Suasana haru mewarnai prosesi wisuda di Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau ITS Surabaya. Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman, hadir langsung untuk memberikan penghormatan kepada almarhum Abdul Rohid, mahasiswa yang meninggal saat menjalankan tugas dalam program Trans Patriot.Isak tangis keluarga pecah saat nama Abdul Rohid dipanggil ke atas podium untuk menerima ijazah. Almarhum merupakan mahasiswa teknik yang tergabung dalam tim ekspedisi Trans Patriot di Sulawesi Tengah pada Agustus 2025.Seharusnya, Rohid telah menyelesaikan studinya pada September tahun lalu. Namun, ia memilih menunda kelulusan demi mengabdi dan menerapkan ilmunya secara langsung di daerah transmigrasi. Sayangnya, saat menjalankan tugas, kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.Sebagai bentuk penghormatan, pihak ITS juga menerima warisan inovasi terakhir karya almarhum berupa alat penjernih udara atau air purifier. Alat ini rencananya akan dikembangkan lebih lanjut oleh pihak kampus agar dapat diproduksi massal dan bermanfaat bagi masyarakat luas.