Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 25 Januari 2023 - “ANAK PERJANJIAN”

    Sikap Sara yang menuntut agar Abraham mengusir Hagar (gundik Abraham) dan Ismael (anak Abraham dari Hagar) disetujui Allah, sehingga Abraham paham bahwa hanya Ishak yang menjadi pewaris janji Allah kepada Abraham (bandingkan dengan renungan Kejadian 21). Setelah Sara wafat, Abraham mengambil seorang istri lagi yang bernama Ketura, padahal Abraham sadar bahwa hanya Ishak yang termasuk dalam perjanjian antara Allah dengan dirinya. Oleh karena itu, sebelum wafat, Abraham menyuruh anak-anak yang dilahirkan oleh Ketura untuk pergi meninggalkan Ishak. Mereka diberi bekal untuk menjalani hidup mereka, tetapi mereka tidak mewarisi janji Allah yang secara khusus hanya diwariskan kepada Ishak. Walaupun Alkitab tidak menyebut perasaan Abraham saat menyuruh anak cucunya pergi, pastilah kondisi semacam itu menyedihkan. Pada masa sekarang, gundik itu mirip dengan istri simpanan. Kehidupan anak yang dilahirkan oleh istri simpanan pasti tidak menyenangkan, dan anak yang dilahirkan melalui istri simpanan umumnya sulit menjalin hubungan yang harmonis setelah dewasa karena situasi tidak nyaman yang dialami pada masa kecil umumnya menyisakan emosi yang tidak stabil pada masa dewasa. Jadi, walaupun Abraham merupakan teladan dalam hal iman, dia tidak layak menjadi teladan dalam hal hubungan dengan wanita. Saat Abraham wafat, yang menguburkan adalah Ishak dan Ismael (25:7-9). Hal ini menunjukkan bahwa pengusiran Hagar dan Ismael tidak menimbulkan dendam. Mungkin, Hagar telah sadar bahwa dirinya adalah hamba atau budak dari Sara, sehingga ia tidak berhak untuk protes saat diusir.


    Posisi Ishak sebagai anak pewaris Perjanjian antara Allah dengan Abraham merupakan posisi yang istimewa. Keluarganya akan menjadi keluarga yang diberkati dengan anak cucu yang amat banyak, sehingga akhirnya menjadi bangsa yang besar. Keturunannya juga akan mewarisi seluruh Tanah Kanaan. Dari sisi positif, menjadi seorang anak yang mewarisi janji Allah berarti bahwa Allah akan senantiasa memelihara serta memberkati Ishak dan seluruh keturunannya. Dari sisi negatif, mewarisi Perjanjian dengan Allah berarti bahwa dia akan menerima hukuman bia tidak menaati Allah dan hidup dalam dosa.

    Pada saat ini, janji Allah kepada Abraham bukan lagi janji yang secara eksklusif ditujukan bagi keturunan Abraham, tetapi sudah ditawarkan kepada semua orang dari semua suku bangsa yang mau membuka diri menerima anugerah TUHAN. Secara rohani, orang yang menyadari bahwa dirinya berdosa serta mau membuka diri untuk beriman kepada kematian dan kebangkitan Kristus akan mewarisi janji Allah kepada Abraham. Apakah Anda sudah mewarisi janji tersebut? [GI Purnama]

    7 min
  • 24 Januari 2023 - “MENGARAHKAN ANAK”

