Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 03 Februari 2023 - “MENYELESAIKAN MASALAH DALAM KELUARGA”

    Masalah yang terjadi di antara Yakub dengan Esau telah dibiarkan selama puluhan tahun tanpa usaha untuk membereskan masalah. Yakub telah melakukan dua hal yang melukai hati Esau: Pertama, saat Esau meminta masakan kacang merah, Yakub bersedia memberi bila makanan tersebut ditukar dengan hak kesulungan. Penulis Surat Ibrani beranggapan bahwa tindakan Esau itu dilandasi oleh nafsu yang rendah (Ibrani 12:16). Kedua, saat Ishak hendak memberkati Esau, Yakub menyamar sebagai Esau, sehingga Yakub yang menerima berkat tersebut. Kedua masalah ini menimbulkan kemarahan Esau, sehingga Esau berniat membunuh Yakub. Itulah sebabnya, Yakub melarikan diri ke Padan-Aram. Yakub tidak menyadari bahwa kemarahan Esau itu hanyalah kemarahan sesaat. Setelah berpisah puluhan tahun, kemarahan Esau sudah reda, dan ia sudah tidak berniat membalas dendam. Akan tetapi, Yakub masih dibebani oleh rasa bersalah dan ia dicekam ketakutan  terhadap kemungkinan pembalasan Esau. Bacaan Alkitab hari ini memperlihatkan bahwa prasangka Yakub terhadap Esau itu keliru! Selama puluhan tahun, Yakub merasa bersalah dan ketakutan, padahal Esau sudah tidak memasalahkan masalah di antara mereka. Dalam sebuah keluarga, kondisi seperti di atas kadang-kadang terjadi. Perbedaan pendapat dan perselisihan yang tidak diselesaikan bisa disimpan selama puluhan tahun. Mungkin saja hubungan persaudaraan membuat mereka yang bertikai bisa saling memaafkan. Akan tetapi, masalah tidak akan mungkin bisa selesai dan hubungan tidak akan bisa dipulihkan bila masalah itu tidak dibicarakan.


    Masalah hubungan dalam keluarga memiliki kemiripan dengan masalah hubungan antara umat Allah dengan Allah. Saat kita—sebagai anak-anak Allah—berbuat dosa kepada Allah, dosa itu menghambat relasi kita dengan Allah: "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (Yesaya 59:1-2). Sama seperti masalah dalam keluarga harus segera diselesaikan, hubungan di antara kita dengan TUHAN juga perlu segera diselesaikan dengan cara mengaku dosa: "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (1 Yohanes 1:9). Apakah Anda telah membiasakan diri untuk sesegera mungkin menyelesaikan setiap masalah yang mengganggu hubungan Anda dengan keluarga Anda dan hubungan Anda dengan Allah? [GI Purnama]

    11 min
  • 二月三日 - 解决家庭问题

    雅各和以扫之间的问题一直不予解决,持续存在了数十年。雅各曾干过两件事,伤了以扫之心:头一件,以扫讨雅各煮的红豆汤,雅各愿给他喝,但要与以扫的长子名分交换。《希伯来书》的作者说,以扫"贪恋世俗",把自己长子的名分卖了(《希伯来书》12:16)。第二件,知道以撒将赐福与以扫时,雅各伪装成以扫,领受了那祝福。这两件事惹以扫大怒,要干掉雅各。于是,雅各逃往巴旦亚兰。雅各不知以扫只是一时气愤,数十年后,事过境迁,以扫怒气已消,不再想报仇雪恨了。但雅各呢?依然深感内疚,生怕以扫报复,心甚不安。今日的经文告诉我们,雅各对以扫的疑念和戒心错了!数十年来,雅各感到内疚和惧怕,但其实对他们俩之间的问题,以扫已不当回事了。在我们的家庭中,上述情况有时会出现。不予解决的意见分歧或争端会存留数十年。或许兄弟姐妹的亲情能使争执的双方相互原谅。然而,假如不提那问题了,问题就不可能解决,彼此间的关系也无法恢复如常了。


