Kata Pemred #18
PinterPolitik.com
Di sebuah pelabuhan kecil, menjelang musim yang tidak menentu, perahu-perahu kembali lebih awal. Layar diturunkan. Tali-tali diikat ganda. Pedagang menutup lapak sebelum hari benar-benar gelap, dan seorang anak kecil bertanya kepada ayahnya mengapa semua orang terburu-buru pulang. Ayahnya tidak menjawab. Ia hanya menunjuk ke ujung dermaga, ke arah satu kapal yang justru sedang memuat — diam-diam, tanpa banyak kata, dengan urutan yang sudah lama direncanakan.
Kapal itu bukan cerita tentang tempat lain. Kapal itu adalah negeri ini.