Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 20-9-2021 - Salah Peran (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yesaya 43:11-12

    Penulis : G.I. Swannius Bong


    Sindrom menjadi “mesias” atau “juruselamat” adalah sindrom di mana pelakunya merasa sebagai satu-satunya orang yang bisa membuat segala sesuatu menjadi lebih baik. Ciri-ciri dari sindrom ini adalah tertarik melihat kelemahan orang lain. Merasa mampu mengubahkan orang lain. Merasa harus menemukan segala solusi. Merasa sukses dengan pengorbanan yang berlebihan. Dan merasa menjadi satu-satunya penolong. Orang dengan sindrom ini merasa bahwa dirinya adalah juruselamat dan sebagai pusat solusi atas kehidupan orang di sekitarnya. 

    Sering kali kita menganggap bahwa melakukan kebaikan dan memberi semua yang “terbaik” akan selalu dikehendaki oleh Tuhan. Ini bisa menjadi hal yang berbahaya, sebab tanpa sengaja, segala bentuk pelayanan atau tindakan mulia itu menggeser fokus dan peran Allah yang sejati. Kita menjadi pusat dari segala pelayanan kita dalam melakukan kebaikan. Ada juga beberapa orang Kristen dalam melakukan segala perbuatan baiknya, tanpa sedikit pun memberitakan Kristus kepada yang lain. Serta merasa puas atas segala bentuk pelayanan dan kebaikannya itu. Tanpa sadar, menjadikan dirinya sebagai “juruselamat” bagi orang lain. Dalam nas hari ini, Allah dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada Juruselamat selain diri-Nya (ay. 11). Allah yang memberitahukan, menyelamatkan dan mengabarkan. Artinya, Allah adalah pusat dan tujuan dari seluruh kesaksian dan pelayanan kita. Peran Juruselamat hanya milik Allah. Yesus Kristus adalah Mesias dan Juruselamat sejati kita (1 Yohanes 4:14). 

    Dasar untuk  melakukan misi Allah adalah dengan meletakkan peran kita sebagai saksi bagi pekerjaan Tuhan. Sebaik atau sehebat apa pun pelayanan kita, ingatlah kita hanya saksi bukan pusat! Kita harus senantiasa merujuk dan memperkenalkan kepada orang lain bahwa satu-satunya Juruselamat sejati adalah Yesus Kristus. Hanya Kristus Sang Penyelamat manusia. Satu-satunya Penebus dosa manusia. Ia memberikan pengharapan akan keselamatan kekal. Peran ini tidak akan pernah berubah atau tergantikan sampai kapan pun. Demikian juga peran kita, haruslah senantiasa menjadi saksi bagi-Nya sampai kapan pun.


    “Perkenalkanlah Juruselamat sejati, bukan diri kita, sebab hanya Dialah yang menjadi kebutuhan terdalam bagi dunia ini!”


    Pertanyaan untuk direnungkan:


    1.Apakah Anda telah memperkenalkan Juruselamat sejati yaitu Kristus Yesus kepada orang-orang di sekitar Anda?

    2.Apa yang menjadi kesulitan Anda dalam memberitakan tentang Kristus kepada orang lain?


    6 min
  • 19-9-2021 - 纯粹的心去宣教 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    哥林多前书9:16-18;腓立比书1:15-18


    “真的很可悲,一个高尚的工作被一个腐朽的目的所玷污。”这就是在Youtube 视频中对社会援助腐败案的评论之一。一个引起多方关注的案件。在人民的苦难中,有些人利用这项高尚的工作谋取个人的利益。作为上帝的儿女,福音的信息是人类历史上最伟大、最崇高的信息。本该灭亡的罪人,却从基督那里得到了救赎之恩的信息。讽刺的是,人类的罪性还能够让福音工作以那与上帝崇高的目的不一致的目的来进行。传福音被用于不合上帝心意的目的。


    今天的灵修经文中,保罗表达了他传福音的纯洁之心。在哥林多前书 9:16,保罗说传福音是他不得已的。保罗说赏赐不是他事奉的目的 (17节)。他是以诚实和全责去做的。福音信息是他的权柄 (18节)。甚至,有些群体传福音是为了与他竞争和纷争为目的的(腓立比书1:15)。那些群体是以不诚实的心传福音的 (17节)。保罗没有被那些动机所分心。保罗依然喜乐,并继续在上帝的面前以纯洁的心尽他的本分。


    保罗一点都不支持那些以个人利益为目的传福音的人。反而,保罗在上帝的面前树立了一颗纯洁诚实的心的榜样。保罗以高尚的心行高尚的任务。而那些人,实际上将会与基督,给予使命者,打交道的。对于我们被呼召传福音的人来说,这是一个很重要的反思。我们按照上帝的呼召来检查我们的心,献出我们的心和生命吧!去传福音,并在祂的面前作个顺服、忠心、和纯洁的仆人吧!


