
Sign up to save your podcasts
Or


Setiap hari kita dihadapkan pada begitu banyak pilihan, dan hidup kita adalah hasil dari pilihan-pilihan yang kita ambil. Memilih antara hal yang baik dan yang buruk biasanya tidak terlalu sulit, yang lebih sulit adalah memilih yang paling baik di antara banyak hal yang baik. Inilah yang disebut dengan prioritas.
Berikut adalah beberapa contoh area di mana kita harus mengutamakan Tuhan:
Keuangan kita penting, karena itu kita perlu memprioritaskan Tuhan di sana.
Hubungan kita penting, karena itu kita perlu memprioritaskan Tuhan di sana.
Keluarga kita penting, karena itu kita perlu memprioritaskan Tuhan di sana.
Area apapun di mana kita memprioritaskan Tuhan, adalah area yang akan Tuhan berkati.
Yesus telah menjadi teladan dengan menjadikan kita prioritas dan mati untuk kita.
Let’s put God first, because He has put you first.
Yesus datang ke bumi untuk memberikan kita hidup dalam segala kelimpahan, tetapi musuh kita si iblis akan selalu berusaha mencuri, membunuh, dan membinasakan setiap damai sejahtera, iman, dan pengharapan kita.
Alkitab memberikan kita sebuah modal utama untuk dapat melawan iblis:
Yakobus 4:7
Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!
Setidaknya ada 4 lembaga manusia di bumi di mana kita perlu belajar untuk tunduk:
Pengurapan dan berkat selalu mengalir dari atas ke bawah. Pemimpin dan otoritas di atas kita tidak sempurna, namun saat kita melakukan Firman Tuhan dengan tunduk pada mereka, maka di saat itulah berkat akan mengalir bahkan diperintahkan oleh Tuhan ke dalam kehidupan kita.
Sadar atau tidak, sesungguhnya dalam hidup kita setiap harinya terjadi peperangan di alam roh.
Pujian dan penyembahan adalah senjata untuk memenangkan peperangan tersebut, karena itu lawan kita si iblis akan berusaha menghalangi kita untuk menyembah dengan cara menebarkan keraguan dan alasan di pikiran kita.
Saat kita memuji dan menyembah Tuhan, hal-hal yang luar biasa akan terjadi:
Gereja kita Elshaddai Creative Community (ECC) memiliki 5 core values:
1. Creative worship (penyembahan)
2. Deep familyhood (persekutuan)
3. Strong legacy (pembapaan)
4. Selfless servanthood (pelayanan)
5. Life changing movement (penginjilan)
Sementara dalam bahasa Yunani, penyembahan menggunakan kata proskuneo yang memiliki beberapa arti:
Kita perlu membangun kehidupan penyembahan yang kuat, karena ada kuasa ketika kita menyembah Tuhan.
The power of worship:
Tema kita untuk tahun 2023 ini adalah spiritual expansion, karena kita percaya bahwa apa yang terjadi di alam rohani akan menentukan alam jasmani kita. Jika secara rohani kita kuat, maka kehidupan jasmani kita juga akan juat.
Di zaman Yesus, kantong anggur dibuat dari kulit hewan. Kantong kulit yang sudah tua akan menjadi keras dan rapuh, sehingga anggur yang baru dapat menghancurkan kantong tersebut saat berfermentasi.
Ada beberapa perlambangan yang dapat kita pelajari dari perumpamaan Yesus ini:
Roh Kudus yang dicurahkan akan menolong kita untuk hidup dalam ketaatan dan tidak berdasarkan perasaan.
Orang yang mempunyai roh dan hati yang baru akan mempunyai:
Ada begitu banyak berkat yang baru yang Tuhan persiapkan untuk kita di tahun 2023 ini, namun sebelumnya kita harus siap dan terlebih dahulu berubah seperti kantong anggur yang baru.
Amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Begitu pentingnya hati sehingga Tuhan memerintahkan kita menjaganya, bahkan hati manusia adalah tempat yang dipilih Tuhan untuk tinggal.
Tiga hal yang harus kita lakukan setiap hari untuk menjaga hati:
Jangan biarkan ketidakmampuan orang untuk mengasihi kita
membuat kita tidak mengasihi orang yang layak kita kasihi.
Welcome to 2023!
Memasuki tahun yang baru ini, banyak orang berkata bahwa 2023 akan menjadi tahun yang gelap dan sulit. Akibatnya banyak orang yang tenggelam dalam kekhawatiran, atau bahkan menjadi malas berusaha karena merasa bahwa tidak ada pengharapan.
Itulah sebabnya sejak awal kita perlu memutuskan mana yang mau kita pegang: perkataan orang atau perkataan Tuhan. Apa yang Tuhan katakan jelas berbeda:
Jeremiah 29:11 NIV
For I know the plans I have for you,” declares the Lord, “plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future.
Ada 4 hal yang Tuhan katakan melalui ayat ini:
1. I HAVE PLANS FOR YOU
Tuhan memiliki rencana untuk setiap kita pribadi, yang berbeda satu dengan yang lain. Karena itu kita tidak perlu membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain.
2. PLANS TO PROSPER YOU
Prosper artinya makmur / berkelimpahan. Rencana Tuhan untuk hidup kita bukan untuk kita sekedar cukup, melainkan berkelimpahan hingga bisa memberkati orang lain.
3. NOT TO HARM YOU
Tuhan tidak pernah berencana membuat kita celaka dan gagal. Kegagalan dan masalah yang kita hadapi biasanya adalah konsekuensi dari keputusan yang kita buat sendiri.
4. GIVE YOU HOPE AND FUTURE
Masa depan itu sungguh ada, dan ada pengharapan untuk semua hal yang hari ini kelihatannya masih buntu dan tertutup.
Psalm 103:13 NLT
The Lord is like a father to his children, tender and compassionate to those who fear him.
Tuhan kita adalah Bapa yang lembut dan penyayang, namun bagian kita adalah untuk takut akan Tuhan.
Takut akan Tuhan bicara mengenai sikap yang kagum dan tunduk (awe and submission), menghormati dan menyembah Tuhan serta mentaati Firman-Nya.
2 Petrus 3:18
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.
Kekristenan adalah sebuah perjalanan membangun hubungan dengan Yesus dan semakin mengenal Dia.
Pada umumnya ada tiga cara untuk kita mengenal Tuhan:
1. BY KNOWLEDGE
2. BY EXPERIENCE
apa yang akan kita dapatkan saat kita mengalami Tuhan:
- GOD’S LOVE
- GOD’S POWER
- GOD’S DIRECTION
3. BY REVELATION
Hadirat Tuhan membuat kita melihat bahwa di tengah masalah yang besar, Tuhan kita jauh lebih besar. Saat kita membiarkan diri kita dipimpin oleh hadirat Tuhat, di situlah kita akan merasakan kasih, kuasa, dan arahan Tuhan dalam kehidupan kita.
Dalam episode podcast kali ini di ibadah hari Minggu kita, Ps Ronald Sianturi berkotbah tentang Do You See What I See. Tuhan memberkati.
Dalam episode podcast kali ini di ibadah Natal kita, Ps Nala Widya berkotbah tentang kelahiran Raja di atas segala raja, dan bagaimana kita harus bersikap dalam bertemu seorang raja. Dan juga kita akan mempelajari fakta di balik kedatangan tiga orang majus beserta sejarahnya. Tuhan memberkati.
From the publisher's feed