
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Lukas 15:11-24
Penulis : G.I. Triyanah
Kekuatan kasih sayang orang tua, terutama ayah sebagai pemimpin keluarga bisa membuat perbedaan yang nyata dalam kehidupan rumah tangga. Itulah yang dirasakan seorang mantan pecandu narkoba. Namun ia bersyukur memiliki ayah yang rela meninggalkkan karirnya demi membimbing putranya. Dalam berbagai kesempatan, pemuda itu mengatakan bahwa dalam pelukan hangat sang ayah, ia menemukan Tuhan. Pelukan itu juga yang membuatnya bangkit dan pulih dari keterpurukan karena disitulah ia merasakan penerimaan dan pengampunan.
Pelukan hangat bapa yang menyambut anaknya kembali pulang (ay. 20) dalam kisah ini menunjukkan penerimaan, pengampunan dan kesempatan untuk bertobat kepada anak durhaka, kotor, lusuh, bau dan tidak layak untuk diterima kembali. Berbagai kegalauan dan ketakutan berkecamuk dalam benak anak bungsu ini. Ia membayangkan kemarahan dan penolakan bapanya akibat perbuatannya di masa lalu. Namun sangat mengejutkan, sang bapa justru telah lama menantikan anaknya kembali dan sangat bersukacita memeluk dan menciumnya. Seperti itulah kasih Bapa di surga kepada kita, manusia yang berdosa. Bapa yang terus menantikan kita datang menghampiri-Nya, memeluk kita dengan penuh kehangatan. Ia tak pernah berhenti mengasihi dan menerima kita. Bahkan Ia dengan rela mengorbankan Anak Tunggal-Nya agar kita mengalami pemulihan dengan-Nya.
Sebagai ayah, mari kita mau belajar dari Bapa di sorga yang memberikan pelukan hangat kepada anak-anak kita yang sedang terpuruk, memberikan dukungan agar mereka bisa menemukan kasih Bapa di dalam diri kita. Kita mau menjadi tempat ternyaman bagi mereka yang sedang mengalami kegagalan di masa lalu dan penolakan dari orang-orang terdekatnya. Jika kita sendiri tidak memiliki tempat ternyaman yang bisa menerima kita dan tidak pernah merasakan pelukan hangat dari bapa kita di dunia, mari kita datang kepada kepada Bapa yang selalu sedia untuk memberi pelukan-Nya, menerima dan mengasihi kita, anak-anak-Nya.
“Jadilah ayah yang memberikan tempat ternyaman buat anak-anak yang membutuhkan pelukan hangat kita agar mereka merasa diterima dan dikasihi.”
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Kapan terakhir kali Anda memberikan pelukan kepada anak-anak Anda?
2. Apa saja yang selama ini menghalangi Anda untuk memeluk anak-anak Anda? Apa tindakanmu setelah merenungkan tentang peran ayah selama seminggu ini?
創世紀6:9-22
1992年,安德魯颶風襲擊了南佛羅裡達州,造成了約120億美元的損失,造成 50人死亡,數千人無家可歸。除一間房屋外,所有房屋都被夷為平地。一名正在拍攝記錄破壞過程的電視記者看到房主正在清理他的院子。他立刻詢問房子的主人,為什麼在這場暴風雨襲擊中,只有他的房子還屹立不倒。隨後房主表示,他是按照佛羅裡達州規定建造的房子因此可以經得起颶風。
在這個充滿罪惡和邪惡猖獗的世界中(6:5),只有挪亞唯一有資格被神親自稱讚為義人、無可指摘的人(9節)。這意味著他的生活沒有偏離目標,並且能夠保持生活的品質,從而得到上帝的喜悅。挪亞生命中的公義是由神的恩典、挪亞的信心、挪亞與神的親密關係所產生的(9節)。因此,在這個道德和屬靈都敗壞的世界中,挪亞仍然忠於上帝並遵守祂的命令也就不足為奇了。他也意識到自己有責任引導兒子媳婦過公義,聖潔的生活。當他接到神的不合乎邏輯的命令時,他和他的家人都順服地按照上帝的旨意建造方舟。
身為父親,我們被呼召能夠帶領我們的家人順服上帝。順服不會自然發生。而是需要上帝的恩典和漫長的過程來更深入地認識上帝。所以,讓我們繼續不斷地與神建立親密的關係,因此我們能夠成為具有順服祂旨意的敏銳感並按照上帝的真理生活的家庭領袖,以便我們的家人也同樣順服神。
“義人是一個與神有親密關係的人,
並且透過遵守上帝話語的生活方式來證明。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會-林金仙傳道
翻譯員 : 黃瓊楓
需要思考的問题:
1. 你是否已經讓你的兒女或家人們做好準備過順服和真正信仰神的生活嗎?
