
Sign up to save your podcasts
Or


Cinta Terindah
Oleh. Aya Ummu Najwa
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Maya Rohmah
NarasiPost.Com-Dicintai adalah hal paling indah bagi kita, manusia. Setiap orang menginginkan untuk bisa dicintai, baik oleh suami atau istri, anak, orang tua, keluarga, sesama manusia. Akan tetapi, ada satu cinta yang seharusnya manusia saling berlomba untuk mendapatkannya. Untuk menggapainya tidaklah mudah, mengharuskan ada usaha keras dan serius.
Cinta ini adalah ruh bagi hati seorang hamba. Ia adalah pelipur lara. Cahaya yang menerangi gelapnya palung sanubari. Obat bagi setiap penyakit. Kenikmatan yang tiada tara bagi jiwa-jiwa yang gelisah. Ia adalah kehidupan itu sendiri. Siapa saja yang terhalang dari mendapatkannya maka ia seakan telah mati.
Banyak yang harus dikorbankan agar Sang Pemilik Cinta berkenan memandangnya dan mencintainya. Yang berhasil mendapatkannya adalah orang yang paling berbahagia. Namun tak semua manusia bisa meraihnya. Inilah cinta terindah dan teragung, cinta dari yang Maha Mencintai, yaitu Allah Azza wa Jalla. Ia adalah ruh keimanan juga amal. Ketika ia hilang dari seorang hamba, maka ia tak ubahnya jasad tanpa ruh. Maka sudah seharusnya manusia berlomba, berharap, merayu untuk dicintai-Nya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/syiar/07/2023/cinta-terindah/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Islam Penjaga Al-Qur'an
Oleh. Sulastri
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Lagi dan lagi. Al-Qur'an kitab suci umat Islam kembali dinistakan, dengan cara dibakar di tengah perayaan Iduladha pada Rabu (28/6) oleh seorang pria keturunan Irak yang sekarang menetap di Swedia, Salwan Momika. Aksi pembakaran Al-Qur'an itu adalah tindakan provokasi, menurut beberapa orang yang menyaksikan aksi tersebut. Ia berdalih mengusung nama kebebasan berpendapat dan berekspresi sehingga terjadi aksi pembakaran Al-Qur'an tersebut. Akibatnya, muncul kecaman di seluruh dunia termasuk Indonesia. Sebelum aksi pembakaran Al-Qur'an yang baru-baru ini terjadi, sebelumnya di Swedia pernah ada aksi serupa yang dilakukan oleh politikus sayap kanan Erasmus Paludan, imbas aksi ini mengakibatkan kerusuhan di Swedia.
Dalam kapitalisme demokrasi, sesuai UU kebebasan berbicara, maka kepolisian Swedia memberikan izin kepada Salwan Momika untuk menggelar aksi protes dan mendapatkan penjagaan ketat demi keberlangsungan aksi tersebut. Usut punya usut, aksi tersebut dilakukan penyelidikan oleh kepolisian karena dianggap menghasut kebencian. Setelah aksi pembakaran Al-Qur'an berlangsung, puluhan orang berbondong-bondong menyerbu kompleks kedutaan Swedia di Baghdad. (www.bbc.com, 30 Juni 2023)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/07/2023/islam-penjaga-al-quran/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Cahaya Kasih Ibu Penerang Peradaban Baru
Oleh. Isty Da’iyah
(Kontributor NarasiPost &Penulis Buku Jejak Karya Impian)
Voice over talent: Sofia Ariyani
NarasiPost.Com-"Kaulah ibuku, cinta kasihku. Terima kasihku tak ‘kan pernah terhenti. Bersinar kau bagai cahaya, yang selalu berikan penerangan. Selembut sutra kasihmu 'kan selalu kurasa dalam suka dan duka. Kaulah ibuku, cinta kasihku. Pengorbananmu sungguh sangat berarti." (Lagu “Kaulah Ibuku”)
Bait lagu ini merupakan gambaran sosok seorang ibu yang mampu menjadi cahaya bagi anaknya. Menjadi penghangat sekaligus penyejuk, yang tidak bisa tergantikan oleh siapa pun. Menjadi pendamping bagi anak-anaknya dalam suka dan duka. Dengan cahaya kasihnya, ibu akan terus menjadi sosok penting bagi buah hatinya.
