
Sign up to save your podcasts
Or


何西阿書 6:6
6:6 我喜愛良善、(或作憐恤) 不喜愛祭祀、喜愛認識神、勝於燔祭。
自摩西時代起,以色列人就被教導有關“示瑪”(Shema)。申命記第6章4節記載了有關“示瑪” 抑或 “示瑪以色列“(Shema Yisrael),即以色列的禱告和信仰宣告,其內容為: “以色列啊, 你要聽! 耶和華我們的上帝是獨一的主!” 示瑪每天必誦讀兩次,是為了提醒他們與上帝立約的關係,即上帝是獨一的,祂的子民應當要全心全意地愛祂。這意味著,上帝從起初就希望祂的子民全然地愛祂,而不僅僅是懂律法抑或背誦優美的經文而已。
的確,歷史紀錄並沒有明確說明,以色列人在何西阿時代是否已像後來的猶太傳統那樣每天早晚誦讀它。然而,有一點是可以肯定的,他們雖然懂得上帝的律法,但可惜的是,這些知識並沒有在他們生活的言行舉止上體現出來。他們雖說是敬拜、獻祭,但他們的生活卻遠離了對上帝忠誠的愛。這就是為什麼上帝透過何西阿來斥責他們。何西阿書第6章6節道:“我喜愛憐恤,不喜愛祭祀;喜愛認識上帝,勝於燔祭。”上帝希望他們的愛能超越外表上虔誠的行為,祂也希望他們不僅僅只是崇拜和奉獻而已,而是擁有了解祂並愛祂的心意。
這個信息也適用於我們每個人。我們可能勤於敬拜、積極參與各種事奉活動,並奉獻。但這段靈修經文挑戰我們捫心自問:我們所有的事奉活動、奉獻、敬拜和屬靈活動,是否真正發自愛祂並了解祂的心意呢?讓今天上帝的真理再次提醒我們每個人,不要僅僅停留在屬靈的例行公事,而要真正地將崇拜和事奉成為一種來源於了解上帝愛的體現。
“了解祂的心意遠比單單地參與屬靈例行活動更有價值,
我們在那裡能找到敬拜的真正意義並討上帝悅納的生活。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – Eva Batrik傳道
翻譯員:蔡立基
默想的問題:
1. 你是否更忙著參與宗教活動而不是與上帝建立個人關係呢?
2. 你今天可以採取哪些具體步驟來更了解上帝的心意?
Nats Alkitab : Hosea 6:6
Penulis : G.I. Eva Batrik
Sejak zaman Musa, bangsa Israel sudah diajarkan tentang Shema. Shema atau Shema Yisrael adalah doa sekaligus deklarasi iman yang dicatat dalam Ulangan 6:4, yang berbunyi demikian: “Shema Yisrael, Adonai Eloheinu, Adonai Echad,” yang berarti, “Dengarkanlah, hai Israel, TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” Shema dibaca dua kali sehari sebagai pengingat akan hubungan perjanjian dengan Tuhan, bahwa TUHAN itu esa dan umat-Nya harus mengasihi Dia dengan segenap hati. Artinya, sejak awal Allah menghendaki umat-Nya hidup dalam kasih yang utuh kepada-Nya, bukan sekadar tahu hukum atau menghafalkan kata-kata indah.
Memang, catatan sejarah tidak menyebutkan secara jelas apakah di zaman Hosea bangsa Israel masih secara rutin membacakannya setiap pagi dan malam seperti yang kemudian dipraktikkan dalam tradisi Yahudi. Namun, satu hal yang pasti, walaupun mereka mengenal hukum Tuhan. Tetapi sayangnya, pengetahuan itu tidak tercermin dalam tindakan hidup mereka. Mereka tetap beribadah dan mempersembahkan korban, tetapi hidup mereka jauh dari kasih setia kepada Tuhan. Itulah sebabnya melalui Hosea Tuhan menegur mereka. Hosea 6:6: "Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran." Tuhan menginginkan kasih mereka lebih dari sekadar praktik kesalehan lahiriah, yang Ia rindukan bukan sekadar ibadah dan persembahan, tapi hati yang mengenal dan mengasihi-Nya.
Pesan ini juga berlaku bagi setiap kita. Kita bisa rajin beribadah, aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan, memberi persembahan. Tapi renungan ini menantang kita untuk bertanya: Apakah seluruh aktivitas pelayanan, persembahan, ibadah dan kegiatan rohani yang kita lakukan sungguh-sungguh lahir dari hati yang mengasihi dan mengenal Dia? Biar lah Firman Tuhan hari ini menjadi pengingat bagi setiap kita agar tidak berhenti pada rutinitas rohani belaka, tetapi sungguh-sungguh menjadikan ibadah dan pelayanan sebagai wujud kasih setia yang lahir dari hati yang mengenal Allah.
“Mengenal hati-Nya jauh lebih berharga daripada sekadar melakukan rutinitas rohani, di sanalah kita menemukan makna sejati dari ibadah dan hidup yang berkenan kepada Tuhan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah saudara lebih sibuk menjalankan aktivitas keagamaan daripada membangun hubungan pribadi dengan Tuhan?
2. Apa langkah nyata yang bisa saudara lakukan hari ini untuk lebih mengenal hati Tuhan?
何西阿書 7:11; 8:9
何西阿書 7 : 11
他們必如雀鳥從埃及急速而來、又如鴿子從亞述地來到.我必使他們住自己的房屋、
這是耶和華說的。
何西阿書 8 : 9
他們投奔亞述、如同獨行的野驢.以法蓮賄買朋黨。
你曾聽過有人被投資詐騙的事故嗎?許多人被“短期內暴利”的承諾所矇騙,心甘情願地交出他們的金錢,最終卻血本無歸。最初看似充滿希望的事情,最終卻化為烏有。
這個描寫與先知何西阿時代的以色列人非常相似。如果我們檢視他們的生活,就會發現一個鮮明的對比,即他們外表看似堅強,勢力強大,但在上帝面前,他們的靈性卻極為脆弱。正因如此,先知何西阿形容以色列人如同 “愚蠢無知的鴿子” 和 “野驢”(何西阿書8:9),他們固執己見,不願聽從指引。他們尋求埃及和亞述的庇護,而不是上帝。諷刺的是,他們所尋求的“庇護”實際上卻讓他們陷入苦難和流亡。他們不但沒得到庇護,反而遭受到毀滅。這猶如一項欺詐性的投資,一開始看似充滿希望,但卻以虧損告終。
對今天的我們來說,當我們將安全感寄託在金錢、人際關係、權力或世俗體系上時,也會犯下類似的錯誤。所有這些看似穩固,但實際上卻脆弱不堪,隨時都可能化為烏有。真正的保護只在於信實而大能的上帝。因此,讓我們透過禱告、上帝的真理和順服繼續學習完全依靠上帝,因為祂是唯一真正的避難所,也永遠不會令人大失所望的。
“真正的安全感從不來自世俗的力量,
而是來自作為祂子民保護者的上帝。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – Eva Batrik傳道
翻譯員:蔡立基
默想的問題:
1. 當遇到問題時,你首先會向誰尋求幫助呢?
2. 除了上帝以外,是否還有些什麼世俗的事物悄悄地成為你生活上主要的依靠呢?
Nats Alkitab : Hosea 7:11; 8:9
Penulis : G.I. Eva Batrik
Pernahkah saudara mendengar kisah orang yang tertipu investasi bodong? Dengan janji ‘keuntungan besar dalam waktu singkat,’ banyak orang tertipu, rela menyerahkan uangnya, tetapi akhirnya kehilangan segalanya. Apa yang awalnya terlihat menjanjikan, justru berakhir dengan kehancuran.
Inilah gambaran yang sangat mirip dengan bangsa Israel di zaman nabi Hosea. Kalau kita memperhatikan kehidupan mereka, ada kontras yang mencolok: dari luar tampak kuat dan berpengaruh, tetapi di hadapan Allah mereka sangat rapuh secara rohani. Itulah sebabnya nabi Hosea menggambarkan bangsa Israel seperti “merpati tolol” dan “keledai liar” (Hosea 8:9) yang keras kepala, tidak mau diarahkan. Mereka mencari perlindungan kepada Mesir dan Asyur, bukan kepada Tuhan. Ironisnya, “perlindungan” yang mereka cari justru menyeret mereka ke dalam penderitaan dan pembuangan. Bukan perlindungan yang mereka dapatkan, melainkan kehancuran. Sama seperti investasi bodong, tampak menjanjikan di awal tetapi pada akhirnya mendatangkan kerugian.
Bagi kita hari ini, kesalahan serupa bisa terjadi ketika kita menaruh rasa aman pada uang, relasi, kekuasaan, atau sistem dunia. Semua itu tampak kokoh, tetapi sebenarnya rapuh dan dapat hilang kapan saja. Perlindungan sejati hanya ada pada Tuhan yang setia dan berkuasa. Karena itu, mari kita terus belajarlah bersandar penuh kepada Tuhan melalui doa, firman, dan ketaatan, sebab Dialah satu-satunya tempat perlindungan sejati dan tidak pernah mengecewakan.
"Rasa aman sejati tidak pernah datang dari kekuatan dunia, tetapi hanya dari kehadiran Allah yang menjadi perlindungan umat-Nya."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Saat menghadapi masalah, kepada siapa saudara lebih dahulu mencari pertolongan?
2. Apakah ada hal-hal duniawi yang diam-diam menjadi sandaran utama hidup saudara selain Tuhan?
何西阿書 10:1-2
10:1 以色列是茂盛的葡萄樹、結果繁多、果子越多、就越增添祭壇.地土越肥美、就越造美麗的柱像。
10:2 他們心懷二意、現今要定為有罪.耶和華必拆毀他們的祭壇、毀壞他們的柱像。
每個人都渴望擁有安全感。有些人因為擁有充足的積蓄、穩定的工作抑或看似不錯的家庭生活而感到安全。另一些人則因為擁有地位、成就抑或與具有影響力的人有關係而感到安全。然而,現實上,這一切都會如過眼雲煙。看似穩固的事物可能會崩塌,看似充滿希望的事物也可能會令人大失所望。如果我們不謹慎,把安全感寄託在財富、地位抑或權力上,這可能會讓我們變得自滿,甚至會遠離上帝。
在今天的靈修經文中何西阿斥責稱之為“茂盛的葡萄樹”的以色列。乍聽之下,這似乎是讚美,其實卻是譴責。當時,以色列正處於鼎盛期。他們的土地肥美,農作物豐收, 生活看似安然無虞。然而,就在這種富足的背後,他們的心卻遠離上帝。他們收割得越多, 就越增添偶像祭壇。他們的心不再全然愛上帝,而是因信奉別神而心懷二意。這是一種虛假安全感的寫照,即心靈寄託於暫存的事物,而不是永恆的上帝。
這段經文警示我們每個人,千萬別把安全感寄託在財富、成就抑或人際關係上, 因為這一切都可能會改變或失去。唯一真正的安全感是在基督裡,祂賜下永恆的救恩, 並不受世事而動搖。因此,讓我們繼續學習將心思全神貫注於基督並祂在聖經裡的應許。
“虛假的安全感只是欺哄人而已,
但在基督裡的安全感卻是永恆而真實的。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – Eva Batrik傳道
翻譯員:蔡立基
默想的問題:
1. 除了基督以外,你生活中還有哪些事物常常成為假安全感的來源 ?
2. 你最近在生活中獲得的成就或舒適是否讓你更親近抑或遠離上帝呢?
Nats Alkitab : Hosea 10:1-2
Penulis : G.I. Eva Batrik
Setiap orang mendambakan rasa aman. Ada yang merasa aman ketika tabungannya cukup, pekerjaannya stabil, atau rumah tangganya terlihat baik-baik saja. Ada juga yang merasa aman karena punya jabatan, keberhasilan, atau relasi dengan orang berpengaruh. Namun kenyataannya, semua itu bisa hilang sewaktu-waktu. Apa yang tampak kokoh bisa runtuh, dan apa yang terlihat menjanjikan bisa mengecewakan. Bila tidak diwaspadai, menaruh rasa aman pada kekayaan, jabatan, atau kekuasaan bisa membuat kita terlena, bahkan menjauh dari Tuhan.