    Bagi Abraham, mengarahkan anak itu penting. Dia paham benar bahwa penduduk Tanah Kanaan adalah masyarakat penyembah berhala yang hidup dalam berbagai kejahatan yang menjijikkan. Dia berusaha menjaga agar anak laki-lakinya yang dilahirkan melalui rahim Sara—Ishak—tidak menikah dengan perempuan Kanaan. Akan tetapi, dia pun tidak mengizinkan Ishak meninggalkan Tanah Kanaan karena Tanah Kanaan itulah yang dijanjikan TUHAN kepadanya dan kepada keturunannya. Oleh karena itu, Abraham mengutus hambanya yang paling tua untuk pergi ke negeri asalnya—yaitu kota Nahor di daerah Aram-Mesopotamia—untuk mengambil seorang istri bagi Ishak dari sanak saudara Abraham. Penugasan ini diikat dengan sumpah (24:2-4) agar hamba tersebut memahami keseriusan tugasnya dan dia akan berusaha dengan sekuat tenaga menyelesaikan tugas itu. Kemungkinan besar, hamba yang diutus oleh Abraham ini adalah Eliezer (15:2). Tugas ini sulit karena tidak mudah bagi seorang wanita untuk meninggalkan lingkungan asalnya guna menikah dengan seorang pria yang belum pernah ia lihat. Sekalipun demikian, hamba Abraham itu tetap bersedia pergi untuk melakukan tugas yang diperintahkan oleh tuannya.


    Kualitas rohani dari hamba yang diutus oleh Abraham terlihat dari cara yang ia gunakan untuk melaksanakan tugasnya, yaitu berdoa memohon pertolongan Tuhan, mengamati, dan meminta tanda (24:12-14). Tanda yang ia minta pun memperlihatkan kualitas karakter yang mengesankan, yaitu agar gadis yang terpilih untuk menjadi calon istri Ishak adalah gadis yang merespons dengan murah hati saat ia meminta air untuk diminum. Ribka memenuhi kriteria yang dituntut Eliezer. Setelah memberi minum Eliezer, Ribka memberi minum kawanan unta (24:15-20). Setelah melihat bahwa Allah telah mengabulkan doanya, hamba itu memberikan perhiasan berupa anting-anting dan gelang emas kepada Ribka. Proses selanjutnya berjalan lancar dan Eliezer berhasil membawa pulang Ribka untuk menjadi istri Ishak. Walaupun tanpa pacaran, proses perjodohan yang hanya mengandalkan pimpinan TUHAN ini berhasil dan Ishak mencintai Ribka.

    Sikap Abraham yang memikirkan masa depan anaknya—bukan hanya dari sisi kebutuhan materi saja—merupakan teladan bagi para orang tua dalam mengarahkan anak-anaknya, khususnya saat anak-anak itu menjelang dewasa. Bila Anda memiliki anak yang menjelang dewasa, apakah Anda sudah mempersiapkan anak-anak Anda, termasuk dengan mendidik dan mengarahkan mereka agar bisa memiliki pasangan yang seiman? Bila Anda belum menikah, apakah sudah berdoa dan mempersiapkan diri agar Anda bisa memiliki pasangan yang seiman dan saling membangun di dalam TUHAN? [GI Purnama]

    12 min
  • 一月廿四日 - 指导孩子

    对亚伯拉罕来说,指导孩子很重要。他很清楚,迦南地的居民是一个崇拜偶像的社会,生活在令人可憎的各种恶习中。他尽力保护他通过撒拉生育的儿子——以撒——不娶一个迦南女人。但是他也不允许以撒离开迦南地,因为那是耶和华应许他和他后裔的迦南地。因此,亚伯拉罕派他最年长的仆人去他的本族——美索不达米亚拿鹤的城——从亚伯拉罕的亲属那里为以撒娶妻。这任务以誓言(24:2-4)束缚,以便仆人了解他任务的严重性,他将尽最大努力完成任务。很有可能,亚伯拉罕派的这个仆人就是以利以谢(15:2)。这个任务很难,因为一个女人离开自己的家庭环境去嫁给一个素未谋面的男人并不容易。尽管如此,亚伯拉罕的仆人还是愿意去完成主人吩咐的任务。


    亚伯拉罕所差来的仆人的属灵品质,从他履行职责的方式可以看出,即祈求上帝的帮助、观察、求神迹(24:12-14)。他要的标志也显示出一种令人印象深刻的品格,即当他要水喝时,被选为以撒未来妻子的女孩将是那个慷慨回应的人。利百加符合以利以谢所要求的标准。给以利以谢喝了后,利百加给骆驼喝足(24:15-20)。看到上帝回应了他的祈祷,仆人给了利百加金环和金镯。接下来的进程很顺利,以利以谢成功把利百加带回家做以撒的妻子。即使没有通过约会,仅靠上帝引导的相亲过程也成功了,以撒爱上了利百加。

    亚伯拉罕考虑孩子未来的态度——不仅仅是物质需求——是父母指导孩子的榜样,尤其是当孩子接近成年时。如果您有即将成年的孩子,您是否准备好您的孩子,包括通过教育和指导他们,使他们能够拥有同信仰的伴侣?如果你还没有结婚,你有没有祷告和预备自己,以便能有一个有同信心并在主里彼此建立的伴侣?[邱隆泰传道/孔秋雯]

    10 min
  • 23 Januari 2023 - “SARANA PEMERSATU”

    Penyebutan umur Sara saat ia wafat—yaitu 127 tahun—menunjukkan bahwa Sara adalah seorang wanita yang istimewa. Tidak ada wanita lain dalam Alkitab yang usianya disebut saat meninggal. Sara istimewa karena pewaris janji Allah kepada Abraham adalah keturunan Abraham melalui Sara. Anak-anak Abraham yang dilahirkan dari istri yang lain tidak akan ikut mewarisi janji Allah kepada Abraham. Kepada Bani Het, Abraham menyebut dirinya sebagai orang asing dan pendatang di Tanah Kanaan (23:4). Oleh karena itu, saat hendak menguburkan istrinya, dia ingin memiliki tempat pekuburan yang kepemilikannya diakui oleh masyarakat di sekitarnya. Saat Efron menawarkan untuk memberikan Gua Makhpela, Abraham menolak. Pasalnya, bila di kemudian hari ada keturunan Efron yang meminta agar gua tersebut dikembalikan kepada keluarga Efron, Abraham akan sulit menolak. Abraham membeli gua itu dengan harga 400 syikal perak (23:16). Dengan demikian, di masa depan, kepemilikan Abraham terhadap gua itu tidak akan bisa digugat oleh penduduk setempat. Dalam kaitan dengan janji Allah untuk memberikan Tanah Kanaan kepada keturunan Abraham, pembelian Gua Makhpela seperti tindakan pendahuluan bagi pemenuhan sepenuhnya janji tersebut pada zaman Yosua. Pembelian Gua Makhpela itu mencerminkan iman Abraham terhadap janji Allah untuk memberikan Tanah Kanaan sebagai tanah warisan bagi keturunan Abraham (12:7; 13:14-15). Pembelian tempat pemakaman bagi keluarga Abraham berarti bahwa Abraham sudah tidak berpikir untuk kembali ke tempat asalnya.


    Tempat pemakaman adalah sarana pemersatu. Saat Abraham wafat, ia juga dikuburkan di Gua Makhpela (25:9). Saat Ishak meninggal, ia dikumpulkan kepada kaum keluarganya. Jelas bahwa ia pasti dikubur di Gua Makhpela. Yakub  wafat di Mesir, tetapi ia juga dimakamkan di Gua Makhpela (50:13). Saat bangsa Israel—yaitu keturunan Yakub—kembali ke Tanah Kanaan, mereka memenuhi permintaan Yusuf untuk menguburkan tulang-tulangnya di tempat pemakaman keluarga di Tanah Kanaan (Keluaran 13:19). Tempat pemakaman keluarga merupakan sarana pemersatu bagi keluarga Abraham sampai pada generasi Yusuf. Bagi umat Kristen, salah satu sarana pemersatu adalah gedung gereja. Adanya gedung gereja merupakan sarana untuk berinteraksi bagi umat beriman serta sarana untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa orang-orang percaya merupakan satu kesatuan. Memang, yang mempersatukan orang percaya adalah Kristus, bukan gedung. Akan tetapi, gedung gereja adalah sarana untuk mengungkapkan kesatuan itu. Masa pandemi telah mengganggu kesatuan orang percaya. Marilah kita—sebagai umat Tuhan—mengungkapkan kesatuan kita dengan kembali hidup bergereja! [GI Purnama]

