Komisi Eropa didesak untuk segera memutus perjanjian kerja sama dengan Israel. Desakan ini muncul setelah petisi warga Eropa bertema Keadilan untuk Palestina menembus satu juta tanda tangan.
Langkah ini diambil atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang Israel di Jalur Gaza.
Anggota Parlemen Eropa, Rima Hassan, menegaskan jutaan warga kini menagih tanggung jawab pemimpin mereka untuk mengakhiri impunitas Israel. Inisiatif sipil ini menjadi desakan resmi pertama untuk memutus hubungan dagang dan diplomasi dengan Tel Aviv.
Petisi ini menyorot pelanggaran nyata terhadap klausul hak asasi manusia yang seharusnya menjadi fondasi mutlak kerja sama Uni Eropa dan Israel.
Ketua kelompok kiri, Manon Aubry, menyatakan keputusan kini berada di tangan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen. Menurut anggota parlemen, mengabaikan satu setengah juta suara warga merupakan bentuk pengkhianatan terhadap demokrasi Eropa.