2. 什麼阻礙了你帶領家人過順服神的生活?面對這些障礙你會做些什麼?
Nats Alkitab : Kejadian 6:9-22
Penulis : G.I. Triyanah
Pada tahun 1992 badai Andrew melanda Folirda Selayan dan mengakibatkan kerugian sekitar $ 12 miliar, menewaskan 50 orang dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Semua rumah telah rata dengan tanah, kecuali satu rumah. Seorang reporter TV yang sedang merekam kehancuran ini, melihat pemilik rumah tersebut sedang membersihkan halaman rumahnya. Ia segera bertanya kepada sang pemilik rumah mengapa hanya rumahnya yang masih berdiri diterpa badai imi. Lalu sang pemilik rumah menceritakan bahwa ia telah membangun rumah itu sesuai dengan aturan negara bagian Florida sehingga dapat menahan badai.
Di tengah dunia yang penuh kefasikan dan kejahatan yang merajalela (6:5), hanya Nuh satu-satunya yang memiliki kualitas secara pribadi dipuji Allah sebagai orang yang benar, tidak bercela (ay. 9). Artinya ia memiliki kehidupan yang tidak menyimpang dari sasaran dan mampu menjaga kualitas hidupnya agar berkenan di hadapan Tuhan. Kebenaran dalam hidup Nuh dihasilkan oleh kasih karunia Allah, oleh iman Nuh dan pergaulannya ynag dekat dengan Allah (ay. 9). Maka tidak mengherankan di tengah dunia yang telah rusak secara moral dan spiritual, Nuh tetap setia kepada Tuhan dan mentaati perintah-Nya. Ia juga menyadari tanggung jawabnya untuk menuntun seluruh anak dan menantunya hidup benar dan kudus. Ketika ia mendapatkan perintah Tuhan yang tidak masuk akal, ia dan seluruh anggota keluarganya taat mengerjakan pembangunan bahtera sesuai ketetapan Tuhan.
Sebagai ayah, kita dipanggil untuk bisa memimpin keluarganya hidup dalam ketaatan kepada Tuhan. Ketaatan itu tidak muncul dengan sendirinya. Tetapi membutuhkan anugerah Allah dan proses yang panjang untuk mengenal Allah secara mendalam. Karena itu, marilah kita terus membangun relasi yang intim dengan Allah sehingga kita menjadi pemimpin keluarga yang memiliki kepekaan untuk taat pada kehendak-Nya dan hidup sesuai kebenaran-Nya sehingga anggota keluarga kita pun hidup dalam ketaatan yang sama kepada Tuhan.
“Orang yang benar adalah orang memiliki relasi yang dekat Tuhan dan dibuktikan mengan cara hidup yang mentaati Firman Tuhan..”
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Sudahkah Anda mempersiapkan anak-anak atau anggota keluarga Anda hidup bertahan dalam ketaatan dan iman yang benar kepada Tuhan?
2. Apakah yang menjadi penghambat Anda untuk membawa anggota keluarga hidup dalam ketaatan kepada Tuhan? Apa yang anda lakukan untuk menghadapi hambatan itu?