Nas hari ini, Hosea menegur Israel yang digambarkan seperti “pohon anggur yang subur." Sekilas terdengar seperti pujian, tetapi sebenarnya teguran. Pada masa itu, Israel sedang berada di puncak kejayaan. Tanah mereka subur, hasilnya berlimpah, dan kehidupan tampak aman. Namun justru di balik kelimpahan itu, hati mereka menjauh dari Tuhan. Semakin banyak hasil panen mereka, semakin banyak pula mezbah berhala yang mereka dirikan. Hati mereka tidak lagi utuh mengasihi Tuhan, melainkan terpecah karena mengikuti ilah-ilah lain. Inilah gambaran rasa aman palsu: hati bersandar pada sesuatu yang sementara, bukan kepada Tuhan yang kekal.
Bagian firman Tuhan ini menjadi peringatan bagi setiap kita agar tidak meletakkan rasa aman pada harta, prestasi, atau relasi manusia, sebab semuanya bisa berubah atau hilang. Satu-satunya rasa aman sejati adalah di dalam Kristus, yang memberi keselamatan kekal dan tidak terguncangkan oleh keadaan dunia. Karena itu, mari kita terus belajar memusatkan hati hanya kepada Kristus dan janji Firman-Nya.
“Rasa aman palsu hanya menipu, tetapi rasa aman di dalam Kristus adalah kekal dan sejati"
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa saja hal-hal dalam hidup saudara yang sering menjadi sumber rasa aman palsu selain Kristus?
2. Apakah keberhasilan atau kenyamanan hidup akhir-akhir ini telah membuat saudara semakin mendekat atau malah menjauh dari Tuhan?
马可福音6:32
6:32 他们就坐船,暗暗地往旷野地方去。
Bukalapak 创始人Achmad Zaky述说,他在33岁时就出现了心脏问题。医生诊断他患有心室性二联律,是一种危险的心律不整状况。他承认这是由于在发展他的初创公司不良生活方式引起的: 睡眠不足、压力大、饮食不规律。他意识到自己的身体是有极限的。
“独自隐退” 这个词由由两个字组成。第一个是主动词ἀπέρχομαι (aperchomai) 组成,意思是去、出发或离开。这表示从一个地方到另一个地方的行动。第二个是单词 εἰς ἔρημον τόπον (eis erēmon topon) 是指向目的地。ἔρημον (erēmon) 的意思是寂静, 荒凉、偏远、旷野。从物质上来说,这个词表示一个不拥挤热闹或远离人群的地方。所以,从这个词的意思可得出结论,耶稣要求祂的门徒找时间和安静的地点,远离人群来恢复他们的耐力。他们必须刻意离开繁忙的事工,以便能私下祈祷或讨论。
从Achmad Zaky的经历中,我们意识到要操练管理我们的身体和灵命能量。因为如果没有时间休息,工作人员或服事上帝的人都会在身体和灵命上感到疲累。需要尽可能地管理身体和灵命能量,以便能够受到有效的引导。简单实用对身体有益的事情就是休息和保持规律的饮食。而在属灵方面,例如,进行数字安息日 (在一定时间内不使用智能手机)、实行安静的时间、独处、沉思或冥想、反思、在隐私场所祈祷等等。耶稣从一开始就提醒我们,需要尽可能好好地管理能量。“独自隐退”的要求是明智的行动。我们的身体和灵命耐力是有极限的。两者都需要留意以提供最大贡献然而不得完全被耗尽。耶稣教导我们要刻意地管理我们的时间、精力和心思,不仅仅用于工作而已,但也用于与祂一起度过安静平静的时光和空间。如果我们能够管理这一点,我们就能更有效地工作和服事。但愿主耶稣帮助我们做得到。
去一个安静的地方休息、反思并恢复与上帝的关系,
就好像为生命的“电池”充电以保持长期的健康和有效性。
作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 洪祖茂牧師
翻譯員:赖利南
默想的问题:
1. 你在日常工作中抽出时间休息一下时遇到什么困难?
2. 如果你能够努力管理自己的身体和灵命能量,你觉得你会经历些什么?
Nats Alkitab : Markus 6:32
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Pendiri Bukalapak, Achmad Zaky bercerita bahwa dirinya sempat mengalami masalah jantung di usia 33 tahun. Dokter mendiagnosisnya dengan Ventricular Bigeminy, yaitu suatu kondisi aritmia yang berbahaya. Hal ini diakuinya sebagai akibat dari gaya hidupnya yang buruk selama membesarkan startup-nya: kurang tidur, stres tinggi, dan pola makan yang tidak teratur. Ia menyadari bahwa tubuhnya memiliki batas.
