
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Mazmur 27:1
Penulis : Pdt. Bobby Messakh
“Pada tahun 1933, pada hari-hari kelam penuh depresi, Presiden Franklin D. Roosevelt mengatakan dalam pidatonya di radio. “Satu-satunya hal yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri”. (Dikutip dari tulisan George Sweeting)
Ketakutan yang dirasakan oleh semua orang bersumber dari rasa ketidakmampuan untuk mengatasi krisis yang terjadi dalam hidupnya. Saat Daud menghadapi keadaan ini, tidak membuat ia menjadi ketakutan sehingga menyerah dan kalah. Tetapi Ia menghadapi semua ketakutan itu dengan menyertakan Tuhan. Pertanyaannya adalah mengapa Daud membawa persoalannya yang menakutkan itu kepada Tuhan? Karena Daud tahu bahwa Tuhan adalah penyelamat dan benteng hidupnya. Karena itu ia tidak perlu takut dan gentar terhadap para penjahat yang akan menyerangnya dan para musuh yang menghadangnya. Dengan penuh keyakinan Daud tetap tegar dan tidak meragukan Tuhan sedikit pun. Sikap hidup yang demikian harus dimiliki oleh setiap orang Kristen, untuk itu mari melalui keteladanan Daud, kita pun harus menempatkan Tuhan di atas segala ketakutan kita, dan percaya pada-Nya pasti kita akan keluar sebagai pemenang. “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku” (Mzr. 23:4).
Apa gerangan yang membuat saudara merasa takut, bimbang dan cemas saat ini? Memang masalah dalam hidup tidak akan pernah kunjung berakhir namun itu bukan berarti bahwa kita harus menyerah atau pasrah menerima nasib. Kita dapat belajar dari Daud, sekalipun ia menghadapi pergumulan yang demikian berat, tidak membuat ia bergeming sedikit pun terhadap masalah itu, mungkin kita bertanyaan, apa gerangan yang membuat Daud bisa demikian beraninya menghadapi beban berat? Karena Daud tahu, Allah adalah tempat perlindungan orang-orang benar, mereka akan aman jika berada dalam perlindungan-Nya. Jika saudara sedang dalam ketakutan, Ingatlah apa yang dikata Daud: “Tuhan adalah penyelamat dan benteng kekuatan kita, bersandarlah pada-Nya maka kita akan dapat mengalahkan rasa takut yang menghinggapi hati dan pikiran kita”.
“Bersama Yesus, kita dapat menghalau segala ketakutan”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang sering kali membuat anda menjadi takut?
2. Apa yang dapat kita lakukan saat dilanda rasa takut?
哥林多后书 12:9-10
印度尼西亚人民为普蒂莉.雅丽阿尼(Putri Ariani)而感到自豪。她是《美国达人秀》第八季获得西门.高维尔(Simon Cowell)按下金色按钮的参赛者。普蒂莉.雅丽阿尼在《美国达人秀》舞台上以优美的嗓声让评委们惊叹不已。尽管双目失明,但此局限并没有浇熄普蒂莉.雅丽阿尼实现梦想的热情。普蒂莉.雅丽阿尼《美国达人秀》舞台上的演出让评委西门.高维尔(Simon Cowell)、 海迪.克林(Heidi Klum)、豪伊.曼德尔(Howie Mandel) 和苏菲亚.微格拉( Sofia Vergara)都赞叹不已,并获得了全场起立鼓掌。普蒂莉.雅丽阿尼随后演唱了埃尔顿.约翰(Elton John)的第二首歌曲 “Sorry Seems to Be the Hardest Word”。 演唱完两首歌后,普蒂莉.雅丽阿尼获得评委的金色按钮,直接进入半决赛。引自detiknews文章关于“来自印尼的普蒂莉.雅丽阿尼,赢得了《美国达人秀》金色按钮的七个事实”。
使徒保罗是一位被上帝重用的使徒。保罗在往大马士的路上遇见耶稣,悔改后就在上帝的带领下殷勤侍奉上帝并传扬福音。他成了多人的祝福。身为犹太人,保罗也是一位备受尊敬的人。即便如此,保罗也不夸耀自己,因为作为人,保罗也有自己的软弱,就像肉体上的一根刺,以致上帝对他说:“我的恩典够你用的,因为我的能力是在人的软弱上显得完全。” 所以,保罗更喜欢夸自己的软弱,好叫基督的能力覆庇他。
每个人都必定有各自的软弱,因为我们都是有局限的人,无论多么伟大、无论多么聪明,一位著名的人、美丽的人、英俊的人,每个人都必定有软弱。没有毫无瑕疵的人,每个人都会有软弱。然而,在软弱的背后,我们可以看到上帝的完全以及祂赐我们的恩典。因此,千万别因自己的缺点而感到自卑,而要保持乐观的心态,并充满自信,因为上帝与我们同在。
“别因自己的任何缺点而感到自卑,
相信上帝的恩典必够用”
作 者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會-馬波比牧師
翻譯員 : 蔡立基
需要思考的问题:
1. 是什么让我们变得软弱?
2. 我们如何克服自己的软弱,从而让自己再度兴起?
Nats Alkitab : 2 Korintus 12:9-10
Penulis : Pdt. Bobby Messakh
Masyarakat Indonesia dibuat bangga dengan Putri Ariani. Ia merupakan peserta America's Got Talent ke-18 yang memperoleh golden buzzer dari Simon Cowell. Putri Ariani berhasil memukau para juri berkat suara indahnya di atas panggung AGT. Meski seorang disabilitas tunanetra, keterbatasan yang ada tidak menyurutkan semangat Putri untuk meraih mimpinya. Penampilan Putri di AGT itu memukau juri Simon Cowell, Heidi Klum, Howie Mandel dan Sofia Vergara dan mendapat standing ovation. Putri lalu membawakan lagu kedua berjudul “Sorry Seems to Be the Hardest Word” karya Elton John. Usai membawakan dua lagu, Putri mendapat golden buzzer dan lolos semifinal AGT. dikutip dari artikel detiknews, "7 Fakta Putri Ariani, Peraih Golden Buzzer America's Got Talent Asal RI".
Rasul Paulus adalah seorang Rasul yang dipakai Tuhan luar biasa. Setelah pertobatannya dan perjumpaan dengan Yesus saat ke Damsyik, Tuhan memimpin Paulus untuk melayani Tuhan dan memberitakan Injil dengan luar biasa. Ia menjadi berkat bagi banyak orang. Sebagai orang Yahudi, Paulus menjadi orang yang sangat dihormati. Biar pun demikian, Paulus tidak mau bermegah atas dirinya, karena sebagai manusia Paulus juga memiliki kelemahan dalam dirinya, seperti duri dalam daging, sehingga Tuhan mengatakan kepadanya: “Cukuplah anugerah-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah Kuasa-Ku menjadi sempurna, sebab itu, aku (Paulus) terlebih suka bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. “
Semua manusia pasti punya kelemahan dalam diri masing-masing, karena kita adalah manusia yang terbatas, seorang yang sehebat apa pun, sepintar apa pun, seorang yang terkenal, yang cantik, ganteng, semua pasti punya kelemahan. Tidak ada manusia yang sempurna, setiap manusia punya kelemahan. Tetapi di balik kelemahan itulah kita bisa melihat kesempurnaan Allah dan anugerah-Nya bagi kita. Karena itu jangan pernah merasa minder akan segala kekurangan kita, tetap optimis dan selalu percaya diri sebab Tuhan berserta kita.
“Jangan Minder dalam setiap kekurangan kita, percayalah anugerah-Nya pasti cukup”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah yang membuat diri kita menjadi lemah?