    家人间的关系问题与上帝子民和上帝之间的关系问题有相似之处。作为上帝儿女的我们得罪了上帝时,罪恶便阻碍了我们与上帝的关系。诚如《以赛亚书》59:1-2所说的:"耶和华的膀臂并非缩短,不能拯救,耳朵并非发沉,不能听见,但你们的罪孽使你们与上帝隔绝;你们的罪恶使祂掩面不听你们。"家庭内的问题必须解决,同样的,我们与上帝之间的关系问题也得尽速以认罪的方式予以解决:"我们若认自己的罪,上帝是信实的,是公义的,必要赦免我们的罪,洗净我们一切的不义。"(《约翰一书》1:9》)。您是否已惯于尽可能立即解决干扰您与家人、您与上帝之间的关系的问题?[邱隆泰传道/张翼啸]

    11 min
  • 02 Februari 2023 - “PERGUMULAN IMAN”

    Secara umum, tidak ada orang yang imannya selalu stabil. Iman para leluhur bangsa Israel pun tidak stabil. Saat mendengar firman Tuhan, mereka tampak beriman. Akan tetapi, saat menghadapi kenyataan hidup, iman mereka bisa goyah.


    Saat menghadapi perubahan sikap Laban yang cemburu terhadap kekayaan Yakub, perkataan Yakub kepada kedua istrinya, yaitu Rahel dan Lea, mengungkapkan bahwa Yakub adalah seorang yang beriman: "Allah ayahku menyertai aku’ (31:5), "Allah tidak membiarkan dia berbuat jahat kepadaku" (31:7), "Allah mengambil ternak ayahmu dan memberikannya kepadaku" (31:9). Akan tetapi, jelas bahwa iman Yakub tergoncang saat berhadapan dengan kenyataan! Sikap dan tindakan Yakub memperlihatkan adanya berbagai pergumulan iman.

    Pertama, iman seharusnya mengatasi ketakutan. Sikap Yakub yang memilih untuk melarikan diri dari Laban—tidak pamit dalam suasana kekeluargaan—memperlihatkan bahwa sebenarnya Yakub tidak benar-benar mengandalkan pemeliharaan Allah. Dia tidak pamit secara wajar karena dia takut bahwa Laban akan merespons secara negatif. Yakub juga ketakutan saat hendak bertemu secara langsung dengan Esau, kakaknya sendiri. Adanya ketakutan memperlihatkan bahwa Yakub tidak benar-benar memercayai pemeliharaan Allah.

    Kedua, iman seharusnya tidak bertentangan dengan nilai kepatutan. Sikap Yakub yang pergi membawa keluarga dan ternaknya tanpa pamit menunjukkan bahwa ia telah mengabaikan nilai kepatutan. Ia mengabaikan fakta bahwa kedua istrinya—Rahel dan Lea—adalah anak-anak Laban, dan anak-anak mereka adalah cucu Laban. Oleh karena itu, amat tidak patut bila mereka semua pergi tanpa berpamitan kepada Laban. Sebagai kepala keluarga, Yakub tidak mengarahkan istri-istri dan anak-anaknya untuk tetap menjalin hubungan baik dengan Laban, melainkan ia justru menghalangi hubungan mereka dengan orang tua atau kakek mereka yang sepatutnya mereka hargai.

    Sebelum Yakub diizinkan untuk kembali ke Tanah Kanaan, lebih dulu TUHAN memperbaiki kelemahan Yakub. Yakub yang semula pengecut berubah menjadi orang yang berjuang untuk memperoleh berkat Allah. Dia berubah dari seorang yang mengandalkan kelicikan menjadi seorang yang lemah—karena kakinya pincang—dan hanya bisa mengandalkan Allah. Yakub berhasil memenangkan pergumulan dengan Allah, sehingga namanya diubah menjadi Israel (32:24-31).

