
Sign up to save your podcasts
Or


Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menyelenggarakan Sensus Penduduk 2020 secara online mulai 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Kali ini, BPS melakukan inovasi dengan bersama Kementerian Dalam Negeri melalui pemanfaatan data registrasi penduduk sebagai data dasar Sensus Penduduk. Inovasi lain Sensus Penduduk 2020 adalah adanya dua pilihan metode pendataan, yaitu Sensus Penduduk Online dan Sensus Penduduk Wawancara. Lalu bagaimana antusiasme masyarakat dalam mengikuti sensus secara online ini? Apa saja kendalanya? Simak perbincangan bersama Nurma Midayanti - Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS RI di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan untuk bulan Februari hingga Maret 2020 yang diperkirakan masih tinggi di berbagai wilayah Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan. Dampak itu antara lain banjir dan tanah longsor. Pekan ini banjir terjadi di berbagai daerah antara lain wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Di petabencana.id informasi soal wilayah banjir bisa diketahui. Sebenarnya apa gunanya masyarakat tahu soal peta bencana ini? Seperti apa peta bencana ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kepentingan yang lebih besar? Untuk berbincang soal ini telah bersama kita di studio KBR, Ida Maria, Research Operation Coordinator Peta Bencana di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Kementerian Keuangan akan mengenakan tarif cukai untuk produk minuman berpemanis. Ini sebagai respon pemerintah terhadap fenomena banyaknya masyarakat Indonesia yang terkena penyakit akibat gula dan makanan berpemanis. Agar cukai pemanis ini efektif, hal-hal apa yang sebaiknya diperhatikan pemerintah dalam menyusun kebijakan ini? Seperti apa dampak pengenaan cukai ini pada konsumen? Untuk membahas hal ini sudah bersama kita Olivia Herlinda - Direktur Kebijakan CISDI, lembaga pusat inisiatif strategis pembangunan nasional Indonesia di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Kontroversi Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga, terus berlanjut di masyarakat. Salah satu pengusul RUU, Anggota DPR dari fraksi PAN, Ali Taher, mengatakan RUU itu nantinya dapat memperbaiki kualitas hidup berkeluarga masyarakat di Tanah Air. Tapi kelompok pegiat hak perempuan menganggap RUU ini mencampuri ranah privasi seseorang. Ranah pribadi yang mana? Bila RUU ini disahkan apa yang bakal terjadi? Simak perbincangan bersama Tunggal Pawestri, Aktivis Perempuan dan lewat sambungan telepon di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
RUU Omnibus Law Cipta Kerja berdampak pada banyak kelompok di masyarakat di Indonesia. Termasuk pada keberadaan masyarakat adat dan hak-haknya. RUU ini akan mempengaruhi wilayah adat, hutan adat dan tanah ulayat, serta masyarakat adat pesisir dan pulau-pulau kecil. Dampak seperti apa yang akan dirasakan oleh masyarakat adat dengan keberadaan RUU ini? Untuk membincangan hal ini telah bersama kita lewat sambungan telepon Rukka Sombolinggi, Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Berbagai upaya dilakukan untuk menekan jumlah sampah yang ada di sekitar kita. Sampah diolah menjadi barang-barang yang punya nilai ekonomis. Dalam Ruang Publik KBR edisi #Indonesia Baik yang hadir di hari Jumat, kali ini kita akan berbicang dengan komunitas yang mengubah sampah jadi bahan bangunan. Ada Rebricks dan Popoku Berkah. Kita obrolkan hal ini bersama Tan Novita, Co-Founder Rebricks dan Choirul Anwar, Penggagas Popoku Berkah.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Dulu serangan jantung selalu diidentikan dengan orang tua. Tapi apa yang belum lama ini menimpa suami Penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair, meruntuhkan pandangan itu. Ashraf Sinclair meninggal di usia 40 tahun. Mengapa serangan jantung yang dialami oleh orang muda makin meningkat? Apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya? Pagi ini kita akan berbincang soal ini dengan Dokter Jetty Sedyawan, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Anak tidak hanya rentan menjadi korban kekerasan, mereka pun bisa menjadi pelaku. Selama 2019, KPAI menerima pengaduan kasus kekerasan fisik dan psikis terhadap anak di pendidikan sebanyak 153 kasus, di mana 30 persen dari kasus itu pelakunya adalah anak. Mengapa anak melakukan kekerasan? Apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya? Untuk berbincang soal ini telah hadir di studio KBR, Psikolog Anak, Erfianne Cicilia di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Ahmad Yani, Sugiantoro, dan Heru Prasetiyo sudah hampir dua minggu berada di Jakarta. Mereka ingin bertemu Presiden Joko Widodo untuk melaporkan soal aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan di kawasan Sungai Boro, Mojokerto, Jawa Timur. Selain itu mereka juga khawatir dengan keselamatan diri mereka. Di Ruang Publik KBR pagi ini kita akan mendengarkan seperti apa perjalanan para petani Mojokerto ini sampai di Jakarta dan seperti apa penanganan kasus konflik antara pertani dan pertambangan di Indonesia? Pagi ini di studio KBR telah hadir Ahmad Yani dan juga Ahmad Saini dari Divisi Simpul perlawanan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam).
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Pro Kontra pemulangan 600-an ISIS eks-WNI di Suriah telah dijawab pemerintah. Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah tidak akan memulangkan mereka. Tapi pemerintah tengah mempertimbangkan memulangkan anak ISIS eks WNI yang berusia di bawah 10 tahun dan yatim piatu. Apakah dengan penolakan ini urusan ISIS ex WNI ini akan selesai sampai di sini? Lalu rencana seperti apa yang sebaiknya dimiliki pemerintah bila jadi memulangkan anak di bawah 10 tahun dan yatim piatu dari keluarga ISIS eks WNI ini? Simak perbincangan bersama Noor Huda Ismail, Pendiri Yayasan Prasasti Perdamaian melalui sambungan telepon di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
From the publisher's feed

3 Listeners

1 Listeners