Pemerintah Kabupaten Garut resmi menetapkan Status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan massal akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai ratusan pelajar mengalami gejala mual, muntah, dan pusing. Penetapan ini dilakukan sebagai langkah darurat untuk mempercepat penanganan medis sekaligus menelusuri sumber penyebab keracunan.
Namun, kasus di Garut juga memunculkan kekhawatiran meluas ke daerah lain yang menjalankan program serupa. Agar tidak menular, pemerintah daerah bersama dinas kesehatan diminta memperketat pengawasan rantai produksi makanan, mulai dari proses penyediaan bahan baku, distribusi, hingga penyajian di sekolah. Edukasi kebersihan kepada penyedia jasa katering dan monitoring rutin uji laboratorium juga menjadi kunci.
Selain itu, koordinasi lintas daerah harus diperkuat. Setiap kejadian serupa perlu segera dilaporkan agar dapat ditangani cepat dan tidak menimbulkan efek domino. Dengan langkah preventif, diharapkan kasus Garut bisa menjadi evaluasi bersama, sehingga tujuan mulia program MBG untuk meningkatkan gizi anak bangsa tetap berjalan tanpa menimbulkan risiko kesehatan.
Talk :: Pakar Kebijakan Publik, Ekonomi dan Energi dari Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat
&
Koodinator Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat, M.S. Iriyanto