Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 15-7-2025 - 歷史就是祂的故事 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    約書亞記 1:9


    1:9 我豈沒有吩咐你麼.你當剛強壯膽.不要懼怕、也不要驚惶、因為你無論往那裡去、耶和華你的神必與你同在。



    我在上初中的時候,就對歷史課不太感興趣。其中的原因可能是歷史老師太過嚴格,他的教材也很枯燥,更何況考試題特別難。為了能在歷史考試中得滿分,我不得不把人物名字和事件發生的年份死記硬背。那段時間實在過得挺累的。然而,隨著時間的推移, 我卻漸漸地喜歡上歷史。歷史教導我們那些過去的成功與失敗,讓我們在現在和將來都能擁有更好的生活。


    我們的聖經裡也有歷史書。舊約裡有: 約書亞記, 士師記, 路得記, 撒母耳記上, 撒母耳記下; 列王記上, 列王記下, 歷代志上, 歷代志下, 以斯拉記, 尼希米記以及以斯帖記。在新約裡也有一本歷史書,就是使徒行傳。透過歷史記載,我們得知,即使在至幽暗的時刻, 上帝也從未拋棄祂的子民。上帝持續地工作,看顧保守祂的子民。正如上帝對約書亞所說的, 當祂遠眺迦南地時, 那裡充滿了強悍殘暴的民族。弱小的以色列國怎麼能戰勝他們呢?然而, 上帝對約書亞說:“我豈沒有吩咐你麼. 你當剛強壯膽. 不要懼怕, 也不要驚惶, 因為你無論往那裡去, 耶和華你的神必與你同在。” 上帝的子民雖然看似軟弱,但有上帝同在則變得剛強。新約裡的初期教會也是如此。他們只是一小群受壓迫和迫害的人。然而,上帝與祂的教會同在,許多人也因而悔改歸向基督。聖經記載: “但聽道之人有許多信的,男丁數目約到五千。”(使徒行傳4:4) 當然,這個成就不單單是耶穌門徒的功勞而已,而也是聖靈的工作和能力。


    我們每個人都會有一段人生歷程。從幼年起,直到如今。我們當中,可能有些人擁有美好的人生歷程,充滿愛並功成名就。然而,我們當中的另一些人可能滿懷著遺憾與失敗,渴望能忘卻過去。透過上帝子民的歷史,我們認識到有一位上帝在我們的人生旅程中始終與我們同在。萬事都互相效力, 無論成功或失敗,為神使用叫我們的生活都得益處. 讓我們滿懷希望地走向未來,因為我們與上帝一起經歷這一切。

    “歷史教導上帝的子民要始終

    與上帝一起同走生命之路。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道

    翻譯員:蔡立基


    默想的問題:

    1. 身為上帝的子民,學習歷史對我們的靈修生活有什麼益處?

    2. 我們可以從舊約的以色列歷史以及新約的教會歷史中學到什麼功課?


    6 min
  • 15-7-2025 - Sejarah (His-Story) (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yosua 1:9

    Penulis : G.I. Alfa Imannuel


    Sewaktu duduk di bangku SMP, saya tidak suka dengan pelajaran sejarah. Ada beberapa alasan: gurunya galak, materinya membosankan, ulangannya sulit dikerjakan. Untuk mendapatkan nilai 100 dalam ulangan sejarah, saya harus menghafalkan nama-nama tokoh dan tahun-tahun kejadian sebuah peristiwa. Hal itu cukup melelahkan. Namun seiring berjalannya waktu, saya jadi senang dengan sejarah. Sejarah mengajarkan kegagalan dan keberhasilan di masa lalu, untuk mencapai sebuah kehidupan yang lebih baik di masa kini dan masa depan.


