Pasca gempa bumi magnitudo 5.8 mengguncang Kabupaten Poso, RSUD Poso mendirikan tenda darurat untuk menampung pasien. Empat tenda menampung sekitar 40 pasien, sementara 22 pasien lainnya dirawat di koridor. Beberapa pasien korban gempa juga mendapatkan perawatan intensif di ICU dan ruang bedah. Gempa susulan terus terjadi, sehingga pasien tetap dirawat di luar gedung untuk memudahkan evakuasi. Data BPBD Sulteng mencatat ratusan bangunan mengalami kerusakan di sejumlah desa.