    Apakah saat ini, Anda sedang mengalami pergumulan untuk hidup beriman? Ingatlah bahwa mengalami pergumulan iman adalah wajar. Akan tetapi, pergumulan itu tidak boleh membuat kita meninggalkan iman, melainkan harus membuat kita bertumbuh dalam iman! [GI Purnama]

    8 min
  • 二月二日 - 信心上的挣扎

    一般而言,信心恒久不变的人一个也没有,就连以色列民的祖宗信心也不恒定。听了上帝的道,他们看似有信心,但面对现实生活了,他们的信心就动摇。


    看见拉班对雅各的家产心生妒念而对他气色不如以前了,雅各对他两个妻子拉结和利亚说的话显示他很有信心。他说:"我父亲的上帝向来与我同在"(31:5);"上帝不容他害我"(31:7);"上帝把你们父亲的牲畜夺来赐给我"(31:9)。然而,面对现实时,雅各却显然信心动摇了!雅各的态度和行动反映出他信心上的挣扎。

    首先,有信心就不应害怕。雅各不顾家庭亲情,不辞而别,逃离拉班的行动说明他其实不真正仰赖上帝的眷顾。他不循规辞别,因为他怕拉班以不友善的态度对待他。其后,将与胞兄以扫会面时,雅各也忐忑不安。这种怕这怕那的心态说明雅各并非实实在在地信靠上帝的眷顾。

    其次,有信心就不应违逆常理。雅各带着家眷和牲口不辞而别说明他忽视了常理。他不顾拉结和利亚这两个妻子是拉班的女儿,而他们的儿女是拉班的孙子女。他们全家人不向拉班辞行就走了,实在无情无理。作为一家之主,雅各没引导妻子和儿女们维持与拉班的亲情,反而阻止他们与理当受到他们尊敬的父亲或祖父的关系。

    上帝允许雅各返回迦南地之前,先改变他的弱点。原本是胆小怕事的雅各转变为一个为获得上帝赐福而勇于奋斗的人;他也从一个行事狡猾的人变成一个软弱的人,因为他的大腿瘸了,这时他只能依靠上帝了。雅各与上帝摔跤胜过了上帝,他的名字就被改为以色列(32:24-31)。

    此刻,您是否正为活着有信心而挣扎?如果是,请记住,这是正常的现象。但这番挣扎可不能让我们离弃信心,反而应当在信心中成长![邱隆泰传道/张翼啸]

    13 min
  • 01 Februari 2023 - “KONFLIK AKIBAT MATERIALISME”

    Paham materialisme—pandangan hidup yang mengutamakan materi dan mengabaikan nilai-nilai nonmateri yang tidak bisa dilihat oleh mata—telah ada sejak zaman kuno dan tetap ada sampai sekarang. Paham materialisme ini memicu munculnya berbagai tindak kejahatan serta sikap dan tindakan yang tidak pantas.


    Anak-anak laki-laki Laban—yang tidak disebut namanya—merasa iri melihat kesuksesan Yakub dalam bekerja serta bergunjing dengan mengatakan bahwa Yakub telah mengambil harta milik keluarga mereka. Mereka tidak mau mengakui kenyataan bahwa kekayaan Yakub merupakan berkat TUHAN yang diraih melalui kerja keras. Sebagai seorang ayah, Laban tidak berpikir secara objektif! Tidak mungkin dia tidak mengerti bahwa Yakub harus bekerja keras untuk mendapatkan kekayaan yang ia peroleh. Sikap Laban memperlihatkan bahwa ia adalah seorang yang materialistis. Dia memandang Yakub sebagai objek untuk memperoleh keuntungan materi. Kenyataan bahwa Yakub adalah keponakannya sendiri tidak menjadi bahan pertimbangan, bahkan dia tidak mempertimbangkan perasaan kedua putri kandungnya—yaitu Rahel dan Lea—yang menjadi istri Yakub (31:14-16). Laban memperlakukan kedua putrinya seperti aset yang menjadi alat untuk meraih keuntungan, sehingga ia tidak mempertimbangan kepentingan kedua putrinya saat menentukan upah untuk Yakub. Yakub sampai mengeluh bahwa Laban telah sepuluh kali mengubah upah yang diberikannya kepada Yakub (31:6-9). Sekalipun Laban telah berlaku licik, karena anugerah Allah, perubahan yang dimaksudkan agar Laban mendapat keuntungan itu dipakai Allah untuk mendatangkan keuntungan bagi Yakub. Sikap Laban yang materialistis telah merusak hubungan Laban dengan anak menantunya. Saat Yakub merencanakan untuk kembali ke rumah orang tuanya, Yakub beserta rombongan keluarganya tidak pamit secara baik-baik, melainkan melarikan diri!