    10 min
  • 一月廿三日 - 统一方法

    提起撒拉去世时的年龄——127岁——表明撒拉是一位特别的女性。圣经中没有其他女人被告知她的死亡年龄。撒拉是特别的,因为上帝对亚伯拉罕的应许的继承人是亚伯拉罕通过撒拉的后裔。亚伯拉罕与另一个妻子所生的孩子不会继承上帝对亚伯拉罕的应许。亚伯拉罕告知赫人、说自己是定居在迦南地的外邦人和陌生人(23:4)。所以,当他要安葬自己的妻子时,他想要的是一座被当地人承认归属的坟墓。当以弗仑提出要送给亚伯拉罕麦比拉洞时,亚伯拉罕拒绝了。原因是,如果以后有以弗仑的后代要求将山洞归还给以弗仑家族时,亚伯拉罕就很难拒绝。亚伯拉罕用四百舍客勒银子买了这个山洞(23:16)。这样,以后亚伯拉罕对洞穴的所有权就不会受到当地居民的争夺。这与上帝将迦南地赐给亚伯拉罕的后裔的应许而言,购买麦比拉洞就像是在约书亚时代完全实现这应许的先兆。购买麦比拉洞反映出亚伯拉罕相信上帝应许将迦南地赐给亚伯拉罕的后裔作为继承权(12:7;13:14-15)。为亚伯拉罕一家买下一块墓地,意味着亚伯拉罕再也没有回到故乡的念头。


    墓地是统一的方法。亚伯拉罕死后,也被葬在麦比拉洞(25:9)。以撒死后,他归到他的本民。很明显,他一定是被埋葬在麦比拉洞里。雅各死在埃及,但他也被埋葬在麦比拉洞(50:13)。当以色列人——即雅各的后裔——回到迦南地时,他们应约瑟的要求,将他的骸骨安葬在迦南地的家族墓地(《出埃及记》13:19)。家庭墓地是将亚伯拉罕的家族到约瑟世代团结的一种方式。对于基督徒来说,团结的一种方式是教堂。教堂的存在是信徒互动的一种方式,以及向世界展示信徒是一个整体的方式。当然,将信徒团结在一起的是基督,而不是建筑物。但是,教堂是表达这种团结的一种方式。大流行时期破坏了信徒的团结。让我们——作为上帝的子民——通过返回教会生活来表达我们的合一![邱隆泰传道/孔秋雯]

    7 min
  • 一月廿二日 - 宝藏供分享

    分发红包本是农历新年最流行的传统之一。一般来说,红包是发给孩子们、未婚家庭成员和父母的。分发红包是希望接收红包者能在该年得福和财运亨通。这一传统教导我们良好的价值观,就是当与人分享时是欢喜快乐还伴随着祝贺 以及美好祝愿。


    作为上帝的孩子,这种分发红包的习俗应该也提醒我们,有种非常重要的属灵宝藏是必须与他人分享的,那就是耶稣基督的福音。分享福音是与他人分享最美丽和宝贵的宝藏。福音的宝藏远比这个世界的宝藏宝贵,因为福音能使人得救。

    圣经是无价之宝。然而,上帝竟将这宝藏托付给我们这些不配的人。这些贵重的宝藏不应放置或存放在容易遭损坏的存放处,而必须存放在牢固不易被拆散的存放处。然而,上帝实际上将这福音宝藏托付在我们这类似瓦器易裂,易碎标并且最终不复存的生命(4:7)。这说明上帝希望使用我们的生命——即使在任何情况下——成为将好消息传给他人的承载体。如果我们遭受迫害,最终我们为耶稣基督的名而殉道,福音仍然是宝贵的宝藏,它会经久不衰,也不会在任何威胁下灭亡。这要证明分享福音宝藏的"滔滔不绝的能力"是"来自上帝",而不是来自我们自己。

    我们所能得到的最大的宝藏,就是救恩,并非来自于人,而是来自上帝。我们必须把这个伟大的宝藏与大家分享。使徒保罗提醒自己和每一位信徒,跟随基督者拥有宝贵的宝藏,必须与世人分享。关于基督和祂爱的福音或好消息是宝藏。这宝藏不是被隐藏的,而是要被分享,使万国都能因着上帝的爱和恩典成为上帝家中的一员。借着来自圣灵的大能,我希望我们能在这个农历新年庆祝活动中分享这宝贵的宝藏。祝农历新年快乐!祝贺您享受耶稣基督里最宝贵的宝藏![宋汉文牧师/孙茵]

    7 min
  • 22 Januari 2023 - “HARTA UNTUK DIBAGIKAN”

    Pemberian angpao merupakan salah satu tradisi paling terkenal selama Imlek. Pada umumnya, angpao diberikan kepada anak-anak, anggota keluarga yang belum  menikah, serta orang tua. Angpao diberikan dengan harapan bahwa penerima angpao menerima berkat dan keberuntungan yang berlimpah selama tahun yang akan dijalani. Tradisi ini mengajarkan nilai yang baik kepada kita, yaitu sikap sukacita saat memberi, serta doa dan harapan baik yang diberikan kepada orang lain.


    Sebagai anak-anak Allah, tradisi pemberian angpao yang berisi harta jasmani ini seharusnya mengingatkan kita akan harta rohani yang sangat perlu untuk kita bagikan kepada orang lain, yaitu Injil Yesus Kristus. Injil adalah harta yang sangat indah dan berharga untuk dibagikan kepada orang lain. Harta Injil adalah harta yang jauh lebih berharga daripada harta dunia ini, karena Injil dapat membawa seseorang kepada keselamatan.

    Injil adalah harta yang berharga dan tak ternilai. Namun, TUHAN justru mempercayakan harta ini kepada kita yang sebenarnya tidak layak. Harta yang berharga ini tidak boleh diletakkan atau disimpan di tempat penyimpanan yang mudah rusak, melainkan harus disimpan di tempat penyimpanan yang kokoh dan tidak mudah dibongkar. Namun, Allah justru mempercayakan harta Injil ini dalam hidup kita yang serupa dengan bejana tanah liat yang dapat retak, hancur, dan akhirnya tidak ada lagi (4:7). Hal ini menggambarkan bahwa Allah mau memakai hidup kita—dalam keadaan seperti apa pun—untuk menjadi pembawa Kabar Baik kepada orang lain. Jika kita menderita karena penganiayaan, dan akhirnya kita mati karena nama Yesus Kristus, Injil tetap menjadi harta berharga yang tak akan lekang oleh waktu dan tidak akan binasa karena ancaman apa pun. Hal ini membuktikan bahwa "kekuatan yang melimpah-limpah" untuk membagikan harta Injil itu "berasal dari Allah," bukan dari diri kita.

    Harta terbesar yang bisa kita peroleh, yaitu keselamatan, bukan berasal dari manusia, tetapi dari Allah. Harta yang sangat besar itu harus kita bagikan kepada semua orang. Rasul Paulus telah mengingatkan dirinya serta setiap orang percaya bahwa para pengikut Kristus mempunyai harta berharga yang harus dibagikan kepada dunia. Injil atau kabar Baik tentang Kristus dan kasih-Nya adalah harta yang berharga. Harta itu bukan untuk disembunyikan, tetapi untuk dibagikan, agar setiap bangsa dapat menjadi anggota keluarga Allah oleh kasih dan anugerah Allah. Dengan kekuatan yang berasal dari Roh Kudus, kiranya harta yang berharga ini dapat kita bagikan pada masa perayaan imlek ini. Selamat Tahun Baru Imlek! Selamat menikmati harta yang terbesar yang tersedia di dalam Yesus Kristus! [Pdt. Sumito Sung]

    7 min
  • 一月廿一日 - 父母——孩子——上帝

    亲子关系跟上帝有关系吗?是的!每个父母都需要意识到孩子是上帝赐予的礼物。孩子不"属于"他们的父母,而是属于上帝。父母教育孩子成功与否,全在于上帝的恩典。父母对孩子的主要责任是让孩子认识上帝。如果父母认为对孩子的责任只是提供足够的物质上的需要,预备好孩子找到能带来更多金钱的工作,那就大错特错了。家庭中孩子的存在必须使上帝得到荣耀。因此,不足为奇今天的圣经阅读表明了上帝必须优先于孩子。上帝要亚伯拉罕将以撒——他从撒拉生的儿子——献为燔祭。在这件事中,亚伯拉罕向以撒表明必须顺从上帝并把上帝居首位。亚伯拉罕清早起床准备献祭的材料,然后立即前往摩利亚地去,在那里他要将以撒献为燔祭。当以撒问:"燔祭的羊羔在哪里呢?" 我们可以想象亚伯拉罕的痛苦。在这种情况下,他满怀信心地回答说:"上帝必预备……"当他到达目的地时,亚伯拉罕终于必须坦白以撒将被献为燔祭,以撒没有抗议。很明显,亚伯拉罕教育他的儿子要全心全意地相信上帝并顺服他。然而,事实证明,上帝真的实现了亚伯拉罕的信心,提供了一只公羊作为燔祭来代替以撒。上帝的目的是要试验亚伯拉罕的信心,不是要搅扰亚伯拉罕的心!


    亚伯拉罕和以撒的故事表明,一方面,亚伯拉罕把上帝放在首位,高于一切,包括高于他等待了几十年的孩子以撒。另一方面,亚伯拉罕希望以撒对上帝有积极的看法,并继续尊重上帝。当亚伯拉罕最终透露以撒将被牺牲时,以撒不反叛的态度表明亚伯拉罕成功地教育以撒尊重上帝胜过一切,包括如果上帝要求他的生命。对于亚伯拉罕以上的态度,上帝预备了一只公羊作为燔祭来代替以撒。如果你身为父母或即将为人父母,你是否下定决心要教育你的孩子尊重和荣耀上帝?[邱隆泰传道/孔秋雯]

    10 min
  • 21 Januari 2023 - “ORANG TUA—ANAK—TUHAN”

    Apakah hubungan di antara orang tua dan anak memiliki hubungan dengan TUHAN? Ya! Setiap orang tua perlu menyadari bahwa anak adalah karunia TUHAN. Anak bukanlah "milik" orang tua, tetapi milik TUHAN. Keberhasilan orang tua dalam mendidik anak tergantung dari anugerah TUHAN. Tanggung jawab utama orang tua terhadap anak adalah membawa anak itu kepada pengenalan akan TUHAN. Sangat keliru bila orang tua memandang tanggung jawab kepada anak hanya sekadar memberi kecukupan materi serta menyiapkan anak untuk mendapatkan pekerjaan yang akan mendatangkan banyak uang. Keberadaan anak dalam keluarga harus membuat Allah dimuliakan. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila bacaan Alkitab hari ini memperlihatkan bahwa Allah harus lebih diutamakan daripada anak. Allah meminta agar Abraham mempersembahkan Ishak—anak yang ia peroleh melalui Sara—sebagai korban bakaran. Dalam peristiwa ini, Abraham memperlihatkan kepada Ishak bahwa Allah harus ditaati dan diutamakan. Abraham bangun pagi-pagi untuk mempersiapkan perlengkapan untuk mempersembahkan korban dan segera melakukan perjalanan ke Tanah Moria, tempat ia harus mempersembahkan Ishak sebagai korban bakaran. Saat Ishak bertanya, "di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?" bisa dibayangkan betapa pedih hati Abraham. Dalam kondisi seperti itu, ia menjawab dengan iman, "Allah yang akan menyediakan ...." Saat tiba di tempat tujuan dan Abraham akhirnya harus berterus terang bahwa Ishak akan menjadi korban bakaran, Ishak tidak protes. Jelaslah bahwa Abraham telah mendidik anaknya untuk beriman dengan sepenuh hati kepada Allah dan menaati Dia. Akan tetapi, ternyata bahwa Allah benar-benar merealisasikan iman Abraham dengan menyediakan domba jantan sebagai korban bakaran untuk menggantikan Ishak. Tujuan Allah adalah menguji iman Abraham, bukan menyusahkan hati Abraham!