     “传讲福音真理的人一定会在祂的面前保守自己的纯洁和诚实的心。”


    作者:椰加达基督徒会堂铁桥堂会 –蔡国闪传道

    翻译员:赖家惠


    反思 :

    1.当上帝呼召您传福音时,您的心态如何?

    2。您如何在执行祂的使命时,保持您的纯心?


    6 min
  • 19-9-2021 - Bermisi Dengan Kemurnian Hati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 1 Korintus 9:16-18; Filipi 1:15-18

    Penulis : G.I. Swannius Bong


    “Sungguh sangat miris, sebuah pekerjaan yang mulia tapi dinodai oleh tujuan yang sangat busuk.” Itu adalah salah satu komentar dalam video Youtube kasus korupsi bantuan sosial (bansos). Sebuah kasus yang menjadi sorotan banyak pihak. Di tengah kondisi rakyat yang menderita, ada pihak yang memanfaatkan pekerjaan mulia itu untuk kepentingan pribadinya. Sebagai anak Tuhan, berita Injil merupakan berita terbesar dan termulia dalam sejarah manusia. Manusia berdosa yang seharusnya binasa, mendapat berita anugerah penebusan dari Kristus. Ironisnya, keberdosaan manusia membuat pemberitaan Injil itu dapat dilakukan dengan tujuan yang berbeda dengan tujuan mulia dari Allah. Pemberitaan Injil dimanfaatkan untuk maksud-maksud yang tidak sesuai dengan isi hati Tuhan. 

    Pada nas renungan hari ini, Paulus menyatakan kemurnian hatinya dalam pemberitaan Injil. Dalam 1 Korintus 9:16, Paulus menyatakan bahwa pemberitaan Injil merupakan keharusan baginya. Paulus menyatakan bahwa mendapatkan upah bukan tujuan dari pelayanannya (ay. 17). Dia melakukannya dengan ketulusan hati dan tanggung jawab penuh. Berita Injil merupakan hak baginya (ay. 18). Bahkan, ketika terdapat kelompok-kelompok tertentu yang memberitakan Injil dengan tujuan untuk bersaing dan berselisih dengannya (Filipi 1:15). Kelompok lain itu melakukan pemberitaan Injil dengan tidak ikhlas (ay. 17). Paulus tidak terganggu oleh motivasi-motivasi tersebut. Paulus tetap bersukacita dan tetap melakukan bagiannya dengan hati yang murni di hadapan Allah. 

    Paulus sama sekali tidak memberikan dukungan kepada pihak-pihak yang melakukan penginjilan dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. Sebaliknya, Paulus memberikan teladan sikap hati yang murni dan tulus di hadapan Allah. Paulus melakukan tugas mulia dengan hati mulia. Sedangkan pihak-pihak tersebut, sejatinya akan berurusan dengan Kristus, Sang Pemberi mandat. Ini menjadi perenungan penting bagi kita sebagai pribadi yang telah dipanggil untuk memberitakan Injil. Marilah mengoreksi hati kita dan menyerahkan hati serta hidup kita seturut dengan panggilan yang Allah berikan bagi kita! Beritakanlah Injil dan jadilah hamba yang taat, setia dan murni di hadapan-Nya! 


    “Seorang pemberita Injil kebenaran pasti akan menjaga dengan sungguh-sungguh kemurnian dan ketulusan hati di hadapan-Nya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Bagaimana sikap hati Anda ketika Tuhan memanggil Anda untuk memberitakan Injil-Nya?

    2.Bagaimana agar Anda dapat tetap memiliki kemurnian hati dalam menjalankan misi-Nya?