2. Bagaimana kita mengatasi kelemahan dalam diri kita supaya kita bisa bangkit ?
以赛亚书 41:10
有两个来自瑞士的游客在徒步登山。回程时,他们不得不搭上一辆老旧的便车。由于车子的机械老化了,行驶不畅。一路上,第一位游客忐忑不安地关注着车的状况。他担心车子会在路途中抛锚。他也担心万一汽车路上没油了,而那里又没有加油站,那可怎么办呢?与此同时,第二个游客却悠闲自在。他细细观赏这个生产巧克力国家的美丽山景。山顶点缀着白雪的山丘。他还多次用口袋相机将这些自然美景拍摄下来。一个小时过去了,那辆“老爷车”终于到达了目的地。第一个游客就问道:“你怎么能还有心情拍下那些自然景象的照片呢?你不担心吗?” 第二个游客便回答说:“有什么可担心的呢?就算有问题,也必定会有出路的。说实在的,我可享受刚才那段旅程。景色不是很优美吗?” 以上的故事帮助我们觉悟到忧虑常常能使我们失去许多有价值的东西。更糟糕的是,这些忧虑往往没有我们想象的那么严重,或者根本就不会发生的。(来源:邮件列表,第一作者匿名)
在这以赛亚书第41章中,上帝宣告以色列是上帝的选民,是祂朋友亚伯拉罕的后裔(8节),为了是使以色列人在面对他们的敌人,以及与以色列作战的人时,不至于害怕和惊慌。以色列如此弱小卑微,甚至被描述为:“你这虫雅各和你们以色列人” (14节),如此一幅弱小卑微的场景,虽然没有被描绘成蛇或龙,但上帝仍然帮助和救赎以色列,上帝伟大的爱被表达得如此清楚,为的是见证,这一切都是为了表明以色列是行走在上帝的带领下。
当我们环顾四周时,那是如此的可怕,令人窒息的环境、生活风暴的袭击和摇动我们的信心时,切记上帝能够帮助我们,因为我们是祂的儿女,犹如以色列,即使很微小,也能击败他的敌人。这是因为以色列人是行走在上帝的带领下。因此,无论我们面对什么,都不要离开上帝,要满怀盼望并与祂同行。
“即便我们软弱,
上帝却从未离开过,
与祂同行吧!”
作 者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會-馬波比牧師
翻譯員 : 蔡立基
需要思考的问题:
1. 我们此时此刻如何看待自己呢?
2. 我们已经经历过上帝的帮助吗?
Nats Alkitab : Yesaya 41:10
Penulis : Pdt. Bobby Messakh
Ada dua orang pelancong asal Swiss yang melakukan pendakian di sebuah gunung. Saat pulang, mereka terpaksa menumpang sebuah mobil rombeng. Jalannya tersendat-sendat karena mesin tuanya. Sepanjang jalan, pelancong pertama sibuk mencemaskan kondisi mobil. Ia tercekat pada kekawatiran kalau mobil itu mogok di tengah jalan. Ia kuatir kalau bensinnya habis dan tidak ada pom bensin di sana. Sementara, pelancong kedua tampak santai-santai saja. Ia begitu menikmati pemandangan indah bukit-bukit di negeri cokelat itu. Bukit-bukit yang pucuknya dihiasi salju putih. Beberapa kali ia mengabadikan keindahan itu dengan kamera pocketnya. Setelah satu jam berlalu, akhirnya mobil uzur itu pun tiba di kota yang dituju. “Kok kamu sempat-sempatnya ambil gambar pemandangan itu? Apa kamu tidak cemas?,” tanya pelancong pertama. “Apa yang perlu dicemaskan. Seandainya ada masalah, pasti ada jalan keluarnya. Aku suka dengan perjalanan tadi. Bukankah pemandangannya indah sekali?” kata pelancong kedua. Kisah tadi menolong kita untuk memahami bagaimana sering kali kekawatiran membuat kita kehilangan banyak hal yang berharga. Lebih buruknya lagi, sering kali kekawatiran itu tidak terbukti separah yang kita kuatirkan atau malah tidak terbukti sama sekali. ( Sumber: Milis, penulis pertama tidak diketahui ).