    Kisah Abraham dan Ishak memperlihatkan bahwa di satu pihak, Abraham mengutamakan Allah lebih daripada apa pun yang lain, termasuk lebih daripada Ishak, anak yang kelahirannya dinantikan selama puluhan tahun. Di pihak lain, Abraham ingin agar Ishak berpikir positif tentang Allah dan tetap menghormati Allah. Sikap Ishak yang tidak memberontak saat akhirnya Abraham mengungkapkan bahwa Ishak akan dikorbankan memperlihatkan bahwa Abraham berhasil mendidik Ishak untuk menghormati Allah lebih daripada apa pun, termasuk jika Allah menuntut nyawanya. Terhadap sikap Abraham di atas, Allah menyiapkan domba jantan sebagai korban pengganti Ishak. Bila Anda adalah orang tua atau akan menjadi orang tua, apakah Anda telah bertekad untuk mendidik anak Anda agar menghormati dan memuliakan Allah? [GI Purnama]

    9 min
  • 20 Januari 2023 - “KONSEKUENSI KEPUTUSAN YANG SALAH”

    Abraham adalah seorang yang selalu berusaha menghindari konflik. Akan tetapi, dalam sebuah keluarga, konflik tidak selalu bisa terhindar. Pada pasal 13, saat terjadi konflik antara para hamba Abraham dengan para hamba Lot, Abraham berusaha menghindari konflik dengan cara berpisah tempat tinggal dengan Lot. Akan tetapi, saat menghadapi konflik dengan Sara, istrinya sendiri, dia tidak bisa menghindar dengan cara berpisah. Bila terjadi perbedaan pendapat yang tidak bisa diatasi dengan cara kompromi di antara suami istri, salah satu di antara mereka harus mengalah. Sara tidak merasa nyaman dengan keberadaan Hagar, madunya, serta keberadaan Ismael, anak tirinya. Oleh karena itu, Sara menuntut Abraham agar mengusir Hagar dan Ismael (21:9-10). Tuntutan Sara itu terasa sangat menyebalkan bagi Abraham. Akan tetapi, ternyata tuntutan yang menyebalkan itu merupakan pengaturan Allah agar jelas bahwa pewaris perjanjian antara Allah dengan Abraham adalah Ishak. Allah memerintahkan Abraham agar mengikuti permintaan Sara. Jelas bahwa hati Abraham pasti terasa pedih saat ia harus mengusir gundik dan putra kandungnya sendiri. Akan tetapi, kondisi itu adalah konsekuensi dari keputusannya yang salah saat mengikuti usulan Sara dan mengambil Hagar sebagai istri. Perhatikan bahwa Allah menghendaki agar Abraham tidak menyimpan rasa kesal terhadap Sara atas tuntutan Sara mengenai pengusiran Hagar dan Ismael itu (21:11-12).


    Kisah rumah tangga Abraham mengajarkan beberapa prinsip penting bagi sebuah keluarga: Pertama, seorang suami harus mengambil tanggung jawab atas semua keputusan yang dia ambil dalam keluarga, dalam arti bersedia menanggung semua konsekuensi atas keputusan tersebut. Oleh karena itu, para suami harus berhati-hati dan berpikir panjang sebelum mengambil suatu keputusan. Selain itu, suami juga harus mengungkapkan kasih kepada istrinya dengan cara mempertimbangkan setiap saran yang dikemukakan oleh istrinya. Kedua, seorang istri harus memberi penghargaan kepada suaminya dengan selalu mendukung suami melalui pemberian saran yang sudah dipertimbangkan secara matang, sehingga sang suami terhindar dari kesalahan saat mengambil keputusan serta bisa mengambil keputusan yang bijaksana dan sesuai dengan kehendak Allah. Harus selalu diingat bahwa pada umumnya, kesuksesan dan kegagalan suami sangat dipengaruhi oleh peran istri. Bila Anda adalah seorang suami, apakah Anda telah memperlihatkan sikap mengasihi dengan cara bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi dalam keluarga Anda? Bila Anda adalah seorang istri, apakah Anda telah menghargai suami Anda dengan menjalankan peran yang pantas sebagai penolong—dan bukan perongrong—bagi suami Anda? [GI Purnama]

    9 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…