
Sign up to save your podcasts
Or


Ikhwan Akhwat Seila Audience
Setiap tanggal 9 Februari, Indonesia memperingati Hari Pers Nasional. Pers dalam konteks Islam memiliki posisi yang sangat strategis dan mulia, karena ia berkaitan erat dengan nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan amar ma’ruf nahi munkar.
Simak tajuk edisi hari ini dengan judul "Pers dalam Islam, Menyebarkan Kebenaran"
Di aplikasi Spotify dan Noice @Radio Seila FM
Ikhwan Akhwat mari jadi bagian dalam memberikan sajian yang mencerahkan bagi pendengar Seila Fm " Media Silaturahim", dengan mendukung program ini melalui donasi ke Bank Syariah Indonesia:
722 223 0106
an. SEILA SILATURAHIM BTM
Barakallah fiikum
Ikhwan Akhwat Seila Audience
_"Apa yang membuat Sya'ban begitu istimewa di mata Nabi Muhammad ﷺ?"_
Simak tajuk edisi hari ini dengan judul *"Kisah Sya'ban"*
Selengkapnya dapat anda dengarkan melalui aplikasi *Spotify* dan *Noice* @Radio Seila FM
Ikhwan Akhwat mari jadi bagian dalam memberikan sajian yang mencerahkan bagi pendengar Seila Fm " Media Silaturahim".
Dengan mendukung program ini melalui donasi
Bank Syariah Indonesia:
722 223 0106
an. SEILA SILATURAHIM BTM
Barakallah fiikum
Ikhwan Akhwat Seila Audience
"Hati-hati, jangan-jangan kita tidak sadar, berprilaku HEDONISME!!!"
Simak tajuk edisi hari ini dengan judul "Hilangkan Hedonisme Dari Diri Kita"
Dapat anda dengarkan melalui aplikasi Spotify dan Noice @Radio Seila FM
Ikhwan Akhwat mari jadi bagian dalam memberikan sajian yang mencerahkan bagi pendengar Seila Fm " Media Silaturahim".
Dengan mendukung program ini melalui donasi
Bank Syariah Indonesia:
722 223 0106
an. SEILA SILATURAHIM BTM
Barakallah fiikum
Ikhwan Akhwat Seila Audience
"Bagaimana bisa sertifikat HGB dan SHM yang diterbitkan untuk pemanfaatan dan kepemilikan area tanah dapat hadir untuk kawasan laut?"
Simak tajuk edisi hari ini dengan judul "Jerat Segera Otak Sertifikat Laut"
Di aplikasi Spotify dan Noice @Radio Seila FM
Ikhwan Akhwat mari jadi bagian dalam memberikan sajian yang mencerahkan bagi pendengar Seila Fm " Media Silaturahim".
Dengan mendukung program ini melalui donasi
Bank Syariah Indonesia:
722 223 0106
an. SEILA SILATURAHIM BTM
Barakallah fiikum
Ikhwan Akhwat Seila Audience
"Sayyidina Abu Bakar as-Shiddiq menjadi orang pertama yang iman akan adanya Isra’. Bahkan sebelum khabar tentang Mi’raj diceritakan kepadanya, ia langsung percaya.
Simak tajuk edisi hari ini dengan judul "Isra’ Mi’raj dan Keimanan sayyidina Abu Bakar Shidiq"
Di aplikasi Spotify dan Noice @Radio Seila FM
Ikhwan Akhwat mari jadi bagian dalam memberikan sajian yang mencerahkan bagi pendengar Seila Fm " Media Silaturahim".
Dengan mendukung program ini melalui donasi
Bank Syariah Indonesia:
722 223 0106
an. SEILA SILATURAHIM BTM
Barakallah fiikum
Ikhwan Akhwat Seila Audience
"Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045."
Simak tajuk edisi hari ini dengan judul "Apakah Serius Mencegah Stunting Melalui Program MBG?
Selengkapnya dapat anda dengarkan di aplikasi Spotify dan Noice @Radio Seila FM
Ikhwan Akhwat mari jadi bagian dalam memberikan sajian yang mencerahkan bagi pendengar Seila Fm " Radio Silaturahim".
Bank Syariah Indonesia: 722 223 0106
an. SEILA SILATURAHIM BTM
Barakallah fiikum
kehancuran Zionis Israel bukanlah hal yang mustahil, terutama jika dilihat dari perspektif sejarah dan perubahan global. Namun, proses ini akan sangat dipengaruhi oleh dinamika internal dan eksternal. Solidaritas internasional untuk keadilan di Palestina menjadi kunci utama untuk mempercepat akhir dari era Zionis Israel.