    Sampai masa kini, materialisme masih menjadi sumber konflik dalam keluarga. Kita masih bisa menemukan konflik antar saudara atau antara orang tua dan anak—termasuk dalam keluarga Kristen—yang berebut harta sampai ke pengadilan. Peristiwa semacam itu merupakan kenyataan yang memalukan! Oleh karena itu, dalam sebuah keluarga Kristen, perlu sekali menghindari paham materialisme dan menanamkan nilai-nilai kristiani. Sebagai contoh, dalam sebuah keluarga Kristen, harus dihindarkan keyakinan bahwa segala masalah bisa diselesaikan dengan uang dan bahwa manusia hanya berharga bila memiliki banyak uang. Periksalah diri Anda! Bagi Anda, apa hal utama yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah dan membuat diri Anda menjadi berharga: uang atau TUHAN? [GI Purnama]

    10 min
  • 二月一日 - 唯物主义所产生的冲突

    唯物主义的观念——优先考虑物质事物而忽视肉眼看不到的非物质事物的一种人生价值观——自古以来就存在,并且至今仍然存在。这种唯物主义观念引发了各种犯罪以及不当态度和行为的出现。


    拉班的儿子们——没透露名字——因为嫉妒雅各工作有成就,便四处散布谣言说雅各已夺走了他们家族的财富。他们不肯承认,事实上,雅各的财富是上帝看到雅各勤劳工作努力争取而赐予他的祝福。作为父亲,拉班并没有客观地思考!他不可能不明白,雅各必须通过努力工作才能获得他所获得的财富。拉班的态度表明他是一个唯物主义者。他将雅各视为给自己谋得物质利益的对象。 他没有考虑到雅各是他自己的侄子这一事实,他甚至没有考虑到他的两个亲生女儿——拉结和利亚——作为雅各妻子的感受(31:14-16)。拉班视两个女儿如个人资产,视之为谋利的筹码,所以在给雅各定工资时,完全没有考虑女儿们的利益。雅各甚至抱怨拉班十次更改他的工资(31:6-9)。尽管拉班行事狡猾,但因着上帝的恩典,原本拉班为自己图谋私利的计划却变成上帝手中被用来造福雅各的。拉班唯物主义的态度破坏了拉班与女婿的关系。当雅各准备回父母家的时候,雅各和他的家人没有预先拜别,而是设计逃跑了!

    直到现在,物质主义仍然是家庭冲突的根源。我们仍然可以发现兄弟姐妹之间或父母与儿女之间的冲突——包括在基督教家庭中——他们为了财产而争吵到上法庭。此类事件实在是件丑事!因此,在一个基督徒家庭中,非常需要避免唯物主义的观念,并且必须严加灌输基督教价值观。例如,在一个基督徒家庭中,必须避免相信所有的问题都可以用钱来解决,避免认为人只有拥有很多钱才有价值的观念。自我省查吧!对您而言,当您需要解决问题和让自己变成更有价值时,您需要具备什么要素:金钱还是上帝?[邱隆泰传道/孙茵]

    10 min
  • 二月廿六日 - 不要硬着心

    用手杖击打尼罗河的举动(7:17),显示上帝是一切受造物以及埃及众神的掌权者。埃及人视尼罗河为神圣。许多神明都与这条河有关。例如,库努牡神是守护尼罗河之神。哈比神是"尼罗河之灵"。其中一个在埃及被崇拜为最大的神是奥西里斯神。埃及人相信尼罗河流着他们的血。因为如此,很恰当的在第一次遭灾时,上帝将尼罗河的水变作血。尼罗河里的鱼死了,以至河水变臭了,埃及人不能使用河水。可以想象埃及人是多么的受挫折,当他们看到本来多么美丽的河流,现在已经不再吸引人了,因为河边堆满了死鱼,本来给他们生命与有吸引力的清澈河水变为血而且腥臭。鳄鱼也不得不离开尼罗河。埃及人又怎样去看待化身为鳄鱼形象的尼罗河神哈比呢?


    埃及人有娃头人身形象的生育女神。在第二灾中,上帝把青蛙带到地上。以至在卧房、床榻、炉灶,遍地都有青蛙。埃及人不敢杀害青蛙,因为他们认青蛙为神。法老的臣仆能让青蛙滋生,但他们不能摆脱青蛙。只有上帝才能行这件事。

    第三灾是虱子的攻击。很有可能这灾难是为羞辱埃及人的信心而设计的。埃及的祭司们以纯净为出名。他们的纯净是基于身体上比起精神上。他们受割礼,剪头洗澡,穿着漂亮的亚麻长袍,因此,令人感到犹豫是否埃及的祭司被污染到虱子还拥有有效的功能。他们的祷告因身上有许多虱子的咬痕而无效。

    在第四灾,上帝引来苍蝇。由于这些苍蝇的攻击非常扰人而导致埃及国受难。

    法老硬着心拒绝上帝的命令。他的固执使得全国屡次受难。一般上固执的人是自私的。固执导致不顺服上帝。不要对上帝硬着心,因为将导致我们以及周围的人受损失。请检查在您心中是否有任何与上帝的意愿相违的?[宋汉文牧师/王丽娇]

    7 min
  • 31 Januari 2023 - “KONFLIK AKIBAT POLIGAMI”

    Laban adalah seorang yang mengutamakan keuntungan. Waktu Eliezer—hamba Abraham—datang guna mencarikan istri untuk Ishak, Laban melihat bahwa Eliezer memberikan banyak perhiasan berharga kepada Ribka, saudaranya. Saat melihat barang-barang berharga itu, Laban langsung bersikap menjilat (24:30-31). Bagi Laban, anak-anak perempuannya sendiri juga menjadi sarana untuk mendapat keuntungan. Saat Yakub menawarkan diri untuk bekerja selama tujuh tahun guna mendapat Rahel sebagai istri, Laban menerima tawaran Yakub. Akan tetapi, setelah waktu tujuh tahun berakhir, yang diberikan untuk menjadi istri Yakub adalah Lea, kakak Rahel, dengan alasan bahwa adik belum boleh menikah bila kakaknya belum menikah. Laban tidak menjelaskan ketentuan tersebut saat Yakub memngajukan tawaran bekerja untuk mendapatkan Rahel. Bagi Laban, yang penting adalah mendapat tenaga kerja secara gratis. Dia lalu memberikan kedua anak gadisnya—Lea dan Rahel—untuk menjadi istri Yakub dengan syarat bahwa Yakub harus bekerja tujuh tahun lagi (29:18-28).


    Walaupun Lea dan Rahel adalah kakak beradik, persaingan di antara mereka tidak bisa terhindar. Pasalnya, setelah Lea melahirkan empat anak laki-laki bagi Yakub, Rahel belum hamil juga. Selanjutnya, Rahel memberikan Bilha—budak perempuan Rahel—dan Lea memberikan Zilpa—budak perempuan Lea—menjadi gundik-gundik Yakub, supaya mereka melahirkan anak yang bisa dianggap sebagai anak nyonya pemilik budak itu. Demikianlah terjadi persaingan dalam hal melahirkan anak di antara istri-istri Yakub. Kehadiran anak—yang seharusnya menjadi sumber sukacita—telah menjadi sumber konflik.

    Hampir tidak mungkin menghindarkan konflik dalam sebuah keluarga yang melakukan poligami. Pasalnya, setiap wanita dilahirkan dengan kecenderungan untuk ingin diistimewakan oleh suaminya. Tampaknya, tidak ada wanita yang secara tulus bersedia dianggap sebagai nomor dua. Wanita hanya bisa dinomorsatukan secara utuh dalam sebuah keluarga yang mempraktikkan monogami, yaitu pernikahan antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan. Dalam sebuah keluarga yang mempraktikkan poligami, tidak mungkin terhindar munculnya persaingan, iri hati, kecurigaan, perebutan, dan berbagai jenis konflik lainnya. Pada umumnya, seorang istri akan merasa diabaikan bila suaminya mencintai wanita lain. Mempraktikkan poligami berarti mencari masalah! Sungguh bodoh bila seorang pria merasa bangga karena bisa melakukan poligami. Apakah Anda meyakini bahwa pernikahan monogami adalah pernikahan yang paling memberi kenyamanan? Khusus bagi pria: Apakah Anda merasa iri saat melihat pria lain melakukan poligami? [GI Purnama]

