Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 二月八日 - 给罪人的恩典

    今天的圣经经文是以色列历史的黑暗部分。犹大是以色列历史上的杰出人物之一,他娶了一位名叫书亚的迦南女子为妻,她生了三个儿子,即珥、俄南和示拉。珥娶她玛为妻。然而,上帝叫珥死,因为他在上帝眼中看为恶的。根据当时文化中盛行的娶寡嫂制度,俄南必须与她玛结婚以取代珥,这样他才能为珥生子立后。然而,俄南知道生子不归自己,所以同房的时候便遗在地,免得给她哥哥留后。俄南的行为在耶和华眼中看为恶,以致上帝也叫他死。按照娶寡嫂制的传统,示拉应成为她玛的下一任丈夫。但犹大不愿意将示拉归她玛为夫,因为他怕示拉也会死。她玛指责犹大不遵循传统。于是,她玛假扮妓女,骗犹大怀上了犹大的后裔。


    看完上面的故事,你的印象是什么?你认为犹大和她玛是两个值得上帝愤怒的混蛋吗?是的,他们受到上帝的惩罚是理所当然的!然而,实际上他们就蒙了上帝的恩典进入主耶稣的家谱,也许我们会感到惊讶(见《马太福音》1:3)。请记住,大卫、所罗门和犹大王国中其他列在主耶稣家谱中的国王都是犹大和她玛的后裔。 犹大和她玛是一对蒙上帝恩典的罪人,反映出救主耶稣基督不仅是那些生活看似美好的人的救主,也是那些陷入可恶罪恶中的人的救主。主耶稣降世拯救罪人,将愿意悔改信主的罪人改变成新造的人,不再继续活在罪中,而是不断更新成为新造的人。

    你是否认为自己是一个罪人,配得上帝的愤怒?你愿意相信并接受耶稣基督为你的救主吗?你有没有经历过生命的改变并在耶稣基督里成为一个新人?请记住,耶稣基督来到这个世界是为了寻找并拯救像你我这样的罪人。[邱隆泰传道/林玉琴]

    7 min
  • 08 Februari 2023 - “ANUGERAH BAGI SI PENDOSA”

    Bacaan Alkitab hari ini merupakan bagian kelam dari sejarah Israel. Yehuda, salah seorang tokoh terkemuka dalam sejarah Israel, menikahi seorang perempuan Kanaan bernama Syua, lalu perempuan itu melahirkan tiga orang anak laki-laki, yaitu Er, Onan, dan Syela. Er dinikahkan dengan Tamar. Akan tetapi, Er dibunuh oleh TUHAN karena ia jahat di mata Tuhan. Menurut sistem Levirate yang berlaku dalam budaya saat itu, Onan harus menggantikan Er dengan menikahi Tamar supaya bisa memperoleh anak yang akan menjadi pewaris Er. Akan tetapi, Onan membuang spermanya agar tidak memberi keturunan yang dianggap sebagai anak kakaknya. Perbuatan Onan tersebut jahat di mata TUHAN, sehingga Onan juga dibunuh oleh Tuhan. Menurut tradisi Levirate, seharusnya Syela menjadi menjadi suami Tamar selanjutnya. Akan tetapi Yehuda tidak rela menikahkan Syela dengan Tamar karena dia kuatir bahwa Syela juga akan mati. Tamar menganggap Yehuda bersalah karena tidak mengikuti tradisi. Oleh karena itu, Tamar berpura-pura menjadi seorang pelacur dan menjebak Yehuda, sehingga akhirnya ia hamil oleh benih Yehuda.


    Saat membaca kisah di atas, bagaimana kesan Anda? Apakah Anda beranggapan bahwa Yehuda dan Tamar adalah dua orang brengsek yang sepatutnya mendapat murka TUHAN? Ya, adalah wajar bila mereka mendapat hukuman TUHAN! Akan tetapi, mungkin kita akan terkejut bila kita sadar bahwa mereka justru mendapat anugerah TUHAN untuk masuk dalam silsilah Tuhan Yesus (lihat Matius 1:3). Ingatlah bahwa Daud, Salomo, dan raja-raja lain dalam Kerajaan Yehuda yang masuk dalam silsilah Tuhan Yesus adalah keturunan Yehuda dan Tamar. Kenyataan bahwa Yehuda dan Tamar adalah sepasang pendosa yang mendapat anugerah Allah merupakan cermin bahwa Yesus Kristus, Sang Juruselamat itu, bukan hanya Juruselamat bagi mereka yang hidupnya tampak baik, tetapi juga Juruselamat bagi mereka yang pernah jatuh dalam dosa-dosa yang menjijikkan. Tuhan Yesus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan orang berdosa serta mengubah orang berdosa yang mau bertobat dan percaya kepada-Nya menjadi ciptaan baru yang tidak terus hidup dalam dosa, melainkan terus-menerus diperbarui menjadi ciptaan yang baru.

