Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 30-6-2025 - 克服消極心態 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    民數記13:30-33


    13:30 迦勒在摩西面前安撫百姓、說、我們立刻上去得那地罷、我們足能得勝。

    13:31 但那些和他同去的人說、我們不能上去攻擊那民、因為他們比我們強壯。

    13:32 探子中有人論到所窺探之地、向以色列人報惡信、說、我們所窺探經過之地、是吞喫居民之地、我們在那裡所看見的人民、都身量高大。

    13:33 我們在那裡看見亞衲族人、就是偉人、他們是偉人的後裔、據我們看自己就如蚱蜢一樣、據他們看我們也是如此.


    無論在工作或服事中, 對完成宣教的成功負有最大責任的人是領導者。領導者要對其所領導的團隊的目標的實現負責,對其所領導的人員負責,並對其所領導的人力資源和組織的能力負責。此外,領導者也對營造健康的領導氛圍和團隊的心態負責。領導之間,要對上級負責,但作為一個領導團隊,互相幫助也很重要。特別是在挽救那些開始失去異象、心態消極、感到自卑的領導同工方面。


    摩西和亞倫所派出的使者或探子,在看到迦南地敵人的強大時,他們當中的大部分表現出一種消極的心態和自卑感,覺得自己低人一等,無法與敵人相比。只有約書亞和迦勒兩個人擁有積極、樂觀和勇敢的態度。當看到他們的十個同工被消極自卑的心態所控制時,約書亞和迦勒並沒有保持沉默。他們堅定且勇敢地逆勢而上,試圖克服這種破壞性心態的影響,以免對上帝的子民造成破壞性的影響。迦勒安定了以色列民的心, 駁斥了所有過度自貶的言論。儘管存在著種種壞消息和恐懼,他還是以積極的肯定和堅定的信念取而代之,相信上帝的子民將取得勝利並佔領應許之地(民數記13:30)。


    在我們的日常生活中,我們不是也經常陷入消極、自卑的心態,有時甚至會誇大我們所面臨的問題嗎?我們必須以堅定的信念和信心來對抗和戰勝這種心態,相信在上帝的幫助下,我們能夠取得勝利、成功,及克服一切障礙,來達成上帝在我們生命裡的計劃。

    必須以對上帝的堅定信念戰勝消極、

    自卑和誇大問題的心態。


    作 者:椰嘉達基督徒會堂慕哇拉卡朗堂會 – 彭衛國牧師

    翻譯員:黃瓊楓


    需要思考的問題:

    1. 為什麼當遇到問題時我們的心態傾向於消極、自卑?

    2. 你敢於面對那些對你的生命造成不利影響的負面、自卑心態嗎?


    6 min
  • 30-6-2025 - Mengatasi Mentalitas Negatif (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Bilangan 13:30-33

    Penulis : Pdt. Peter Samsudin


    Orang yang paling bertanggung jawab dalam mencapai keberhasilan suatu misi—baik dalam pekerjaan maupun pelayanan—adalah pemimpinnya. Seorang pemimpin bertanggung jawab atas pencapaian tujuan tim yang dipimpinnya, bertanggung jawab atas orang-orang yang ada di bawah kepemimpinannya, serta atas kapasitas sumber daya manusia dan organisasi yang ia pimpin. Selain itu, pemimpin juga bertanggung jawab dalam membentuk iklim kepemimpinan dan mentalitas tim yang sehat. Di antara sesama pemimpin, seharusnya ada tanggung jawab terhadap atasan, tetapi sebagai satu tim kepemimpinan, saling menolong juga sangat penting—terutama dalam menyelamatkan rekan pemimpin yang mulai kehilangan visi, memiliki mentalitas negatif, dan merasa rendah diri atau inferior.