Ibu adalah sosok orang yang paling dekat dengan anak, sehingga ia mempunyai potensi dan peran yang sangat besar dalam proses pengasuhan dan pendidikan bagi anaknya. Ibu adalah sekolah pertama bagi anak, dan ini erat kaitannya dengan kewajiban ibu sebagai pengasuh anaknya. Oleh karena itu ibu sangat berperan besar dalam mencetak sebuah generasi yang ideal. Karenanya cahaya kasih ibu akan mengantarkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik.
Bahkan karena pentingnya peran dan posisi seorang ibu dalam mencetak generasi terbaik, sering kita jumpai sebuah ungkapan bahwa wanita adalah tiang negara. Sebagaimana layaknya sebuah tiang, wanita diibaratkan sebagai penyangga bagi tegaknya sebuah peradaban. Ini berarti keberadaan kaum wanita, baik dan buruknya sangat menentukan sebuah tatanan masyarakat atau negara. Oleh karena itu, peran seorang ibu sangat penting dalam membangun sosok suatu generasi. Sehingga, dalam Islam sosok ibu diposisikan sebagai madrasah pertama atau madrasatul uula bagi anak mereka.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/challenge-np/08/2023/cahaya-kasih-ibu-penerang-peradaban-baru/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Rasisme di Negara Kampiun HAM
Oleh. Heny Era
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Maya Rohmah
NarasiPost.Com-Prancis sedang bergejolak. Polisi Prancis menangkap 1.311 orang di seluruh negeri, saat demonstrasi brutal atas kematian seorang remaja yang berlanjut hingga malam ke empat. Data itu dirilis menurut Kementerian Dalam Negeri. Kerusuhan yang terjadi dipicu setelah pemuda berusia 17 tahun keturunan Afrika Utara, Nahel M, ditembak dari jarak dekat oleh seorang polisi pada Selasa (27/06/2023) di daerah pinggiran Nanterre, Paris. (Republika.co.id, 01/07/2023)
Nahel diduga melakukan pelanggaran lalu lintas. Saat Nahel berusaha melarikan diri, seorang petugas melepaskan tembakan dari jarak dekat melalui jendela pengemudi. Petugas polisi tersebut telah mengakui melepaskan tembakan mematikan dan mengatakan kepada penyelidik bahwa dia ingin menghentikan pengejaran dan mencegah kendaraan pelaku melukai orang lain. (Republika.co.id, 01/07/2023)
Menyikapi pembunuhan terhadap anaknya, ibu dari Nahel meyakini rasialisme menjadi salah satu motif kematian putranya. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada saluran TV France 5, ibu Nahel, Mounia, mengatakan bahwa petugas polisi itu "melihat wajah seorang Arab, seorang anak kecil", dan "ingin mengambil nyawanya". (Viva.co.id, 30/06/2023)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/07/2023/rasisme-di-negara-kampiun-ham/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Hari Janda Internasional: Seremonial Tanpa Langkah Nyata
Oleh. Titin Kartini
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Hari Janda Internasional: 1 dari 10 Janda Hidup dalam Kemiskinan. Begitulah judul sebuah artikel yang menuliskan tentang adanya hari Janda Internasional. Tentunya, ini masih terasa asing di telinga kita.
Perayaan hari Janda Internasional sendiri diselenggarakan pada tahun 2005 untuk pertama kalinya. Baru pada tahun 2010 diajukan kepada PBB. Maka, pada tahun 2011 hari Janda Internasional diakui.
Tahun ini mengambil tema Sustainable Solution for Windows Financial Independence atau Solusi Berkelanjutan bagi Kemandirian Keuangan Janda. Dikutip dari laman Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebanyak lebih dari 258 juta janda di seluruh dunia 'tak terlihat', tak terdukung, dan berjuang untuk melanjutkan hidup. Jadi secara praktis 1 dari 10 janda hidup dalam kemiskinan ekstrem.
PBB berupaya untuk mendukung kesejahteraan janda yang berasal dari berbagai pihak, maka PBB memerintahkan tiap negara untuk memastikan pemenuhan hak janda. Hal tersebut tercantum dalam hukum internasional, termasuk Konvensi tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan dan Konvensi tentang Hak-Hak Anak. PBB dalam laman resminya menyeru untuk memastikan pemulihan prioritas kebutuhan para janda dan mendukung masyarakat lebih inklusif, tangguh, dan setara untuk semua. (cnnindonesia.com
22/6/2023)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/07/2023/hari-janda-internasional-seremonial-tanpa-langkah-nyata/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Wisata dan Kuliner Gami Bawis Khas Kota Bontang
Oleh. Bunga Padi
(Admin Konapost)
Voice over talent: Yeni M
NarasiPost.Com-Sahabat, pernahkah kalian berkunjung ke Kota Bontang atau mendengar keindahan destinasi wisatanya? Atau sekadar mencicipi sedapnya cita rasa makanan khas daerah pesisir ini? Salah satu yang terkenal adalah gami bawis, yaitu makanan yang berbahan dasar ikan bawis, cabai, dan bawang merah.
Dengan cara memasak yang unik dan penyajian yang tak biasa, yakni menggunakan cobek yang dipanggang di atas bara api atau kompor. Rasanya yang pedas, gurih, dan nikmat menjadikan gami bawis primadona yang paling diburu para pecinta kuliner di kawasan ini. Pasti penasaran 'kan pengin coba?
Konon, kabarnya ikan bawis atau baronang lingkis (Siganus canaliculatus) banyak dijumpai di perairan laut Bontang. Ikan bawis masih famili Siganidae senang hidup di terumbu karang dan padang lamun. Lumut-lumut yang menempel di padang lamun tersebut merupakan makanan bagi ikan bawis.
Nah, sahabat pasti penasaran pengin tahu cara membuat gami bawis yang fenomenal itu 'kan? Ada baiknya terlebih dahulu aku memperkenalkan sekilas Kota Bontang ke kamu.
Walau kita berbeda tempat tinggal, siapa tahu, suatu saat kamu jalan-jalan kemari. Jadi enggak kaget lagi!
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/food/07/2023/wisata-dan-kuliner-gami-bawis-khas-kota-bontang/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Wisata Luar Angkasa, Sensasi atau Prestasi?
Oleh. Firda Umayah
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Sobat, perusahaan pariwisata swasta milik Sir Richard Branson sukses menggelar layanan perdana wisata luar angkasa pada 29 Juni 2023. Dikutip dari inet.detik.com pada 1 Juli 2023, perusahaan dirgantara asal Inggris itu berhasil melakukan misi penerbangan dengan empat penumpang ke ruang suborbital. Perjalanan selama 90 menit itu lantas diberi nama Virgin Galactic 01.Penumpang akan merasakan sensasi melayang seperti astronaut saat di kabin pesawat. Wah, sepertinya seru banget, ya?
Untuk dapat menikmati perjalanan luar angkasa ini, tentu saja butuh dana yang tidak sedikit, ya, Sobat. Kalian harus menyediakan Rp2,1 miliar untuk uang muka dari total biaya sebesar Rp6,4 miliar. Wow, fantastis, bukan? Dengan harga itu, wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan planet bumi dari ruang angkasa dan tempat menginap yang eksklusif seperti di Spaceport America di New Mexico yang dikenal supermewah. Tiket yang dijual dari penyelenggara wisata ini juga dibatasi hanya sampai 1.000 orang saja, lo. Meskipun wisatawan nanti mencoba wisata luar angkasa, bukan berarti wisatawan lantas disebut sebagai astronaut. Sebab, untuk menjadi astronaut, ada kriteria tersendiri yang harus dipenuhi.
Kapitalisme dan Wisata Luar Angkasa
Tak dapat dimungkiri, kecerdasan manusia ditambah kecanggihan teknologi telah menghasilkan berbagai inovasi yang dapat mempermudah manusia menjalani aktivitas. Inovasi ini juga kaya akan sarana hiburan yang dianggap mampu mengusir kejenuhan manusia dari permasalahan hidup, salah satunya adalah wisata luar angkasa. Wisata ini diklaim dapat mengusir penatnya hidup karena hanya berada di lingkungan bumi saja. Hem, kira-kira benar enggak, ya?
