebuah hajat biologis, ia pun berjalan tanpa kantuk menemani. Dan itu terjadi terus-menerus. Oh Tuhan inilah bahasa cintanya yang sangat indah nan manis. Kesemberonoan Kucing Panda tersamarkan oleh kisah cinta yang tulus darinya. Bukan soal ke WC saja, bahkan aku pergi ke sawah pun ikut memantau dan duduk menemani. Walaupun kadang aku kesal karena dia tidak terlalu membantu dalam berbagai hal pekerjaan, mungkin dia pikir aku pembantunya. Ini hal yang menjijikkan, tapi apa daya Laila Majnun dan Romeo Juliet pun sama.
Ada hal yang tidak pernah bisa terlupakan. Jasa-jasa Kucing Panda memang sepele, tapi sangat berarti bagiku dalam kondisi saat itu. Varian Delta COVID-19 mencekik paru-paru manusia, berjuta orang menderita karenanya termasuk aku sendiri. Setiap orang yang terinfeksi harus karantina mandiri di rumah maupun karantina terpusat di fasilitas umum yang disediakan. Aku termasuk yang karantina mandiri di rumah, ibu dan semua keluarga minggir. Hanya Kucing Panda saja yang menemani. Jujur saja saya seperti mendapat kekuatan iman dari 'seorang' Panda yang sangat setia. Sekali panggil saat paru-paru berisik karena tak mampu menangkap oksigen, dia datang dengan senyumnya. Pedih dan nyeri hilang barang sedetik atau semenit karena kedatangan Panda.
Mentari muda di timur dengan cahaya hangatnya menyentuh bumi, di situlah Panda paham rutinitasku. Berjemur. Asupan vitamin D hasil memetik daun cahaya mentari pagi sangat membantu proses penyembuhan, juga keikutsertaan Panda menjadi vitamin tambahan yang tiada tara. Ada masa sangat menyedihkan untuk si mungil Panda, dimana stok makanannya habis. Sedih rasanya tak mampu membeli makanannya langsung saat itu, ia mengeong terus sementara aku hanya berbaring. Rasanya sangat berdosa tak memberikan haknya untuk makan, maafkan aku Panda yang terlupa untuk membelikan makanan. Hingga sore hari kakakku membelikan pakan istimewa untuk Panda untuk seminggu lebih. Dua kali gelombang COVID-19 Kucing Panda selalu menemani, saat gelombang Omicron pun.
Rabu di pengakhiran bulan Mei. Panda mati dengan rasa sakit yang terlalu dalam. Penuh pilu dan sengsara menahan sakit. Sebulan sebelum bulan Ramadhan, Kucing Panda tampak murung. Makan tidak terlalu lahap dan cenderung menyendiri. Selama seminggu kehidupannya berubah dan menampakkan kesusahan yang sedikit mengubah kehidupannya. Kupikir Kucing Panda sudah bermain api dengan para jantan yang penuh birahi, ternyata salah. Panda terkena virus jahat yang mudah menyebar dari kucing ke kucing lainnya melalui air liur dan kontak lainya. Panleu namanya, virus yang banyak merenggut nyawa kucing.
Panda mengingatkanku pada perjuangan melawan Covid-19, kini dia melawan virus Panleu yang ganas. Tubuhnya mengecil, kering dan tampak mengenaskan. Dia termasuk gigih melawan penyakit Panleu, setiap hari kejang lebih dari empat kali. Sangat menyedihkan dimana tubuh kurus itu menjerit-jerit kesakitan, saat kejang akan berakhir jeritan panjang sekali dan diam. Kejang kucing berbeda dengan manusia, kucing akan meloncat-loncat menahan nyeri yang hebat dan menjerit panjang. Ada titik air mata pada kedua matanya setelah kejang berakhir, menetes seperti aliran sungai yang tidak begitu deras. Panda mendatapku datar, namun merespon saat aku memanggil namanya. Berbulan-bulan kejang hingga akhirnya kembali pulih, namun ada derita yang mesti ditanggungnya yakni kaki yang tidak sempurna akibat banyaknya kejang. Menyakitkan.
Panda pulih, berat badannya mulai naik. Keceriaannya bertambah sumringah, selalu merespon saat aku memanggil. Bermain ke belakang rumah dan berjalan-jalan di sekitar rumah. Satu genggam makanan kering selalu habis, makanan basah terlampau suka dan dicabik dengan nikmatnya.
Terlalu menyakitkan, kebahagiaan Panda hanya diberi selama dua minggu saja. Panda terkena diare hebat dan tak tertolong. Berbagai usaha telah dicoba untuk menyelamatkan nyawanya yang tinggal satu saja. Saat sekarat selalu mengeong, dan masih merespon saat aku panggil namanya. Aku merasa terpukul, terlebih dia membuktikan cintanya untuk salam perpisahan. Di saat sekarat dia pun mendekat untuk menemaniku dan dia mengharapkanku untuk mengantarkan pada pintu kedamaian abadi. Sambil mengelus-elus tubuhnya dan menyebut nyawanya dia mengeong seiiring aku memanggil.
