Podcast Fikar

Podcast Fikar

By Fikar SayEducationHow To
Download on the App Store

Podcast Fikar episodes

  • Episode 12 -Jadilah Diri Sendiri

    Jadilah Diri Sendiri


    Saya teringat pada waktu saya masih SD, saya dibilang oleh orang tua saya


    "Fikar, jangan menyontek ya nanti ujian, karena dengan menyontek kamu tidak akan pernah mempercayai hasil jerih payah sendiri"


    Alhamdulillah,  nasehat orang tua saya saya terapkan dan memang manjur sekali, nasehat  tersebut membuat saya bisa menjadi diri saya yang sekarang, seseorang  yang lebih mempercayai hasil kerja sendiri, dibandingkan menyontek


    Tapi dalam hal yang ujian yang dimana menentukan jalan keberhasilan hidup, hindari menyontek


    Apakah menyontek boleh?

    Boleh,selama konteksnya positif dan dapat dipertanggungjawabkan


    Saya  masih menyontek, menyontek orang lain lakukan, namun saya refleksikan  dengan diri saya, jika sudah benar, akan saya jalankan, jika salah tidak  akan saya tiru


    Poin yang ingin saya sampaikan diatas adalah

    1.  Orang tua kita adalah motivator pertama. Dari semenjak kita dilahirkan,  dari semenjak dibesarkan, dan semenjak kita sudah mengenal kata  "dewasa", orang tua lah yang memberikan nasehat

    2. Menyontek lah hal yang baik-baik, jika menurut kita tidak baik, tidak dicontek


    Ini ceritaku, bagaimana dengan ceritamu?


    Link Tulisan:

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6676596701437976576-sW7C


    Catatan:

    Beberapa kata/kalimat ditambahkan dan dikurangi tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast


    2 min
  • Episode 11 - Bertahan atau Maju

    Bertahan atau Maju


    Tulisan  ini dibuat berdasarkan hasil diskusi kepada salah satu rekan yang  menanyakan bagaimana cara bertahan dalam waktu yang sulit


    Baiklah, kembali saya tuliskan berdasarkan pengalaman saya


    Jika ditanya hal tersebut saya akan menjawab lebih baik saya maju daripada bertahan


    Mengapa?

    Kalau bertahan terus kapan majunya


    Berikut ini adalah contoh-contoh sederhana untuk maju dalam keadaan sulit


    Mencari kerja

    1. Buka LinkedIn

    2. Update profil dengan mengisikan headline yang bercerita bahwa saya sedang mencari kerja

    3. Ketik search berupa nama jabatan, masukan lowongan kerja yang diinginkan, masukan cv, kirim

    4. Ketik search  berupa hiring, click connect namun masukan pesan pendahuluan untuk tujuan connect, tunggu di approve, negosiasi


    Usaha tanpa modal

    1. Kenal salah satu pengusaha di LinkedIn

    2. Sampaikan maksud untuk menjual kembali barang atau jasanya

    3. Untuk barang lakukan dropshipping

    4. Untuk jasa lakukan pembagian komisi


    Demikian cara yang saya lakukan untuk maju dalam keadaan yang sulit berdasarkan dua contoh diatas


    Bagaimana dengan cerita anda?


    Link Tulisan:

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6680971265299357696-Y8tY


    Catatan:

    Beberapa kata/kalimat ditambahkan dan dikurangi tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast

    2 min
  • Episode 10 - Janji dan Komitmen

    Janji dan Komitmen


    Pada  tulisan ini saya mengutip buku dari Stephen R Covey yang berjudul 7  Kebiasaan Efektif pada Kebiasaan 1 - Jadilah Proaktif bagian Membuat dan Memenuhi Komitmen.


    "Bagian paling inti dari  lingkaran pengaruh kita adalah kemampuan kita untuk membuat dan memenuhi  komitmen dan janji. Komitmen yang kita buat pada diri sendiri dan orang  lain, dan integritas kita pada komitmen itu, adalah inti dan  manifestasi paling jelas dari proaktivitas kita"


    Berdasarkan  buku tersebut serta saling tukar pikiran dengan salah satu rekan di  LinkedIn yang sebenarnya pengalaman beliau sama juga dengan pengalaman  saya mengenai janji dan komitmen.


    Buat saya jika dijanjikan sesuatu, yang saya lakukan adalah

    1. Dengarkan.

    2. Catat.

    3. Pada saat yang tepat saya menanyakan janjinya sudah sampai mana direalisasikan.

    4. Jika jawabannya direalisasikan, bagus.

    5. Jika jawabannya belum, saya catat.

    6. Saya ulangi langkah ke 3 sampai mendapatkan jawaban yang sesuai.


    Buat  saya jika menjanjikan sesuatu. Saya tidak pernah menjanjikan sesuatu  yang muluk-muluk. Apapun yang saya janjikan adalah sesuatu yang  realistis yang dapat saya penuhi.


    Contoh sederhana

    Saya  berjanji akan mematikan lampu rumah sebelum tidur. Maka setelah  mengucapkan janji tersebut. Saya lakukan sesuai komitmen saya.


    Inilah cerita saya mengenai janji dan komitmen. Bagaimana dengan cerita anda?


    Link Tulisan:

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6680578599076155392-BE0j


    Catatan:

    Beberapa kata/kalimat ditambahkan dan dikurangi tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast

    3 min
  • Episode 9 - Agen Perubahan

    Agen Perubahan


    Salah  satu rekan menanyakan kepada saya bagaimana cara menjadi seseorang yang  bisa menunjukkan jati dirinya, baik di dunia nyata maupun di media  sosial.


    Saya jawab melalui tulisan dan saya tulis berdasarkan pengalaman saya


    Jika rekan-rekan tahu istilah personal branding, istilah yang populer di LinkedIn, yang berarti merek tersendiri.


    Namun


    Saya menyebutnya sebagai agen perubahan. Mengapa demikian?. Berikut alasan saya

    1. Dia tidak lelah untuk mengasah kemampuannya meskipun sudah ahli, keahliannya tetap diasah

    2. Dia tidak lelah untuk membagikan ilmunya kepada rekan-rekan

    3. Dia tidak lelah memberikan saran-saran yang mungkin bermanfaat untuk yang membacanya


    Bagaimana cara menjadi agen perubahan di dunia nyata?

    1. Tekun

    2. Sabar

    3. Selalu mengasah kemampuan

    4. Empati

    5. Memberikan solusi untuk kemajuan


    Bagaimana cara menjadi agen perubahan di media sosial?

    1. Jadilah agen perubahan di dunia nyata

    2. Perkenalan di media sosial bahwa saya mempunyai motivasi untuk membantu melakukan perubahan agar negeri lebih maju

    3. Buat tulisan yang sederhana

    4. Berikan komentar kepada pembaca berupa apresiasi, umpan balik dan sebagainya


    Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membacanya


    Buah kelapa buah pepaya,

    Pagi makan pepesan pepaya.

    Berjumpa lagi dengan tulisan saya,

    Yang membaca jangan bosan ya!


    Jakarta, 25 Juni 2020

    Fikar


    Link Tulisan:

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6681678481174142976-8XxC


    Catatan:

    Beberapa kata/kalimat ditambahkan dan dikurangi tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast


    3 min
  • Episode 8 - Apa itu LinkedIn?

    Apa itu LinkedIn?


    LinkedIn adalah salah satu informasi untuk menguatkan CV anda


    Tulisan  ini saya buat berdasarkan asumsi yang perlu diuji dan salah satu  referensi penulisan adalah (tulisan yang dibuat oleh pengguna LinkedIn  dengan judul LinkedIn = CV)  tulisan yang dibuat oleh pak ang tentang  LinkedIn = CV


    Jadi sebetulnya apa yang mau saya sampaikan.

    1.  Saya yakin sebelum menghubungi rekan-rekan para talent ready, recruiter  akan mengecek medsos yang anda miliki dan salah satunya LinkedIn.  Itulah mengapa, saya selalu cantumkan link profil LinkedIn saya di CV


    2. Saya sudah membuat tulisan cara supaya profil LinkedIn di lirik rekruiter pada link tulisan dibawah ini

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6682456513308688384-Fh1o


    3. Ini adalah informasi tambahan terkait pengalaman saya pada saat saya sebagai talent ready dalam menghadapi interview

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6682822669211181056-cyqj


    4. Kuncinya adalah:

    - coba terus jangan kasih kendor

    - jika ditanya kapan siap kerja, jawab siap langsung kerja

    - follow up 1 minggu setelah proses rekrutmen

    - bonusnya adalah diterima kerja


    Saya mendedikasikan tulisan ini kepada para talent ready

    Semoga anda para talent ready segera mendapatkan pekerjaan baru

    Semoga tulisan ini bermanfaat bagi membacanya


    Aaminn YRA


    Mawar melati indah ditaman

    Indah lagi kembang selasih

    Akhir kata kami ucapkan

    Cukup sekian dan terima kasih


    Jakarta, 29 Juni 2020

    Fikar


    Link Tulisan:

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6683225215637573632-EjzY 


    Catatan:

    Beberapa kata/kalimat ditambahkan dan dikurangi tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast


    2 min
  • Episode 7 - Pengalaman di interview, me interview, melamar kerja dan menunggu proses lamaran kerja
    Pengalaman di interview, me interview, melamar kerja dan menunggu proses lamaran kerja
    Beberapa  hari yang lalu, salah satu rekan di LinkedIn bercerita bahwa beliau  senang akan dihubungi untuk di interview oleh user, saya juga turut  gembira bahwa perjuangan sang talent ready sudah berhasil dan menjadi  langkah awal sebelum beliau bekerja di tempat baru.
    Di  LinkedIn saya melihat om beberapa rekan yang sudah sangat bagus dan  inspiratif dalam memberikan tips-tips dalam menghadapi interview, tipe  interviewernya seperti apa yang dikemas dalam sajian yang menarik.
    Pada tulisan ini saya ingin berbagi pengalaman saya pada waktu
    - menghadapi interview pada saat status saya sebagai talent ready
    - sebagai interviewer yang melakukan wawancara kepada interviewee
    - melamar kerja
    - menunggu proses lamaran kerja
    Talent Ready
    Kalau saya kuncinya 2 jika melakukan interview dengan user beserta penjelasannya, yaitu:
    1. Jujur
    2. Jawab apa yang ditanya, tanyalah sebagaimana diminta
    Berdasarkan pengalaman juga, kesempatan saya lanjut ke tahap selanjutnya adalah sebagai berikut:
    1. Saya dapat menjawab pertanyaan yang ditanyakan yang membuat user puas akan jawaban saya
    2. Durasi interview lama, karena user terus mendalami topik yang ditanyakan
    3. Terkadang user mempunyai case yang dihadapi dan ingin didiskusikan dengan saya.
    Interviewer
    Saya  pun juga pernah diposisi sebagai user dan ekspektasi saya adalah dari  interviewee yaitu 2 kunci diatas yang berdampak pada 3 kondisi untuk  interviewee lanjut ke tahap rekrutmen selanjutnya.
    Melamar kerja
    Bagi saya melamar kerja adalah
    - memutuskan kriteria tentang perusahaan yang nantinya akan bekerja
    - memasukan lamaran sesuai dengan bidang dan keahlian saya
    - mengikuti proses rekrutmen
    - bonusnya adalah diterima kerja
    Bagaimana jika saya tidak dapat menghadiri undangan interview?
    Memohon maaf dan meminta dijadwalkan ulang
    Bagaimana saya bisa tahu status rekrutmen saya?
    Follow  up seminggu setelah tahapan selesai. Saya meminta dari rekrutmen untuk  memberikan jawaban apapun hasilnya melalui email atau langsung WA
    Menunggu proses lamaran kerja
    Apa yang saya lakukan selama menunggu proses rekrutmen?
    - mengasah keahlian
    - mengikuti webminar
    - meluangkan waktu bersama keluarga
    - menyelesaikan PR yang belum terselesaikan
    - mengerjakan hobi
    - ikut komunitas
    - mengajarkan suatu ilmu kepada seseorang
    - ketemu orang baru
    - jalin pertemanan sebanyak-banyaknya
    - olahraga
    - menulis
    - membaca buku softskill
    - melatih bahasa inggris
    - dropshipping
    - freelancing
    Demikian  cerita saya mengenai pengalaman saya pada waktu di interview, me  interview, melamar kerja dan menunggu proses lamaran kerja.
    Saya mendedikasikan tulisan ini untuk para talent ready. Saya doakan semoga anda semua segera mendapatkan pekerjaan baru
    Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membacanya
    Aaminn YRA
    Mawar melati indah ditaman
    Indah lagi kembang selasih
    Akhir kata kami ucapkan
    Cukup sekian dan terima kasih
    Jakarta, 28 Juni 2020
    Fikar
    Link Tulisan:
    https://www.linkedin.com/posts/activity-6682822669211181056-cyqj
    Catatan:
    Beberapa kata/kalimat ditambahkan dan dikurangi tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast
    6 min
  • Episode 6 - Cara membuat tampilan LinkedIn menarik

    Cara membuat tampilan LinkedIn menarik

    Beberapa  hari yang lalu rekan saya di LinkedIn berdiskusi dengan saya bagaimana  cara agar profil LinkedIn dilirik orang bahkan recruiter.


    Sebenarnya  banyak dari rekan-rekan LinkedIn yang punya insight lebih dalam  mengenai ini.


    Namun


    Akan saya jawab dan saya buat tulisan ini berdasarkan pengalaman saya


    Yang saya lakukan agar profil saya dilirik adalah

    1. Tujuan

    Tentukan tujuan anda menggunakan  LinkedIn:

    - Apakah tujuan anda untuk membuat relasi baru pada bisnis anda?

    - Apakah anda seorang talent ready yang sedang mencari kerja?

    - Apakah anda seseorang yang selalu memberikan ilmu anda melalui konten yang di buat di LinkedIn?


    2. Data riwayat hidup

    Di  LinkedIn terdapat bagian untuk mengisi data riwayat hidup. Saran saya,  tidak semua data riwayat hidup bisa ditulis dan ditampilkan dalam  LinkedIn. Karena nanti lebih lengkapnya akan ditulis dalam CV anda.


    3. Data riwayat bekerja

    Tuliskan  riwayat anda bekerja dimana saja dimulai dari perusahaan, tahun bekerja  dan deskripsi pekerjaan yang dilakukan. Jika anda fresh graduate,  silahkan cantumkan pengalaman organisasi.


    4. Sertifikasi

    Meskipun opsional, maka akan menjadi nilai tambah untuk anda.


    5. Keahlian

    Di LinkedIn hanya dibatasi sampai 50 keahlian, namun pastikan anda sudah memilah mana hardskill dan softskill yang anda miliki.


    6. Proyek

    Tuliskan  proyek yang pernah anda tangani, karena berdasarkan pengalaman saya,  pada saat interview akan ditanya pengalaman tentang proyek tersebut yang  akan dijadikan studi kasus.


    Demikian tulisan  saya semoga bermanfaat bagi yang membacanya dan saya dedikasikan tulisan  ini kepada para talent ready yang tidak lelah dan tidak menyerah dalam  mencari pekerjaan, sampai tujuan untuk mendapatkan pekerjaan baru  tercapai.


    Saya doakan semoga saudara/saudari para talent ready segera mendapatkan pekerjaan baru.


    Aaminn YRA


    Jika ada duren belah,

    Jangan makan seorang diri.

    Jika ada kata yang salah

    Mohon maafkan sepenuh hati.


    Jakarta, 27 Juni 2020

    Fikar


    Link Tulisan:

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6682456513308688384-Fh1o


    Catatan:

    Beberapa kata/kalimat ditambahkan dan dikurangi tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast

    4 min
  • Episode 5 - Cover Letter atau Surat Lamaran

    Cover Letter atau Surat Lamaran


    Beberapa hari yang lalu salah satu rekan di LinkedIn bercerita kalau beliau kurang percaya diri untuk melamar suatu pekerjaan karena terhambat dalam penulisan cover letter/surat lamaran


    Melalui tulisan ini saya akan bercerita berdasarkan pengalaman saya mengenai cover letter dan contoh cover letter yang bisa anda gunakan sebagai referensi anda untuk melamar suatu pekerjaan.


    Kunci dari cover letter itu ada 6, yaitu:

    1. Menjelaskan bahwa anda tertarik atas pekerjaan yang di-posting.

    2. Menjelaskan latar belakang pendidikan anda dan posisi anda di perusahaan terakhir bekerja. Jika anda fresh graduate anda bisa katakan bahwa anda baru lulus dan ingin memulai karir sebagai apa yang anda minati.

    3. Menjelaskan lebih dalam tentang pengalaman bekerja anda yang sesuai dengan posisi yang saya minati. Jika anda fresh graduate, anda bisa menceritakan mengapa anda ingin sekali bekerja sesuai dengan posisi yang dilamar.

    4. Ceritakan kelebihan anda (Softskill)

    5. Anda memastikan bahwa anda adalah kandidat yang tepat untuk dipilih oleh perusahaan.

    6. Anda berharap bahwa anda dapat diterima untuk bekerja di perusahaan


    (Dikarenakan kelebihan character, contoh cover letter ada pada tulisan di link dibawah)


    Demikian tulisan cover letter ini, semoga kunci dan contoh yang saya tulis ini bisa menjadi referensi anda untuk penulisan cover letter dan juga bermanfaat bagi membacanya.


    Saya mendedikasikan tulisan ini kepada para talent ready yang baru saja lulus ataupun yang sedang menunggu wisuda.


    Tanah luas tak ada tuannya,

    Tombak tajam ditancapkan.

    Atas perhatian dan bantuannya,

    Terimakasih saya ucapkan.