以弗所書 6:4
一位少女講述了她對父親忙於工作而忘記與母親和孩子們共度時光感到失望。當父親在家的時候,因為工作而感到疲倦和壓力,只靜靜地待在自己的房間裡。父子之間很少有互動,所以他們之間沒有親密感。在溝通上,父親總是忽視孩子們的意見和感受。孩子們便覺得父親不關心、不珍惜。隨著時間的過去,家人的關係也越來越疏遠。苦毒和不滿的感覺在這少女心中滋長。
使徒保羅在以弗所書6:4勸勉做父母的,特別是父親,不要惹兒女的氣、只要照著主的教訓和警戒、養育他們。惹氣(parorgizo)一詞的意思是引起憤怒的觸發因素,例如濫用權威、提出過高要求、粗暴對待、偏愛、貶低和嘲笑兒女。所以父親們,要注意自己的言行,不要在孩子們的心裡造成傷害或仇恨。相反,我們有責任用神的話語教導和忠告來教育孩子。然而,在教導神的話語之前,我們必須先在家裡的日常生活中樹立榜樣。忠告不只是在言語上,而是活在上帝和他人面前展現出的行為。
身為父母,尤其是父親,有時我們沒意識到,我們對孩子所說的或所做的事情會引起持續收藏在心裡直到他們長大的苦毒。也許我們很難控制自己的情緒,常常向孩子發洩憤怒。讓我們謙卑地道歉,因為我們傷害了他們的心。作為兒女的,如果我們對父親感到失望,向聖靈禱告祈求幫助,使我們能夠原諒和愛我們的父親,因為他們也有軟弱和局限。讓我們也為我們所認識的父親們禱告,使他們能夠按照神話語的教導履行他們的角色和責任,從而獲得智慧,成為家人的榜樣。
“父親們啊,要活出神的話語,
不要傷害你的兒女,
因為他們在神眼中是有價值的個體!”
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會-林金仙傳道
翻譯員 : 黃瓊楓
需要思考的問题:
1. 身為父母的,你的態度中是否有任何事情讓你的兒女感到失望,使他們難以尊重你這個父母?
2. 哪些事情仍然阻礙你與父母的關係,尤其是與父親的關係? 你是否經歷過與父親或兒女關係修復的經驗?
Nats Alkitab : Efesus 6:4
Penulis : G.I. Triyanah
Seorang remaja putri menceritakan rasa kecewanya kepada sang ayah sibuk bekerja sehingga lupa untuk membagi waktu dengan istri dan anak-anaknya. Saat berada di rumah sang ayah hanya berdiam di kamar karena merasa lelah dan stres dengan pekerjaannya. Interaksi antara ayah dan anakpun jarang terjadi sehingga tidak ada kedekatan di antara mereka. Dalam berkomunikasi sang ayah selalu menganggap enteng pendapat dan perasaan anak-anaknya. Sang anak merasa tidak dipedulikan atau dihargai oleh ayahnya. Seiring berjalannya waktu hubungan dalam keluarga itu semakin renggang. Kepahitan dan ketidakpuasan tumbuh dalam hati remaja ini.
Rasul Paulus dalam Efesus 6:4 menasehati agar orangtua khususnya para ayah agar tidak membangkitkan amarah kepada anak-anaknya melainkan mendidik mereka sesuai firman Tuhan. Kata membangkitkan amarah (παροργιζω, parorgizo) artinya pemicu yang merangsang timbulnya kemarahan seperti menyalahgunakan otoritas, memberi tuntutan yang berlebihan, perlakuan kasar, pilih kasih, merendahkan dan mengejek anak. Jadi para ayah, perhatikanlah setiap perkataan atau perbuatan agar jangan sampai menimbulkan luka atau kebencian dalam hati anak. Sebaliknya, kita punya tanggung jawab untuk mendidik anak dalam ajaran dan nasihat Firman Tuhan. Namun sebelum mengajarkan Firman Tuhan, kita harus terlebih memberi teladan dalam keseharian hidup di rumah. Nasihat yang bukan sekedar kata-kata namun tingkah laku yang menunjukkan hidup di hadapan Tuhan dan sesama.
Sebagai orang tua khususnya ayah, kadang tanpa disadari perkataan atau perlakuan kita kepada anak dapat menimbulkan kepahitan yang terus tersimpan hingga mereka dewasa. Mungkin kita sulit mengontrol emosi dan sering meluapkan kemarahan kepada anak-anak kita. Marilah dengan rendah hati untuk meminta maaf karena kita telah menyakiti hati mereka. Sebagai anak, jika kita pernah merasa kecewa kepada ayah kita mintalah pertolongan Roh Kudus untuk memampukan kita mengampuni dan mengasihi ayah kita karena mereka juga memiliki kelemahan dan keterbatasan. Mari kita juga mau berdoa untuk para ayah yang kita kenal, agar bisa menjalankan peran dan tanggung jawabnya sesuai dengan ajaran Firman Tuhan, agar mereka diberi hikmat untuk menjadi teladan bagi keluarganya.
