
Sign up to save your podcasts
Or


Butuh asupan kisah cinta buat ningkatin kadar kebucinan? Di video ini Patty merekomendasikan 5 buku bertema romance yang dibaca tahun 2022. Apa saja bukunya? Langsung simak episodenya, ya!
Sedang mencari #buku yang seru untuk dibaca awal tahun 2023 ini? Di episode ini Patty merekomendasikan 7 buku yang menarik untuk dibaca. Ada buku yang direkomendasikan Patty sendiri serta 6 teman lain dari latar belakang profesi yang berbeda-beda. Buku-buku yang dibahas di sini cocok untuk dijadikan refleksi awal tahun dan juga membuat kita lebih produktif bekerja.
Buku Make Time ini akan membantu kamu mengatur ulang waktu 24 jam dalam sehari biar jadi lebih efisien dan kamu jadi bisa meluangkan waktu untuk hal-hal di hidupmu yang kamu anggap penting. Enggak perlu disiplin banyak untuk bisa melakukannya, karena kita cukup me-reset ulang kebiasaan dan melakukan 4 hal secara terus-menerus setiap hari.
Pernah enggak kamu merasa sendirian di tengah keramaian? Di video ini, Patty ngebahas satu buku yang mengupas tuntas soal kesepian, sebuah perasaan yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari tapi juga sering kali enggak disadari oleh mereka yang mengalami, padahal kesepian ini bisa menjadi masalah yang memengaruhi kondisi fisik dan emosional seseorang. Semoga lewat buku ini kamu jadi bisa lebih mengenal rasa kesepian dan cara menanggulanginya jika sedang mengalami.
Dalam #podcast Ladies Book Club, Patty dan Idha mengajak seorang teman, yaitu Mayumi Haryoto, seorang #ilustrator dan co-founder @bacapibo. Di bagian 1, Mayumi sudah bercerita tentang bagaimana perjalanannya menjadi #ilustrator di Indonesia, kemudian menyelami #bukuanak lewat @bacapibo. Di bagian 2 ini, Mayumi banyak bercerita tentang perubahan-perubahan besar dalam hidup, seperti #krisisidentitas setelah ibunya meninggal, termasuk keputusannya untuk pindah ke Bali. Sejak #pandemi melanda, karantina di Jakarta serasa penjara baginya. Ia lalu mencari kota lain yang menurutnya bisa mengakomodasi kebutuhannya, yakni bersosialisasi dan bertemu dengan beragam manusia. Kemudian, bagaimana Mayumi menyikapi perubahan-perubahan besar dalam perjalanan hidupnya? Yuk, kita simak obrolan lengkapnya!
Dalam #podcast Ladies Book Club kali ini, Patty dan Idha mengajak seorang teman, yaitu Mayumi Haryoto, seorang #ilustrator dan co-founder @bacapibo. Kesukaannya dengan #komik, turut membawanya mencicipi dunia #bukuanak. Menurutnya, banyak orang kerap mengasosiasikan anak-anak dengan usia bayi saja, padahal usia anak juga beragam.
Dengarkan obrolan @patricia.wulandari bersama @dea.anugrah di podcast buku Podcast Main Mata. Dea Anugrah adalah seorang penyair, penulis cerpen, dan penulis esai. Ia telah menerbitkan empat buku, yaitu buku kumpulan puisi Misa Arwah, buku kumpulan cerpen Bakat Menggonggong, buku kumpulan esai Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya, dan, yang terbaru di 2020, adalah buku kumpulan puisi Kertas Basah.
Di bab ini, Dea bercerita tentang proses pembuatan puisi-puisi di Kertas Basah yang begitu berbeda dengan Misa Arwah, lalu tentang arti menulis yang baginya bukan lagi menjadi penulis terkenal atau yang buku-bukunya laku terjual melainkan harapannya bisa mengubah hidup seseorang selayaknya ia mendapatkan perasaan tersebut dari penulis yang karya-karyanya ia baca, juga tentang satu poin terpenting yang menurutnya harus dipelajari dalam sebuah tulisan, dan lainnya.
Dea juga berbagi pandangannya tentang memelihara kucing dan pekerjaan yang bisa ia lakukan jika suatu hari nanti tidak lagi menjadi penulis. Tapi, apakah mungkin? Dengerin dulu obrolannya yuk!
Beberapa saat usai mengalami deja vu setelah berbelanja di sebuah swalayan 24 jam, ia mengajak mengobrol pemuda lain yang sebelumnya mengantre bersamanya untuk beberapa alasan. Misalnya, untuk bercerita tentang gempa waktu yang baru saja dialami beserta teori-teorinya, serta mendengarkan kisah si pemuda lain tentang hubungannya dengan sang ibu yang setengah gila akibat sebuah peristiwa.
Dengarkan cerita pendek audio yang diambil dari cerpen dengan judul yang sama karya Dea Anugrah (@dea.anugrah) di podcast buku Podcast Main Mata. Kamu bisa membaca versi tulisan cerpen ini di buku kumpulan cerpen Bakat Menggonggong yang diterbitkan oleh Penerbit Mojok @bukumojok. Cerita ini dinarasikan oleh voice over talent dan voice actor Jati Andito (@jatiandito).
Foto: Alex Chistol
Setiap orang pasti pernah mendapatkan perasaan patah hati akibat gagal berkomunikasi dengan pasangan. Di bab ini, @patricia.wulandari mengobrol dengan @dea.anugrah tentang salah satu cerpennya yang menggambarkan kegagalan komunikasi, yaitu "Masalah Rumah Tangga". Dea Anugrah adalah seorang penyair, penulis cerpen, dan penulis esai. Ia telah menerbitkan empat buku, yaitu buku kumpulan puisi Misa Arwah, buku kumpulan cerpen Bakat Menggonggong, buku kumpulan esai Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya, dan, yang terbaru di 2020, adalah buku kumpulan puisi Kertas Basah.
Cerpen "Masalah Rumah Tangga" bisa kamu baca di dalam buku kumpulan cerpen Bakat Menggonggong dan bisa kamu dengarkan versi cerpen audionya di bab Podcast Main Mata sebelum ini. Cerpen ini bercerita tentang rumitnya perasaan sepasang suami istri yang berumahtangga. Sang suami menciptakan kebohongan demi kebohongan agar istrinya tidak mengetahui perasaan yang dialami suaminya dan tidak menyadari duduk permasalahan yang sebenarnya.
Saat menulis cerpen ini, Dea mengaku dia masih mempunyai perasaan sinis terhadap hubungan dengan komitmen. Menurutnya komunikasi antarmanusia itu cepat atau lambat akan berantakan dan keterusterangan yang kontinyu di antara dua manusia adalah hal yang mustahil.
Simak pandangan Dea soal berkomitmen dan hal-hal fundamental dalam menjalin hubungan di obrolan ini.
From the publisher's feed