ReLive! - ECC Church Weekly Sermon

ReLive! - ECC Church Weekly Sermon

Download on the App Store

ReLive! - ECC Church Weekly Sermon episodes

  • Ps. Nala Widya - El Shaddai


    Nama gereja kita adalah El Shaddai Creative Community (ECC) Church.

    Arti kata EL SHADDAI adalah Tuhan yang Mahakuasa / God Almighty, dan dengan nama inilah Tuhan menyatakan diri-Nya kepada Abram, ketika Abram sedang menghadapi keadaan yang mustahil di mana ia dan istrinya Sara sudah berusia hampir seratus tahun tetapi belum memiliki keturunan.


    Kejadian 17:1-2

    Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.


    Tuhan kita jauh lebih berkuasa melampaui segala pikiran dan keadaan. Di tengah situasi yang tidak mungkin, Tuhan mengikatkan diri-Nya dengan Abram dalam sebuah perjanjian (covenant).

    40 min
  • Ps. Victor Waang - Find Rest


    Manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Sama seperti Allah mengambil waktu untuk beristirahat dari pekerjaan-Nya, demikianlah kita pun perlu untuk beristirahat.


    Kejadian 2:2-3 (BIS)

    2:2 Pada hari yang ketujuh Allah telah menyelesaikan pekerjaan-Nya itu, lalu Ia beristirahat.

    2:3 Maka diberkati-Nya hari yang ketujuh itu dan dijadikan-Nya hari yang khusus, karena pada hari itu Allah beristirahat setelah menyelesaikan pekerjaan-Nya.


    Banyak orang berpikir rest (istirahat) tidak berguna karena tidak dapat menghasilkan apapun, sehingga mereka terus bekerja agar dapat mencapai banyak hal. Mereka lupa bahwa ada campur tangan dan berkat Tuhan yang melampaui semua kerja keras dan usaha manusia.

    32 min
  • Ps. Siany Debora - The True Healing

    Istirahat (rest) menjadi salah satu tema dua bulanan ECC tahun ini, karena ternyata tidak mudah untuk benar-benar beristirahat di tengah dunia yang penuh dengan kesibukan, tuntutan hidup, dan berbagai ekspektasi dari orang lain.


    Seringkali kita membutuhkan healing, tapi apakah healing yang sesungguhnya itu? dengarkan di podcast kali ini.

    31 min
  • Ps. Nala Widya - Two Are Better Than One

    Kejadian 2:18

    TUHAN Allah berfirman: ”Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”


    Sejak awal penciptaan, manusia diciptakan tidak untuk sendirian melainkan untuk hidup bersama dalam komunitas.

    Bahkan raja Salomo dengan segala kekayaannya menulis di kitab Pengkhotbah bahwa hidup dalam kesendirian adalah hidup yang sia-sia.

    35 min
  • Ps. Floyd Ellsworth - Yes Jesus Loves Me, But Does He Like Me

    Sebagian besar dari kita mengetahui bahwa Yesus mengasihi kita, tapi mungkin banyak yang tidak yakin apakah Yesus menyukai diri kita. Hal ini penting karena akan menentukan bagaimana kita berinteraksi dengan Tuhan.

    Saat kita merasa seseorang menyukai kita, kita akan mudah untuk mengobrol dan bergaul dekat dengan orang tersebut. Sebaliknya jika kita merasa seseorang tidak menyukai kita, secara sadar ataupun tidak sadar kita akan menjauh dan menjaga jarak dari orang tersebut.


    Di perumpamaan tentang anak yang hilang di Lukas 15, si anak bungsu yang telah berfoya-foya menghabiskan harta ayahnya memutuskan untuk pulang dengan perasaan malu dan bersalah. Ia berpikir bahwa ayahnya pasti marah, kecewa, dan menolaknya sebagai anak. 

    36 min
  • Ps. Victor Waang - In God we Trust

    Ketenangan jiwa kita ditentukan oleh kepercayaan kita.

    Saat kita meletakkan kepercayaan kita pada hal-hal yang tidak pasti, maka hidup kita akan dipenuhi ketakutan dan kekhawatiran. Sebaliknya saat kita meletakkan kepercayaan kita di dalam Kristus, maka hidup kita akan dipenuhi oleh damai sejahtera.

    36 min
  • Ps. Ivan Nugroho - Prodigy Run

    1 Korintus 9:24

    Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!


    Firman Tuhan menggambarkan kehidupan kita seperti sebuah pertandingan lari. Artinya, hidup harus memiliki sebuah tujuan untuk dikejar, dan harus terus diperjuangkan agar maksimal walau kadang melelahkan. 


    Secara garis besar hidup kita terbagi menjadi 4 musim di mana kita selalu berlari:

    • Masa anak-anak (season of dreamer): kita berjuang menemukan mimpi dan bakat dalam diri kita
    • Masa muda (season of explorer): kita mengambil banyak resiko untuk mengejar prestasi
    • Masa dewasa (season of builder): kita berjuang untuk membangun keluarga, memiliki rumah, tabungan, dll.
    • Masa tua (season of giving): kita memiliki kerinduan untuk memberi dan meninggalkan warisan yang berharga
    • 48 min
    • Ps. Nala Widya - Meek & Humble

      Minggu ini kita memasuki periode doa puasa FAST21, sekaligus membahas tema dua bulanan yang baru yaitu REST FOR YOUR SOUL.

      Seringkali hidup terasa melelahkan dan penuh dengan beban yang berat, dan kita membutuhkan ketenangan di jiwa. Ketenangan jiwa bukan berasal dari luar, melainkan dari dalam. Bukan soal kita berada di mana, melainkan dengan Siapa kita hidup.


      Matius 11:28-29

      11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

      11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.


      Untuk mendapatkan kelegaan, Yesus mau kita belajar dua hal dari-Nya yaitu bagaimana menjadi lemah lembut (meek) dan rendah hati (humble).

      KELEMBUTAN berbicara tentang perlakuan kita terhadap orang lain.

      Yesus sepanjang hidupnya di bumi difitnah, disalahmengerti, bahkan disiksa namun kelembutan Yesus selalu tetap dirasakan oleh orang-orang di sekeliling-Nya.

      KERENDAHAN HATI berbicara tentang sikap kita terhadap diri sendiri.

      Bagaimana kita menerima pujian dan kritikan, bagaimana kita tidak menuntut untuk mendapat perlakuan khusus.

      37 min
    • Ps. Arian Dave - Learn A Lot


      Di minggu terakhir dari tema LET LOVE BE GENUINE, kita belajar mengenai salah satu core value yang ada di rumah kita ECC yaitu PEMBAPAAN. Setiap orang sukses di dunia ini pasti memiliki seorang pembimbing / guru / mentor / role model yang membantu mereka untuk naik.

      Di ECC, bentuk hubungan yang ingin kita bangun bukan hanya sekedar antara guru dengan murid, melainkan antara bapa rohani dengan anak rohani.

      • Guru: task-oriented ; Bapa: life-oriented
      • Guru: takut anaknya lebih hebat ; Bapa: ingin anaknya lebih hebat
      • 37 min
      • Ps. Nala Widya - Love & Holiness

        Minggu ini kita belajar bahwa ternyata KASIH dan KEKUDUSAN memiliki hubungan yang sangat erat dan tak dapat dipisahkan.


        Matius 22:37-39

        22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

        22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

        22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

        32 min

      About ReLive! - ECC Church Weekly Sermon

      From the publisher's feed

      This is ReLive! Weekly Sermon of ECC Church in Podcast form.