“Hai para ayah, hidupilah Firman Tuhan dan janganlah menyakiti hati anak-anakmu, karena mereka adalah pribadi yang berharga di mata Tuhan!”
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Sebagai orangtua, apakah ada sikap Anda yang membuat anak Anda kecewa sehingga susah menghormati Anda sebagai orangtuanya?
2. Apakah hal-hal yang masih menghalangi relasi Anda dengan orangtua Anda khususnya dengan ayah Anda? Sudahkah Anda mengalami pemulihan relasi dengan ayah atau anak Anda?
約伯記 1:1-5
父親有勇氣決定放棄自己的職業生涯,為了能在家常常陪伴Yerry Pattinasarani 和他的兄弟姐妹。這個舉動給Yerry留下了深刻的印象。父親的陪伴對他的生命有很大的影響並使他意識到父親的角色對於孩子的未來有多麼重要。這就是他發起 #aFatherHadir 運動的原因,該運動旨在要求準父親和父親們, 不僅是在肉身上的陪伴,而且也是在孩子們的情感和精神上的陪伴。
約伯是一位虔誠、誠實、敬畏上帝、遠離惡事聞名的人。他不僅擁有良好的靈性,還擁有豐厚的財富,成為當時的首富。在忙碌的生活中,約伯並沒有忘記自己作為孩子們父親的職責。在第5節以强調的句子 “筵宴的日子過了”為開始, 這含有“每一次”筵宴的意思。“每一次”這個字表明了約伯常出席在他們的生活中。“每一次”也顯示了約伯對孩子們靈性的禱告和關心並叫他們自潔,而且總是掛慮他們是否讓上帝的心憂傷. 他用上帝的話語教育他的孩子們,並透過自己的生活樹立了敬畏上帝的好榜樣。
身為父親,我們是否有為我們的孩子禱告並確保他們按照神話語的真理生活? 在我們忙碌的工作和事工中,我們是否有陪伴和關心孩子們的靈命生活, 引導和教育他們敬畏神呢? 讓我們作為敬畏上帝的父親,我們完整性的陪伴我們的孩子和家人,以便我們的家人能照著上帝話語的真理而生活。作為妻子和母親,我們也要支持我們的丈夫成為孩子信仰的模範。作為孩子,讓我們也為我們的父母祈禱,但願他們在繁忙的工作和事奉中,有神賜予的智慧 ,來扮演好他們的角色。
父親的陪伴對孩子的靈性生活
和未來有極大的影響,
因為正因如此
孩子們感受到有價值和被愛。
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會- 林金仙傳道
翻譯員:張賽瓊
默想的問題:
1. 作為父親,你最後一次花時間陪伴孩子並為孩子們祈禱是什麼時候?
2. 你如何確保孩子們感受到你在他們的生活中的陪伴和參與?
Nats Alkitab : Ayub 1:1-5
Penulis : G.I. Triyanah
Keberanian sang ayah dalam mengambil keputusan untuk meninggalkan karirnya untuk selalu hadir bagi Yerry Pattinasarani dan saudara-saudaranya di rumah. Tindakan ini sangat membekas dalam ingatan Yerry. Kehadiran seorang ayah inilah yang berdampak besar dalam kehidupannya dan menyadarkan betapa pentingnya peran seorang ayah bagi masa depan anak-anaknya. Karena itulah ia membangun gerakan #aAyahHadir yang bertujuan mengajak para calon ayah dan ayah agar tidak hanya hadir secara fisik, tapi juga secara emosional dan spritual bagi anak-anaknya.
Kisah yang saleh, jujur dan takut akan Tuhan terkenal sebagai seorang yang saleh, jujur dan takut akan Tuhan serta menjauhi kejahatan. Ia tidak hanya memiliki kerohanian yang baik juga memiliki kekayaan yang berlimpah dan menjadi orang terkaya di masanya. Di tengah kesibukannya, Ayub tidak melupakan tugasnya sebagai ayah dari anak-anaknya. Ayat 5 dibuka dengan dengan dua kata yang kuat, “setiap kali” yang menunjukkan Ayub selalu hadir dalam kehidupan mereka secara fisik. “Setiap kali” juga menunjukkan doa dan kepedulian Ayub terhadap kerohanian anak-anaknya dengan menguduskan mereka dan selalu kuatir jika mereka mendukakan hati Tuhan. Ia mendidik anak-anaknya dengan Firman Tuhan dan memberikan teladan melalui kehidupannya sendiri yang hidup takut akan Tuhan.
Sebagai ayah, sudahkah kita mendoakan anak-anak kita dan memastikan bahwa mereka hidup sesuai kebenaran Firman Tuhan? Di tengah kesibukan dalam pekerjaan dan pelayanan kita, sudahkah kita hadir dan peduli pada kehidupan rohani anak-anak kita, membimbing dan mendidik mereka untuk hidup takut akan Tuhan? Marilah sebagai ayah yang takut akan Tuhan, kita hadir secara keseluruhan untuk anak-anak dan anggota keluarga kita sehingga keluarga kita hidup sesuai kebenaran Firman Tuhan. Sebagai istri dan ibu, kita juga mau mendukung suami kita menjadi teladan iman bagi anak. Sebagai anak, mari kita juga mau berdoa untuk orangtua kita agar mereka diberikan hikmat dalam menjalankan peran mereka di tengah kesibukan pekerjaan dan pelayanan.
Kehadiran seorang ayah sangat berdampak besar bagi kehidupan rohani dan masa depan anak-anaknya karena disitulah anak merasa berharga dan dikasihi.
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Sebagai ayah kapan terakhir kali Anda memberikan waktu untuk hadir dan mendoakan anak-anak Anda?
2. Bagaimana Anda memastikan bahwa anak-anak merasakan kehadiran dan keterlibatan Anda dalam hidup mereka?
撒母耳記上 2:12-25
去年,發生一件一位官員的孩子所為之虐待事件,震驚了印尼社會大眾。這名20歲少年經常在社交媒體上炫耀自己的豪車,實施暴力行為,導致受害人昏迷不醒。這一行為最終不僅給他帶來了刑罰,也給他的父親帶來了刑罰。因為懷疑父親有濫用職權的行為。
今天的經文講述了祭司以利的孩子們濫用職權所犯下的罪行。在當時,祭司可說是在社會上受人尊敬的職位及可以傳承給孩子。但不幸的是,祭司以利作為父親,未能嚴格管教孩子敬畏神,以致他們被稱為“惡人”(12節)。他們濫用祭司的權利,貪婪地索取祭物,犯下通姦罪,以及他們與會幕門前伺候的婦人苟合,還有其他的罪行。祭司以利只是略略地警告他們,就任憑他們繼續犯罪,(22-25節)他沒有因他們的邪惡行為而懲罰或管教他們,因為他更愛和尊重他的孩子 過於尊重神(29節)。他的責備沒有被聽從,因為他自己不是敬畏神的信心典範,原因是他也享用了他孩子們犯罪的成果(4:18)。
每個父母,尤其是父親,給予孩子充足的愛是正常不過的事。但是,我們要記住,不要因我們的疼愛竟造成孩子為所欲為。身為父親,我們有責任並在教育孩子方面發揮重要作用,好讓他們過敬畏神的生活。若父親與上帝有密切的關係,他的職責和角色將會有影響力,因具有神的權威,是信心的模範。所以,我們求神賜給我們上頭來的智慧吧,讓我們能夠好好扮演負責任父親的角色,讓孩子們信心能成長,使他們成為敬畏神和尊重神之聖潔的人。
“父親成功地教育孩子過敬畏神的生活,
始於他與上帝的密切關係,
並且不任憑孩子們向罪妥協。
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會- 林金仙傳道
翻譯員:張賽瓊
默想的問題:
1. 迄今為止你與神的關係 ,有沒有影響你與孩子的關係?
2. 在管教你的孩子讓他們敬畏上帝時,你有哪些障礙?
Nats Alkitab : 1 Samuel 2:12-25
Penulis : G.I. Triyanah
Tahun lalu masyarakat Indonesia dikejutkan dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak seorang pejabat. Remaja berusia 20 tahun yang kerap memamerkan mobil mewah di media sosial ini, melakukan tindak kekerasan yang menyebabkan korbannya menderita koma. Tindakannya ini akhirnya mendatangkan hukuman tidak hanya baginya tapi juga ayahnya. Karena diduga ada penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oleh sang ayah.
Nas hari ini menceritakan mengenai kejahatan anak-anak dari imam Eli yang menyalahgunakan jabatannya. Pada masa itu, imam merupakan jabatan terhormat di masyarakat dan dapat diturunkan kepada anak. Namun sayangnya, sebagai ayah, imam Eli gagal mendisiplin dengan tegas anak-anaknya untuk menghormati Allah sehingga mereka disebut orang-orang dursila (ay. 12). Mereka menyalahgunakan hak imam, dengan serakah mengambil korban persembahan, berzinah dan tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di depan Kemah Pertemuan serta kejahatan lainnya. Imam Eli hanya memberikan teguran halus dan membiarkan mereka terus berbuat dosa (ay. 22-25). Ia tidak menghukum atau mendisiplin atas kelakuan jahat mereka karena dia lebih sayang dan menghormati anaknya daripada Tuhan (ay. 29). Tegurannya tidak didengar karena ia sendiri tidak menjadi teladan iman yang takut akan Tuhan, sebab ia juga sebenarnya menikmati hasil kejahatan anak-anaknya (ay. 4:18).
Setiap orangtua khususnya para ayah, sangat wajar jika memberikan kasih yang berlimpah kepada anak-anaknya. Namun patut diingat jangan sampai kasih sayang kita membuat anak bertindak semaunya. Sebagai ayah kita bertanggung jawab dan berperan penting dalam mendidik anak-anak agar mereka hidup takut akan Tuhan. Tanggung jawab dan peran ini akan efektif jika para ayah memiliki relasi yang dekat dengan Tuhan, memiliki otoritas ilahi serta menjadi teladan iman. Karena itu, marilah kita meminta hikmat Tuhan agar dapat menjalankan peran kita sebagai ayah yang bertanggung jawab terhadap pertumbuhan iman anak sehingga mereka menjadi pribadi yang takut akan Tuhan dan menghormati kekudusan Tuhan.
Keberhasilan ayah mendidik anak-anaknya untuk hidup takut akan Tuhan dimulai dari relasinya yang dekat dengan Tuhan dan tidak membiarkan anak-anaknya kompromi terhadap dosa.
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Bagaimana relasi Anda selama ini dengan Tuhan mempengaruhi relasi dengan anak-anak Anda?
2. Apa yang menjadi kendala Anda dalam mendisiplin anak-anak untuk hidup takut akan Tuhan?
诗篇 128:3-6
在“你和你的家人” 一书中Tim La Haye博士提供了两个生活在18世纪的美国人的家谱图,他们有着不同的故事、命运和背景。第一个人是马克斯·尤克斯(Max Jukes),一个不道德的酒类走私犯,他选择成为无神论者,甚至反对上帝。从他的后代记载中, 他们成为了社会的垃圾,如乞丐、罪犯、杀人犯、酒鬼、妓女等等。而他的女性后裔中的一半以上都沦为妓女。将此与乔纳森·爱德华兹的生活进行对比,乔纳森·爱德华兹被认为是敬畏上帝和忠实的基督徒。他的一生都致力于荣耀上帝和传扬福音。他的后代成为社会的祝福,有的成为律师、法官、教授、书籍作家、传教士、市长等等。
今天的经文应许赐福于敬畏上帝的父亲,“你儿女围绕你的桌子, 好像橄榄栽子” (第3 节)。这意味着孩子们的信仰会变得坚强,因为他们从父母那里看到了践行上帝话语的好榜样。他们将全心全意地寻求上帝,远离邪恶,坚强地面对生活的挑战。上帝的祝福将继续流淌在家庭中,他们的子孙将对社会和国家产生和平的影响。神必保护敬畏祂的人的后裔。
作为家庭领袖,让我们守护自己的生命,敬畏上帝并忠实地履行祂的真理。让我们领全家人更加亲近上帝,全身心投入服事,为孩子们树立信仰的榜样。以便他们也将对基督的信仰传递给我们未来的后代。我们也想继续为我们的子孙代祷献上他们,让他们成为敬畏神、蒙福、影响他人的子孙。
敬畏上帝的父亲的榜样
决定了他的孩子和子孙的未来。
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會-林金仙傳道
翻譯員 : 陈虹霞
需要思考的問题:
1 你能为你的子孙后代的前途做些什么
来让他们能够充分地接受神的应许?
2. 你如何确保将真理和敬畏上帝的价值观传递给后代?
From the publisher's feed