Kata “mengasingkan diri” terdiri dari kata kerja utama ἀπέρχομαι (aperchomai) yang memiliki arti pergi, berangkat atau meninggalkan. Hal ini menunjukkan suatu tindakan pergi dari satu tempat ke tempat lain. Kedua, yaitu kata εἰς ἔρημον τόπον (eis erēmon topon) yang menunjuk kepada tempat yang dituju. ἔρημον (erēmon) berarti sunyi, sepi, terpencil, padang gurun. Secara fisik kata ini menunjukkan sebuah lokasi yang tidak ramai atau jauh dari keramaian. Jadi bila disimpulkan dari arti kata tersebut, Yesus mengajak murid-murid-Nya mencari waktu dan tempat yang tenang, jauh dari keramaian untuk memulihkan stamina mereka. Mereka harus dengan sengaja menjauh dari padatnya pelayanan agar dapat berdoa atau berdiskusi secara pribadi.
Dari pengalaman Achmad Zaky kita disadarkan akan perlunya disiplin diri dalam mengelola energi jasmani dan rohani kita. Sebab bila tidak memiliki waktu untuk beristirahat baik pekerja atau pelayan Tuhan akan berada pada kondisi lelah secara jasmani maupun rohani. Energi jasmani dan rohani perlu dikelola dengan sebaik-baiknya agar tersalurkan dengan efektif. Hal-hal sederhana dan praktis yang berguna bagi tubuh adalah beristirahat dan menjaga pola makan yang teratur. Untuk rohani misalnya dengan melakukan sabat digital (tidak menggunakan smartphone untuk waktu tertentu), melakukan quiet time, solitude, kontemplasi atau meditasi, merenung, berdoa di tempat yang privat dan lain sebagainya. Yesus sudah mengingatkan kita sejak semula bahwa energi perlu dikelola dengan sebaik-baiknya. Ajakan untuk “mengasingkan diri” adalah tindakan yang bijaksana. Stamina fisik dan rohani kita ada batasnya. Keduanya perlu dijaga agar memberikan kontribusi yang maksimal namun tidak untuk dikuras habis-habisan. Yang Yesus ajarkan kepada kita agar kita secara sengaja mengelola (manage) waktu, tenaga dan pikiran kita bukan hanya kepada pekerjaan saja tetapi juga waktu dan tempat yang tenang dan sepi bersama-Nya. Bila kita bisa mengelolanya maka kita akan semakin efektif dalam bekerja dan melayani. Kiranya Tuhan Yesus menolong kita untuk melakukannya.
Pergi ke tempat yang tenang untuk beristirahat, merenung dan memulihkan hubungan dengan Tuhan, bagaikan mengisi ulang "baterai" kehidupan untuk menjaga kesehatan dan efektivitas dalam jangka panjang
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Kesulitan apa saja yang Anda hadapi dalam mengambil waktu sejenak untuk beristirahat dari kesibukan sehari-hari Anda?
