Peringatan Hari Desa Nasional menjadi momentum positif bagi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dengan penurunan tajam jumlah desa tertinggal. Dari 208 desa pada 2021, kini hanya sekitar 60 desa yang tertinggal. Bahkan, sejak 2025, Kaltara diprediksi bebas dari desa sangat tertinggal. Sebagai provinsi termuda di Kalimantan yang berada di wilayah perbatasan dan pedalaman, Kaltara berhasil mencatatkan kemajuan signifikan dalam pembangunan desa, salah satunya melalui tumbuhnya produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa-desa. Peringatan Hari Desa Nasional yang dipusatkan di Desa Wisata Pulau Sapi, Kabupaten Malinau, juga menampilkan berbagai potensi unggulan desa, mulai dari hasil pertanian hingga kerajinan tangan. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menegaskan bahwa UMKM desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, dan pemanfaatan teknologi serta pemasaran digital.