    10 min
  • 一月卅一日 - 一夫多妻制起的冲突

    拉班是一个以利益为先的人。当以利以谢——亚伯拉罕的仆人——为以撒找妻子,拉班便看了以利以谢给他妹子利百加很多珍贵的珠宝。拉班一见那些珍贵的物品就开始谄媚示好(24:30-31)。对拉班来说,亲生女儿也是谋利手段之一。当雅各表示愿意为得到拉结为妻而工作七年时,拉班便接受了雅各的这一提议。然而,七年后,雅各娶为妻的人竟是拉结的姐姐利亚,原因是因为大女儿若还没嫁给人,小女儿也不能嫁给人。当初雅各为娶拉结提议愿意工作七年时,拉班并没有解释这一规矩。对拉班来说,获得免费的劳动力才是最重要的。然后他便同意把两个女儿——利亚和拉结——给雅各,条件是雅各必须再为他工作七年(29:18-28)。


    虽然利亚和拉结是姐妹,但她们之间的竞争是不可避免的。利亚为雅各生了四个儿子,拉结则还没怀上。拉结便把自己的使女辟拉给雅各为妾,利亚也把自己的使女悉怕给雅各为妾,这样她们所生的孩子可算是奴隶主的孩子。雅各妻子就这样为生孩子的事而竞争。孩子的出生应当成为家庭中喜乐的源头,但却变成冲突的根源。

    在一夫多妻制的家庭,几乎不可能避免冲突。因为,每个女人天生都有一种想要享有丈夫特殊对待的倾向。没有任何女人甘愿被视为第二的。只有在一夫一妻制的家庭,女人才能享有"第一"的感觉。在一夫多妻制的家庭中,竞争、嫉妒、怀疑、斗争和其他的冲突是不能避免的。一般来说,如果丈夫爱上别的女人,妻子会感到被忽视。实行一夫多妻制等于是找麻烦的!如果一个男人因能够实行一夫多妻制感到自豪,那简直是愚蠢。您认为一夫一妻制是最舒服的婚姻吗?针对男人的问题:如果看别的男人实行一夫多妻制,您会嫉妒他吗?[邱隆泰传道/洪萍利]

    7 min
  • 一月三十日 - 面对生命的困难

    没有人能够避开生命中的困难。如果一个人要逃脱生命中的困难,他必将遇到另一个的困难。学习、工作,结婚,家庭和工作上的问题,是每个人必须面对的事情。一个不愿奋斗克服学习上的困难的孩子,将面对工作上的困难。一个工作上懒惰的人,将面对因收入不够、生活需求无法得到满足的困难。若我们仔细观察生命,很明显我们是不可能避开生命中的困难。


    年幼时被母亲宠坏的雅各,为了得到他心爱的未来妻子,必须努力工作。他必须想方设法对付他未来岳父的狡猾。因为他很勤奋(忍耐),很爱他未来的妻子,他终于实现了他的目标。忍耐和爱是能使一个人成功克服生命困难的两个条件。不忍耐的人将很难完成任务、无法面对挑战。一个为自己而活的人,没有所爱之人,容易自足,不愿付出努力变得更好的自己。雅各是一个被母亲宠坏的人。他忍心用计谋占他亲哥哥的便宜。然而,当他(不得不)过独立的生活后,他变得很坚强,愿意为得到自己想要的而努力奋斗,这也因为他有爱。遗憾的是,这时代,很多人只顾自己的事,没有爱心。

    生命中的困难不可视为必须避开的敌人。我们生命中所经历的困难是上帝使我们更加成熟的爱的表达(《希伯来书》12:5-11)。雅各是上帝赐给亚伯拉罕和以撒的应许的继承人。虽然承受上帝的应许,雅各仍然要努力奋斗面对生命中的困难。生命中的困难塑造他的人生,使他变得更好。生命中的困难使雅各学会理解和为别人的好处着想。他父母的"强迫",就是叫他去巴旦亚兰寻妻就像"生命学校",使雅各更加成熟。您有没有经历过"不得不"的情况,使您不得不要努力奋斗面对生命中的困难,而这一困难让您变得更加成熟?当您面对生命中的困难,请不要抱怨或绝望![邱隆泰传道/洪萍利]

    5 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…