2. Bila Anda mampu berusaha untuk mengelola energi fisik dan rohani Anda, kira-kira apa yang akan Anda alami?
馬可福音6:31
6:31 祂就說、你們來同我暗暗的到曠野地方去歇一歇.這是因為來往的人多、他們連喫飯也沒有工夫。
全国汽车评论家格雷迪·埃瓦尔多 (Grady Ewaldo) 在广播结束前总会说一句标语,就是:“别忘了吃饭。” 单词很简单,但我总是记得。对于他和我们来说,我们应该意识到常常记得吃饭,尤其是在我们非常忙碌的时候。我们因繁忙的工作或事工日程而没有时间吃饭并不是一个好理由。
耶稣和门徒们在非常忙碌的情况中,甚至连吃饭的时间都没有。但是,有一个很好的建议,就是“别忘了吃饭”。这是每个神的工人和事奉者都需要考虑到的,以便他们关注自己的身体需要,从而能够有效地工作和事奉,而不会忽视自己的身体和属灵需要。我确信马可在第 31 节中故意写下的附加信息背后,暗示着他们别说休息、坐着、祈祷等等,甚至连吃饭的时间都没有。然而,耶稣知道他们需要休息一会儿。于是耶稣要求门徒到一个安静的地方,让他们可以独处,坐下来聊天,当然,也可以吃东西并喝点水。
耶稣了解自己和门徒的局限性。他们需要休息和吃东西为着能更有效地服事。在这里休息别被解读为懒散和吃东西以发泄欲望的机会。然而,这更多的是为了补充我们的身体和属灵耐力。想象一下,如果我们的手机在使用时不注意正确充电,手机肯定会没电,无法使用。同样,我们的身体和灵命也是如此。这两样都需要得到新的能源即通过休息和食物。
休息并不是浪费时间。这是对你福利的必要投资。
当你‘忙得没时间吃饭’时,你就没有效率;
你正在消耗身体最基本的资源。”
Saundra Dalton-Smith博士(医师兼倦怠专家)
作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 洪祖茂牧師
翻譯員:赖利南
默想的问题:
1.你如何在忙碌的日程中提醒自己休息一下,尤其是在吃饭的时候?
2.今天上帝的话语如何解答你在忙碌的工作或事奉中来分配休息时间的挣扎?
Nats Alkitab : Markus 6 : 31
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Grady Ewaldo, seorang Reviwer Otomotif Nasional mempunyai tagline yang selalu ia ucapkan sebelum mengakhiri tayangannya yaitu: “Jangan lupa makan”. Kata-katanya sangat sederhana tetapi selalu saya ingat. Bagi dia dan kita seharusnya aware untuk selalu ingat makan terutama saat kita sedang sibuk-sibuknya. Bukanlah alasan yang baik tidak sempat makan dikarenakan padatnya jadwal pekerjaan atau pelayanan kita.
Yesus dan murid-murid ada di dalam situasi kesibukan yang luar biasa hingga waktu untuk makan pun tak sempat. Namun, ada nasihat yang baik yaitu “jangan lupa makan”. Hal ini perlu diperhatikan oleh setiap pekerja dan pelayan Tuhan agar memperhatikan kebutuhan fisiknya supaya dapat bekerja dan melayani secara efektif tanpa mengabaikan kebutuhan jasmani dan rohaninya. Di balik keterangan tambahan yang saya yakin sengaja ditulis oleh Markus di ayat 31 ini menyiratkan bahwa jangankan istirahat, duduk, berdoa, dan sebagainya; makan pun mereka tidak sempat. Namun, Yesus tahu bahwa mereka harus beristirahat seketika. Oleh karena itu Yesus mengajak para murid untuk pergi ke tempat sunyi supaya bisa sendirian; untuk duduk dan bercerita, untuk makan dan minum tentunya.
Yesus mengerti keterbatasan Diri-Nya dan para murid-Nya. Mereka memerlukan istirahat dan makan guna pelayanan yang lebih efektif. Beristirahat di sini jangan diartikan sebagai kesempatan untuk bermalas-malasan dan makan sebagai pelampiasan hawa nafsu. Namun, lebih kepada re-charge stamina jasmani dan rohani kita. Bayangkan handphone kita bila digunakan tanpa memperhatikan pengecasan yang semestinya pasti akan kehabisan daya dan tidak dapat digunakan. Begitu pula dengan tubuh dan roh kita ini. Keduanya perlu disuplai dengan energi yang baru yaitu melalui istirahat dan makanan.
"Istirahat bukanlah waktu yang terbuang. Itu adalah investasi yang diperlukan untuk kesejahteraan Anda. Ketika Anda 'terlalu sibuk untuk makan', Anda tidak sedang produktif; Anda sedang menguras sumber daya paling mendasar dari tubuh Anda."- Dr. Saundra Dalton-Smith (Dokter & Spesialis Burnout)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana Anda selalu mengingatkan diri sendiri untuk beristirahat di tengah kesibukan, terlebih waktu untuk makan?
2. Bagaimana firman Tuhan hari ini menjadi jawaban atas pergumulan Anda dalam mengalokasikan waktu untuk beristirahat di tengah padatnya pekerjaan atau pelayanan Anda?
From the publisher's feed