Dalam Yesaya pasal 41 ini, Allah menyatakan bahwa Israel adalah bangsa pilihan Allah, keturunan Abraham yang Ku kasihi (Ay. 8), supaya bangsa Israel tidak takut dan bimbang, dalam menghadapi musuh-musuh Israel, semua orang yang berperang melawan Israel, bahkan Israel yang begitu kecil dan rendah, digambarkan seperti ; “si cacing Yakub dan si ulat Israel” (Ay. 14), gambaran yang kecil dan hina, bukan di gambarkan sebagai ular atau naga, namun Allah tetap menolong dan menebus Israel, kebesaran kasih Allah dinyatakan dengan begitu nyata sehingga menjadi kesaksian, semua ini untuk memperlihatkan bahwa Israel berjalan dalam pimpinan Tuhan.
Ketika kita melihat sekeliling begitu menakutkan, keadaan yang menyesakkan, badai hidup yang menyerang dan menggoyahkan iman kita, ingatlah bahwa Allah sanggup menolong, karena kita adalah anak-anak-Nya, sebagaimana Israel sekalipun kecil namun dapat mengalahkan para lawannya. Hal ini dikarenakan Israel berjalan dalam pimpinan Tuhan. Jadi apa pun yang kita hadapi, jangan pernah meninggalkan Tuhan berharapanlah dan tetap bersama dengan-Nya.
“Walaupun pun kita lemah, Tuhan tak pernah tinggalkan berjalanlah bersama-Nya”
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Bagaimana kita memandang diri kita saat ini ?
2. Apakah kita sudah mengalami pertolongan Tuhan, ?
腓立比书 4:13
“并非所有的问题总是以眼泪结束,上帝有时允许某些事件发生,以便我们在祂那里变得更强大并完全依靠祂,因为祂是祂子民的保护者。”(引自马波比牧师)。
上帝对信徒的护理是不容置疑的。然而,我们注意到仍有许多人还在怀疑上帝的护理。鉴于此,我们当然要对他们的质疑进行客观的观察。一般来说,这些疑虑的产生是因为他们遇到了许多问题或经历了严重的挣扎,然而却似乎没有尽头。故此,这使人们对上帝产生消极负面的思想。保罗通过这段经文分享他的经历,上帝是如何照顾他的。明白上帝对信徒的护理,不是从我们经历的问题有多少,或者我们的祷告蒙上帝应允的次数来看的,但我们必须从上帝的视角来看。因为在每个问题中都有着上帝对该人的旨意。当保罗被监禁时,他看到上帝大能的手扶持着他。腓立比教会是透过保罗宣教事工建立的,他们在保罗囚禁期间都一直支持着他。上帝满足了保罗的一切需要。他怀着感恩的心说:“我靠着那加给我力量的,凡事都能做。”(13节)
我们作为上帝的儿女,面对各种艰难的挣扎时,绝不能悲观绝望。切记上帝的话是如此说的:“因为主所爱的,他必管教,又鞭打凡所收纳的儿子。”(希伯来书 12:6)这意味着,因为我们是属于上帝的,所以祂藉着每一事件继续操练我们,如此做不是为了伤害或惩罚我们,而是为了我们将来的好处。因此,千万不要因我们所经历的挣扎而对上帝感到失望,而是要感恩,因为这一切都让我们更加认识上帝,明白上帝是如何看顾、照顾祂的子民的。
“上帝的护理对那些
遵行祂话语的人是真实的。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會-馬波比牧師
翻譯員 : 蔡立基
需要思考的问题:
1. 如何才能明白上帝在我们生命中的护理?
2. 你能为上帝的护理之工做什么呢?
Nats Alkitab : Filipi 4:13
Penulis : Pdt. Bobby Messakh
“Tidak semua masalah selalu berakhir dengan linangan air mata, kadang Allah izinkan itu terjadi agar kita menjadi lebih kuat di dalam Dia dan bergantung penuh pada-Nya, karena Dia lah pemelihara umat-Nya” (dikutip dari Bobby M).
