
Sign up to save your podcasts
Or


Di tengah pandemi ini, semua lapisan masyarakat terkena dampaknya. Namun, ditengah bencana seperti ini, masih banyak orang-orang di sekitar kita yang berjuang membantu penanganan COVID-19. Merekalah para pahlawan kemanusiaan yang sebenarnya di kehidupan nyata.
Memperingati hari Kemanusiaan Sedunia atau World Humanitarian Day yang jatuh pada tanggal 19 August 2020, Palang Merah Indonesia (PMI) mengajak masyarakat untuk saling bantu dan kompak dalam menghadapi pandemi ini.
Kita akan berbincang bersama dua relawan yang ikut membantu sesama di masa pandemi yaitu Esther Murtiningsih, Relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), dan Syaipul Rachman dari Komunitas Anak Jalanan.
Pemerintah telah mengumumkan penyesuaian SKB Empat Menteri terkait pelaksanaan pembelajaran di masa Pandemi COVID-19. Daerah yang berada di zona kuning dan hijau dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Prioritas utama pemerintah dalam penyesuaian SKB tersebut adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat secara umum, serta mempertimbangkan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial dalam upaya pemenuhan layanan pendidikan selama pandemi COVID-19.
Keputusan pembelajaran tatap muka ada di pemerintah daerah, kepala sekolah, komite sekolah dan orang tua. Sementara itu, diizinkannya sekolah yang berada di zona kuning dan hijau untuk melakukan pembelajaran tatap muka telah menuai kekhawatiran terhadap adanya peningkatan kasus COVID-19 terutama di kedua zona tersebut. Perlu diketahui bahwa pertimbangan membuka pembelajaran tatap muka di zona kuning dan hijau juga merupakan bentuk kesadaran pemerintah akan banyaknya aspirasi masyarakat terkait kendala dan dampak negatif dari pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Untuk menjawab menjawab kekhawatiran Cluster COVID-19 di Satuan Pendidikan, lita akan obrolkan hal ini bersama Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Evy Mulyani dan plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sugeng Hariadi.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Pemerintah menyatakan akan memberi bantuan uang tunai untuk pekerja yang berpenghasilan di bawah lima juta rupiah. Pemberian ini akan disalurkan guna meningkatkan daya beli masyarakat di tengah perlambatan ekonomi. Sedikitnya ada belasan juta pekerja yang terdaftar menerima bantuan ini. Namun sejumlah pihak menilai, pemerintah perlu menyiapkan rencana yang matang agar bantuan ini maksimal dan tepat sasaran.
Lantas bagaimana skema bantuan yang tepat disalurkan pekerja di tengah perlambatan ekonomi saat ini?
Untuk mengetahui penjelasannya, kami akan hadirkan perbincangan rekan Vitri Angreni bersama Andari Yurikosari, Pakar Hukum Perburuhan Universitas Trisakti dan Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban.
Hari ini, 12 Agustus, diperingati sebagai Hari Remaja Internasional. Salah satu persoalan remaja yang harus mendapat perhatian terus-menerus adalah soal kesehatan reproduksi remaja. Terlebih saat ini kita berada di tengah Pandemi Covid-19. Banyak layanan kesehatan termasuk kesehatan reproduksi yang terganggu karena para tenaga medis dan fasilitas kesehatan fokus pada penanganan pasien Covid. Demikian juga dengan kegiatan belajar mengajar secara online membuat penyampaian informasi terkait kesehatan reproduksi kepada para pelajar juga makin berkurang. Bila kondisi ini terus berlanjut, apa dampaknya bagi para remaja? Apa langkah pencegahan yang bisa dilakukan? Di talkshow Ruang Publik KBR pagi ini, kita akan membahas soal ini bersama dengan Dokter Teza Farida, Penanggung Jawab ProCare Clinic PKBI DKI Jakarta dan Virli Andani, Relawan PKBI DKI Jakarta.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO masih menjadi salah isu yang masih harus jadi perhatian berbagai pihak terkait. Menurut data Kementerian Sosial sejak 2016 hingga Juni 2019, terdapat hampir lima ribu korban tindak pidana perdagangan orang di Indonesia.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sempat menyatakan kekhawatiran mereka kalau pandemi COVID-19 akan membuat upaya mengidentifikasi korban perdagangan manusia semakin sulit. Para korban ini berpotensi terkena virus, minim pencegahannya, dan memiliki sedikit akses kesehatan untuk memastikan pemulihan mereka.
Sebenarnya apa persoalan yang mendasar sehingga TPPO ini sulit diberantas? Cukupkah aturan hukumnya di Indonesia? Dan seperti Covid-19 mempengaruhi upaya pemulihan terhadap korban?
Untuk membahas hal ini, sudah bersama kita lewat sambungan telepon pagi ini, peneliti Institute for Criminal and Justice Reform (ICJR), Maidina Rahmawati.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Gerakan berbagi untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 masih terus bermunculan. Bentuk bantuan dan cara penyalurannya pun beragam. Di Ruang Publik KBR edisi Indonesia Baik yang hadir di hari Jumat ini, kita akan mendengarkan cerita penggagas Tangsi Lumbung Pangan. Apa yang ingin dicapai komunitas ini lewat berbagi pangan? Mengapa gerakan solidaritas semacam ini banyak bermunculan di tengah masyarakat? Kita cari tahu hal ini bareng Dimas Jayasrana - Tangsi Lumbung Pangan, dan Devie Rahmawati - Pengamat Sosial Universitas Indonesia.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Mulai pekan depan Tim riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran mulai menggelar uji klinis vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech, Cina, di Kota Bandung. Uji coba ini akan melibatkan 1600an orang dan akan dimulai dengan pemeriksaan fisik, penyakit, termasuk diwawancarai oleh dokter ahli. Presiden Joko Widodo menargetkan Indonesia akan mulai membuat vaksin COVID-19 pada Januari-April 2021.
Terkait uji coba vaksin ini, apa yang harus masyarakat ketahui dan bila ingin jadi relawan, apa yang harus diperhatikan?
Untuk membahas hal ini telah bergabung dua narasumber di talkshow KBR pagi ini. Ada Profesor Chairul Anwar Nidom, Guru Besar Biologi Molekular Unair sekaligus Ketua Tim Riset Corona & Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF). Dan juga Hermawan Saputra, Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).
Covid-19 telah mengubah kehidupan banyak orang, termasuk anak. Salah satu risiko yang dihadapi anak adalah terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan dan gizi yang berkualitas. Ditemukan beberapa fakta dari berbagai sumber terkait permasalahan seputar kesehatan dan nutrisi yang dihadapi oleh anak selama pandemi Covid-19.
Pada Mei-Juli 2020, Ikatan Dokter Anak Indonesia IDAI menyebut 70% anak yang terinfeksi COVID-19 berusia di bawah enam tahun, Save the Children and Empatika Team Indonesia 2020 menyebut bayi yang tidak disusui, 14x lebih rentan meninggal karena pneumonia, yang gejalanya menyerupai COVID-19, Kemenkes dan Unicef menyebut, 83,9% layanan imunisasi sebagai bagian dari layanana kesehatan dan nutrsi anak terganggu selama masa pandem, ditambah permasalahan terbatasnya ruang dan kesempatan bagi ayah yang ingin terlibat dalam pengasuhan anak.
Melalui Gerakan #PulihBersama Save the Children dan mendukung Pekan Menyusui Dunia, mengangkat tema Peran Ayah ASI di Masa Pandemi COVID-19 sebagai salah satu upaya edukasi untuk keluarga bagaimana mendukung ibu berhasil menyusui agar memastikan hak tumbuh kembang anak terpenuhi.
KIta akan obrolkan hal ini bersama Fandi Yusuf - Organizational Communication Manager Save the Children Indonesia, Rahmat Hidayat - Ayah ASI, dan Sondang Pratama - Sutradara.
Lembaga Bantuan Hukum LBH Jakarta menyebut pelanggaran hak anak meningkat di tahun 2020. Tak hanya pelanggaran biasa, kasus ini juga menyasar kepada anak yang berhadapan dengan hukum.
Pada tahun 2019 Lembaga Bantuan Hukum LBH Jakarta menerima 16 Pengaduan terkait pelanggaran hak anak. Sementara pada tahun 2020, hingga bulan Juli ini sudah terdapat 15 pengaduan. LBH mencatat pelanggaran hak anak untuk diproses hukum secara adil (unfair trial) terjadi dalam berbagai bentuk dan pola.
Lantas seperti apa polanya dan bagaimana upaya penanganan serta pemulihannya?
Untuk mengetahui pejelasannya saat ini kami sudah bersama dengan Direktur LBH Jakarta, Arif Maulana.
Pekan Menyusui Dunia tahun 2020 berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Lewat peringatan yang berlangsung dari tanggal 1 sampai 7 Agustus setiap tahun ini, masyarakat terus diingatkan akan pentingnya pemberian ASI pada bayi. Tapi Covid-19 membawa kebiasaan baru bagi banyak aspek kehidupan manusia. Tak terkecuali pada aktivitas menyusui. Seperti apa menyusui yang aman dan sehat terutama di tengah pandemi ini? Untuk membahas soal ini akan kita dengar penjelasan dua narasumber. Ada Dokter Utami Roesli, Pendiri Sentral Laktasi Indonesia dan Farahdibha Tenrilemba, Wakil Ketua Umum AIMI - Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia.
From the publisher's feed

3 Listeners

1 Listeners