    Apakah Anda menganggap diri Anda sebagai seorang pendosa yang patut mendapatkan murka Allah? Apakah Anda mau memercayai dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda? Apakah Anda sudah mengalami perubahan hidup dan menjadi manusia baru di dalam Yesus Kristus? Ingatlah bahwa Yesus Kristus datang ke dunia ini untuk mencari dan menyelamatkan pendosa seperti Anda dan saya. [GI Purnama]

    11 min
  • 07 Februari 2023 - “KEGAGALAN MENDIDIK ANAK”

    Kegagalan mendidik anak adalah sumber kesedihan bagi orang tua. Penyebab kegagalan itu bermacam-macam dan tidak sama dalam setiap keluarga. Akan tetapi, sadarilah bahwa penyebab utama kegagalan mendidik anak adalah kesalahan orang tua. Ada dua penyebab utama kegagalan Yakub dalam mendidik anak: Pertama, poligami yang dilakukan Yakub menimbulkan suasana persaingan dalam keluarga. Sejak semula, Yakub mencintai Rahel dan tidak mencintai Lea. Lea dipaksakan menjadi istri Yakub karena kelicikan Laban, ayah mertua Yakub. Zilpa dan Bilha—dua gundik Yakub—adalah istri-istri kelas dua yang jelas tidak terlalu diperhatikan oleh Yakub. Persaingan antar istri menggoyahkan persatuan antar anak. Kedua, praktik poligami yang berpotensi menimbulkan persaingan diperkuat oleh sikap Yakub yang diskriminatif terhadap anak-anaknya. Setelah Rahel wafat (35:19), rasa cinta Yakub dicurahkan kepada anak-anak yang dilahirkan oleh Rahel: Mula-mula Yusuf diistimewakan (37:3), dan selanjutnya Benyamin yang diistimewakan (42:1-4,36-38).


    Pengistimewaan Yusuf oleh Yakub membuat saudara-saudara Yusuf sangat iri, bahkan mereka membenci Yusuf (37:4). Kemungkinan, rasa benci ini terutama disebabkan karena sebelum Yusuf dilahirkan, Yakub menyayangi semua anaknya. Setelah Yusuf dilahirkan, terutama sesudah Rahel wafat, perhatian Yakub terhadap Yusuf terlalu berlebihan, sehingga saudara-saudara Yusuf merasa diabaikan. Mungkin, Yakub tidak sadar bahwa sikapnya yang menyayangi Yusuf secara berlebihan merupakan perusak relasi antara Yusuf dengan saudara-saudaranya. Karena keresahan dalam hubungan di antara anak-anak Yakub tidak kunjung disadari oleh Yusuf, Akhirnya, keresahan itu meledak: Yusuf dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya! Bagaimana perasaan Anda bila Anda dalam posisi sebagai Yakub?

    Kisah kegagalan Yakub dalam mendidik anak-anaknya memberi beberapa pelajaran penting bagi kita: Pertama, bila Anda ingin memiliki keluarga yang bahagia, buang jauh-jauh keinginan untuk melakukan poligami atau keinginan berselingkuh. Kedua, Anda harus menyayangi anak-anak Anda secara sama rata. Perlakuan tidak adil akan menyakiti hati anak-anak Anda! Ketiga, bila Anda memiliki lebih dari satu anak, Anda perlu memperhatikan pentingnya perhatian kepada setiap anak secara pribadi—karena setiap anak memiliki keunikan—dan juga pentingnya kebersamaan anak-anak Anda. Anda gagal mendidik anak bila anak-anak Anda tidak bisa saling menolong karena cara Anda yang salah dalam mendidik anak. Bila Anda sudah berkeluarga dan memiliki anak-anak, apakah Anda sudah mendidik anak-anak Anda secara adil? [GI Purnama]