Pemeliharaan Allah dalam hidup orang-orang percaya tidak dapat diragukan lagi. Meski demikian, kita dapat melihat bahwa masih banyak orang-orang yang meragukan akan pemeliharaan Allah. Mengamati hal ini, tentunya kita harus memberi pengamatan secara objektif perihal keraguan mereka. Umumnya keraguan itu muncul, dikarenakan banyaknya masalah atau pergumulan berat yang di alami namun tidak kunjung berakhir. Hal ini membuat orang berpikiran negatif terhadap Tuhan. Paulus melalui nas ini, ia membagikan pengalaman bagaimana pemeliharaan Allah bagi dirinya. Memahami pemelihara Allah bagi orang-orang beriman, bukan dilihat dari banyaknya masalah yang di alami atau seberapa banyak doa kita dijawab Tuhan. Tetapi kita harus melihatnya dengan kacamata Tuhan. Karena di dalam setiap masalah pasti ada maksud Tuhan bagi orang tersebut. Saat Paulus dipenjara, ia melihat tangan Tuhan yang perkasa menopang memelihara dia. Jemaat Filipi yang didirikan melalui pelayanan misinya, mereka memberikan dukungan kepada Paulus selama ia di dalam penjara. Tuhan mencukupkan segala kebutuhan Paulus. Dengan hati yang bersyukur ia berkata “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (ay.13).
Kita sebagai anak-anak Tuhan, jangan pernah pesimis menghadapi berbagai pergumulan yang berat. Ingatlah akan firman Tuhan yang berkata demikian “Tuhan menghajar orang-orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak” (Ibr. 12:6). Maksudnya, karena kita ini milik kepunyaan Tuhan, Ia terus melatih kita melalui setiap kejadian, hal ini dilakukan bukan untuk menyakiti atau menghukum kita, melainkan untuk kebaikan kita dimasa mendatang. Karena itu jangan pernah kecewa kepada Tuhan melalui pergumulan-pergumulan yang kita alami, tetapi ucaplah syukur, karena semua itu menjadikan kita dapat mengenal Tuhan dengan lebih baik lagi dan memahami bagaimana Dia menjaga, memelihara umat-Nya.
“Pemeliharaan Tuhan itu nyata bagi orang-orang yang taat pada Firman-Nya”
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Bagaimana dapat memahami pemeliharaan Allah dalam hidup?
2. Apa yang dapat saudara lakukan untuk pemeliharaan Allah ini?
诗篇 55:22
当我们听到“信心”这个词时,在我们脑海中首先浮现出的是什么?作为信徒,首先浮现出来的当然是圣经人物的名字,对吗?“亚伯拉罕”就是其中之一,他因其信心而成为一位非常著名的人物。他被称为“信心之父”。这是因为亚伯拉罕忠心地凭着信心而行(创世记17:4-5)。亚伯拉罕听从了上帝的命令,虽然上帝所吩咐他的一切尚未明确,但他依然相信(希伯来书 11:8)。我们在这里可以看到亚伯拉罕坚定不移的信心能消除一切的忧虑。
今天的灵修经文一开始就是有关大卫祈求上帝帮助他抵挡他的敌人。他如此说:上帝啊,求祢留心听我的祷告,不要隐藏不听我的恳求!求祢侧耳听我,应允我。我哀叹不安,发声唉哼,都因仇敌的声音,恶人的欺压;因为他们将罪孽加在我身上,发怒气逼迫我(1-3节)。我们在这里可以看到大卫所经历的境况,他非常害怕,况且又看到敌人的行径,更为恐惧战惊,他甚至说:“我因焦虑而哀叹不安,发声唉哼。” 然而,大卫虽然忧虑不安,但他仍继续走在上帝的道路上,在一切所行的事上都依靠上帝,因为他深信上帝从不离弃义人。以至于大卫说出了信心的话:“你要把你的重担卸给上帝,祂必抚养你;祂永不叫义人摇动(22节)。”
新冠疫情大流行之后,似乎都处在不确定的状况下。这种情况使得许多事情难以预测,尤其是在商业领域。新冠疫情大流行之前,人们无论从事任何贸易业务总是会很幸运的(在积极的事情上),然而现在想要获得那样的运气却难如登天。这就是当今困扰着我们世界的情况。此时此刻可以做哪些适当的商业呢?网上生意如何,或者还有其它方式吗?一切还使人感到疑惑。更不用说每月支付的日常开支、必须满足家庭的需求、孩子们的教育等等。人们在这种情况下通常都会感到恐慌,不知所措。让我们向大卫学习,他要求我们在忧虑中仍深信不疑。“将我们的重担卸给上帝,因为祂永不叫义人摇动。” 让我们更亲近上帝吧!
“主耶稣未曾应许生活常安无忧,
但当人生风暴袭来时,
祂必在那里帮助我们。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會-馬波比牧師
翻譯員 : 蔡立基
需要思考的问题:
1. 即使处在忧虑中,我们仍要持守着信心,为什么这对我们是那么的重要呢?
2. 上帝向信徒们应许了什么让他们不用忧虑?
Nats Alkitab : Mazmur 55:23
Penulis : Pdt. Bobby Messakh
Saat kita mendengar kata “Beriman”, apa kira-kita yang pertama kali terlintas dalam pikiran kita? Sebagai orang percaya, tentu yang terlintas dalam pikiran kita adalah nama tokoh Alkitab bukan? salah satunya adalah “Abraham”, ia adalah tokoh yang sangat terkenal karena perbuatan Imannya. Ia disebut sebagai “Bapa Orang Beriman”. Hal ini disebabkan oleh kesetiaan Abraham berjalan dalam iman (Kej. 17:4-5). Abraham patuh pada perintah Tuhan, sekalipun segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan kepadanya belum jelas, namun ia tetap percaya (Ibr. 11:8), di sini kita dapat melihat keteguhan iman Abraham yang menghalau segala kekhawatiran.
Nas hari ini merupakan permulaan pasal Daud mengungkapkan doa minta tolong kepada Allah terhadap musuh-musuhnya. Dengan berkata “Berilah telinga ya Allah, kepada doaku, jangan lah bersembunyi terhadap permohonanku. Perhatikan dan jawablah aku, aku mengembara dan menangis karena cemas, karena teriakan musuh, karena aniaya orang fasik; sebab mereka menimpakan kemalangan kepadaku, dan geramnya mereka memusuhi aku (ay. 2-4). Disini kita dapat melihat bagaimana kondisi yang di alami Daud, ia gentar dan sangat ketakutan menyaksikan perangai dari musuh-musuhnya bahkan ia sendiri berkata “Aku mengembara dan menangis karena cemas”. Namun sekalipun Daud merasa khawatir, ia tetap berjalan di jalan Tuhan dengan mengandalkan Tuhan di atas segalanya karena ia tahu bahwa Allah tidak akan meninggalkan orang-orang benar. Sehingga Daud memperkatakan perkataan iman: “Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkannya orang benar itu goyah (ay.23)”.
Berjalan dalam situasi yang tidak menentu setelah pasca pandemik Covid-19. Kondisi ini membuat banyak hal sulit untuk diprediksi khususnya dalam dunia usaha. Sebelum pandemik Covid, orang melakukan usaha/ berdagang apa saja pasti beruntung (untuk hal yang positif), namun sekarang sulit untuk dilakukan supaya beroleh keberuntungan itu. Situasi seperti inilah yang melanda dunia kita hari ini. Apa kira-kira usaha yang tepat yang dapat dilakukan untuk saat ini? apa dengan bisnis online atau masih kah ada cara yang lain? semua masih membingungkan. Belum lagi bayar tagihan-tagihan rutin setiap bulan, kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi, pendidikan anak-anak dan lain-lain. Dalam situasi seperti ini umumnya orang menjadi panik tidak tahu harus bagaimana. Belajar dari Daud ia mengajak kita untuk tetap beriman di tengah kekhawatiran. “Serahkanlah kekawatiran kita kepada Allah, karena tidak untuk selama-lamanya orang benar itu goyah”, Mari mendekatlah pada Allah.