    8 min
  • 18-9-2021 - 传福音给穷人的使命 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音 4:18; 加拉太书 2:10


    上帝已赐给细娜姐妹一颗关爱穷人的心。 他创办了  Rumah Singgah Kasih Ampera (RSKA爱之家)。她容纳有特殊需要的儿童。 那些被家庭抛弃的人,可以被爱、被照顾、就学。 她还分发了基本生活必需品给穷人、拾荒者和周边群体。 在分发必需品之前,通常先进行崇拜。 这就是传播上帝话语机会的地方。 当 细娜姊妹要我在 Krendang区开 RSKA 的分部时,我立即答应了。 我们在RSKA 的Kendang 分部成立了一个服务团队,开始为穷人服务。大约有100多人来到RSKA爱之家。 起初他们来可能是因为有分发基本生活必需品。 但随着时间的推移,他们终于明白了福音的真理。 有些人愿意受邀加入椰加达基督徒会堂铁桥堂会,有些人已经通过这个服侍接受洗礼。感谢主,这事工能有果效。


    为穷人服务也是保罗在他的布道之旅中所做的一项重要事工(加拉太书 2:10)。 保罗服务于各行各业,也没有忽略为穷人服务。 这是他效法耶稣基督的榜样。 当基督来到世上时,祂也为所有人服务。 富人、穷人、病人、妓女、被鬼附的人等等,全都可以来到他面前。 祂的到来也应验了先知以赛亚的预言(路加福音 8:14),福音也要传给穷人。 当基督降生在世上时,祂不是出生在宫殿里,而是出生在马槽里。 这也是祂关心穷人的一种象征。 贫穷的牧羊人终于能够拜訪安放婴儿耶稣的地方。


    我们身边也有很多艰难和贫困的人。 尤其是在这次疫情期间,艰难和贫困的人更多。 他们都需要爱和基督的福音。 你和我是上帝可以用来接触他们的工具。 也许他们还不认识基督,但我们可以成为他们认识基督的桥梁。 透过我们为他们传播的爱和善意。


    “基督甘愿成为贫穷,好叫我们富足。”


    作者:椰嘉达基督徒会堂铁桥堂会 - 彭志堂

    翻译员:陈虹霞


    需要思考的问题:

    1. 你有服务穷人的心吗?你如何回应这种渴望?

    2. 你如何按照神国的使命服务穷人?


    6 min
  • 18-9-2021 - Misi Bagi Orang Miskin (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 4:18; Galatia 2:10

    Penulis : Pdt. Lukas Phang


    Tuhan telah memberikan Saudari Sena hati untuk kaum miskin. Ia yang memulai Rumah Singgah Kasih Ampera (RSKA). Ia menampung anak-anak yang berkebutuhan khusus. Mereka yang terbuang dari keluarga, boleh dikasihi, dirawat, dan disekolahkan. Ia juga membagikan sembako untuk orang-orang miskin, para pemulung, dan masyarakat sekitar di rumah singgah. Sebelum pembagian sembako, biasanya didahului acara kebaktian. Di sinilah kesempatan firman Tuhan ditaburkan. Ketika Saudari Sena mengajak saya membuka RSKA cabang Kerendang, saya langsung menyetujui. Kami bentuk tim untuk pelayanan di RSKA cabang Kerendang dan memulai pelayanan bagi orang-orang miskin. Ada sekitar 100 orang lebih yang datang ke rumah singgah di Kerendang. Mula-mula mereka datang mungkin karena ada pembagian sembako. Namun lama-kelamaan mereka akhirnya dapat kebenaran Injil. Ada yang bersedia diajak ke GKJ Jembatan Besi, beberapa telah dibaptis melalui pelayanan ini. Puji Tuhan, ada buah dari pelayanan ini.

    Pelayanan bagi orang miskin juga merupakan pelayanan penting yang Paulus lakukan dalam perjalanan pengabaran Injilnya (Galatia 2:10). Paulus melayani semua kalangan dan tidak melalaikan pelayanan bagi orang yang miskin. Hal ini ia lakukan dengan mengikuti teladan Yesus Kristus. Ketika Kristus datang ke dalam dunia, Ia juga melayani semua kalangan. Orang kaya, orang miskin, orang sakit, wanita tuna susila, orang yang dirasuk setan, dan lain lain, semua boleh datang kepada-Nya. Kedatangan-Nya juga menggenapi nubuat nabi Yesaya (Lukas 8:14), bahwa Injil juga diberitakan kepada orang-orang yang miskin. Ketika Kristus lahir ke dalam dunia, Dia bukan lahir di istana melainkan di kandang. Ini juga merupakan bentuk kepedulian-Nya kepada orang-orang yang miskin. Para gembala yang miskin akhirnya dapat mengunjungi tempat, di mana bayi Yesus dibaringkan.

    Di sekitar kita juga banyak orang yang susah dan miskin. Apalagi di masa pandemi ini, lebih banyak lagi orang yang susah dan miskin. Mereka semua perlu kasih dan Injil Kristus. Saudara dan saya merupakan alat yang bisa dipakai Tuhan untuk menjangkau mereka. Mungkin mereka belum mengenal Kristus, tapi kita dapat menjadi jembatan bagi mereka untuk mengenal Kristus. Lewat kasih dan kebaikan yang kita taburkan bagi mereka. 


    “Kristus rela jadi miskin, supaya kita dapat diperkaya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apakah Anda memiliki hati bagi orang-orang miskin? Bagaimana Anda merespons kerinduan itu?

    2.Bagaimana Anda dapat melayani orang-orang miskin sesuai dengan misi Kerajaan Allah? 


    5 min
  • 17-9-2021 - 在祂的禾场裡忠于职守 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    提摩太後书 4:6-8


    我认识一对医生夫妇。温德尔•盖里(Wendell Geary)和玛乔丽•盖里(Marjorie Geary)。 他们是来自美国的宣教士医生夫妇。自 1964 年以来,他们一直致力于西加里曼丹内陆的医疗服务。他们在远离城市的地方建立了毕世大医院。 这家医院收治了很多病人,甚至那些被其他医院拒绝的病人。除了医疗服务,他们还在西加里曼丹内陆的各个地方设立了福音站和教堂。Wendell Geary 和他妻子的贡献树立了一个很好的榜样。许多年轻的印尼医生最终加入了他们。 甚至他自己的儿子, Paul Geary医生 也加入并愿意继续他父亲的事工。Wendell Geary医生和他的妻子在 45 年的服务中将他们的青春献给了上帝,并一直服务到他们退休。 他们的事奉精神在肉体和灵命上拯救了西加里曼丹的许多人。 两年前在 2019 年 12 月 12 日,Wendell Geary蒙主恩召,回到天父的家中。 他很好地完成了自己的任务,并且始终忠于职守。


    保罗也是一位忠心事奉上帝的使徒。 自从他悔改之後,他就开始事奉上帝。 尽管面临许多挑战和困难,他从不退缩。 他忠心地侍奉上帝直到老年。 在他写给提摩太的第二封信中,他意识到上帝留给他的时间不多了。 “我現在被澆奠、我離世的時候到了。那美好的仗我已經打過了.當跑的路我已經跑盡了.所信的道我已經守住了.(第 6-7 节)。 换句话说,保罗想说他已经很好地完成了他的事工,到了终点线,并且一直忠心。


    我们有没有真诚地事奉上帝?是否直到今日,我们仍然忠心地事奉祂吗?有些人最初积极地事奉,但最终离开了事奉。愿我们毕生忠心事奉上帝,像Geary医生和保罗一样。


     “从始至终忠心事奉神!”


    作者:椰嘉达基督徒会堂铁桥堂会 - 彭志堂

    翻译员:陈虹霞


    需要思考的问题:

    1. 你为什么要事奉上帝?

    2. 你如何能从始至终忠心事奉神?


    6 min
  • 17-9-2021 - Setia Di Ladang-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 2 Timotius 4:6-8

    Penulis : Pdt. Lukas Phang


    Saya mengenal pasangan dr. Wendell dan Marjorie Geary. Mereka adalah pasangan dokter misi dari Amerika. Mereka mengabdikan diri untuk pelayanan kesehatan di pedalaman Kalimantan Barat sejak tahun 1964. Mereka mendirikan rumah sakit Bethesda di tempat yang jauh dari kota. Rumah sakit ini telah mengobati banyak pasien bahkan yang ditolak dari rumah sakit lainnya. Selain pelayanan kesehatan, mereka juga mendirikan pos pengabaran Injil dan gereja di berbagai tempat di pedalaman Kalimantan Barat. Pengabdian dr. Wendell Geary dan istrinya menjadi teladan yang baik. Banyak dokter muda Indonesia yang akhirnya bergabung dengan mereka. Bahkan anaknya sendiri,  dr. Paul Geary juga bergabung dan rela meneruskan pelayanan ayah mereka. Dr. Wendell Geary dan istrinya telah memberikan masa muda mereka bagi Tuhan dan melayani sampai mereka pensiun, selama 45 tahun pengabdian. Pengabdian mereka telah menyelamatkan banyak orang di Kalimantan Barat baik secara jasmani maupun rohani. Dua tahun lalu pada tanggal 12 Desember 2019, Tuhan telah memanggil dr. Wendell Geary kembali ke Rumah Bapa. Ia telah menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tetap setia sampai akhir.