Uang mengendalikan segalanya. Dengan uang aturan dibuat, hukum ditundukkan, kebijakan diarahkan dan dengan uang pula karir pegawai dan posisi pejabat ditentukan.
Siapa yang punya uang? Oligarki ! Siapa oligarki? Kelompok kecil orang yang mengendalikan negeri ini. Dengan uangnya, mereka rampok negeri ini melalui kebijakan para penguasa.
Ketum partai hingga presiden tunduk karena berhutang logistik kepada mereka. Saat konggres, partai pakai uang mereka. Saat pemilu, semua kepala daerah hingga presiden di-ijon oleh mereka. Tidak sedikit kepala daerah yang melawan mereka, tak lama kemudian ditangkap KPK. Minimal jadi tersangka kejaksaan dan kepolisian. Emang lembaga hukum ini milik siapa? Cukup ! Jangan bertanya lagi.
Ongkos sekolah mahal. Proses karir butuh biaya tinggi. Siapa yang bisa bantu para abdi negara kalau bukan oligarki. Mereka yang punya uang. Mereka butuh pengamanan. Mereka butuh bisnisnya bertahan dan berkembang.
Pemilik uang berkuasa. Hampir semua yang berada di struktur kekuasaan tunduk, atau minimal berkolaborasi dengan mereka. Lihat isi undang-undang dan berbagai peraturan di bawahnya. Ada banyak kepentingan mereka yang diprioritaskan.
Kasus pulau reklamasi Jakarta, Rempang Batam dan terkini, PIK 2 Banten. Untuk kepentingan siapa? Siapa di belakang proyek-proyek raksasa yang dikawal oleh kebijakan negara ini? Anda sudah pasti tahu. Ini hanya beberapa bukti betapa oligarki bisa mengendalikan kekuasaan.
Tiga proyek besar ini lahir di era Jokowi. Reklamasi Jakarta dimulai saat Jokowi gubernur DKI. Rempang juga muncul di era Jokowi. PIK 2 dijadikan PSN (Proyek Strategis Nasional) oleh Jokowi. Apakah Jokowi dikendalikan oligarki? Cukup ! Jangan bertanya lagi.
Jokowi sudah tidak jadi presiden lagi. Kekuasaannya akan berangsur melemah. Ketika semua pejabat era Jokowi diganti oleh Prabowo. Mulai dari kepolisian, kejaksaan, kehakiman, BIN, dll, kekuasaan Jokowi akan melemah.
Berarti, kekuatan Jokowi bergantung Prabowo? YES ! Lawan Jokowi akan otomatis menjadi musuh Prabowo jika Prabowo terus memberikan ruang bagi Jokowi untuk intervensi terhadap setiap kebijakannya.
Beberapa bulan ini, santer kabar oligarki rajin ke istana Solo. Silahkan pantau, siapa saja yang ke Solo dan urusan proyek apa.
Apakah ini pertanda bahwa oligarki tidak mampu menembus pintu gerbang istana Prabowo? Mereka harus datang ke Jokowi agar berbisik kepada Prabowo: "tolong bukain pintu istana dong...".
Bagaimana dengan Gibran? Tidakkah ia adalah wakil presiden. Sebesar apa kekuatan politik dan pengaruh kekuasaan Gibran?
Brigadir Jenderal Harry Indarto, Tentara Angkatan Laut, bergerak cepat ke pantai Utara Banten bersama 600 marinir, pasukan katak, pasukan penyelam bawah laut serta melibatkan rakyat Banten membongkar pagar laut ilegal di sana, yang berbulan2 megah, tanpa ada seorangpun yang berani merubuhkannya. Dalam keterangannya di media, Harry mengatakan bahwa gerakan dia membongkar pagar laut adalah respon cepat mematuhi perintah Presiden Prabowo.
Rakyat Banten yang selama ini menderita dalam tekanan penjahat oligarki dan ulama penghisap darah rakyat serta aparat negara yang tunduk pada cukong hari ini telah terbebaskan. Di tangan Prabowo Subianto pembebasan tanah rakyat Banten dimulai. Hari ini dimulai pencabutan pagar laut secara bertahap. Ke depan pastinya Prabowo akan mengevaluasi PSN dan seluruh kebijakan kandidat presiden juara koruptor versi OCCRP di masa lalu. Pembebasan tanah-tanah di Banten dan nantinya pantai Utara Jawa diharapkan mempunyai pola yang sama.
Tentu saja banyak pihak yang selama ini sangsi terhadap Prabowo Subianto, apakah dia mampu mengkoreksi kebijakan masa lalu, di mana dia ada di dalamnya? Namun, pembaca sejarah harusnya tahu bahwa perubahan besar banyak terjadi karena revolusi, tapi banyak juga karena evolusi dipercepat, yakni dari dalam. Gorbachev di Uni Soviet/Rusia di era lalu menghancurkan Komunisme dari dalam, bahkan ketika dia menjadi presiden. Deng Xiaoping menghancurkan Komunisme Ortodoks di China juga ketika dia berkuasa. Napoleon Bonaparte merubah negara bebasnya menjadi negara konstitusional dan terbimbing, ketika dia berkuasa. Padahal dia ikut dalam Revolusi Prancis itu. Banyak contoh lainnya.
Said Didu, pejuang utama pembebasan Rakyat Banten bersama LBH Muhammadiyah, KSPSI Jumhur, AGRA dan Haji Embay Mulya Syarif, Ketua Umum Mathla’ul Anwar, dan lainnya, tentu menunggu terus tanpa lelah gerakan tentara hari ini. Memang mereka bersama teman-teman lainnya berbulan2 menyuarakan protes atas keangkuhan oligarki yang ingin meng-kavling laut dan tanah-tanah Banten seluas 100.000 HA. Mereka hampir frustasi, karena kekuatan oligarki itu diprediksi selama ini mengontrol negara, termasuk kekuatan aparatur.
Lalu kenapa Prabowo Subianto menggerakkan tentara? Menggerakkan tentara dalam teori bernegara adalah sebuah langkah ketika melihat suatu ancaman bersifat besar dan mengguncang pertahanan, bukan lagi keamanan. Sudah beberapa kali elemen negara, seperti kementerian berusaha menggusur pagar laut tersebut. Yang berhasil cuma penyegelan. Artinya penguasa pagar itu begitu kuat. Bahkan banyak ulama mulai bersuara membela pemilik pagar itu. Ulama-ulama seperti ini dulu dimasukkan sebagai salah satu Setan Desa. Jadi ketika elemen sipil gagal, hari ini Prabowo Subianto menggerakkan tentaranya.
Gencatan senjata yang berhasil dicapai antara kelompok pejuang Hamas di Gaza-Palestina dan penjajah Zionis Israel disebut kemenangan bersejarah Bangsa Palestina. Gencatan senjata yang mulai berlaku pada Ahad 19 Januari ini dinilai oleh kelompok pejuang kemerdekaan Palestina, Hamas sebagai 'titik balik' perjuangan mereka melawan penjajahan dan pendudukan Israel. Mereka pun memuji tercapainya kesepakatan sebagai produk dari “keteguhan legendaris” rakyat Palestina dan ketahanan perlawanan Gaza selama 15 bulan terakhir.
Dalam sebuah pernyatannya Hamas mengatakan bahwa, “Gencatan senjata ini adalah sebuah pencapaian bagi rakyat kami, perlawanan kami, bangsa kami, dan seluruh orang yang mencintai kebebasan di dunia. Ini adalah titik balik dalam perjuangan kami melawan musuh yang terus berlanjut, serta sebuah langkah menuju tujuan kami untuk pembebasan dan kembali ke tanah air.” Hamas menekankan bahwa perjanjian tersebut mencerminkan tanggung jawabnya kepada rakyat Gaza untuk menghentikan agresi Israel, mengakhiri pembantaian, dan menghentikan genosida yang berdampak pada warga sipil.
Kelompok pejuang Hamas juga mengucapkan terima kasih atas dukungan internasional yang didapat rakyat Gaza, terutama dari Arab, masyarakat Muslim dan global, untuk meningkatkan kesadaran mengenai tindakan Israel dan menuntut diakhirinya kekerasan. Hamas berterima kasih kepada para mediator, terutama Qatar dan Mesir, atas upaya mereka memfasilitasi tercapainya kesepakatan. Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengonfirmasi kesepakatan tersebut dalam konferensi pers di Doha.
Al-Thani menguraikan tahap pertama dari proses gencatan senjata ini, yang akan berlangsung selama 42 hari, mencakup pembebasan 33 tahanan Israel dengan imbalan sejumlah tahanan Palestina. Gencatan senjata terjadi pada hari ke-467 genosida Zionis Israel yang mendapat dukungan super Istimewa dari Amerika Serikat terhadap rakyat Gaza. Penderitaan yang telah merenggut lebih dari 156.000 korban, sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak Palestina. Perang ini juga telah menyebabkan lebih dari 11.000 orang hilang, serta kehancuran luas dan krisis kemanusiaan yang telah merenggut banyak nyawa orang tua dan anak-anak, menjadikannya salah satu bencana kemanusiaan terburuk dalam sejarah dunia modern.
From the publisher's feed