    9 min
  • 二月七日 - 教导无方

    在教育孩子上的失败是父母悲伤的源头。导致失败有许多因素,而每个家庭的原因都不尽相同。但我们要意识到,教导无方的主要缘由是父母的过失。雅各教养孩子失败的主要原因有两个:一是雅各的多妻制造成了家庭矛盾的气氛。从一开始,雅各就爱拉结,而不是利亚。由于雅各的岳父拉班的狡猾,利亚被迫成为雅各的妻子。雅各的两个妾,即悉帕和辟拉,显然不是雅各太关注的二等妻子。妻子之间的竞争动摇了孩子之间的团结。其次,除了雅各的多妻制,他对孩子们厚此薄彼的态度更加剧了兄弟间的矛盾。自从拉结死后(35:19),雅各将他的爱倾注在拉结所生的儿子身上:先是溺爱约瑟(37:3),然后宠爱便雅悯(42:1-4,36-38)。


    雅各对约瑟的溺爱使约瑟的哥哥们非常嫉妒,甚至恨约瑟(37:4)。这种仇恨极有可能是因为在约瑟出生之前,雅各爱他所有的孩子,对他们一视同仁。但约瑟出生后,尤其是拉结死后,雅各特别宠爱约瑟,以至于约瑟的哥哥们都觉得被忽视了。或许,雅各并没有意识到他对约瑟的偏爱破坏了约瑟和他哥哥们的关系。因为雅各孩子之间的冲突,并没有被约瑟察觉到,最后,导致一触即发:约瑟被他的哥哥们卖为奴隶!如果你身为雅各,你会有什么感受?

    雅各未能成功地教养他孩子的故事告诉我们几个重要的教训:首先,如果您想拥有一个幸福的家庭,就应该抛弃多配偶制或搞婚外情的欲望。第二,您必须平等地爱您的孩子。不公平的对待会伤害您的孩子! 第三,如果您有许多孩子,您就需要个别地关注您的每个孩子,及与他们的相处,这是至关重要的,因为每个孩子都是独一无二。如果您教导无方,导致孩子不能互相帮助,您在教育孩子上就失败了。如果您已结婚生子,您在教导孩子时会公正吗?[邱隆泰传道/林贞兰]

    13 min
  • 二月六日 - 家庭悲剧

    创以扫的故事可算是可悲的!以扫藐视他长子的名分,竟然为了饼和一碗红豆汤而卖掉自己的长子名分(25:29-34;《希伯来书》12:16)。对以扫而言,失去长子的名分也意味着失去上帝赐给亚伯拉罕和以撒的应许。作为以撒的长子,以扫理应知道亚伯拉罕不愿以撒娶迦南女子为妻,这也表明以撒并不同意他娶两个赫人女子为妻(《创世记》26:34;对照27:46;28:1,8)。因此,"以扫娶迦南的女子为妻"(36:2)这句话是不值得引以为傲的,因为它表明以扫无视了父母的意愿和祝福。


    此外,圣经说明以扫带家人离开迦南地,定居在西珥山,间接强调了以扫没有继承上帝所赐的迦南地,那应许之地。在记载以扫家族搬迁的同时,圣经也声明他是以东人之父。在以色列人的历史上,以东人一直与以色列人和犹大人为仇,当他们看到犹大人被掳到巴比伦时还兴高采烈。

    以扫的族谱是以以东地的族长和诸王名单为结束。可惜的是,在众领袖的名单上并没有说明他们在世上所做的贡献。所阐述的只是他们最终都死了,然后由其他人取代他们的地位。按理来说,一个人的价值不在于他所拥有的权力或财富,而在于他是否愿意助人为乐而作出贡献。

    如果要您写下您的家族史,您会写什么?您的家人有为捍卫信仰而奋斗的故事吗?您家里有没有人对社会或国家作出贡献?须意识到,您的家族史会影响到您的家人如何与上帝建立关系。亲近上帝会使我们明白上帝的旨意,做上帝要我们做的事。您和您的家人在做决定之前有考虑过上帝的旨意吗?您和您的家人是否认为与上帝建立关系极其重要?[邱隆泰传道/林贞兰]

    9 min
  • 06 Februari 2023 - “KISAH MENYEDIHKAN DALAM KELUARGA”