    Paulus juga seorang rasul yang setia melayani Tuhan. Sejak bertobat, ia mulai melayani Tuhan. Walau banyak tantangan dan kesulitan, ia tidak pernah mundur. Ia setia melayani Tuhan sampai tua. Di surat kedua yang ia kirim kepada Timotius, ia sadar bahwa waktu yang Tuhan berikan kepadanya tidak banyak lagi. “Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman (ay. 6-7). Dengan kata lain, Paulus mau menyatakan bahwa ia telah menyelesaikan pelayanannya dengan baik, sampai garis akhir, dan telah setia. 

    Sudahkah kita melayani Tuhan dengan kesungguhan hati? Apakah sampai hari ini kita masih setia melayani-Nya? Ada orang yang awalnya giat melayani tapi akhirnya meninggalkan pelayanan. Kiranya kita dapat seperti dr. Geary dan Paulus yang melayani Tuhan dengan setia seumur hidup mereka. 


    “Setialah melayani Tuhan, dari awal sampai akhir!”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Mengapa Anda mau melayani Tuhan?

    2.Bagaimana Anda dapat setia melayani Tuhan dari awal sampai akhir? 


    5 min
  • 16-9-2021 - 迷失者的福音 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音23:39-43


    当在西加基督教会山口洋堂会事奉期间,我们有探访团队到毕士大医院,一所宣教医院。路途大约要花一个小时。我们每周都到那里安慰病人,并向他们传讲福音。当他们受到关怀时感到很欣慰。我们每次传讲耶稣福音时,病人的反应因人而异。有一些拒绝福音、有一些却半信半疑,尽管如此也有不少接受福音。至少愿意接受祝祷。我曾经给过一个无法说话的病患者传福音。当我探访他时,我贴近他的耳朵说话。我先握住他的手,接着问他是否明白我在说些什么。如果明白的话,就用力握紧我的手。他竟然紧紧地握着我的手。借此我知道他还清醒。我就借此机会给他传讲基督的福音。随后,我代领他接受耶稣,使他能得着灵魂的救恩。我再次附耳低语,如果他要接受耶稣,请他握紧我的手。他果然紧紧地握着我的手。感谢主,在他生命的尽头居然还有机会来接受耶稣为救主。


    当主耶稣被钉在十字架上时,有两个强盗同时被钉,分别在主耶稣的左右两旁。一开始,他们竟然还讥诮耶稣。然而,其中一个后来为自己的过犯而懊悔。最后,他在奄奄一息的那一刻要求耶稣得国降临的时候纪念他。主耶稣竟然给他一个出乎意料的应许。祂说当日他要同耶稣在乐园里。即使在最后一刻,只要他愿意谦卑下来和接受基督,那么他也会必然得救的。


    正是因为如此,我们不能停止传讲基督福音。无论何时何地,只要有机会,我们就必须为那些还不认识基督的人见证基督。愿上帝继续赐给我们传讲祂福音的精神毅力。


    “基督是所有罪人的救赎主。这就是福音的核心!”


    作者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 - 彭志堂牧师

    翻译员:蔡立基


    默想的问题:

    1.您是如何利用每次的机会来传讲基督?

    2.您怎样才能成为更有效的福音传道者?


    6 min
  • 16-9-2021 - Kabar Baik Untuk Yang Terhilang (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 23:39-43