Kalimat Tuhan yang mulia kuucapkan untuk mengantarkannya pada pintu kedamaian. Dengan jeritan keras hembusan itu terasa menyesakkan dan nyeri. Saat itulah pintu kedamaian terbuka untukknya. Terima kasih Panda. Jam sepuluh malam Panda tidur dalam keabadian di sarung kesayangannya. Kini dia terkubur sedalam dua jengkal dengan kain yang disukainya. Panda titip salam untuk Kucing Sapi, Kucing Loreng dan Kucing Swew-swew-swew. Berlarilah dengan lincah dan bermain yang ceria bersama saudara-saudaramu. Berbahagialah Panda.
Menjelang Jam 9 Malam, 14 Juli 2022.
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. Masih ingatkah Jurnal saya yang berisi cerita tentang si Hitam Xiao hei anjing yang menemani saya dengan setia setiap saya berkebun. Nah.... tampaknya mendapatkan tanggapan dari pemerhati hewan yaitu Waluyo.... yang memelihara dewi kucing.
Ada orang beranggapan, memelihara anjing adalah untuk merasakan cinta kasih, sedangkan memelihara kucing adalah belajar untuk memberikan cinta kasih. Kucing berbeda dengan anjing yang mempunyai sifat bawaan sangat patuh, kucing sifatnya lebih misterius dan sulit diterka. Sebenarnya kucing menaruh rasa ingin tahu yang tinggi terhadap semua hal di sekelilingnya, kucing sering menyelinap masuk ke setiap pelosok rumah untuk menjelajahinya, dan sebagian besar para kucing tidak mau patuh pada perintah manusia, kecuali ia sedang lapar meminta makan, atau kadang-kadang si kucing ingin bermanja-manja, jika tidak sebagian besar waktunya dipakai kucing untuk menjauh menyembunyikan dirinya dari jangkauan penglihatan mata manusia, kucing malas berkomunikasi dengan manusia. Bagaimana dengan isi email Waluyo
simak yuk acara Jurnal Maria.
begini isi emailnya.
Apa kabar kak Maria? Semoga selalu sehat ya. Ini kak hutangku yang kemarin telah dijanjikan. Tulisan ini tentunya balasan dari cerita Si Hitam yang sangat menyenangkan. Kali ini saya menulis untuk kucing kesayanganku yang sangat berarti. Semoga para pendengar lebih menghargai dan mencintai hewan peliharaannya ataupun hewan liar lainnya.
Selamat malam.
WALUYO IBN DISCHMAN
Baca Buku : 讀書會 Meskipun bersedih, tetapi anda masih bisa bahagia. 就算悲傷,也還是能夠幸福
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. Hari ini saya mengajak anda ke studio saya, di sini ada banyak buku lama dan baru. Nah.... mari silakan nimbrung, saya membaca anda mendengarkan cerita. Asyik bukan? Ohya, kalau anda malas membaca atau tidak kuat membaca berlama-lama, mengapa tidak pantau acara ini setiap pekan. Saya membaca anda mendengarkan cerita....
Meskipun bersedih, tetapi anda masih bisa bahagia… itulah judul buku yang saya baca dan akan saya sharing di sini untuk anda. Ini adalah buku laris di Amazon Inggris. Judul aslinya adalah How to be sad.....ditulis oleh Helen Russell
Buku ini mengajak kita membicarakan kesedihan kita dan berkompromi dengan diri kita sendiri. Kita belajar cara bersedih, dan ini adalah sebuah langkah penting untuk hidup berbahagia. Di cover bukunya dituliskan, apa itu kesedihan? Mengapa bisa sedih? Bagaimana hidup berdampingan dengan kesedihan?
Gambar covernya sudah memberitahukan kepada pembaca bahwa hujan pun kita masih bisa membawa payung mengantisipasi hujan secara diam-diam. Fotonya adalah sebuah gambar ilustrasi seseorang sedang berpayung berjalan dalam suasana hujan. Sesuai dengan misi isi buku yang mengatakan bahwa meskipun mengalami kesedihan, juga tidak apa-apa, beri waktu untuk bernafas, jangan terburu-buru untuk membaik, perlahan-lahan dan secara diam-diam sertailah dirimu mengatasi masa masa sulit ini. buku ini berbeda dari buku-buku sebelumnya yang membicarakan kesedihan , buku ini menggunakan kombinasi warna yang cerah tapi lembut, mengharapkan pembaca bisa tenang dan tidak panik dalam menghadapi serangan yang bernama kesedihan.
Tak bisa kita pungkiri dalam perjalanan hidup semua orang, pastilah pernah mungkin juga sering mengalami masa-masa tidak bahagia, ini sudah takdir sebagai percobaan manusia dalam hidupnya. Belajar bagaimana bersedih adalah suatu langkah pertama yang penting untuk menjajaki bagaimana agar bisa berbahagia.
Buku ini sangat mendorong pembacanya dengan gaya bahasa yang jenaka, membuat pembaca lebih mendalami emosi yang paling sering disalahtafsirkan. Maka sangat tepat sebagai bacaan orang yang ingin menyelami emosi sedih yang sedang dialaminya dan masih tetap bisa meraih kebahagiaan.
From the publisher's feed
Dari mata Maria melihat:
Serba Serbi Kehidupan, Baca Buku, Seni Budaya, Q&A