    Kisah Esau adalah kisah yang menyedihkan. Esau meremehkan hak kesulungannya, sehingga ia menjual haknya sebagai anak sulung hanya untuk roti dan sepiring masakan kacang merah (25:29-34; Ibrani 12:16). Kehilangan hak kesulungan bagi Esau juga berarti kehilangan janji Allah yang telah diberikan kepada Abraham dan Ishak. Sebagai anak sulung Ishak, seharusnya Esau tahu bahwa Abraham menghendaki agar Ishak tidak menikahi perempuan Kanaan, dan hal itu berarti bahwa Ishak juga tidak akan merestui saat dia mengambil dua wanita Het sebagai istri (Kejadian 26:34; bandingkan dengan 27:46; 28:1, 8). Oleh karena itu, pernyataan "Esau mengambil perempuan-perempuan Kanaan menjadi isterinya" (36:2) merupakan pernyataan yang tidak patut dibanggakan karena memperlihatkan bahwa Esau mengabaikan pendapat dan restu dari orang tuanya.


    Selanjutnya, pernyataan bahwa Esau membawa seisi rumahnya untuk meninggalkan Tanah Kanaan dan menetap di pegunungan Seir secara tidak langsung menegaskan bahwa Esau tidak ikut mewarisi janji Allah tentang Tanah Kanaan yang merupakan Tanah Perjanjian. Kepindahan keluarga Esau ini juga disertai pernyataan bahwa Esau adalah bapa orang Edom. Dalam Sejarah bangsa Israel, bangsa Edom selalu memusuhi bangsa Israel dan Yehuda, bahkan mereka gembira saat melihat bangsa Yehuda dibawa sebagai tawanan ke Babel.

    Daftar keturunan Esau itu diakhiri dengan daftar pemimpin di Tanah Edom, baik daftar kepala kaum maupun daftar raja. Sayangnya, daftar para pemimpin itu tidak disertai dengan kontribusi yang mereka berikan dalam hidup mereka. Yang dijelaskan hanyalah bahwa para pemimpin itu akhirnya mati, dan kemudian posisinya akhirnya digantikan oleh orang lain. Semestinya, seseorang dihargai bukan karena kuasa atau kekayaan yang dimilikinya, tetapi karena kontribusi yang ia berikan bagi kepentingan orang lain.

    Bila Anda diminta untuk menuliskan riwayat keluarga Anda, apa yang akan Anda tuliskan? Apakah keluarga Anda memiliki kisah-kisah perjuangan mempertahankan iman? Apakah dalam keluarga Anda terdapat orang-orang yang memiliki kontribusi terhadap masyarakat atau terhadap bangsa? Sadarilah bahwa kisah keluarga Anda akan sangat berkaitan dengan bagaimana keluarga Anda menjalin relasi dengan Allah. Kedekatan dengan Allah akan membuat kita memahami kehendak Allah dan memungkinkan kita melakukan hal-hal yang dikehendaki Allah. Apakah Anda dan keluarga Anda mempertimbangkan kehendak Allah sebelum membuat suatu keputusan? Apakah Anda dan keluarga Anda berkeyakinan bahwa menjalin relasi dengan Allah itu amat penting? [GI Purnama]

    10 min
  • 05 Februari 2023 - “MENJAUHKAN DEWA-DEWA ASING”

    Saat Allah memerintahkan Yakub untuk membuat mezbah bagi Allah, Yakub sadar bahwa dia tidak boleh memiliki sembahan lain, sehingga ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia harus menjauhkan semua dewa asing (35:1-2). Tampaknya, Yakub menyadari bahwa di keluarga Laban juga masih ada praktik penyembahan kepada dewa-dewa asing. Akan tetapi, Yakub mungkin tidak mengetahui bahwa Rahel telah mencuri Terafim—yaitu dewa penjaga rumah atau dewa pelindung, sekaligus merupakan tanda pewaris—milik ayahnya (31:19). Masalah pencurian Terafim itulah yang membuat Laban mengejar Yakub dengan rombongannya yang telah meninggalkan keluarga Laban tanpa pamit.


    Pada masa kini, pengagungan rasio telah membuat makin sedikit orang yang memercayai patung-patung dewa, khususnya di lingkungan  yang berpendidikan tinggi. Akan tetapi, dewa atau berhala itu tidak selalu berbentuk patung! Berhala bisa dipandang sebagai segala sesuatu—di luar TUHAN—yang tidak boleh tidak ada di dalam kehidupan kita. Dalam pengertian ini, ada berbagai berhala yang tidak berbentuk patung. Sebagai contoh, bagi Abraham yang telah berpuluh-puluh tahun menanti kehadiran seorang anak, kehadiran Ishak—anak laki-laki Abraham yang lahir dari rahim Sara—bisa menjadi berhala dalam keluarganya. Mungkin itulah yang membuat Allah menguji kesetiaan Abraham kepada-Nya dengan meminta Abraham mempersembahkan Ishak sebagai korban bakaran. Dalam Perjanjian Baru, ada seorang muda yang datang kepada Tuhan Yesus untuk menanyakan apa yang harus ia perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal. Setelah melalui sebuah percakapan, akhirnya Tuhan Yesus berkata, "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." Mendengar perkataan tersebut, orang muda itu lalu pergi dengan sedih karena hartanya banyak. Jelas bahwa dia terikat dengan hartanya! Tuhan Yesus tidak menuntut setiap orang kaya untuk membagikan hartanya. Akan tetapi, Dia akan menuntut orang yang terikat dengan hartanya untuk membagikan hartanya. Bagi seorang beriman, Allah harus menjadi yang paling utama dalam hidupnya. Segala sesuatu yang menduduki posisi pertama di dalam hidup kita—yang seharusnya diduduki oleh TUHAN—harus ditanggalkan.

    Apakah TUHAN sudah menjadi yang terpenting di dalam hidup Anda? Apakah ada sesuatu di dalam kehidupan Anda yang lebih penting daripada TUHAN? Bila Anda ingin menjalin hubungan yang harmonis dengan TUHAN, Anda harus bersedia meninggalkan segala sesuatu yang bisa membuat TUHAN menjadi nomor dua! [GI Purnama]

    9 min
  • 二月五日 - 除掉外邦神

    雅各听上帝吩咐他为上帝筑坛时,就意识到自己不能有其他敬拜对象,他和家人以及一切与他同在的人非得除掉所有外邦神不可(35:1-2)。看来,雅各明了在拉班家中仍有敬拜外邦神的习惯,但他或许不知拉结偷走了她父亲拉班看为守护一家人,同时也是留下遗产者标志的神像(31:19)。拉班知神像被偷走后,就追赶不辞而别的雅各及其大队人马。


    像的人,特别是在受过高等教育的人群中,越来越少了。然而,神明或偶像并不永远是泥塑木雕的!偶像可以是上帝以外的一切事物,而这些事物是生活中不可或缺的。基于这种认识,有些偶像并非是泥塑木雕的。试举个例子说明如下:对于数十年来求子心切的亚伯拉罕而言,撒拉生下来的儿子以撒能成为他家中的偶像。也许正是这个原因,上帝要试验亚伯拉罕对祂的忠心,就要亚伯拉罕将以撒献为燔祭。在新约中,曾有一个少年财主请教主耶稣,他该做何事方能得永生。谈了不久,最后主耶稣说:"你若愿意作完全人,可去变卖你所有的,分给穷人,就必有财宝在天上;你还要来跟从我。"那少年人听了,就忧忧愁愁地走了,因为他的产业很多,他显然为财产所束缚!主耶稣并不要求所有的财主必须将财产分给他人,但会要求被自己所拥有的财产束缚的人将财产分给他人。对信徒而言,生命中首要的应是上帝。在我们的生命中一切居首位的事物——居首位的应当是上帝——都必须抛弃。

    上帝已在您的生命中居首位吗?在您的生命中是否有比上帝更为重要的事物?假如您想与上帝建立和谐的关系,就必须抛弃一切使上帝居次要地位的事物![邱隆泰传道/张翼啸]

    6 min
  • 04 Februari 2023 - “MELINDUNGI ANAK PEREMPUAN”

    Menjaga anak perempuan adalah bagian dari tanggung jawab orang tua. Sayang, Yakub kurang memperhatikan pentingnya menjaga Dina, anak perempuannya, sehingga akhirnya Dina bisa diperkosa oleh Sikhem. Kemungkinan, peristiwa itu terjadi tidak lama setelah Yakub pindah ke kota Sikhem di Tanah Kanaan. Perhatikan bahwa Sikhem adalah nama pemerkosa Dina, sekaligus nama kota tempat mereka menetap. Reaksi awal Yakub saat mendengar berita tersebut adalah bahwa dia diam saja dan menunggu anak-anak laki-lakinya—yang sedang berada di padang menjaga ternak mereka—pulang. Sikap Yakub yang seperti kurang peduli itu mungkin disebabkan karena Dina adalah anak yang dilahirkan oleh Lea, istri yang tidak ia sayangi. Sebagai seorang ayah, sikap Yakub yang kurang bertanggung jawab itu mengecewakan. Ia tidak mau atau tidak berani mengambil keputusan untuk menetapkan sikap terhadap masalah pemerkosaan tersebut, melainkan menyerahkan keputusan kepada anak-anak laki-lakinya. Sikap Yakub yang kurang bertanggung jawab ini akhirnya menuai penyesalan.