    Penulis : Pdt. Lukas Phang


    Waktu pelayanan di GKKB Singkawang, kami ada tim besuk ke Rumah Sakit Bethesda, rumah sakit misi. Perjalanan ke sana perlu satu jam. Seminggu sekali kami ke sana untuk menghibur orang sakit dan memberitakan Injil kepada mereka. Mereka senang ketika diperhatikan. Ketika kami mengabarkan tentang Kristus, respons pasien beragam. Ada yang menolak, ragu-ragu, namun tidak sedikit yang menerima. Setidaknya bersedia didoakan. Saya punya pengalaman bersaksi bagi orang yang sakit yang sudah tidak bisa berbicara lagi. Ketika saya kunjungi, saya bicara dekat telinganya. Saya pegang tangannya, dan bertanya, apa dia bisa mengerti apa yang saya katakan. Jika mengerti tolong jabat erat tangan saya, ia jabat erat. Mengertilah saya bahwa ia masih sadar. Saya pakai kesempatan yang ada untuk mengabarkan Injil Kristus kepadanya. Kemudian saya menuntun dia untuk menerima Yesus untuk keselamatan jiwanya. Saya bicara di dekat telinganya, jika ia mau terima Yesus, silahkan jabat tangan saya erat. Ternyata ia jabat tangan saya sangat erat. Puji Tuhan, di saat akhir hidupnya ia masih ada kesempatan untuk terima Yesus sebagai Juruselamat.


    Waktu Tuhan Yesus disalibkan. Di kiri kanan Tuhan Yesus ada dua penyamun yang ikut disalibkan. Mulanya, mereka mengolok-olok Yesus. Namun salah satu akhirnya sadar akan dirinya yang berdosa. Akhirnya dengan sisa nafas yang ada, ia minta Yesus mengingat dia, kalau Yesus datang sebagai Raja. Tuhan Yesus memberikan dia satu jaminan yang luar biasa. Ia mengatakan bahwa hari itu juga ia akan bersama dengan-Nya di Firdaus. Walau di saat-saat terakhir, ketika seseorang mau merendahkan hatinya dan menerima Kristus, maka ia akan diselamatkan juga. 

    Karena itu, kita tidak boleh berhenti mengabarkan Kristus. Di mana dan kapan saja ada kesempatan, kita harus menyaksikan Kristus bagi mereka yang belum mengenal-Nya. Kiranya Tuhan terus memberikan kita semangat untuk mengabarkan Injil-Nya.


    “Kristus adalah Juruselamat bagi semua orang yang berdosa. Itulah inti Berita Injil!”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Bagaimana Anda memakai setiap kesempatan yang ada untuk mengabarkan Kristus?

    2.Bagaimana Anda dapat menjadi pembawa Kabar Baik yang lebih efektif? 


    6 min
  • 15-9-2021 - 祂宣教禾场的同工 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    使徒行传18:1-5


    我们在中国所开发的男士营起源于印度尼西亚。有来自印尼的团队把它带进那里。从在男士营里被改造后的弟兄开始,接着在广州市成立了委员会。这个男士营然后扩展到其他各个城市,大约有数十个城市和省份。每个城市若想要举办男士营,必须先成立委员会。一个又一个城市开始召集同工。而广州成为总部。这个男士营最终祝福了中国那么多的弟兄和家庭。许多弟兄悔改,成为更好的丈夫和父亲。上帝在改变许多弟兄的这项事工里,是离不开在各个城市里所召集的同工们。这项事工不可能独自完成的,我们在上帝宣教禾场里需要许多的同工。


    保罗在他传讲基督福音的旅程中也从没单独行动过。他得到许多同工的帮忙。使徒行传18章1节至5节里,提到有一对夫妇是保罗的同工。他们就是亚居拉和百基拉。每逢安息日,他们会到会堂给犹太人和希利尼人传讲福音。过后,又有其他同工加入,他们是西拉和提摩太。保罗在每次的佈道旅程都常有同工们的陪同。有路加医生把保罗所到的每个地方的佈道旅程和事工都记录下来。有保罗的第一位同工,巴拿巴。保罗每到一个地方传福音,也会留下某些人来牧养那里的教友。他有许多同工。当我们阅读他在每封书信结尾给同工们的问候语时,这一点就说明了一切。保罗意识到上帝的工作是不能独自完成的。


    无论是在教会还是在宣教禾场事奉,我们都需要同工。独自行动的工作效果非常有限,然而互相合作则可以产生巨大的影响。让我们组成一个心意一致、思想一致、目标一致的工作团队,把上帝的事工扩展得更广。


     “倘若您想走得快,那么就一个人走;倘若您想走得远,那么就一起走!”


    作者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 - 彭志堂牧师

    翻译员:蔡立基


    默想的问题:

    1.此时此刻谁是您在教会或宣教禾场事工上的同工呢?您的同工对您有什么好影响吗?

    2.您如何才能成为您团队里更好的同工呢?


    7 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian