Radio Muhajir Project

Radio Muhajir Project

By Muhajir ProjectEducation
Download on the App Store

Radio Muhajir Project episodes

  • Riyaadhush Shaalihiin 1307. "TIGA RESEP NABI MUHAMMAD ﷺ DALAM BERINTERAKSI DENGAN PARA SAHABAT"

    Bismillah,

    1307. TIGA RESEP NABI MUHAMMAD ﷺ DALAM BERINTERAKSI DENGAN PARA SAHABAT
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 45 | Mengunjungi & mengundang orang-orang baik
    QS. Al-Kahfi: 60-66
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِفَتَىٰهُ لَآ أَبْرَحُ حَتَّىٰٓ أَبْلُغَ مَجْمَعَ ٱلْبَحْرَيْنِ أَوْ أَمْضِىَ حُقُبًا
    60. Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun”.
    فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ سَرَبًا
    61. Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu.
    فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَىٰهُ ءَاتِنَا غَدَآءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَٰذَا نَصَبًا
    62. Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: “Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini”.
    قَالَ أَرَءَيْتَ إِذْ أَوَيْنَآ إِلَى ٱلصَّخْرَةِ فَإِنِّى نَسِيتُ ٱلْحُوتَ وَمَآ أَنسَىٰنِيهُ إِلَّا ٱلشَّيْطَٰنُ أَنْ أَذْكُرَهُۥ ۚ وَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ عَجَبًا
    63. Muridnya menjawab: “Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk menceritakannya kecuali syaitan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali”.
    قَالَ ذَٰلِكَ مَا كُنَّا نَبْغِ ۚ فَٱرْتَدَّا عَلَىٰٓ ءَاثَارِهِمَا قَصَصًا
    64. Musa berkata: “Itulah (tempat) yang kita cari”. Lalu keduanya kembali, mengikuti jejak mereka semula.
    فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنَٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنَٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا
    65. Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.
    قَالَ لَهُۥ مُوسَىٰ هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰٓ أَن تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا
    66. Musa berkata kepada Khidhr: “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?”

    ===

    Saksikan Hasil Rekaman
    Kajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:
    👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah
    1307. TIGA RESEP NABI MUHAMMAD DALAM BERINTERAKSI DENGAN PARA SAHABAT
    🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan di
    https://www.youtube.com/live/exmDrCU325s?si=efcOsiFBiRnORr5e

    37 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1306. "AKU GAGAL MENJADI ORANG TUA?! "

    Bismillah,

    1306. AKU GAGAL MENJADI ORANG TUA?!
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 45 | Mengunjungi & mengundang orang-orang baik
    Tanya jawab
    ===

    Saksikan Hasil Rekaman
    Kajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:
    👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah
    1306. AKU GAGAL MENJADI ORANG TUA ?!
    🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan di
    https://www.youtube.com/live/HfyUEJ8Y4Ew?si=Jhq0QS1wOqr8nrnG

    37 min
  • ’WORK ETHIC’ ORANG YANG HIJRAH

    Bismillah,

    ’WORK ETHIC’ ORANG YANG HIJRAH
    Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah
    Video pendek diambil dari Kajian Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim
    164 “Dimensi Berbeda Tentang Kejujuran”
    https://www.youtube.com/live/LHfn7OHjFMo?si=ZoC6psX3r7XYijpj

    2 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1305. "KEUTAMAAN BERSAMA ORANG SHALIH"

    Bismillah,

    1305. KEUTAMAAN BERSAMA ORANG SHALIH
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 45 | Mengunjungi & mengundang orang-orang baik
    Tanya jawab
    ===

    Saksikan Hasil Rekaman
    Kajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:
    👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah
    1305. KEUTAMAAN BERSAMA ORANG YANG SHALIH
    🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan di
    https://www.youtube.com/live/Vb3K8Zx8jnY?si=4BhAzsaSN1XzbHqD

    33 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1304. "MILIKI TIGA SIFAT INI DALAM HIDUP ANDA"

