
Sign up to save your podcasts
Or


Terinspirasi dari bookish couple Hestia Istiviani dan Hasyemi Rafsanjani yang suka berkencan sambil baca buku, di video kali ini Patty merekomendasikan #perpustakaan seru di Jabodetabek yang seru buat kamu jadiin tempat nge-date sama pasangan nih. Bisa jadi penyegaran buat kamu yang lagi mencari alternatif tempat nge-date seru selain di coffee shop atau nonton bioskop.
Di segmen rekomendasi buku Podcast Main Mata kali ini, Patty merekomendasikan buku-buku sastra yang dapat membantu kita dalam berproses dan belajar memahami hidup. Ada kumpulan kisah interpretasi dari lirik lagu-lagu dangdut yang banyak bercerita tentang relasi suami istri; ada yang mengajak kita menelusuri jejak pemikiran para perempuan penulis dalam sejarah Indonesia; ada novel pemenang International Booker Prize 2022 yang membuat kita berpikir ulang tentang makna menjadi perempuan lewat tokoh berusia senja yang bergumul dengan luka masa lalu; ada yang dapat mengubah cara pandang kita terhadap serangga karena keberadaan mereka penting banget bagi seluruh makhluk hidup di bumi; ada yang membahas bermacam-macam bentuk cinta para ibu ke anak-anaknya, dan ada juga yang menyentil posisi kaum mayoritas dan minoritas di Indonesia.
Di segmen rekomendasi buku Podcast Main Mata kali ini, Patty ngebahas buku Meditations karya filsuf stoa Marcus Aurelius. Lewat buku ini Marcus mengajak kita untuk jadi manusia yang enggak takut nunjukkin sisi lemah, tapi juga percaya kalau kita punya kelebihan yang kita sering enggak sadari atau enggak percaya. Buku ini wajib dibaca untuk kamu yang ingin menjalani hari-hari dengan perasaan lebih damai tanpa melupakan kalau kita juga punya peranan penting untuk membuat dampak baik ke sekeliling.
Buku karya penulis Dee Lestari yang manuskripnya sudah mengendap selama 27 tahun? Siapa yang enggak penasaran? Kali ini Patty ngebahas buku berseri karya Ibu Suri berjudul Rapijali 1: Mencari, Rapijali 2: Menjadi, dan Rapijali 3: Kembali. Buku ini sempat kontroversial waktu awal terbit, tapi tetap saja digila-gilai oleh banyak pembaca karena ceritanya memang seseru itu.
Kalau sudah baca buku Filosofi Teras, kamu pasti familiar dengan prinsip dikotomi kendali dalam filsafat stoisisme, yang tujuannya agar setiap dari kita bisa menjalani hidup dengan lebih bahagia terlepas dari emosi-emosi negatif yang muncul akibat faktor eksternal. Nah, kali ini Patty mau merekomendasikan kamu 10 buku bertema stoisisme selain Filosofi Teras yang bisa digunakan untuk membantu kita menjalani hidup dengan lebih tenang juga.
Di video ini Patty ngebahas satu buku yang wajib banget dibaca oleh semua perempuan: Tiga dalam Kayu karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Buku ini akan bikin kamu berpikir ulang tentang arti hidup sebagai perempuan.
Di video review buku kali ini Patty ngebahas sebuah buku super populer yang sangat mengaduk-aduk emosi: Laut Bercerita. Pokoknya siapin tisu sebelum baca buku ini karena dijamin akan bikin kamu nangis! Buku bertema fiksi sejarah karya Leila S. Chudori ini diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia pertama kali tahun 2017 dan masih menjadi salah satu buku yang paling dicari-cari oleh pembaca.
Kalau kamu lagi ngerasa hidupmu hampa, karier mandeg, punya masalah dengan orang lain, coba deh baca buku The Things You Can See Only When You Slow Down yang ditulis oleh biksu Haemin Sunim. Buku ini dibagi menjadi 8 bab yang ngebahas tentang cara-cara buat kita mempratikkan mindfulness atau hidup berkesadaran di bermacam-macam aspek kehidupan, mulai dari cinta, pertemanan, sampai pekerjaan dan cita-cita atau panggilan hidup. Setiap aspek yang dibahas di buku ini berhubungan dengan masalah sehari-hari yang kita hadapi dan cara yang bisa dilakukan supaya kita bisa menghadapi masalah tersebut dengan lebih tenang.
Kalo kamu suka cerita-cerita seperti Lemony Snicket, Coraline, It, Pet Sematary, atau Parasite, kamu pasti akan suka dengan novel yang direkomendasiin Patty di video kali ini: Kita Pergi Hari Ini, ditulis oleh Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, seorang penulis yang dua karya sebelumnya pernah memenangkan penghargaan Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta di 2014 dan 2016. Sekilas buku ini seperti buku petualangan seru dengan tokoh anak-anak. Ada benarnya sih, soalnya di buku ini memang lima tokoh utama anak akan pergi bertualang bersama seekor kucing pengasuh ke sebuah kota yang berisi banyak sekali kucing. Tapi justru saat petualangan inilah keanehan demi keanehan mulai terkuak dan akan bikin kamu penasaran sampai halaman terakhir karena plot twist yang sangat enggak terduga. Biar makin yakin buat beli bukunya, tonton dulu review-nya yuk!
Kalau kamu pengen mencari lebih banyak lagi teman untuk diskusi tentang buku, kenapa enggak ikutan gabung di klub buku? Sekarang ini sudah ada banyak klub buku online yang bisa kamu ikuti tanpa harus beranjak dari rumah. Apa aja? Simak nama-namanya di episode ini.
From the publisher's feed