    Jakarta, 30 Juni 2020

    Fikar


    Tulisan di LinkedIn:

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6683591374639656961-tfQ6


    Catatan:

    Beberapa kata/kalimat ditambahkan tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast

    5 min
  • Episode 4 - Rahasia Semangat

    Rahasia semangat


    Bagaimana cara untuk menumbuhkan rasa semangat dalam diri kita?


    Bagaimana cara untuk menghilangkan rasa suka menyerah dalam diri kita?


    Dalam  tulisan ini, saya akan berbagi kebiasaan yang saya lakukan tiap pagi  setelah saya mempelajari 10 kebiasaan tiap pagi yang dilakukan oleh Jim  Kwik, sebagaimana ada di link berikut:

    https://lnkd.in/gXeYfyX


    Apa saja itu?, Simak dan liat penjelasannya

    1. Ingat mimpimu

    Setelah bangun, ingat mimpi yang anda impikan semalam


    2. Bersihkan tempat tidur

    Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih


    3. Minum air putih

    Hampir 80 persen otak berisikan air,  penting untuk minum air putih yang cukup


    4. Sikat gigi dengan tangan non dominan

    Sudah biasa menggunakan tangan dominan, coba tangan satunya. Contoh sikat gigi biasa pake tangan kanan, coba pake tangan kiri


    5. Latihan pernapasan

    Berfungsi untuk mengatur ritme pernapasan


    6. Olahraga

    Siapkan waktu 15-30 menit untuk olahraga


    7. Mandi menggunakan air dingin

    Salah satu manfaatnya membantu mengurangi depresi


    8. Buat tulisan

    Ambil  handphone atau buka laptop atau kertas dan pulpen, tulis yang ada  dikepala dan bagikan kepada rekan-rekan agar bermanfaat bagi yang  membacanya


    9. Kopi

    Supaya menulis lebih fokus, lebih mantap seruput kopi, srupptt


    10. Baca Buku

    Siapkan waktu 20-30 menit untuk membaca buku. Karena buku adalah jendela dunia


    Demikian 10 kebiasaan yang saya lakukan setiap pagi semoga bermanfaat dan dapat membantu rekan-rekan supaya tetap semangat


    Tulisan di LinkedIn:

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6676236240276344832-iA26


    Catatan:

    Beberapa kata/kalimat ditambahkan tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast

    3 min
  • Episode 3 - Politik Lingkungan Kerja

    Politik Lingkungan Kerja


    Seorang rekan di LinkedIn mendiskusikan ke saya mengenai politik yang terdapat di lingkungan kerja sehingga mengakibatkan bahwa dengan adanya hal tersebut menyebabkan keresahan dalam bekerja


    Bagi saya, politik di lingkungan kerja pasti ada karena saya mengalaminya, sehingga yang saya lakukan adalah sebagai berikut:

    1. Tidak ikut-ikutan

    Jika ada seseorang ingin mengajak suatu konspirasi yang tidak baik, saya hindari karena tidak sesuai dengan visi dan misi saya dalam bekerja


    2. Sabar

    Saya masih dalam kontrak kerja, jika saya merupakan korban politik, saya akan sabar saja sampai kontrak habis. Baru setelah itu saya memutuskan untuk keluar


    3. Selesaikan

    Jika sudah menyangkut masalah pribadi saya akan berusaha menyelesaikan hal tersebut sampai selesai dan benar-benar saya terima. Jika masih belum selesai, saya akan balik lagi menjadi sabar


    Bagi saya

    - Bekerja adalah amanah dan ibadah

    - Gaji adalah kebutuhan

    - Bekerja dengan cerdas dan cermat

    - Gunakan waktu bekerja sebaik-baiknya

    - Pekerjaan kantor tidak selesai hari ini masih ada besok

    - Dirumah adalah waktu bersama keluarga, istirahat, belajar ilmu baru, mengerjakan hobi dan mengerjakan pekerjaan rumah

    - Bekerja adalah bukan melakukan praktik-praktik kerja yang tidak baik


    Ini adalah pengalaman hidup saya bekerja selama 9 tahun sejak tahun 2011


    Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membacanya.


    Rumah megah dari batu bata,

    Pelayan banyak rumah bersih.

    Tak dapat berpanjang kata,

    Cukup sekian dan terimakasih.


    Jakarta, 1 Juli 2020

    Fikar


    Link Tulisan:

    https://www.linkedin.com/posts/activity-6683900262937174016-pbDj


    Catatan:

    Beberapa kata/kalimat ditambahkan tanpa mengurangi maksud dan penyampaian dari isi podcast

    3 min

About Podcast Fikar

From the publisher's feed

Halo Sobat Podcast Fikar