    Bismillah,

    1304. MILIKI TIGA SIFAT INI DALAM HIDUP ANDA
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 45 | Mengunjungi & mengundang orang-orang baik
    QS. Al-Kahfi: 60-66
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِفَتَىٰهُ لَآ أَبْرَحُ حَتَّىٰٓ أَبْلُغَ مَجْمَعَ ٱلْبَحْرَيْنِ أَوْ أَمْضِىَ حُقُبًا
    60. Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun”.
    فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ سَرَبًا
    61. Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu.
    فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَىٰهُ ءَاتِنَا غَدَآءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَٰذَا نَصَبًا
    62. Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: “Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini”.
    قَالَ أَرَءَيْتَ إِذْ أَوَيْنَآ إِلَى ٱلصَّخْرَةِ فَإِنِّى نَسِيتُ ٱلْحُوتَ وَمَآ أَنسَىٰنِيهُ إِلَّا ٱلشَّيْطَٰنُ أَنْ أَذْكُرَهُۥ ۚ وَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ عَجَبًا
    63. Muridnya menjawab: “Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk menceritakannya kecuali syaitan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali”.
    قَالَ ذَٰلِكَ مَا كُنَّا نَبْغِ ۚ فَٱرْتَدَّا عَلَىٰٓ ءَاثَارِهِمَا قَصَصًا
    64. Musa berkata: “Itulah (tempat) yang kita cari”. Lalu keduanya kembali, mengikuti jejak mereka semula.
    فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنَٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنَٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا
    65. Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.
    قَالَ لَهُۥ مُوسَىٰ هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰٓ أَن تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا
    66. Musa berkata kepada Khidhr: “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?”

    ===

    Saksikan Hasil Rekaman
    Kajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:
    👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah
    1304. MILIKI TIGA SIFAT INI DALAM HIDUP ANDA
    🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan di
    https://www.youtube.com/live/HNKbGsxVTuE?si=SniMchYFoyNn70pe

    30 min
  • BALAS PRILAKU TOXIC DENGAN KEBAIKAN

    Bismillah,

    BALAS PRILAKU TOXIC DENGAN KEBAIKAN
    Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah
    Mutiara hikmah dari kajian kitab Riyadhush Shalihiin:
    449. “Memuliakan Al-Quran”
    https://www.youtube.com/live/y7rF5FcZ_NQ?si=1ZLcg7Rr94DIPCSm

    2 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1303. "KEBESARAN HATI NABI MUSA -alaihissalam- "

    Bismillah,

    1303. KEBESARAN HATI NABI MUSA
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 45 | Mengunjungi & mengundang orang-orang baik
    QS. Al-Kahfi: 60-66
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِفَتَىٰهُ لَآ أَبْرَحُ حَتَّىٰٓ أَبْلُغَ مَجْمَعَ ٱلْبَحْرَيْنِ أَوْ أَمْضِىَ حُقُبًا
    60. Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun”.
    فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ سَرَبًا
    61. Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu.
    فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَىٰهُ ءَاتِنَا غَدَآءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَٰذَا نَصَبًا
    62. Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: “Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini”.
    قَالَ أَرَءَيْتَ إِذْ أَوَيْنَآ إِلَى ٱلصَّخْرَةِ فَإِنِّى نَسِيتُ ٱلْحُوتَ وَمَآ أَنسَىٰنِيهُ إِلَّا ٱلشَّيْطَٰنُ أَنْ أَذْكُرَهُۥ ۚ وَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ عَجَبًا
    63. Muridnya menjawab: “Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk menceritakannya kecuali syaitan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali”.
    قَالَ ذَٰلِكَ مَا كُنَّا نَبْغِ ۚ فَٱرْتَدَّا عَلَىٰٓ ءَاثَارِهِمَا قَصَصًا
    64. Musa berkata: “Itulah (tempat) yang kita cari”. Lalu keduanya kembali, mengikuti jejak mereka semula.
    فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنَٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنَٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا
    65. Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.
    قَالَ لَهُۥ مُوسَىٰ هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰٓ أَن تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا
    66. Musa berkata kepada Khidhr: “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?”
    ===

    Saksikan Hasil Rekaman
    Kajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:
    👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah
    1303. KEBESARAN HATI NABI MUSA -alaihissalam-
    🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan di
    https://www.youtube.com/live/979BDelvHxY?si=hG6KNz51Qb6W7UPI

    30 min
  • PANTASKAN DIRI AGAR DITOLONG ALLAH ﷻ

    Bismillah,

    PANTASKAN DIRI AGAR DITOLONG ALLAH ﷻ
    Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah
    Video pendek diambil dari Khutbah Jumat
    “Kapan Datangnya Pertolongan Allah ﷻ”
    https://youtu.be/M106W0w-VDo?si=R81pqOZzpw-YY8jh

    2 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1302. "SAAT BERHADAPAN DENGAN PERINTAH ALLAH ﷻ "

    Bismillah,

    1302. SAAT BERHADAPAN DENGAN PERINTAH ALLAH
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 45 | Mengunjungi & mengundang orang-orang baik
    QS. Al-Kahfi: 60-66
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِفَتَىٰهُ لَآ أَبْرَحُ حَتَّىٰٓ أَبْلُغَ مَجْمَعَ ٱلْبَحْرَيْنِ أَوْ أَمْضِىَ حُقُبًا
    60. Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun”.
    فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ سَرَبًا
    61. Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu.
    فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَىٰهُ ءَاتِنَا غَدَآءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَٰذَا نَصَبًا
    62. Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: “Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini”.
    قَالَ أَرَءَيْتَ إِذْ أَوَيْنَآ إِلَى ٱلصَّخْرَةِ فَإِنِّى نَسِيتُ ٱلْحُوتَ وَمَآ أَنسَىٰنِيهُ إِلَّا ٱلشَّيْطَٰنُ أَنْ أَذْكُرَهُۥ ۚ وَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ عَجَبًا
    63. Muridnya menjawab: “Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk menceritakannya kecuali syaitan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali”.
    قَالَ ذَٰلِكَ مَا كُنَّا نَبْغِ ۚ فَٱرْتَدَّا عَلَىٰٓ ءَاثَارِهِمَا قَصَصًا
    64. Musa berkata: “Itulah (tempat) yang kita cari”. Lalu keduanya kembali, mengikuti jejak mereka semula.
    فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنَٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنَٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا
    65. Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.
    قَالَ لَهُۥ مُوسَىٰ هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰٓ أَن تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا
    66. Musa berkata kepada Khidhr: “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?”

    ===

    Saksikan Hasil Rekaman
    Kajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:
    👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah
    1302. SAAT BERHADAPAN DENGAN PERINTAH ALLAH ﷻ
    🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan di https://www.youtube.com/live/ruXpcLYJULk?si=Yglu3e5-dqplJy8O

    35 min
  • Kajian Wanita 165. "LIMA TINGKATAN SHALAT" | Kitab Al-Wabilush Shayyib

