
Sign up to save your podcasts
Or


Episode ini merupakan seri spesial dari Podcast #KultumAsmara karena puisi yang dibacakan adalah karya penyair ternama, Nugroho Putu, dengan judul "Mungkin Kita Hanya". Puisi ini menjadi salah satu karya spesial di bukunya berjudul Mungkin Kita Hanya, terbitan Elex Media tahun 2021. Selamat menikmati!
Buku itu adalah ranjang tidurku
Sementara kini kaugenggam untuk merenggut mimpi-mimpiku
#kultumasmara
Saya lalu menata mozaik secara absurd
Entah jadi apa jika asal tempel saja
Kurangkai keramik demi keramik rupa warna
Ikut pada kata imajiku meski tak kunjung temu jua
Saya coba rangkai mozaik ini
Tiba-tiba matamu datang sebiru mediterania
Dalam dan tenang menyimpan permata
Diam dan manja menjadi angin musim semi
Matamu yang sihir mengalihkan konsentrasi
Kedipmu yang maut meluruhkan segenap kontemplasi
#kultumasmara
Pagi yang dingin menuju tanganmu
mengantarkan kita pada satu sesak di dada
dengan diam-diam kita mulai tahu
masa persimpangan punggung segera tiba
#kultumasmara
Di pusat kota yang lengang
bukankah kita pernah berjanji
untuk bertemu menikmati sunyi?
Ya, semuanya menjadi tidak mudah
saat kita berbincang tentang cinta ~
Perdebatan panjang
dengan nahkoda di dermaga El-Kantoui
Aku yang menang
sebab kemenangan terbesar dalam hidupku
ialah mendapatkanmu~
Mediterania yang flamboyan
beranjaklah dengan cinta
temui ia; katakan segenap rindu ini
miliknya~
Rindu sore itu dengan jam tangan yang hendak kau minta
sebagai tanda bahwa segenap waktuku
sepenuhnya hakmu ~
Gelisah kemarin malam
Resah saat kuteguk teh hangat itu
Pagi bersama denyut nadi yang membahana
Rindu tak bisa ditawar lagi
Tak berhenti berontak meminta obat~
Untukmu penyendiri berpayung rindu
Tidak ada yang lebih menggairahkan
Selain mengenangnya sambil bersimpuh
di taman kota ~
From the publisher's feed