    Setelah memperkosa Dina, Sikhem menyatakan ingin menikahi Dina. Akan tetapi, anak-anak Yakub—secara licik—menetapkan syarat bahwa setiap laki-laki di kota Sikhem harus disunat. Syarat sunat tersebut ternyata hanyalah strategi untuk melaksanakan balas dendam. Saat para laki-laki di kota Sikhem sedang kesakitan karena menjalani sunat, Simeon dan Lewi—kakak-kakak kandung Dina—mengambil pedang dan membunuh para laki-laki di kota tersebut. Yakub menyesalkan peristiwa balas dendam tersebut. Sayangnya, penyesalan Yakub bukan disebabkan karena kesadaran bahwa pembalasan dendam semacam itu salah secara moral, tetapi karena tindakan licik tersebut bisa mendatangkan pembalasan dari penduduk Tanah Kanaan di luar kota Sikhem.

    Bacaan Alkitab hari ini mengingatkan kita bahwa setiap orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik dan menjaga anak-anak mereka. Bila tidak diarahkan, jelas bahwa anak-anak berpotensi untuk salah bertindak. Khusus untuk anak-anak perempuan, orang tua bukan hanya bertanggung jawab untuk mendidik, tetapi juga untuk melindungi anak-anak perempuan tersebut. Perlu diingat bahwa perlindungan Allah kepada keluarga Yakub bukan disebabkan karena Allah membenarkan kelakuan anak-anak Yakub, tetapi karena Allah memiliki rencana atas kehidupan umat Israel yang merupakan keturunan Yakub. Bila Anda adalah orang tua, apakah Anda telah mendidik dan mengarahkan anak-anak Anda secara bertanggung jawab? Bila Anda adalah anak perempuan, apakah Anda sadar bahwa sebagai perempuan, Anda memiliki keterbatasan dan rentan mengalami tindak kejahatan, sehingga Anda harus selalu waspada menjaga diri?[GI Purnama]

    11 min
  • 二月四日 - 爱护女儿

    爱护女儿是父母应尽的责任之一。但遗憾的是,雅各不以保护自己的女儿底拿为重,结果底拿被示剑强奸了。这件事有可能是在雅各迁居迦南地的示剑不久之后发生的。请注意,示剑是施暴者,也是雅各一家人所居城市之名。雅各初听这件事发生后无任何表示,只是静候在旷野看守羊群的儿子们回家。雅各对此事似乎满不在乎可能是因为底拿是他不喜欢的妻子利亚所生的。作为父亲,雅各对此事所抱不够负责任的态度令人惋惜。他不愿也不敢对他人强奸女儿的事表态,作出决定,而是让儿子们自行裁决。雅各的这种不够负责任的态度最后导致他很后悔。


    示剑对底拿施暴后,表示愿意娶她为妻。雅各的儿子们很狡猾,提出个条件,假意说示剑市的每个男丁都要受割礼后方可。其实,这是雅各的儿子们报仇雪耻的诡计。正当示剑市的男丁们受了割礼疼痛不已时,底拿的哥哥西缅和利未各拿刀剑杀了他们。雅各知后,责怪儿子们。但雅各对儿子们不满并非他意识到他们所行不道德,而是担心这种狡猾的行动会导致示剑市以外的迦南居民报复。

    本日经文提醒我们注意,父母都有责任保护并教育自己的孩子们。若不善加引导,孩子们有可能会行动失误。尤其对女儿,父母不光要教育好她们,更要注意保护她们。需要明白的是,上帝保护雅各的家人,并非认可雅各儿子们的行为,而是因为上帝对雅各的后裔即以色列民的生活有其计划。假如您是为人父母者,已否尽责任教育并引导自己的孩子们?假如你是女孩,你是否意识到,因你是女孩,自身受局限,容易遭暴力侵袭,所以必须时刻谨慎自保?[邱隆泰传道/张翼啸]

    14 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…