    Bismillah,

    165. LIMA TINGKATAN SHALAT
    Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib
    Pasal: Hadirnya hati saat melaksanakan shalat
    Manusia dalarn melaksanakan shalat terbagi menjadi lima tingkatan:
    Pertama, tingkatan orang yang zhalim terhadap dirinya dan melampaui batas. Ia adalah orang yang tidak menyempurnakan wudhu'nya, tidak melaksanakan shalat pada waktunya, begitu pula dengan ketentuan-ketentuan dan rukun-rukunnya.
    Kedua, orang yang menjaga waktu-waktunya, ketentuan-ketentuannya, rukun-rukunnya yang nampak, wudhu`nya, akan tetapi ia telah menghilangkan kesungguhan jiwanya dalam menghalau perasaan waswas, yang pada akhirnya ia pergi bersama rasa waswas dan pikiran-pikiran yang melintas itu.
    Ketiga, orang yang menjaga ketentuan-ketentuannya, rukun-rukunnya dan bersungguh-sungguh dalam melawan waswas dan pikiran-pikiran yang melintas, dan sibuk dengan melawan musuhnya agar musuhnya itu tidak mencuri shalatnya. Orang seperti ini berada dalam shalat dan jihad.
    Keempat, orang yang apabila berdiri untuk menegakkan shalat, maka ia menyempurnakan hak-haknya, rukun-rukunnya dan ketentuan-ketentuannya, hatinya tenggelam dalam memperhatikan ketentuan-ketentuan dan hak-hak shalatnya agar ia tidak kehilangan sedikit pun darinya, bahkan seluruh keinginannya dialihkan kepada penegakan shalat itu sebagaimana mestinya dan penyempurnaannya. Sungguh hatinya telah tenggelam dalam urusan shalat dan ketaatan kepada Rabb-nya
    Kelima, orang yang apabila berdiri untuk menegakkan shalat ia juga berdiri untuk menegakkannya, meskipun seperti ini, ia telah mengambil dan meletakkan hatinya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, melihat dengan hatinya kepada-Nya, merasa diawasi oleh-Nya, dipenuhi dengan rasa cinta dan kebesaran-Nya, seolah-olah ia melihat dan menyaksikan-Nya. Sungguh perasaan waswas dan bisikan-bisikan itu telah lenyap darinya, dan penghalang antara ia dan Rabb-nya telah terangkat. Perbandingan antara orang seperti ini dan selainnya dalam melaksanakan shalat lebih afdhal dan lebih mulia dibandingkan apa yang ada di antara langit dan bumi, dan orang seperti ini sibuk dalam shalatnya dengan Rabb-nya dan senang dengan apa yang ia lakukan.
    Maka tingkatan yang pertama mendapatkan hukuman; yang kedua mendapatkan hisab; yang ketiga mendapatkan pengampunan; yang keempat mendapatkan ganjaran pahala; yang kelima mendapat-kan kedekatan dengan Rabb-nya karena ia memiliki bagian di antara orang yang menjadikan penyejuk matanya berada pada pelaksanaan shalat. Siapa yang senang mengerjakan shalat semasa ia hidup di dunia, maka ia akan senang dengan mendapatkan kedekatan dengan Rabb-nya di akhirat kelak dan juga di dunia. Dan siapa yang menjadikan Allah sebagai penyejuk matanya, maka seluruh mata akan men-jadi sejuk dengannya. Dan siapa saja yang tidak dijadikan sejuk pandangan matanya dengan Allah Ta'ala, maka jiwanya benar-benar terputus dengan dunia seraya menjadi penyesalan baginya.

    ===

    Ikuti Kajian Serial Wabilush Shayyib, insya Allah bersama:
    👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah-
    165. LIMA TINGKATAN SHALAT
    YouTube:
    www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/
    Audio:
    radio.muhajirproject.com/
    🕠 Senin, 15 Jan 2024 pukul 10.15 WIB
    📲 Silakan kirim pertanyaan via Chat WhatsApp di 0811862417

    1 hr 6 min

About Radio Muhajir Project

From the publisher's feed

Kumpulan Kajian-Kajian Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri حفظه الله تعالى

More shows like Radio Muhajir Project

Radio Rodja 756 AM by Radio Rodja 756AM

Radio Rodja 756 AM

7 Listeners

MPAQ by MPAQ

MPAQ

1 Listeners

Sirah Nabawiyah - Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA by Akhirat Selamanya

Sirah Nabawiyah - Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA

0 Listeners

The Holy Quran, Sheikh Maher Al-Muaiqly | القران الكريم ماهر المعيقلي by Sheikh Maher Al-Muaiqly

The Holy Quran, Sheikh Maher Al-Muaiqly | القران الكريم ماهر المعيقلي

25 Listeners