“Tuhan Yesus tidak pernah berjanji hidup akan aman-aman saja, tetapi saat badai kehidupan menerpa, Dia ada di sana untuk menolong kita”
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Mengapa penting bagi kita untuk beriman meski dalam kekhawatiran?
2. Apa janji Tuhan bagi orang-orang percaya agar tidak khawatir?
以賽亞書 43:2
一名遊客從巴厘島 Klungkung 縣,Nusa Penida島的broken beach旅遊勝地40高的懸崖上墜落的見證。阿爾瓦利諾•卡森達 (Alvalino Kasenda),來自萬鴉佬托莫洪 (Temohon Manado) 的遊客。2022年11月21日,當時他與一名私人導遊一起前往Nusa Penida島。當他到達那裡時,他輪流排隊而拍攝到了四張的照片,但他還是不滿足。他要求在距離懸崖邊緣約4至5米的懸崖邊上進行,拍腳在上,手在下的翻筋斗式,的照片。當他在翻筋斗式的時候,他感覺一陣大風吹來,將他向後推去,最後腳下一滑,向後翻了跟斗。當時他心裡的想法就是“死定了”,因為他是從40米高處摔下來的。而且下面有鋒利的岩石會把他的身體撕裂。當他跌倒時,他只能呼喊“主耶穌,救命!”。摔倒時右腿扭歪了,幸好有波浪支撐著他的身體,當時海浪將他的身體拉向更深的地方,Alvalino立即用左手捂住臉,導致他的左肘被撕裂,露出骨頭。在往下沉中,他不斷地呼喊著耶穌的名字。就在這時,他聽到一個聲音說:“別動,鎮定!”,Alvalino仿佛獲得了新的力量,他努力地用左手游泳,而且借助海浪推向陸地。最終,聯合搜索及拯救隊透過多種方式將Alvalino救離原地,他立即被送往醫院救治,倖免於難。Alvalino死裡逃生。
(https://www.youtube.com/watch?v=0GmXeOSzTYQ&t=365s)
作為一個被放逐流亡的民族,在艱難的掙扎中,以色列人感到自己的生活處於很低落的水平,也許他們已經失去了得上帝幫助的盼望。但上帝仍然信守祂的聖約,以賽亞再次傳達了藉著神成為救主來復興以色列的訊息。神說:“...你不要害怕、因為我救贖了你.我曾提你的名召你、你是屬我的”(第1節)。上帝表明自己是以色列的保護者。表明祂同在的內容如下:“若以色列從水中經過,神必與你同在;趟過江河,水必不漫過你;從火中行過,必不被燒,火焰也不著在你身上"(第2節) 。如果你留意的話,這句話表白了神真的愛以色列,祂不會忘記和離棄,祂甚至會拯救他們脫離死亡。
在舊約中應許保証保護/幫助以色列的上帝,與透過耶穌基督也會看顧和保護我們這些信祂的信徒們的上帝是同一位。因此,我們面對威脅,甚至死亡也不要害怕。請記住:如果不是上帝的旨意,事情就不可能發生,盡我們所能做的來榮耀上帝。新譯本聖經腓立比書1:21-22上節 “因我活著就是基督,我死了就有益處。但如果我仍在世上活著,能使我的工作有成果。”
“我們堅信,如果不是上帝的旨意,
死亡就不會臨到我們身上。
所以,趁還有機會的時候為主工作吧!”
作 者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會-馬波比牧師
翻譯員:張賽瓊
默想的問題
1. 讀完這篇靈修導引後,你得到了什麼祝福?
2. 你將以怎樣的決心作為承諾?
From the publisher's feed