Usai viral di media sosial, curhatan hati pekerja Radio Republik Indonesia (RRI) ke Presiden Prabowo Subianto yang terkena PHK dampak efisiensi anggaran menjadi perhatian. Tidak hanya itu, pekerja Televisi Republik Indonesia (TVRI) juga menggambarkan suasana pasca-diberhentikan sebagai kontributor TVRI. Namun, di penghujung rapat DPR bersama TVRI, Direktur Utama TVRI dan RRI memutuskan untuk mempekerjakan kembali kontributornya yang sebelumnya diberhentikan. Hal ini merespons permintaan DPR, yang sebelumnya mengritisi TVRI yang menempatkan poin pengurangan pekerja di urutan pertama untuk menghemat anggaran, alih-alih pos pengeluaran lainnya.