ReLive! - ECC Church Weekly Sermon

ReLive! - ECC Church Weekly Sermon

Download on the App Store

ReLive! - ECC Church Weekly Sermon episodes

  • Ps Nala Widya - Bethlehem ( ECC Christmas Celebration )

    Di selebrasi natal kali ini, Ps Nala membawakan kotbah special dengan judul BETHLEHEM. Mengapa Bethlehem yang dulunya kecil, menjadi sangat signifikan dalam peristiwa Natal, dan kenapa Tuhan memilih Bethlehem sebagai kota kelahiran sang Juruselamat. 


    Temukan selengkapnya di Episode ini.

    33 min
  • Ps. Victor Waang - Make A Room

    Kedatangan Yesus sudah dinubuatkan sejak ribuan tahun sebelumnya, tapi saat Yesus lahir ke bumi justru tidak ada ruangan bagi-Nya.

    Seringkali hal yang sama terjadi ketika Yesus hendak masuk dalam kehidupan kita, di mana kita tidak memberikan ruangan untuk-Nya bekerja.

    WHY DO WE HAVE NO ROOM FOR JESUS?

    1. BUSYNESS
    2. CALCULATION
    3. WORRY
    4. WHY SHOULD WE MAKE A ROOM FOR JESUS?

      1. To know God’s PLAN
      2. To know God’s WAY
      3. To know God’s TIME
      4. You don’t know that Jesus is the only one you need,

        until Jesus is the only one you have.

        ~Tim Keller

        34 min
      5. Ps. Kong Hee - Treasure In Darkness

        Di Ibadah kedua di special weekend service kali ini, Ps Kong Hee mengajar kita semua bahwa ketika kehidupan kita ada dalam musim yang gelap, selalu ada harta yang tersembunyi di dalam kegelapan tersebut. Untuk mengalami transformasi, sebuah benih perlu DITANAM di dalam kegelapan untuk dia bisa tumbuh. 

        Apa yang perlu kita lakukan ketika kita mengalami masa gelap? kita perlu MENDEKAT kepada Tuhan, belajar untuk BELIEVE, TRUST, dan SURRENDER kepada Dia. 


        Apa yang terjadi setelah kita ditanam? Dengarkan lengkapnya di episode kali ini.

        40 min
      6. Ps. Kong Hee - If Jesus Didn't Come

        Di Ibadah pertama di special weekend service kali ini, Ps Kong Hee mengajar kita semua tentang tujuan penting mengapa Yesus hadir di muka bumi. 

        Tuhan datang ke bumi karena dia mau menunjukkan KASIH ALLAH kepada manusia. Dan pesannya yang terpenting adalah tentang manusia untuk saling mengasihi. 

        Dan bukti dari kita mengasihi antara lain memiliki ZERO ANGER, ZERO RESENTMENT, dan ZERO GOSSIP. 


        Bagaimana caranya? Dengarkan lengkapnya di Episode ini.

        44 min
      7. Sanny Yohana - One More for Jesus

        Yohanes 15:16

        Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

        Tuhan ingin agar kekristenan kita tidak hanya sekedar status atau hadir di ibadah setiap minggu, melainkan agar kita memiliki kehidupan yang berbuah. Buah adalah sesuatu yang bukan saja dilihat, melainkan dinikmati oleh orang lain.


        Kata buah dalam bahasa aslinya menggunakan kata karpos (Gr.) yang artinya adalah keturunan.

        Artinya, hidup yang berbuah yang diinginkan Tuhan adalah hidup di mana kita menghasilkan keturunan rohani yaitu jiwa-jiwa yang kita kasihi dan kita menangkan untuk Tuhan.

        Tiga hal agar kita dapat memiliki hidup yang berbuah:

        1. PAY ATTENTION

        Kita perlu memperhatikan orang-orang di sekeliling kita, siapa yang Tuhan ingin untuk kita jangkau. Jangan sampai kita kehilangan kesempatan untuk mengajak mereka bertemu dengan Yesus. Bawa orang tersebut dalam doa, dan bela mereka di hadapan Tuhan.

        We must talk to God about people before we talk to people about God. ~D.L.Moody

        2. PUT EFFORT

        Lukas 14:16-23 menceritakan perumpamaan seorang tuan yang akan mengadakan pesta, namun hamba-hambanya mengalami kesulitan untuk mengundang orang karena banyak orang yang menolak dan berdalih. Namun sang tuan meminta hamba-hambanya untuk tidak menyerah dan berusaha lebih keras untuk mengajak orang-orang hadir.

        Demikian pula kita tidak boleh mudah menyerah untuk menjangkau, walau kadang sulit dan kita seringkali mengalami penolakan saat mengajak orang ke gereja atau ke Homecell. Kita harus terus berusaha, karena yang kita menangkan mungkin bukan hanya satu orang itu saja, melainkan banyak orang di balik orang tersebut.

        3. PAY THE PRICE

        Untung kita bisa menjangkau jiwa, ada harga yang harus dibayar dan seringkali harganya tidak murah. Butuh pengorbanan waktu, tenaga, emosi, bahkan mungkin materi.

        Namun Tuhan berjanji bahwa waktu kita memikirkan hartanya Tuhan (jiwa-jiwa), Tuhan yang akan memikirkan hartanya kita (keluarga, pekerjaan, bisnis, dll.)


        Hari ini jangan biarkan iblis menipu kita dengan berkata bahwa diri kita belum sempurna, hidup kita sendiri belum benar, dsb. Tuhan bisa dan mau memakai kita untuk memenangkan jiwa.

        Let’s reach one more for Jesus!

        34 min
      8. Ps.Arian Dave - Judgment Day

        Minggu ini kita bicara mengenai satu tema yang cukup jarang dibagikan, yaitu mengenai Hari Penghakiman (akhir zaman). Tema ini adalah salah satu doktrin yang paling mendasar dalam kekristenan, dan seharusnya tidak menjadi hal yang menakutkan untuk dibahas.

        Sebagai orang Kristen kita percaya bahwa suatu hari nanti Tuhan Yesus akan datang kembali ke dunia untuk menghakimi semua orang.


        2Korintus 5:10

        Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.


        Hari Penghakiman ini akan menjadi hari yang sangat penting, karena semua yang diputuskan di pengadilan ini akan memiliki efek untuk kekekalan.


        Ada dua hal yang akan diputuskan pada Hari Penghakiman:

        1. WHERE we will spend eternity

        Hanya ada dua pilihan tempat untuk manusia menghabiskan kekekalan, yaitu neraka atau surga.

        Neraka adalah tempat penyiksaan abadi yang diciptakan untuk iblis dan malaikat-malaikatnya. Sebagai orang berdosa, seharusnya kita semua akan menuju ke neraka.


        Efesus 2:8-9

        Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.


        Untuk kita yang sudah lahir baru, tujuan kita bukan lagi ke neraka melainkan ke surga, tempat di mana tidak ada lagi ratap tangis dan dukacita untuk selama-lamanya.


        2. HOW we will spend eternity

        Setiap kita akan menerima reward yang berbeda-beda di surga. Reward kita akan ditentukan dari tiga hal berikut yang kita lakukan selama kita hidup di bumi:

        • OUR WORK
        • OUR WORD
        • OUR MOTIVE
        • Manusia melihat rupa, namun Tuhan melihat hati. Setiap perbuatan yang terlihat baik namun dilakukan tanpa motivasi yang benar akan membuat kita kehilangan reward kita. Kita perlu memastikan bahwa segala sesuatunya kita kerjakan dengan hati yang tulus.

          Di bulan Passion for People ini, mari pikirkan keluarga dan teman-teman kita yang belum mengenal Yesus. Saat kita berusaha membawa mereka kepada Tuhan, kita bukan hanya sedang mempersiapkan mereka untuk Hari Penghakiman, melainkan juga sedang mempersiapkan reward kita.

          40 min
        • Ps. Victor Waang - From Toxic Person To Loving Person

          Istilah toxic person biasanya digunakan untuk menggambarkan orang yang egois, kurang empati, suka mengkritik, selalu cari perhatian, atau manipulatif. Mereka orang-orang yang selalu menyulitkan hidup orang lain, dan berurusan dengan mereka akan sangat menyerap energi.

          Toxic person ini selalu ada di sekeliling kita, atau bahkan jangan-jangan diri kita sendiri.


          Alkitab mencatat kisah perjumpaan Yesus dengan seorang buta. Injil Matius dan Lukas tidak menyebut nama orang buta ini, sementara Markus menulis bahwa nama orang buta ini adalah Bartimeus.


          Matius 20:29-31

          20:29 Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya keluar dari Yerikho, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.

          20:30 Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar, bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: "Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!"

          20:31 Tetapi orang banyak itu menegor mereka supaya mereka diam. Namun mereka makin keras berseru, katanya: "Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!"


          Di mata orang banyak yang mengikuti Yesus, Bartimeus adalah sosok yang toxic dan mengganggu. Namun kita dapat melihat bagaimana respon Yesus terhadap Bartimeus:

          1. Tuhan Yesus MENDENGARKAN Bartimeus
          2. Tuhan Yesus BERHENTI untuk Bartimeus
          3. Tuhan Yesus BERTANYA pada Bartimeus
          4. Tuhan Yesus MENYEMBUHKAN Bartimeus
          5. Seperti Yesus, kita perlu belajar untuk melihat orang-orang yang toxic sebagai pribadi yang berharga. Kita tidak pernah tahu jika suatu hari nanti orang-orang inilah yang akan menjadi penolong untuk kita.

            Mengasihi toxic person tentunya tidak mudah, namun selama kita tinggal di bawah aliran kasih karunia Tuhan, maka kasih karunia yang melimpah itu akan memampukan kita untuk bisa mengasihi orang-orang yang sulit tersebut.

            38 min
          6. Ps. Arlene Johan - The Egg Seller

            Masih membahas mengenai pentingnya melayani, minggu ini Ps. Arlene memberikan ilustrasi tentang bagaimana Rapha anaknya meminta uang untuk membeli koin games. Ps. Arlene tidak langsung memberikan uang, melainkan meminta Rapha untuk berjualan telur ke tetangga-tetangga di sekitar rumah, karena sebagai orangtua kita ingin agar anak kita bertumbuh dan melewati proses.

            Efesus 4:15

            tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.


            Beberapa alasan mengapa kita perlu melayani:

            1. SERVING HONORS GOD
            2. SERVING MAKES ME MORE LIKE JESUS
            3. SERVING ENLARGES MY CAPACITY
            4. SERVING GROWS MY SPIRITUAL GIFTS
            5. Melayani adalah sesuatu yang baik untuk diri kita. Sama seperti tujuan Ps. Arlene bukan mengambil keuntungan dari Rapha, demikian juga tujuan Tuhan bukan memanfaatkan kita, melainkan justru membantu kita bertumbuh melalui setiap pelayanan yang Ia percayakan kepada kita.

              34 min
            6. Ps. Nala Widya - Crowd and Follower

              Matius 4:24-25

              Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.

              Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan.


              CROWD (kerumunan) adalah orang banyak yang selalu berbondong-bondong datang ketika ada atraksi yang menarik. Ketika atraksi sudah berakhir, maka crowd akan segera membubarkan diri.

              FOLLOWER (pengikut) adalah mereka yang sungguh-sungguh mengikuti Yesus, dan inilah yang Yesus inginkan dari kita.


              Akan terjadi proses penyaringan yang memisahkan followers dari crowd:

              • PERSECUTION (ANIAYA)
              • HARD TEACHING (PENGAJARAN YANG KERAS)

              • Alkitab mencatat ciri-ciri dari pengikut Kristus yang sejati sejak zaman gereja mula-mula:

                Kisah Para Rasul 2:42

                Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.


                Followers Kristus adalah orang-orang yang konsisten dalam hal-hal berikut:

                1. PENGAJARAN
                2. PERSEKUTUAN
                3. MEMECAHKAN ROTI
                4. BERDOA

                5. ECC mengadakan program Powerhouse untuk membangun disiplin jemaat dalam hal berdoa, karena kita percaya bahwa doa memiliki kuasa yang besar.

                  Ketika ada doa kita yang belum dijawab, yang kita lakukan adalah terus berdoa!

                  46 min
                6. Ps. Ivan Nugroho - Impactful Life

                  Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendirian.

                  Apapun kepribadian kita, kita butuh orang lain di sekitar kita, dan Tuhan ingin agar hidup kita pun memberikan dampak bagi orang lain.


                  Matius 5:13

                  Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.


                  Tuhan Yesus mengatakan bahwa kita orang Kristen adalah garam dunia.

                  Garam memiliki berbagai fungsi yang menggambarkan peran kita untuk berdampak di tengah dunia ini:

                  1. SEBAGAI PENYEDAP
                  2. SEBAGAI PENGAWET
                  3. SEBAGAI PENYEMBUH
                  4. Memperhatikan orang lain ternyata bukan hanya baik bagi orang tersebut, melainkan bagi diri kita sendiri juga. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang suka memberi dan merawat orang lain akan mengalami peningkatan harga diri, penurunan stress, bahkan memiliki umur yang lebih panjang.


                    Semua fungsi garam ini baru akan maksimal ketika garam tersebut dicurahkan dan bercampur dengan zat lain.

                    Itulah sebabnya kita perlu mencurahkan hati dan hidup kita untuk melayani orang lain agar hidup kita berdampak dengan maksimal.

                    Jangan tanyakan apa yang gereja bisa lakukan untuk saya, tapi tanyakan apa yang bisa saya lakukan untuk gereja.

                    37 min

                  About ReLive! - ECC Church Weekly Sermon

                  From the publisher's feed

                  This is ReLive! Weekly Sermon of ECC Church in Podcast form.