    Para utusan atau pengintai yang diutus oleh Musa dan Harun sebagian besar menunjukkan mentalitas negatif dan perasaan inferior—yaitu merasa lebih rendah dan tidak sebanding—ketika melihat kekuatan musuh di tanah Kanaan. Hanya dua orang, Yosua dan Kaleb, yang memiliki pandangan positif, optimis, dan penuh keberanian. Ketika mereka melihat sepuluh rekan mereka dikuasai oleh mentalitas negatif-inferior, Yosua dan Kaleb tidak diam. Mereka dengan tegas dan berani melawan arus dan mencoba mengatasi pengaruh mentalitas yang merusak itu, supaya tidak menimbulkan dampak destruktif di tengah umat Tuhan. Kaleb menenangkan hati bangsa Israel dan membantah semua pernyataan yang merendahkan diri secara berlebihan. Ia menggantikannya dengan afirmasi yang positif dan keyakinan teguh bahwa umat Tuhan akan menang dan mampu merebut tanah perjanjian (Bilangan 13:30), di tengah segala kabar buruk dan ketakutan yang ada.


    Dalam kehidupan sehari-hari, bukankah kita juga sering jatuh ke dalam mentalitas negatif dan inferior, bahkan terkadang membesar-besarkan masalah yang kita hadapi? Mentalitas seperti itu harus dilawan dan dikalahkan dengan iman dan keyakinan yang kokoh bahwa di dalam Tuhan kita bisa menang, berhasil, dan mampu mengatasi setiap rintangan untuk mencapai rencana Tuhan dalam hidup kita.


    Mentalitas negatif, inferior dan suka membesar-besarkan masalah harus dikalahkan dengan keyakinan yang kokoh dalam Tuhan.


    Pertanyaan untuk direnungkan

    1. Mengapa saat masalah, kita cenderung bermental negatif, inferior?

    2. Beranikah anda menghadapi mentalitas negatif, inferior yang merugikan hidupmu?


    5 min
  • 29-6-2025 - 宣教士的心態和觀點 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    民數記 13:30-31; 14:6-8


    民數記 13:30-31

    13:30迦勒在摩西面前安撫百姓、說、我們立刻上去得那地罷、我們足能得勝。

    13:31但那些和他同去的人說、我們不能上去攻擊那民、因為他們比我們強壯。

    民數記 14:6-8

    14:6 窺探地的人中、嫩的兒子約書亞、和耶孚尼的兒子迦勒、撕裂衣服、

    14:7 對以色列全會眾說、我們所窺探經過之地、是極美之地。

    14:8 耶和華若喜悅我們, 就必將我們領進那地, 把地賜給我們, 那地原是流奶與蜜之地.



    基督教的宣教是一個非常普遍、廣泛且持續的議題。這意味著,只要基督教還存在於世界上,宣教就會根據我們面臨的時代背景不斷被呼應、實踐和發展。宣教可以從多個角度來看待,例如誰是宣教士、他們的心態和觀點如何,包括其執行過程中的失敗和成功的心態和觀點。正確的心態和觀點決定了在宣教領域中宣教工作的成功程度。因此,作為基督徒和上帝教會的一份子,我們需要有正確的宣教心態和觀點。問題在於: 到目前為止我們對宣教的看待如何?


    摩西派往迦南地的十二個窺探子的故事顯示了心態和觀點的顯著差異(民數記13:1-3,17)。他們是代表以色列支派的領袖,肩負著窺探那土地並在40天後報告的特殊任務。他們中的大多數報告都表明,這片土地肥沃,居民強壯,城市堅固。他們的主要問題在於心態軟弱,充滿恐懼、自卑、感覺無能為力(民數記13:31)。他們甚至傳來壞的消息, 不只是陳述事實,還誇大問題,製造微小和自卑的感覺, 就是自己比別人低或不如別人的感覺(民數記13:32-33)。相反的,迦勒和約書亞顯示了積極的心態和充分的信心,相信上帝的子民能夠繼續前進並征服這片土地 (民數記13:30)。即使在以色列人絕望的時候,他們仍然堅信上帝的同在和幫助(民數記14:6-8)。


    在日常生活中,我們經常會面臨軟弱、自卑的心態和觀點。因此,我們要滿懷信心以積極樂觀的心態站立,因為我們相信上帝會幫助我們所做的一切,包括完成上帝非常重要的宣教工作。讓我們效法和發展約書亞和迦勒的宣教心態和觀點。



    正確的宣教心態和觀點將決定

    對宣教成功的樂觀態度和行動。


    作 者:椰嘉達基督徒會堂慕哇拉卡朗堂會 – 彭衛國牧師

    翻譯員:黃瓊楓


    需要思考的問題:

    1. 是什麼決定了一個人的心態和觀點正確與否?

    2. 到目前為止,你是如何建立自己的人生心態和觀點?結果為何?


    7 min
  • 29-6-2025 - Mentalitas & Perspektif Pelaku Misi (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Bilangan 13:30-31; 14:6-8

    Penulis : Pdt. Peter Samsudin


    Misi dalam kekristenan adalah topik yang sangat umum, luas, dan berkesinambungan. Artinya, selama kekristenan masih ada di dunia, misi akan terus digaungkan, diterapkan, dan dikembangkan sesuai dengan konteks zaman yang dihadapi. Misi dapat ditinjau dari berbagai aspek, seperti siapa pelakunya, bagaimana pola pikir atau mentalitasnya, serta sudut pandang atau perspektif para pelakunya, termasuk juga kegagalan dan keberhasilan dalam pelaksanaannya. Mentalitas dan perspektif yang tepat sangat menentukan tingkat keberhasilan sebuah misi di lapangan atau ladang misi. Oleh karena itu, sebagai orang Kristen dan bagian dari gereja Tuhan, kita perlu memiliki mentalitas dan perspektif misi yang benar. Pertanyaannya: bagaimana selama ini kita memandang misi?


    Kisah dua belas pengintai yang diutus Musa ke tanah Kanaan memperlihatkan perbedaan mencolok dalam mentalitas dan perspektif (Bilangan 13:1–3,17). Mereka adalah para pemimpin yang mewakili tiap suku Israel, diberi tugas khusus untuk mengintai tanah itu dan memberikan laporan setelah 40 hari. Sebagian besar dari mereka memberikan laporan yang menunjukkan bahwa tanah tersebut memang subur, tetapi penduduknya kuat dan kotanya berkubu. Masalah utama mereka terletak pada mentalitas yang lemah, diliputi rasa takut, rendah diri, dan merasa tidak mampu (Bilangan 13:31). Mereka bahkan menyampaikan kabar buruk, bukan hanya menyampaikan fakta, tetapi membesar-besarkan masalah sehingga menimbulkan rasa kecil dan inferior—yaitu perasaan bahwa diri lebih rendah atau tidak sebanding dibandingkan pihak lain (Bilangan 13:32–33). Sebaliknya, hanya Kaleb dan Yosua yang menunjukkan mentalitas positif dan penuh keyakinan bahwa umat Tuhan sanggup maju dan menaklukkan tanah itu (Bilangan 13:30). Mereka memiliki keyakinan yang teguh akan penyertaan dan pertolongan Tuhan (Bilangan 14:6–8), bahkan di tengah-tengah keputusasaan umat Israel.


    Dalam kehidupan sehari-hari, mentalitas dan perspektif yang lemah dan inferior juga sering kita alami. Karena itu, mari kita bangkit dengan penuh keyakinan, bersikap positif dan optimis karena percaya akan pertolongan Tuhan dalam segala hal yang kita kerjakan, termasuk dalam menyelesaikan pekerjaan misi Tuhan yang sangat penting. Mari kita meneladani dan mengembangkan mentalitas serta perspektif misi seperti yang dimiliki oleh Yosua dan Kaleb.


    Mentalitas dan perspektif misi yang tepat akan menentukan sikap, tindakan yang optimis untuk keberhasilan bermisi.


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apa yang menentukan seseorang bisa memiliki mentalitas dan perspektif yang tepat dan yang tidak tepat?

    2. Bagaimana anda membangun mentalitas dan perspektif hidupmu selama ini? Apa hasilnya yang anda alami?


    6 min
  • 28-6-2025 - 完全依靠 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    詩篇37 : 5-6


    37:5 當將你的事交託耶和華、並倚靠祂、祂就必成全。

    37:6 祂要使你的公義、如光發出、使你的公平、明如正午。



    本段經文強調了在生活的各個方面完全相信上帝的重要性。當我們將整個生命交托到祂的手中時,我們就脫離了焦慮和擔憂的重擔,因為我們相信上帝會按照祂完美的旨意動工。完全降服於上帝會帶來超越人類能理解的平靜。


    大衛是一個完全依靠上帝的人的典型例子。當面臨嚴重問題時,他沒有依靠自己的能力或國王的地位。相反的,他向上帝呼求,因為他相信只有上帝才是真正幫助的泉源。即使面臨戰爭,大衛也說這場戰爭不是他的,而是上帝的,上帝將代替他和他的軍隊作戰。


    永遠不要懷疑上帝的能力。祂能夠幫助我們脫離一切掙扎,甚至在看似毫無出路的情況下。透過完全依靠祂,我們將看到祂的能力超越我們憑藉自己的力量所能想像或做到的一切。世界可能會教導我們依靠個人能力並尋找立即的解決方法。然而,上帝的話語教導我們要降服於祂的能力並將我們的生命完全交托於祂。請相信,上帝永遠不會讓那些全然盼望和依靠祂的人失望。


    “依靠上帝不是最後的選擇,

    而是在一切事上的第一步。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 李米煞牧師

    翻譯員:黃瓊楓



    需要思考的問題:

    1. 當你遇到問題時,你常常依靠誰或什麼?

    2. 在困難的情況下,你會更常依靠自己的邏輯還是尋求上帝的旨意?今天你學到了什麼真理?


    5 min
  • 28-6-2025 - Bersandar Penuh (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 37:5-6

    Penulis : Pdt. Mesach Triyuliadi


    Bagian ini menegaskan pentingnya menaruh kepercayaan sepenuhnya kepada Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Ketika kita menyerahkan seluruh hidup kita ke dalam tangan-Nya, kita dibebaskan dari beban kecemasan dan kekhawatiran, karena kita percaya bahwa Tuhan akan bertindak sesuai dengan kehendak-Nya yang sempurna. Berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan membawa kedamaian yang melampaui segala pengertian manusia.


    Daud adalah contoh nyata dari seseorang yang bersandar penuh kepada Tuhan. Ketika menghadapi masalah berat, ia tidak mengandalkan kekuatan atau posisinya sebagai raja. Sebaliknya, ia berseru kepada Tuhan, karena percaya bahwa hanya Tuhanlah sumber pertolongan sejati. Bahkan saat menghadapi peperangan, Daud berkata bahwa peperangan itu bukan miliknya, melainkan milik Tuhan, yang akan berperang menggantikan dia dan pasukannya.


    Jangan pernah meragukan kuasa Tuhan. Dia sanggup menolong dan melepaskan kita dari setiap pergumulan, bahkan ketika semua jalan tampak buntu. Dengan bersandar penuh kepada-Nya, kita akan melihat kuasa-Nya bekerja melampaui apa yang bisa kita pikirkan atau lakukan dengan kekuatan sendiri. Dunia mungkin mengajarkan kita untuk mengandalkan kemampuan pribadi dan mencari solusi instan. Namun Firman Tuhan mengajar kita untuk berserah dan mempercayakan hidup kita sepenuhnya pada kuasa-Nya. Percayalah, Tuhan tidak pernah mengecewakan orang yang berharap dan mengandalkan Dia dengan segenap hati.


    "Bersandar pada Tuhan bukanlah pilihan terakhir, tetapi langkah pertama dalam segala hal."


    Pertanyaan untuk direnungkan :

    1. Siapa atau apa yang sering kali menjadi sandaran Anda saat menghadapi masalah?

    2. Dalam situasi sulit, apakah Anda lebih sering bersandar pada logika sendiri atau mencari kehendak Tuhan? kebenaran apa yang Anda belajar hari ini?


    4 min
  • 27-6-2025 - 不要成就我的意思 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音22 : 42


    22:42 說、父阿、你若願意、就把這杯撤去.然而不要成就我的意思、只要成就你的意思。



    路加福音 22:39-46 講述了耶穌在客西馬尼園的艱難掙扎。在祂的人性裡耶穌掙扎為要順服天父的旨意。耶穌清楚知道將要面對的苦難,然而最終仍然選擇遵循天父的旨意。在現實生活中,我們常常發現上帝的旨意讓人感到不舒服,但那卻是最好的出路。我們有我們的計劃、願望、抱負,但上帝知道什麽是對我們所有的計劃最好的。


    有時上帝會取消我們的計劃,以便使我們脫離不幸的事情,並引導我們朝向祂完美的目的。很多時候,我們不明白為什麼上帝讓我們經歷痛苦的事情 (如被拒絕, 失敗, 悲傷, 失落, 疾病)。但有一件事是確定的,祂的旨意雖然不符合我們的意願但始終都是為了我們的益處。


    在面對考驗時,人類最大的誘惑就是放下被認為自尊的自我。客西馬尼園的故事乃成為我們完全順服上帝旨意的榜樣和教訓。讓我們向主耶穌學習對天父的完全順服和降服。不要成就我們的意思、只要成就天父的意思.


    “我們需要放下我們想要的,

    才能領受上帝為我們所預備的。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 李米煞牧師

    翻譯員:黃瓊楓



    需要思考的問題:

    1. 你準備好將個人的每一個意願都降服于天父的旨意了嗎?為什麼?

    2. 在日常抉擇中,你怎樣才能更敏銳地認識到上帝的旨意?


    4 min
  • 27-6-2025 - Bukan Yang Aku Kehendaki (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 22:42

    Penulis : Pdt. Mesach Triyuliadi


    Di dalam Lukas 22 : 39–46 dikisahkan bagaimana beratnya pergumulan Yesus saat di Taman Gestsemani. Dalam kemanusiaan-Nya Yesus bergumul untuk tetap taat pada kehendak Bapa. Yesus tahu persis penderitaan yang akan Ia hadapi, namun pada akhirnya tetap memilih mengikuti kehendak Bapa.Dalam fakta kehidupan, sering kita menjumpai kehendak Tuhan terasa tidak nyaman tetapi itulah jalan terbaik. Kita punya rencana, keinginan, ambisi, tetapi Tuhan tahu yang terbaik di atas semua rancangan kita.


    Kadang Tuhan membatalkan rencana kita agar kita terhindar dari sesuatu yang tidak baik dan diarahkan pada tujuan-Nya yang sempurna. Sering kali kita tidak mengerti mengapa Tuhan mengizinkan hal yang pahit harus kita alami (penolakan, kegagalan, kesedihan, kehilangan, sakit penyakit). Tapi satu hal yang pasti kehendak-Nya selalu untuk kebaikan kita, walau tidak sesuai keinginan kita.


    Godaan terbesar manusia dalam situasi pencobaan adalah menanggalkan keakuan atau ego yang dianggap sebagai sebuah harga diri. Kisah di Taman Getsemani ini merupakan suatu teladan dan pelajaran bagi kita mengenai keberserahan penuh kepada kehendak Tuhan. Mari belajar dari Tuhan Yesus tentang ketaatan penuh dan keberserahan total kepada Bapa. Bukan kehendak kita yang jadi, melainkan kehendak Bapalah yang jadi.


    "Kita perlu melepaskan apa yang kita inginkan untuk menerima apa yang Tuhan telah siapkan."


    Pertanyaan untuk direnungkan :

    1. Apakah Anda siap menyerahkan setiap kehendak pribadi kepada kehendak Bapa? mengapa?

    2. Bagaimana Anda bisa lebih peka mengenali kehendak Tuhan dalam keputusan sehari-hari?


    4 min
  • 26-6-2025 - 不再是我 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    加拉太書2 : 20


    2:20 我已經與基督同釘十字架.現在活著的、不再是我、乃是基督在我裡面活著.並且我如今在肉身活著、是因信神的兒子而活、祂是愛我、為我捨己。



    一盞燈不管它有多好、多貴,如果不連接上電源,它就毫無用處。雖然它的形狀很美麗、很豪華,但是沒有電流,那盞燈就亮不了。然而一旦接通電流,燈就會發出明亮、美麗的光芒並發揮它正常的功能。我們的生命也是如此。若沒有基督住在我們裡面,我們就像一盞沒有電的燈,外表看起來很好,但卻無法發出真正的光。但是當基督活著並掌控我們的整個生命時,那麼祂的榮耀之光將透過我們的生命閃耀並成為周圍人的光.


    今天上帝的話語展示了絕對性的變化。並不是不全然地從舊的、自私的生活轉變為充滿基督之愛的新生活。使徒保羅強調說,他的老我已經與基督同死。如今,他活著不再是他,乃是基督在他裡面活著。他的新生命是基於對耶穌基督的信仰。基督的光透過他的生命閃耀著。


    弟兄們,基督不僅僅為我們而死,祂也要活在我們心中。身為上帝的兒女生活不只是努力來提升自己,而是允許耶穌代替完全掌管我們的生命。當主耶穌掌管一切時, 我們的性情、性格、言語和行為都會改變並蒙受更新。我們的生命將不再和以前一樣。


    “基督不僅改變了我的生命,

    而且已經成為我的生命。”



    作 者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 李米煞牧師

    翻譯員:黃瓊楓



    需要思考的問題:

    1. 自從重生以來,你經歷了哪些改變?

    2. 你願意克服肉體的慾望並且每天順服地生活嗎?你今天的有何承諾?


    5 min
  • 26-6-2025 - Bukan Aku Lagi (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Galatia 2:20

    Penulis : Pdt. Mesach Triyuliadi


    Sebuah lampu, sebagus dan semahal apa pun, tidak akan berguna jika tidak terhubung ke sumber listrik. Meski bentuknya indah dan mewah, lampu itu tetap tidak akan menyala tanpa aliran listrik. Namun begitu terhubung ke arus listrik, lampu itu akan memancarkan cahaya terang, indah, dan berfungsi sebagaimana mestinya. Demikian juga hidup kita. Tanpa Kristus yang hidup di dalam kita, kita hanyalah seperti lampu tanpa listrik—tampak baik di luar, tetapi tidak menghasilkan terang sejati. Namun saat Kristus hidup dan menguasai seluruh keberadaan kita, maka cahaya kemuliaan-Nya akan terpancar melalui hidup kita dan menjadi terang bagi sekitar.


    Firman Tuhan hari ini menampilkan perubahan yang radikal—bukan perubahan setengah-setengah—dari hidup lama yang egois menjadi hidup baru yang dipenuhi kasih Kristus. Rasul Paulus menyatakan dengan tegas bahwa identitas lamanya telah mati bersama Kristus. Kini, hidup yang dijalaninya bukan lagi untuk dirinya sendiri, melainkan Kristus yang hidup di dalam dia. Dasar dari hidup barunya itu adalah iman kepada Yesus Kristus. Terang Kristus telah bersinar melalui hidupnya.


    Saudaraku, Kristus tidak hanya mati untuk kita, tetapi juga ingin hidup di dalam kita. Hidup sebagai anak-anak Tuhan bukanlah sekadar usaha memperbaiki diri, melainkan membiarkan Yesus menggantikan kendali atas hidup kita sepenuhnya. Ketika Tuhan Yesus yang memegang kendali, maka sifat, karakter, tutur kata, dan tindakan kita akan berubah dan diperbarui. Hidup kita tidak akan sama lagi seperti dulu.


    "Kristus tidak hanya mengubah hidupku, tapi dia telah menjadi hidupku."


    Pertanyaan untuk direnungkan :

    1. Perubahan apa saja yang sudah Anda alami sejak lahir baru?

    2. Sudahkah Anda rela mati terhadap keinginan daging dan hidup dalam ketaatan setiap hari? Apa komitmen Anda hari ini?


    4 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian