TUMBA ANAK PULAU
1/
Menyusuri waktu tanpa ambisi, Tumba terbangun dalam nyanyian perdu di sepertiga malam
Tetes tetes embun pada daun daunan yang mengucap syukur atas sentuhan mentari dari balik anak anak gunung
Memori silam akan hutan hutan yang hijau, dimana mata air bersanding puja puji Syang Hyang Buana
2/
Kala gading gading kalian rampas
Menukar rintih dalam keranjang nyeri
Dia kawanku Arumba yang kalian renggut dariku
Kesedihan yang tak dihiraukan oleh petinggi petinggi yang ingin menghempas nyawa hijau pulau untuk keuntungan semata
Resort yang menempatkan gading Arumba pada dinding yang membisu
3/
Jika saja uang tak diciptakan pada nafsu nafsu tanpa nurani
Arumba masih gagah
Bersamanya aku menapaki sunyi
Manusia?akankah tetap manusia yang berbudi kala diuji dengan harta dan fasilitas
Tumba bertanya seraya menatap rembulan bersemu merah
4/
Lirih menggema dari suara ibu;
Murni itu milik mereka yang tetap bertahan dengan pondasi prinsipnya
Sayang hanya segelintir yang bisa mencapai garis finish
Jakarta, 11 Maret 2019
Erna Winarsih Wiyono
Kontak Aktif :
FB : Erna Winarsih Wiyono (Na)
IG : @na_wiyono
YouTube : Teddy & Na Diary
(Like,Komen,Share,Subscribe)
Foto : Dari berbagai sumber
Musik : https://youtu.be/ePmw-V95ejA
YouTube : A Star Man Production House
(Like, Komen, Share, Subscribe)
Musik karya @babyborneo ft Vuu Cungkriink (@Cungkriink)-Borneo Happiness
Alat musik : Sape
Puisi : Erna Winarsih Wiyono
Pembaca Puisi : Erna Winarsih Wiyono||