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/teenager/07/2023/wisata-luar-angkasa-sensasi-atau-prestasi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Membangkitkan Optimisme dalam Keluarga
Oleh. Firda Umayah
(Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)
Voice over talent: Maya Rohmah
NarasiPost.Com-Gempuran sistem sekularisme yang menerjang segala aspek kehidupan, tak jarang membuat fondasi keluarga goyah dari harapan dan sikap optimis dalam menghadapi segala ujian. Penerapan sistem ekonomi kapitalisme yang kerap menjadi faktor utama dari sekian banyak masalah, mampu menghancurkan keutuhan keluarga dan membuat anggota keluarga putus asa dari pertolongan Allah. Kasus bunuh diri, kekerasan dalam rumah tangga, dan penelantaran anak adalah sebagian kecil dampak dari keputusasaan suami atau istri dalam menghadapi masalah yang ada. Lantas, bagaimana Islam memandang hal ini?
Membangkitkan Harapan pada Keluarga
Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 241 yang artinya,
”Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga, padahal belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang sebelum kalian? Mereka ditimpakan oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan berbagai cobaan), sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, ‘Kapankah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/family/07/2023/membangkitkan-optimisme-dalam-keluarga/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Ekonomi Tumbuh tetapi Rakyat Mengeluh
Oleh. Novianti
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Krisis ekonomi sedang menghantam negara-negara besar kapitalis. Bahkan, Amerika Serikat (AS) yang dipandang soko guru kapitalis pun dalam keadaan terpuruk. Dirilis liputan6.com (13/06/2023), CEO Goldman Sachs, David Solomon membuat pernyataan mengejutkan bahwa AS sedang menghadapi situasi mirip resesi. Di kuartal pertama 2023, pertumbuhan ekonominya hanya 1,1% dan ancaman resesi akan terus terjadi hingga awal 2024.
Demikian juga negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, dan Jerman. Dalam penelitian yang dilakukan kantor statistik Uni Eropa (UE), ada sekitar 22% dari populasi Uni Eropa berpotensi mengalami kemiskinan sepanjang tahun. Krisis energi yang berdampak pada kenaikan biaya hidup akibat tingginya inflasi, mengganggu perekonomian mereka. Jerman sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Eropa sudah menyatakan telah jatuh pada resesi di Mei 2023 lalu. (cnbcindonesia.com, 15/06/2023)
Dunia tersentak, karena kapitalis yang selama ini diagung-agungkan dan dipercaya akan membawa kemajuan ekonomi dan kesejahteraan ternyata gagal di negara-negara muasalnya. Berbagai regulasi yang dibuat tidak mampu mencegah resesi yang jarak peristiwa antartahunnya semakin pendek.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/07/2023/ekonomi-tumbuh-tetapi-rakyat-mengeluh/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Nikah Beda Agama Sah, Awas Pemurtadan Sistemis
Oleh. Ratna Mufidah, SE
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Musibah! Terjadi di tanah air, Pengadilan Negara (PN) Jakarta Pusat memberikan keputusan sah atas pernikahan beda agama pada pasangan Kristen dan Islam. Bukan itu saja, di PN Jakarta Selatan, tercatat sudah pernah mengeluarkan izin pada pernikahan beda agama sebanyak empat kali sepanjang tahun 2022 kemarin.
Apa yang terjadi pada kasus tersebut mengacu pada Pasal 35 huruf a Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang mengatur bahwa pencatatan perkawinan berlaku pula bagi perkawinan yang ditetapkan oleh pengadilan. Di mana pernikahan beda agama inilah yang perlu diputuskan oleh pengadilan dengan cara mengajukan permohonan terlebih dahulu. (www.megapolitan.kompas.com, 30/06/2023)
Dengan ini pula, tak perlu lagi kita saksikan fenomena harus menikah di luar negeri untuk menikah beda agama sebagaimana artis Titi Kamal dan Christian Sugiono dahulu. Karena menikah beda agama sudah bisa dilakukan di dalam negeri hanya dengan cara mengajukan permohonan pada PN, dan bila diputuskan sah maka sah pula menurut hukum di negeri ini.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/surat-pembaca/07/2023/nikah-beda-agama-sah-awas-pemurtadan-sistemis/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed