
Sign up to save your podcasts
Or


Anda masih ingat tentang kontroversi Cerpen tentang LGBT dari Universitas Sumatera Utara? Cerpen itu dibuat oleh mahasiswa USU dan menurut pihak kampus cerpen ini menampilkan pornografi dan homoseksualitas. Ujungnya pers mahasiswa SUARA USU diberedel. Juga ada kontroversi tentang film garapan Garin Nugroho,“Kucumbu Tubuh Indahku”. Film ini mendapat Piala Citra 2019. Kelompok yang menolak film ini menganggap film ini mempromosikan propaganda penerimaan pada kelompok rentan LGBT. Penerimaan terhadap minoritas seksual dan gender di Indonesia bisa dibilang naik turun. Kadang ditolak kadang tidak dianggap. Namun Human Rights Watch mencatat 2016 sebagai titik puncak semburan kebencian pada kelompok rentan ini. Pagi ini dalam program KBR kita akan membicarakan Minoritas Gender dalam Budaya Populer Indonesia bersama dengan Roy Thaniago, Peneliti Remotivi, sebuah lembaga studi dan pemantauan media di Indonesia.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Perokok anak di Indonesia naik hingga hampir dua kali lipat pada 2018. Riset Kesehatan Dasar Nasional tahun 2018 mencatat jumlah perokok anak usia 10-18 tahun mencapai 9,1 persen. Padahal Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) menargetkan pada tahun 2019 prevalensi perokok anak harus turun menjadi 5,4 persen. Dengan kondisi ini bagaimana pemerintah bisa mencapai tujuannya menciptakan sumber daya manusia atau SDM unggul? Apa strategi yang harus didorong atau diubah agar bisa menekan angka perokok anak? Simak perbincangan bersama Yosi Diani Tresna, Kepala Subdit Perlindungan Anak Bappenas lewat sambungan telepon serta Nahla Jovial Nisa, Koordinator Advokasi Lentera Anak, sebuah lembaga yang bekerja untuk membela hak-hak anak di Indonesia melalui edukasi, advokasi, pemberdayaan dan studi tentang anak di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Olahraga tidak terbatas bagi mereka yang sehat saja. Pasien dan penyintas kanker pun bisa berolahraga dan mendapatkan manfaat positif selama dilakukan dengan benar. Apa saja yang harus diperhatikan bila pasien dan penyintas kanker mau berolahraga dan apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan? Simak perbincangan bersama Dokter Grace Tumbelaka, Spesialis Kedokteran Olahraga dan Bapak Atun, Penyintas Kanker Nasofaring stadium 4 b dari CISC (Cancer Information and Support Center) di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Pekan lalu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) meluncurkan delapan Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak (Stranas PPA). Strategi ini diharapkan bisa mendorong terpenuhinya target pemerintah di mana pada tahun 2030 tidak ada lagi pernikahan usia anak terjadi di Indonesia. Di daerah, sudah ada berbagai inisiatif yang dilakukan untuk menurunkan angka pernikahan anak ini termasuk upaya yang dilakukan desa-desa di Bone Sulawesi Selatan. Apa yang mereka lakukan? Dan seperti apa hasilnya? Dalam Ruang Publik kali ini akan kita dengarkan perbicangan repoter Vitri Angreni bersama dengan Nurlela, Sekretaris Asosiasi Kepala Desa Perempuan Kabupaten Bone Sulawesi Selatan dan Ulfa Kasim, Koordinator Capacity Building Institut KAPAL Perempuan.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Praktik sunat perempuan di Indonesia masih banyak dilakukan. Data yang diperoleh Unicef pada 2016 menyebut Indonesia menempati posisi ketiga negara dengan prevalensi sunat perempuan tertinggi di dunia. Meski tidak tegas melarang, pemerintah lewat Peraturan Menteri Kesehatan 2014 menyebut sunat perempuan "pelaksanaannya tidak berdasarkan indikasi medis dan belum terbukti bermanfaat bagi kesehatan." Bila tetap dilakukan, apa dampak sunat perempuan dari segi kesehatan? Simak perbincangan bersama Dokter Mahesa Paranadipa, Staf Pengajar Fakultas Kedokteran UIN Jakarta di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Kasus anak dengan HIV di Indonesia terus meningkat. Berdasarkan laporan Kementrian Kesehatan per Desember 2019, anak dengan HIV jumlahnya mencapai lebih dari 10 ribu anak. Ini meliputi rentang usia 0-14 tahun. Anak-anak ini menghadapi berbagai persoalan termasuk diskriminasi dan stigma. Dalam Ruang Publik KBR edisi #Indonesia Baik yang hadir di hari Jumat, kali ini kita akan mendengarkan kisah dari lembaga yang fokus pada pendampingan anak dengan HIV. Simak perbincangan bersama Natasya Sitorus, Manager Advokasi Lentera Anak Pelangi di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Korban meninggal akibat Virus Corona Novel atau yang juga dikenal dengan Virus Corona Wuhan mulai terjadi di luar Tiongkok. Dua korban meninggal ada di Filipina dan Hong Kong. Sementara jumlah pasien terinfeksi lebih dari 20 ribu orang dan ada 28 negara yang sejauh ini sudah ditemukan kasus. Di Indonesia pemberitaan soal virus ini disertainya dengan beredanya hoaks atau konten yang keliru. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan ada lebih dari 60 hoaks virus Corona. Simak perbincangan bersama Dokter Erlina Burhan, Spesialis Paru Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Yang akan membedah apa saja hoaks yang beredar di masyarakat dan mencari tahu faktanya seperti apa, di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Kasus kekerasan terhadap perempuan termasuk kekerasan seksual masih terus terjadi. Yang sedang ramai di media sosial dalam beberapa hari ini adalah tentang kekerasan seksual yang terjadi pada mahasiswi di Padang dan Jakarta. Dari kedua kasus itu, ada upaya untuk menyelesaikan kasus secara kekeluargaan dan tanpa melibatkan proses hukum. Keadilan bagi perempuan korban kekerasan seksual memang masih sulit didapat. Karena itu pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) menjadi sangat penting agar bisa memberi perlindungan bagi para korban. Simak perbincangan melalui sambungan telepon bersama Dian Novita, Staff Divisi Perubahan Hukum LBH APIK Jakarta di Ruang Publik KBR.
Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Tuberculosis (TBC) masih menjadi satu dari sepuluh penyebab kematian dan penyebab utama agen infeksius. Menurut data Kementerian Kesehatan per 1 Mei 2019, masih ada lebih dari delapan ratus ribu kasus TBC di Indonesia. Karena masih tingginya angka TBC di Indonesia, Presiden RI Jokowi mencanangkan "Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC Tahun 2030". Untuk mendukung program tersebut, TBC-HIV Care Aisyiyah sebagai pionir program TBC berbasis komunitas di Indonesia, bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan terus berusaha mendorong pelaksanaan misi Indonesia bebas TBC. Lalu, bagaimana Peran TBC-HIV Care Aisyiyah dalam menekan angka penderita TB di Indonesia? Apa saja upaya yang dilakukan? Kita bahas di #RuangPublikKBR bersama: Dr. Rohimi Zamzam, S.Psi, SH, M.Pd, Psikolog, Authorized Signatory PR TB Aisyiyah dan dr. Jack Pradono Handojo, MHA dari Rumah Sakit Islam Jakarta.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Setelah cukup lama dinanti, Draft Rancangan Undang-Undang atau RUU Pelindungan Data Pribadi (PDP) pekan lalu diserahkan pemerintah kepada DPR. Proses berikutnya adalah menunggu keputusan DPR untuk melakukan pembahasan. Perlindungan data pribadi dan keamanan digital merupakan hal yang penting. Tapi kesadaran masyarakat luas soal hal ini masih belum memadai. Selain belum adanya aturan yang mengatur soal ini secara khusus, upaya literasi digital pun masih kurang. Apa yang menjadi hambatan dalam upaya penyebaran informasi terkait perlindungan data pribadi dan keamanan digital? Upaya seperti apa saja yang harus dilakukan agar kesadaran masyarakat atas kedua isu ini makin meningkat? Kita kupas bersama Indriyatno Banyumurti, Koordinator Program ICT Watch.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
From the publisher's feed

3 Listeners

1 Listeners