    Dalam Alkitab kita juga terdapat kitab-kitab Sejarah. Dalam Perjanjian Lama meliputi: Yosua, Hakim-hakim, Rut, 1-2 Samuel, 1-2 Raja-raja, 1-2 Tawarikh, Ezra, Nehemia, dan Ester. Dalam Perjanjian Baru juga ada kitab sejarah yaitu kitab Kisah Para Rasul. Melalui kitab-kitab sejarah kita belajar bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya dalam masa-masa paling kelam sekalipun. Tuhan tetap bekerja dan memelihara umat-Nya. Seperti firman Allah kepada Yosua, saat ia memandang jauh ke arah tanah Kanaan. Tanah yang penuh dengan orang yang kuat dan kejam. Bagaimana mungkin bangsa Israel yang kecil dan lemah mampu menaklukkan mereka? Namun, Tuhan berfirman kepada Yosua, “Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.” Sekalipun umat Allah terlihat lemah, bersama Tuhan mereka menjadi kuat. Demikian juga gereja mula-mula dalam Perjanjian Baru. Mereka adalah kelompok kecil yang tertindas dan teraniaya. Namun Tuhan menyertai gereja-Nya, sehingga banyak orang-orang yang justru bertobat dan menjadi pengikut Kristus. Firman Tuhan mencatat, “Namun, di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki (Kisah Para Rasul 4:4). Tentu, pencapaian ini bukan hasil pekerjaan murid-murid Yesus semata, melainkan juga pekerjaan dan kuasa dari Roh Kudus.


    Masing-masing kita juga punya sejarah hidup. Mulai dari kita kecil, hingga sampai sekarang ini. Sebagian kita memiliki sejarah hidup yang indah, penuh dengan cinta kasih, serta keberhasilan/kesuksesan. Namun sebagian dari kita memiliki masa lalu yang ingin dilupakan, penuh dengan penyesalan dan kegagalan. Melalui sejarah umat Allah kita belajar bahwa ada Tuhan yang selalu menyertai perjalanan hidup kita. Baik keberhasilan ataupun kegagalan, semuanya, bisa dipakai oleh Tuhan untuk mendatangkan kebaikan bagi hidup kita. Marilah kita berjalan menuju masa depan dengan penuh pengharapan sebab kita melaluinya bersama dengan Tuhan.


    “Sejarah mengajarkan umat Allah untuk selalu menapaki langkah hidup bersama Allah.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apa manfaat belajar sejarah dalam kehidupan kerohanian kita sebagai anak-anak Allah?

    2. Apa yang dapat kita pelajari dari sejarah Israel di Perjanjian Lama, serta sejarah gereja di Perjanjian Baru?


    5 min
  • 14-7-2025 - 律法是百姓的指引 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    出埃及記 24 : 4-7


    24:4 摩西將耶和華的命令都寫上、清早起來、在山下築一座壇、按以色列十二支派、立十二根柱子。

    24:5 又打發以色列人中的少年人去獻燔祭、又向耶和華獻牛為平安祭。

    24:6 摩西將血一半盛在盆中、一半灑在壇上。

    24:7 又將約書念給百姓聽、他們說、耶和華所吩咐的、我們都必遵行。



    位於香港的九龍寨城,曾是世界上人口最稠密的地區,在1993年卻全面被清拆. 該城市面積僅約2.6公頃,竟然居住著3萬多居民。這裏無政府,也沒有執法人員, 以致這座城被幫派、非法經營、賣淫和販毒者所統治。所謂的強者欺壓弱者,唯一的生存規則就是活下來。雖然有一個互相幫助的小社區,但基本上這個地方反映了當人類生活沒有法律和共同的道德價值觀時,將會發生的情況。


    摩西寫了五卷經書, 也就是我們眾所周知的摩西五經, 分別為創世記, 出埃及記, 利未記, 民數記和申命記。摩西五經提醒了上帝子民他們的身份。他們之前曾在埃及為奴, 上帝將他們從奴役中得著釋放。接著, 他們又被呼召前往上帝賜給他們祖先的應許之地。然而,這片應許之地並非是一個虔誠的宗教之地。那裡的人們竟然把兒女當作祭物獻給假神摩洛和巴力。婦女在那裡常被歧視為產業。迦南人對於謀殺、壓迫和不公不義早已習以為常了.國王或統治者被視為神,藉此,他們就隨心所欲,為所欲為。因此,上帝將律法賜予祂的子民。律法不僅是一套宗教律法,更是上帝對文明、公正和聖潔子民的願景。以色列與周邊的國家截然不同,因為他們被呼召來成為“聖潔的子民”。成為一個聖潔的子民意味著什麼? 也就是說,在一個殘酷無情的世界中體現出上帝品格的子民。律法規定了社會法則來保護窮人, 寡婦, 孤兒; 崇拜法則要求遠離偶像和邪術; 而道德與人際關係法則, 則是不可殺人, 不可偷竊, 要愛你的鄰舍。


    一個沒有上帝所制定規則的世界將會成為一個恐怖的地方。然而, 上帝揀選了祂的子民,要他們遵行祂的道。如今的我們也是如此,我們是被上帝揀選來照亮這個黑暗世界的子民。因此,不可隨從我們內心所充滿罪惡的慾望而活,也不可成為樂於壓迫他人者. 相反,應當遵守上帝的律例和典章,優雅地生活。其實,遵行上帝的誡命,能幫助我們成為文明人。我們將成為有愛心的人,猶如上帝已先愛我們一樣。

    “沒有上帝的道德標準,

    社會就會像在九龍寨城一樣:

    弱肉強食。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道

    翻譯員:蔡立基


    默想的問題:

    1. 社會為什麼需要有約束力的規則?

    2. 如何以喜樂的心情來遵行上帝所賜下的法則?


    7 min
  • 14-7-2025 - Hidup Dalam Terang Allah (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Keluaran 24:4-7

    Penulis : G.I. Alfa Imannuel


    Terletak di Hong Kong, Kowloon Walled City (dibongkar tahun 1993) pernah menjadi daerah terpadat di dunia. Kota itu dihuni lebih dari 30.000 orang dalam luas tanah sekitar 2,6 hektar saja. Tidak ada pemerintah dan penegak hukum, sehingga kota itu dikuasai oleh geng, operasi ilegal, prostitusi, dan perdagangan narkoba. Aturan satu-satunya adalah bertahan hidup. Yang kuat menindas yang lemah. Meskipun ada komunitas kecil yang saling menolong, pada dasarnya tempat ini mencerminkan apa yang terjadi jika manusia hidup tanpa hukum dan nilai moral bersama.

    Musa menuliskan 5 kitab Taurat yang kita kenal dengan Pentateukh yaitu Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan. Melalui kitab-kitab Pentateukh, umat Allah diingatkan akan jati diri mereka. Mereka dulunya adalah budak di Mesir. Tuhan membebaskan dari perbudakan itu. Mereka dipanggil untuk pergi ke tanah yang dijanjikan oleh Tuhan pada nenek moyang. Namun, tanah perjanjian itu bukanlah tempat yang religius dan saleh. Di tanah itu hidup orang-orang yang mengorbankan anak-anak untuk dewa-dewa (Molokh, Baal). Di sana para wanita sering dianggap properti. Orang Kanaan terbiasa dengan pembunuhan, penindasan, dan ketidakadilan. Raja atau penguasa dianggap dewa dan bertindak semaunya. Oleh sebab itu Tuhan memberikan Taurat kepada umat-Nya. Taurat bukan sekadar hukum agama, tapi visi Ilahi untuk kehidupan umat yang beradab, adil, dan kudus. Berbeda dari bangsa-bangsa di sekitarnya, Israel dipanggil untuk menjadi “bangsa kudus”. Apa artinya bangsa yang Kudus? Yaitu sebuah bangsa yang merefleksikan karakter Allah di tengah dunia yang brutal. Taurat menata: Hukum sosial (perlindungan orang miskin, janda, yatim); Hukum ibadah (menjauhkan dari berhala dan praktik magis); Hukum etis dan relasional (jangan membunuh, jangan mencuri, kasihilah sesamamu).

    Dunia tanpa aturan yang ditetapkan oleh Allah akan menjadi tempat yang mengerikan. Namun, Allah telah memilih umat-Nya untuk hidup sesuai dengan firman-Nya. Begitu juga dengan kita hari ini. Kita adalah orang-orang yang dipilih oleh Allah untuk menerangi dunia yang gelap ini. Sehingga jangan hidup menurut keinginan hati kita yang penuh dengan dosa. Jangan pula menjadi pribadi yang suka menindas orang lain. Hiduplah dengan elegan dengan cara menaati hukum dan aturan Tuhan. Melakukan apa yang Tuhan perintahkan, akan menolong kita untuk menjadi pribadi yang beradab. Kita akan menjadi orang yang penuh kasih, sama seperti Tuhan yang telah terlebih dulu mengasihi kita.


    “Tanpa standar moral dari Tuhan, masyarakat hidup seperti di Kowloon: yang kuat berkuasa, yang lemah binasa.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Mengapa perlu aturan-aturan yang mengikat dalam sebuah masyarakat?

    2. Bagaimana cara melakukan aturan yang Tuhan berikan dengan perasaan yang bersukacita?


    5 min
  • 13-7-2025 - 主的道是永恆的產業 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    申命記 4:3-9


    4:3 耶和華因巴力毗珥的事所行的、你們親眼看見了、凡隨從巴力毗珥的人、耶和華你們的神都從你們中間除滅了。

    4:4 惟有你們專靠耶和華你們神的人、今日全都存活。

    4:5 我照著耶和華我神所吩咐的、將律例、典章、教訓你們、使你們在所要進去得為業的地上遵行。

    4:6 所以你們要謹守遵行、這就是你們在萬民眼前的智慧、聰明。他們聽見這一切律例、必說、這大國的人真是有智慧、有聰明。

    4:7 那一大國的人有神與他們相近、像耶和華我們的神、在我們求告他的時候與我們相近呢。

    4:8 又那一大國有這樣公義的律例、典章、像我今日在你們面前所陳明的這一切律法呢。

    4:9 你只要謹慎、殷勤保守你的心靈、免得忘記你親眼所看見的事、又免得你一生、這事離開你的心.總要傳給你的子子孫孫。



    前段時間,有一位婦人把一件金黃色的金屬片拿到當鋪去當。她告訴店主,這是她父親很久以前所遺留下來的產業。她覺得這是件價值連城的古董,如果把它賣掉可是價值千金。所以,她就獅子大開口,開價一千五百萬印尼盾。店主頓時猶疑不決,拿不定主意是否要把它收下。於是,他就請了一位古董專家專程到他的店裡來鑑定一下其價值。仔細鑒別後,專家驚訝地發現這件傳家寶竟然是一枚二戰英雄的榮耀勳章。


    好父母往往會將最好的產業遺留給兒女們。反之亦然,好兒女也會珍惜父母所遺留下來的產業。摩西在申命記的第四章中提醒父母要將上帝的道傳給子孫。“你只要謹慎, 殷勤保守你的心靈,免得忘記你親眼所看見的事,又免得你一生、這事離開你的心;總要傳給你的子子孫孫.” (申命記4章9節)。上帝的子民看見了什麼,讓他們難以忘懷呢? 他們出埃及時,曾親眼目睹過上帝與他們同在。他們也見證了上帝的大能與慈愛。然而, 他們不但沒有忠於上帝,反而與摩押的偶像崇拜者行起淫亂來 (參考申命記4章3節; 民數記25章1-9節)。他們在上帝面前犯下可憎惡的惡事,所以上帝懲罰了他們。結果,二萬四千名以色列人遭遇瘟疫而死亡。上帝之所以懲罰他們,其實是希望他們能成為一個有智慧和聰明的民族。上帝希望祂子民的存在能造福其他民族 (第6節)。這就是上帝對祂子民的旨意,讓他們能把上帝的道傳承下去。


    我們將來會為子孫後代遺留下什麼呢?是巨額財富嗎?遍布各地的房產嗎?數百萬張的股票嗎?這都是很好很好的。然而,切勿忘卻傳承更寶貴的東西,那就是上帝的道。正如摩西對以色列百姓所說,他們曾親眼見證了上帝的作為和慈愛。今天也是如此,上帝的道再次印證我們自己也曾經歷過上帝的良善和慈愛。把上帝的良善向我們的子孫講述吧!讓他們能繼承永恆的產業,那就是上帝的道。


    “教導後代有關上帝的作為以及

    上帝的道是我們老一輩的責任。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道

    翻譯員:蔡立基



    默想的問題:

    1. 為什麼上帝的道這個產業對我們的子孫如此重要呢?

    2. 上帝道的傳承如何改變過我們的個人生活?


    8 min
  • 13-7-2025 - Firman Allah : Warisan Yang Kekal (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 1 Yohanes 1:7

    Penulis : Pdt. Frans Pasaribu


    Surat 1 Yohanes ditulis untuk menegaskan pentingnya hidup dalam kebenaran dan persekutuan dengan Allah. Yohanes menekankan bahwa hidup dalam terang Allah bukan hanya berarti memiliki hubungan yang benar dengan-Nya, tetapi juga menjadi proses penyucian yang terus-menerus melalui darah Yesus Kristus.


    Hidup dalam terang berarti berjalan dalam kebenaran Allah, yang membawa pemulihan dan penyucian. Yohanes mengingatkan kita bahwa terang Allah tidak hanya mengungkapkan dosa, tetapi juga menyucikan kita dari segala dosa. Prinsip yang harus kita pahami adalah bahwa hidup dalam terang memurnikan hubungan kita dengan Allah dan sesama. Nilai yang terkandung dalam hidup dalam terang adalah persekutuan yang murni—dengan Allah dan sesama. Tindakan yang perlu diambil adalah tidak menyembunyikan dosa, tetapi mengakui dan menyerahkannya kepada Tuhan, agar kita terus disucikan dan hidup dalam kesatuan dengan-Nya.


    Tidak ada yang bisa hidup dalam terang Allah tanpa penyucian terus-menerus. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk tidak hanya menerima terang-Nya, tetapi juga membiarkan terang itu membersihkan hidup kita dari segala dosa. Jangan biarkan dosa tersembunyi dalam kegelapan. Berserah artinya membiarkan terang Allah menyucikan kita setiap hari, sehingga kita bisa menikmati persekutuan yang lebih dalam dengan Tuhan dan sesama.


    "Hidup dalam terang-Nya adalah kehidupan yang terus disucikan oleh kasih-Nya." — A.W. Tozer.


    Pertanyaan Reflektif:

    1. Apa dosa yang selama ini Anda sembunyikan dan perlu diserahkan pada Tuhan?

    2. Bagaimana Anda mengejar kedalaman dalam persekutuan dengan Allah dan komunitas gereja hari ini?


    6 min
  • 12-7-2025 - 带来真正盼望的光明 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    启示录 21:23


    21:23 那城内又不用日月光照,因有神的荣耀光照,又有羔羊为城的灯。



    启示录21章描述了约翰对新耶路撒冷城, 上帝子民的永恒居所的异象。 在那里,上帝自己成为了光源,取代了日月光照。这节经文提醒我们,在上帝即将到来的国度里,祂的光将引领我们走向完美的生活。


    在这个世界上,我们生活的光是有限的,但在上帝即将到来的国度里,祂的光将充满一切。上帝的光是永不消逝的盼望之源。我们所采取的原则是,活在上帝的光明中是一种基于永恒盼望的生活,而不是暂时的世俗盼望。其蕴含的价值是一个确定性的,在上帝的光明中,万物必将恢复。我们需要采取的行动是以全备的信心交托于那光明,知道我们正在走向在祂面前完美而充满盼望的生活。


    作为信徒,我们拥有比这个世界更大的盼望。上帝的光赐给我们明天会更加光明的保证即使我们身处在黑暗中。降服在祂的光明中不仅仅是关于现在更好的生活,而是关于对充满上帝荣耀的永恒之盼望。


    “当我们活在祂的光明中时,

    我们已经开始感受到我们将永远

    享有的平安和盼望。”

    C.S. 路易斯。


    作 者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會 – 曾禮物牧師

    翻譯員:賴利南



    默想的问题:

    1. 对上帝未来之光的盼望如何改变你现在对生活的看法?

    2. 今天你可以做些什么以永恒的盼望更加活着在祂的光明中?


    3 min
  • 12-7-2025 - Terang Yang Memberi Harapan Sejati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Wahyu 21:23

    Penulis : Pdt. Frans Pasaribu


    Wahyu 21 menggambarkan visi Yohanes tentang kota Yerusalem yang baru, tempat kediaman kekal umat Allah. Di sana, Tuhan sendiri menjadi sumber terang, menggantikan matahari dan bulan. Ayat ini mengingatkan kita bahwa dalam kerajaan Allah yang akan datang, terang-Nya akan memimpin kita dalam kehidupan yang sempurna.


    Di dunia ini, kita hidup dengan terang terbatas, tetapi dalam kerajaan Allah yang akan datang, terang-Nya akan memenuhi segala sesuatu. Terang Allah adalah sumber harapan yang tak pernah pudar. Prinsip yang kita ambil ialah bahwa hidup dalam terang Allah adalah hidup yang berlandaskan harapan kekal, bukan harapan duniawi yang sementara. Nilai yang terkandung adalah kepastian bahwa dalam terang Allah, segala sesuatu akan dipulihkan. Tindakan yang perlu kita ambil adalah berserah kepada terang itu dengan penuh keyakinan, mengetahui bahwa kita sedang berjalan menuju kehidupan yang sempurna dan penuh harapan di hadapan-Nya.


    Sebagai orang percaya, kita memiliki harapan yang lebih besar daripada dunia ini. Terang Allah memberikan kita jaminan bahwa hari esok lebih cerah, bahkan jika kita berada dalam kegelapan. Berserah kepada terang-Nya bukan hanya tentang hidup yang lebih baik sekarang, tetapi tentang harapan akan kehidupan kekal yang penuh dengan kemuliaan Allah.


    "Ketika kita hidup dalam terang-Nya, kita sudah mulai merasakan kedamaian dan harapan yang akan kita nikmati selamanya." — C.S. Lewis.


    Pertanyaan Reflektif:

    1. Bagaimana harapan akan terang Allah di masa depan mengubah perspektif Anda tentang kehidupan sekarang?

    2. Apa yang bisa Anda lakukan hari ini untuk lebih hidup dalam terang-Nya, dengan harapan yang kekal?


    3 min
  • 11-7-2025 - 鼓励我们活出圣洁的光明 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    馬太福音5:14


    5:14 你们是世上的光.城造在山上、是不能隐藏的。



    在登山宝训中,耶稣教导关于信徒作为世界之光的身份和责任。这节经文表明了作为基督的跟随者,我们被蒙召在黑暗的世界中发出神的光。我们的光是神荣耀的见证。


    耶稣称我们为世界的光,这意味着我们的生活应该向他人反映祂的光明。光明不仅照亮我们自己,但还能为充满黑暗的世界带来积极的影响。耶稣教导的原则是,圣洁的生活是散发上帝光明的一部分。这种呼召所包含的价值是以一种荣耀上帝并对周围环境带来积极影响的生活方式的责任。需要采取的行动是,我们必须诚实地生活,彰显天国的价值观,并用闪耀的光明吸引他人归向基督。


    当我们生活在上帝的光明中时,我们不仅会改变自己,而且也成为上帝为这个世界带来改变的器皿。降服于上帝意味着使我们生活的各个方面都闪耀着祂的光明。如果我们隐藏自己的光明,世界就会仍然在黑暗中。过着圣洁的生活是我们以真实的方式散发出那光明。


    “生活在光明中的人不只是看到真理,

    而且还会邀请他人去发现那真理。”

    迪特里希·朋霍费尔


    作 者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會 – 曾禮物牧師

    翻譯員:賴利南


    默想的问题:

    1. 在你日常忙碌中,你多久会想起并为那些在宣教禾场服事的人祈祷?

    2. 你采取了哪些具体措施来为周围的世界成为光?


    3 min
  • 11-7-2025 - Terang Yang Menyemangati Kita Untuk Hidup Kudus (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Matius 5:14

    Penulis : Pdt. Frans Pasaribu


    Dalam Khotbah di Bukit, Yesus memberikan pengajaran tentang identitas dan tanggung jawab orang percaya sebagai terang dunia. Ayat ini menunjukkan bahwa sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk memancarkan terang Allah dalam dunia yang gelap. Terang kita adalah saksi bagi kemuliaan Allah.


    Yesus menyebut kita sebagai terang dunia, artinya hidup kita harus memantulkan terang-Nya kepada orang lain. Terang bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk memberi pengaruh positif dalam dunia yang penuh dengan kegelapan. Prinsip yang diajarkan Yesus adalah bahwa hidup kudus adalah bagian dari memancarkan terang Allah. Nilai yang terkandung dalam panggilan ini adalah tanggung jawab untuk hidup dalam cara yang memuliakan Tuhan dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Tindakan yang perlu diambil ialah kita harus hidup dengan integritas, menampilkan nilai-nilai kerajaan Allah, dan dengan terang yang memancar, menarik orang lain kepada Kristus.


    Ketika kita hidup dalam terang Allah, kita bukan hanya berubah secara pribadi, tetapi juga menjadi alat Tuhan untuk membawa perubahan di dunia ini. Berserah kepada Tuhan berarti memancarkan terang-Nya dalam segala aspek hidup kita. Jika kita menyembunyikan terang kita, dunia tetap akan berada dalam kegelapan. Hidup kudus adalah cara kita memancarkan terang itu dengan nyata.


    "Orang yang hidup dalam terang bukan hanya melihat kebenaran, tetapi juga mengundang orang lain untuk menemukannya." — Dietrich Bonhoeffer.


    Pertanyaan Reflektif:

    1. Apakah hidup Anda saat ini sudah memancarkan terang bagi orang di sekitar? Seperti apa?

    2. Apa langkah konkret yang Anda ambil untuk menjadi terang bagi dunia sekitar?


    3 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian