Puisi ini terdapat dalam The Ginseng, Antologi Puisi Indonesia oleh Sanggar Minum Kopi Tahun 1993, sebelum masa Reformasi. Menjadi bukti bahwa semangat revolusi dalam diri Umbu telah lama dan selalu terkandung sekalipun revolusi telah lama berlalu. Bagai merindukan revolusi berikutnya. Ia mengeritik kaum muda, khususnya mahasiswa yang kehilangan jiwa revolusionernya.